Anda di halaman 1dari 7

BAB 4

PENGUJIAN DAN ANALISIS


Pada bab ini penulis ingin menerangkan mengenai pendataan dan analisa data
yang telah penulis lakukan selama melakukan percobaan guna menyelesaikan
karya tulis ini.
Penulis akan menyajikan data-data pengukuran terhadap beberapa titik
pengukuran. Dan membahas tentang data yang telah diperoleh dari hasil
pengukuran dan membandingkan dengan data yang diperoleh dari perhitungan
secara teori.
Sebelum melakukan pendataan penulis dengan bimbingan dari pembimbing
menentukan titik-titik pengukuran untuk mendapat hasil data yang diinginkan.

4.1 Persiapan Alat dan Bahan


Sebelum melakukan pendataan penulis melakukan beberapa persiapan agar
dalam pelaksanaanya nanti dapat berjalan dengan semestinya, kegiatan tersebut
meliputi :
1. Mencari dan mempelajari beberapa literatur yang berkaitan dengan masalah
yang akan dibahas untuk digunakan sebagai bahan referensi.
2. Menganalisa serta memahami cara kerja dari rangkaian yang penulis rancang.

4.1.1 Persiapan Bahan


Bahan yang perlu dipersiapkan sebelum pendataan meliputi :
1. Rangkaian Sensor
Resistor 1K

= 4 buah

Resistor 10K

= 2 buah

Variabel resistor 10K

= 2 buah

Transistor C945

= 2 buah

LED

= 2 buah

LDR

= 2 buah

53

2. Rangkaian Penguat Non Inverting


IC LM741

= 2 buah

Resistor 18K

= 2 buah

Resistor 2 K

= 2 buah

3. Rangkaian Komparator
IC LM741

= 2 buah

Variabel resistor 10 K

= 2 buah

Resistor 1 K

= 4 buah

Transistor C9012

= 2 buah

4. Rangkaian Sistem Minimum Mikrokontroler AT89C51


IC AT89C51

= 1 buah

Resistor 8,2K

= 1 buah

Capasitor 10F / 16V

= 1 buah

Capasitor 33pF

= 2 buah

Kristal 11.0592 (12MHz)

= 1 buah

Switch

= 1 buah

5. Rangkaian Display
Seven segment

= 2 buah

Resistor 180

= 7 buah

Resistor 33K

= 2 buah

Transistor C9012

= 2 buah

4.1.2 Persipan Alat


1. Avo meter
Merk

: Sanwa

Model

: YX360TRF

Buatan

: Jepang

2. Avo meter

54

4.2

Merk

: Cadik

Model

: CADIK32B

Metode Pengukuran
Setelah semua bahan dirangkai menjadi modul, maka dilakukan pendataan

terhadap rangkaian untuk diperiksa. Pengukuran dan pendataan modul alat uji
golongan darah ini hanya dilakukan pada beberapa titik saja yang dianggap dapat
mewakili cara kerja rangkaian secara keseluruhan. Besarnya tegangan pada titik
pengukuran tersebut diukur dengan menggunakan avo meter.
1. Titik Pengukuran 1 (TP 1)
Merupakan keluaran dari rangkaian sensor anti A yang digunakan sebagai
masukan untuk rangkaian penguat non inverting.
2. Titik Pengukuran 2 (TP 2)
Merupakan keluaran dari rangkaian penguat non inverting yang telah
dikuatkan sebanyak 10 kali yang akan digunakan sebagai masukan untuk
rangkaian komparator.
3. Titik Pengukuran 3 (TP 3)
Merupakan keluaran dari rangkaian komparator yang digunakan untuk
mentriger kaki basis pada transistor yang berfungsi untuk memberikan
sinyal inputan untuk rangkaian mikrokontroler.
4. Titik Pengukuran 4 (TP 4)
Merupakan sinyal inputan untuk rangkaian mikrokontroler.
5. Titik Pengukuran 5 (TP 5)
Merupakan keluaran dari rangkaian sensor anti B yang digunakan sebagai
masukan untuk rangkaian penguat non inverting.
6. Titik Pengukuran 6 (TP 6)
Merupakan keluaran dari rangkaian penguat non inverting yang telah
dikuatkan sebanyak 10 kali yang akan digunakan sebagai masukan untuk
rangkaian komparator.
7. Titik Pengukuran 7 (TP 7)

55

Merupakan keluaran dari rangkaian komparator yang digunakan untuk


mentriger kaki basis pada transistor yang berfungsi untuk memberikan
sinyal inputan untuk rangkaian mikrokontroler.
8. Titik Pengukuran 8 (TP 8)
Merupakan sinyal inputan untuk rangkaian mikrokontroler.

4.3

Penyajian Data

Dari hasil pengamatan yang telah penulis lakukan pada rangkaian yang telah
dibuat titik pengukuran, penulis melakukan pendataan dengan Avo meter digital.
Hasil pendataan yang didapat dari masing-masing titik pengukuran dapat dilihat
pada tabel dibawah ini :
Tabel 4.1Nilai Tegangan Berdasarkan Jenis Golongan Darah Pada Tiap-Tiap Titik Pengukuran

GOLON
GAN

TP 1

TP 2

TP 3

TP 4

TP 5

11.18

4.95

0.04

V
-

10.22

0V

TP 6

TP 7

TP 8

0.40V

-10.20V

0V

0.34V

11.18V

0.60V

-10.21V

0.35V

11.18V

DARAH
A

AB

0.03
V
0.04
V
0.05
V
0.03
V

0.32V

0.42V

V
0.60V

0.32V

0.03
V
0.05

10.22

0V

V
11.18

4.95

0.03

4.95
V

0V
4.95
V

4.4 Analisa Data


Penulis akan menguraikan data-data yang dianalisa berdasarkan hasil
pengujian dan pendataan yang dilakukan, serta data-data tersebut dibandingkan
apakah sesuai dengan teori penunjang pada bab 2 dan perancangan pada bab 3.
Jika tidak sesuai seberapa besar rasio kesalahannya.yaitu dengan menggunakan
rumus :

56

% Kesalahan

HasilTeori Hasil Pr aktek


100% ............................... (IV.1)
HasilTeori

Sebagai contoh diambil sampel golongan darah A yang sebelumnya sudah


diketahui jenis golongan darahnya. Maka diperoleh data pada tabel dibawah ini.
Tabel 4.1 Persentase kesalahan pada golongan darah A
Titik

Teori

Praktek

% Kesalahan

TP 2

0.35V

0.32V

0.08%

TP 3

12.00V

11.18V

0.06%

TP 4

5V

4.95V

0.01%

TP 6

0.40V

0.40V

0%

TP 7

-12.00V

-10.20V

0.15%

TP 8

0V

0V

0%

Pengetesan

Total % kesalahan alat pada saat melakukan pemeriksaan golongan darah A


adalah : % Kesalahan
% Kesalahan

Jumlah% KesalahanSemuaTP
100%
JumlahTP
0.3
100% 0.03%
8

Tingkat kepresisian alat pada Golongan Darah A

100% - 0.03 %
99.97%

Tabel 4.2 Persentase kesalahan pada golongan darah B


Titik

Teori

Praktek

% Kesalahan

TP 2

0.40V

0.42V

0.05%

TP 3

-12.00V

-10.22V

0.14%

TP 4

0V

0V

0%

TP 6

0.40V

0.34V

0.15%

TP 7

12.00V

11,18V

0.06%

Pengetesan

57

TP 8

5V

4,95V

0,01%

Total % kesalahan alat pada saat melakukan pemeriksaan golongan darah B


adalah :

% Kesalahan

Jumlah% KesalahanSemuaTP
100%
JumlahTP

% Kesalahan

0.41
100% 0.05%
8

Tingkat kepresisian alat pada golongan Darah B

100% - 0.05 %
99.95%

Tabel 4.3 Persentase kesalahan pada golongan darah O


Titik

Teori

Praktek

% Kesalahan

TP 2

0.35V

0.32V

0.08%

TP 3

12.00V

11.18V

0.06%

TP 4

5V

4.95V

0.01%

TP 6

0.45V

0.40V

0.01%

TP 7

-12.00V

-10.20V

0.15%

TP 8

0V

0V

0%

Pengetesan

Total % kesalahan alat pada saat melakukan pemeriksaan golongan darah O


adalah :

% Kesalahan

Jumlah% KesalahanSemuaTP
100%
JumlahTP

% Kesalahan

0.31
100% 0.03%
8

Tingkat kepresisian alat pada golongan Darah O

= 100% - 0.03 %
99.97%

58

Tabel 4.4 Persentase kesalahan pada golongan darah AB


Titik

Teori

Praktek

% Kesalahan

TP 2

0.35V

0.32V

0.06%

TP 3

12.00V

11.18V

0.07%

TP 4

5V

4.95V

0.01%

TP 6

0.35V

0.35V

0.17%

TP 7

12.00V

11.18V

0.07%

TP 8

5V

4.95V

0.01%

Pengetesan

Total % kesalahan alat pada saat melakukan pemeriksaan golongan darah AB


adalah : % Kesalahan

Jumlah% KesalahanSemuaTP
100%
JumlahTP
% Kesalahan

0.39
100% 0.05%
8

Tingkat kepresisian alat pada golongan Darah AB

100% - 0.05 %
99.95%

Tingkat Kepresisian Alat = 100% - 0,16%


99,84%

59