Anda di halaman 1dari 3

Membeli Rumah Secara Kredit

Catatan : Posting ini merupakan bagian kedua dari tulisan pertama.

Kita dapat membeli rumah baik secara tunai maupun kredit, namun persentase orang yang
memiliki dana tunai untuk membeli rumah tidaklah banyak. Mayoritas adalah pembeli rumah
secara kredit.

Selama ini gencar ditawarkan rumah baru yang


dibangun oleh developer, padahal kita juga bisa memanfaatkan kredit dari bank untuk
membeli rumah yang sudah pernah ditempati atau rumah yang dibangun oleh perorangan.
Keuntungannya adalah, kita bisa mendapatkan rumah dengan tanah dan bangunan yang lebih
luas daripada rumah yang dibangun developer
dengan harga relatif sama atau malah lebih murah. Pengalaman saya, saya bisa mendapatkan
rumah dengan luas tanah 165 M2 dan luas bangunan 130 M2 dengan biaya yang lebih murah
daripada rumah yang dibangun developer dengan luas tanah hanya 105 M2 dan luas
bangunan 90 M2.

Bagi bank, persyaratan pengajuan kredit hampir sama baik untuk rumah baru maupun rumah
yang sudah pernah ditempati. Prinsipnya, bank menyediakan dana dengan jaminan properti
yang akan dibeli.
Berikut adalah syarat-syarat yang perlu dipersiapkan jika ingin mengajukan kredit pada bank
baik untuk pembelian rumah :
1. Fotocopy KTP dan aslinya (untuk dibandingkan. Dibutuhkan saat akad kredit. Jangan

sampai punya fotocopy KTP tapi yang asli hilang

2. Slip gaji asli 3 bulan terakhir


3. Catatan rekening Bank (jika menggunakan Bank BCA, bisa melakukan print-out mutasi
rekening 3 bulan terakhir melalui Klik BCA)
4. Surat keterangan bekerja dari perusahaan
5. Kartu Keluarga
6. Surat Nikah (bagi yang sudah menikah. Kalau yang belum, lekaslah menikah.
Sesungguhnya menikah itu membawa kebahagiaan, hihihi... )
Jika bukan rumah baru (untuk rumah baru biasanya sudah disiapkan oleh pihak developer) :

   1. Sertifikat tanah


   2. IMB
   3. PBB

Salah satu syarat utama yang harus kita perhitungkan adalah maksimal cicilan tidak boleh
melebihi 1/3 dari total pendapatan. Jika estimasi cicilan sebesar 1 juta rupiah, pendapatan
kita harus 3 juta rupiah atau lebih. Bank juga akan menilai apakah kita memiliki hutang dari
pihak lain (kartu kredit, pinjaman dari bank lain, potongan gaji dari perusahaan) dan hutanghutang tersebut akan mempengaruhi jumlah maksimal kredit yang bisa dikucurkan oleh bank.

Jangan sekali-kali berbohong mengenai jumlah hutang pada pihak ketiga, misalnya soal
hutang kartu kredit dan hutang ke lembaga lainnya. Bank memiliki hak dan kemampuan
menelusuri data hutang yang dihimpun oleh Bank Indonesia. Jika nama anda disearch, daftar
hutang-hutang anda akan segera dilist dan akan diketahui riwayat pembayarannya, apakah
anda pernah gagal bayar (default), lancar atau malah pernah menunggak pembayaran.

Jangan juga melakukan manipulasi angka nilai gaji. Jikapun ini dilakukan, lakukanlah secara
professional,. Jika gaji sebesar 100 ribu misalnya, jangan menulisnya menjadi 300 ribu
dengan harapan pihak Bank mau menyetujuinya, padahal data transfer gaji dari perusahaan
tidak pernah menunjukkan angka demikian. Saya sangat merekomendasikan untuk tidak
mengubah besaran gaji. Saya sendiri berpendapat, sesuatu yang diawali dengan cara yang
kurang baik akan melalui jalan yang berliku.

Jika gaji kita tidak mencukupi tapi kita sudah menikah (hehehe, jangan menuduh saya

menyarankan untuk meminjam uang pada suami/isteri atau mertua), kita bisa menggunakan
metode joint income. Artinya, pendapatan kita akan digabungkan dengan pendapatan
pasangan. Jika gaji kita Rp. 1 juta dan gaji isteri Rp. 1 juta, maka total pendapatan kita bisa
mencapai 2 juta. Ini artinya, cicilan sebesar Rp. 600 ribu masih bisa dicover dibandingkan
cicilan sebesar Rp. 300 ribu jika gaji kita yang dijadikan sebagai bahan pengajuan kredit.

Ingat, perhitungkan juga pengeluaran yang anda keluarkan untuk biaya hidup bulanan.
Mungkin saja gaji anda 3X dari jumlah cicilan namun ternyata pengeluaran mencapai 2/3 dari
gaji tiap bulannya, entah itu untuk biaya pendidikan, makan minum, perawatan rumah dan
lain-lain. Selain membuat bank ragu, hal ini akan membuat hidup anda tidak nyaman.

Bagaimana bisa nyaman jika 1 hari setelah terima gaji yang tersisa hanya slipnya saja
.

Berlanjut ke posting ketiga "Proses Kredit dari Bank". Saya meluncur ke Cikarang dulu jadi
posting ini saya lanjutkan setelah saya kembali dari misi