Anda di halaman 1dari 24

KULIAH

MATEMATIKA TEKNIK

PERSAMAAN DIFERENSIAL ORDE 2


Dosen
SYISKA YANA, ST., MT.
Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik
Universitas Sumatera Utara
Medan, Indonesia
Semester Ganjil
TA 2012/2013
1

Persamaan diferensial

Persamaan diferensial orde 1


Persamaan diferensial orde 2

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Persamaan diferensial orde 2

Persamaan diferensial orde 2 dengan koefisien


konstan dapat dilihat pada persamaan
berikut :
2

d y
dy
a 2 b cy 0
dx
dx

Dimana a, b dan c merupakan konstanta. Jika


sisi kanan pada persamaan bernilai 0 (nol),
maka persamaan tersebut menunjukkan
persamaan
diferensial
yang
homogen.
Namun, jika sisi kanan dari persamaan tidak
bernilai nol maka persamaan tersebut
3 merupakan
Syiska
Yana, DTE-USU 2014
persamaan
diferensial
non-

Persamaan diferensial orde 2

Contoh persamaan diferensial orde 2 pada


bidang
2 teknik :
(i) L

d q
dq 1

R
q0
2
dt
dt C

Persamaan muatan listrik pada rangkaian


listrik yang
terdiri dari R resistansi, L
induktansi
dan
C
kapasintasi
yang
2
d s
ds
terhubung
(ii) m 2 aseri.
ks 0
dt

dt

Persamaan untuk menghitung jarak s


setelah t detik, dimana m adalah masa, a
4
Syiska Yana, DTE-USU 2014
faktor damping dan k
konstanta.

Persamaan diferensial orde 2

Jika dimisalkan :
d
d2
D, dan 2 D 2
dx
dx

Maka persamaan diferensial orde 2 dapat


ditulis dalam operator D sebagai berikut :

aD

Jika dimisalkan :
y Ae mx ,

bD c y 0

2
dy
d
y
Ame mx , dan 2 Am 2 e mx
dx
dx

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Persamaan diferensial orde 2

Maka persamaan diferensial orde 2 dapat


ditulis sebagai berikut :
d2y
dy
a 2 b cy 0
dx
dx
a Am 2 e mx b Ame mx c Ae mx 0

Ae mx am 2 bm c 0

Persamaan diatas memiliki :


(i) dua akar yang berbeda untuk b 2 4ac, atau
(ii) dua akar yang sama untuk b 2 4ac, atau
(iii) dua akar komplek untuk b 2 4ac
6

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Persamaan diferensial orde 2

Langkah-langkah penyelesaian persamaan

d2y
dy
a 2 b cy 0
dx
dx
(a) Tulis ulang persamaan :

d2y
dy
a 2 b cy 0
dx
dx
2
Menjadi : aD bD c y 0

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Persamaan diferensial orde 2


(b) Subtitusi m ke D untuk persamaan :

am bm c 0
2

(c) Jika akar-akar persamaan adalah :


(i) real dan berbeda, nyatakan m= dan
m=, solusi umumnya :
x

y Ae Be

(ii) real dan sama, nyatakan kedua akar


m=, solusi umumnya :
x

y Ax B e
8

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Persamaan diferensial orde 2


m j
(iii) komplek, nyatakan
umumnya :

ye

solusi

A cos x B sin x

2
d
y
dy
Contoh 1.
Selesaikan persamaan 2 2 5 3 y 0, jika diketahui
dx
dx
dy
x 0 , y 4 dan
9
dx

Penyelesaian :
(a) Ubah persamaan kedalam operator D
9

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Persamaan diferensial orde 2

2D

5D 3 y 0

(b) Subtitusi m ke D
2m 5m 3 0
2m 1 m 3 0
1
m atau m 3
2
2

10

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Persamaan diferensial orde 2


(c) Karena akar - akar persamaan real dan berbeda,
sehingga diperoleh :
y Ae

1
x
2

Be 3 x

(d) jika x 0 dan y 4


1
x
2

y Ae Be 3 x
4 A B
(1)

11

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Persamaan diferensial orde 2


dy
jika x 0 dan
9
dx
1
dy 1 2 x
Ae 3Be 3 x
dx 2
1
9 A 3B
(2)
2
Dari persamaan (1) dan (2) diperoleh :
A 6 dan B 2
Solusi akhir diperoleh persamaan : y 6e
12

Syiska Yana, DTE-USU 2014

1
x
2

2e 3 x

Persamaan diferensial orde 2


Persamaan diferensial orde 2 dengan bentuk :
d2y
dy
a 2 b cy f ( x)
dx
dx
Subtitusi y u v

(1)

d 2 (u v)
d (u v)
a
b
c(u v) f ( x)
2
dx
dx
d 2u
d 2v

du
dv
a 2 b
cu a 2 b cv f ( x)
dx
dx
dx
dx

d 2u
du
a 2 b
cu f ( x)
dx
dx
d 2v
dv
a 2 b cv f ( x)
dx
dx
13

Syiska Yana, DTE-USU 2014

(2)
(3)

Persamaan diferensial orde 2


Fungsi u merupakan fungsi komplementer (
C.F)
Fungsi v merupakan integral partikular (P.I)
Sehingga : y= C.F + P.I

14

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Persamaan diferensial orde 2


Langkah

penyelesaian persamaan
diferensial orde 2 dengan bentuk :
2

d y
dy
a 2 b cy f ( x)
dx
dx
(1) Tulis persamaan diferensial dalam bentuk :

aD

bD c y f ( x)

(2) Subtitusi menjadi dalam m


am bm c 0
2

15

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Persamaan diferensial orde 2


(3) Fungsi komplementer ( C.F) , u
ditentukan dengan
menggunakan
prosedur c pada
penyelesaian
persamaan diferensial orde 2
sebelumnya (hal. 10).
(4) Untuk menghitung integral partikular
(P.I) v, asumsikan P.I sebagai f(x),
nilai f(x) yang tidak dapat dihitung
diberikan pada tabel berikut :
16

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Persamaan diferensial orde 2

17

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Persamaan diferensial orde 2

(5) Subtitusikan P.I pada persamaan


aD 2 bD c v f ( x)
(6) Hasil akhir diperoleh y= C.F + P.I dimana y =
u+v

Contoh :
Selesaikan
persamaan diferensial berikut :
d 2 y dy
2y 4
2
dx
dx
Penyelesaian
:
d 2 y dy
(1) 2 2 y 4, diubah dalam operator D
dx
dx
D2 D 2 y 4

18

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Persamaan diferensial orde 2


(2) Subtitusikan m D, m 2 m 2 0 dan
diperoleh (m-1 )(m 2 ) 0, m 1 dan m -2
(3) Akar - akar persamaan real dan berbeda,
C.F., u Ae x Be - 2 x
(4) Nilai f(x) konstan yaitu f(x) 4, nilai P.I. juga konstan
nyatakan v k (lihat tabel) hal. 31

(5) Subtitusikan v k pada D 2 D-2 v 4 menjadi

D-2 k 4, D(k) 0 dan D 2(k) 0 sehingga -2k 4

dan k -2, P.I ., v -2


(6) Penyelesaian akhir y u v adalah y Ae x Be 2 x 2
19

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Tugas
1.

2.

3.

f(x) = konstanta
d2y
dy
2 2 5 3y 6
dx
dx
f(x) = polinomial
d2y
dy
6 2 4 2 y 3x 2
dx
dx
f(x) = eksponensial
2

d y dy
2 2 3 y 5e
dx
dx
20

3
x
2

y Ae

Syiska Yana, DTE-USU 2014

3
x
2

Be xe

3
x
2

Tugas
4.

f(x) = fungsi sinus atau cosinus


d2y
dy
2 2 3 5 y 6 sin 2 x
dx
dx

5.

f(x) = jumlah dari (1,2 3) atau (1,2 4)


d 2 y dy
6 y 12 x 50 sin x
2
dx
dx

6.

f(x) = hasil kali dari (2.3.4)


d2y
dy
x

2
y

3
e
cos 2 x
2
dx
dx

21

Syiska Yana, DTE-USU 2014

Penyelesaian soal no. 3


3
x
d 2 y dy
2
3. 2 2 3 y 5e
dx
dx
i operator D

ii

2D

D 3 y 5e

3
x
2

Subtitusi m D
2m 2 m 3 0
3
2m-3 m 1 0, m atau m -1
2
akar persamaan real dan berbeda, C.F. u Ae

iii P.I (lihat tabel (c)) v kxe


22

3
x
2

Syiska Yana, DTE-USU 2014

3
x
2

Be x

Penyelesaian
3. iv

Subtitusi v kxe

2D

3
x
2

D 3 kxe

3
x
2

3
x
2

kedalam 2 D 2 D 3 v 5e ,
5e

3
x
2

3
x 3
3 32 x
32 x

D kxe kx e k e ke x 1
2

3
x
2

3
x
2

3
x
2

D kxe D ke x 1
2

3
x
2

3
3
ke x 1

2 2

3 32 x
ke
2

3
x
2

x 3
4

ke

2D
23

D 3 kxe

3
x
2

32 x 9

2 ke x 3
4

3
x
2

3
ke x 1

2

Syiska Yana, DTE-USU 2014

3
3
x
x

3 kxe 2 5e 2

Penyelesaian
3. iv 2 D D 3 kxe

3
x
2

32 x 9

2 ke x 3
4

3
x
2

3
ke x 1

2

x
x
x
x
x
x
9
3
2
2
2
2
2
2
kxe 6ke xke ke 3kxe 5e
2
2

5ke

3
x
2

5e

3
x
2

k 1, P.I., v kxe

24

y u v y Ae

3
x
2
3
x
2

xe

3
x
2

Be xe

3
x
2

Syiska Yana, DTE-USU 2014

3
3
x
x

2
2
3 kxe 5e