Anda di halaman 1dari 130

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan merupakan satu unsur
kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa
Indonesia sebagaimana tertuang dalam dasar negara Pancasila dan UndangUndang Dasar 1945 Pasal 28 ayat (1) dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun
2009 tentang Kesehatan.
Pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua
komponen bangsa yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan,
kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar
terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Dalam
rangka tercapainya

tujuan tersebut pembangunan kesehatan harus

dilaksanakan secara terarah, berkesinambungan dan realistis melalui


peningkatan

upaya

kesehatan,

peningkatan

pembiayaan

kesehatan,

pemenuhan sumber daya manusia kesehatan, penyediaan obat dan


perbekalan kesehatan, peningkatan manajemen dan sistem informasi
kesehatan serta peningkatan partisipasi masyarakat melalui upaya
pemberdayaan masyarakat.
Dalam melaksanakan pembangunan kesehatan harus dilakukan
dengan memperhatikan berbagai faktor baik ekternal maupun internal
organisasi. Faktor ekternal, seperti perubahan epidemilogi penyakit,
pertumbuhan dan perkembangunan penduduk, perubahan iklim dan ekologi
termasuk memperhatikan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Disamping itu perlu juga diperhatikan faktor arus globalisasi, perkembangan
demokrasi disuatu negara atau kawasan. Faktor internal organisasi seperti
Sumber

daya

manusia,

dukungan

peraturan

perundang-undangan,

pelaksanaan demokrasi, good governance, termasuk perkembangan


teknologi informasi.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

Provinsi Sumatera Utara 2013-2018 dengan mempedomani Rencana


Pembangunan Jangka Panjang (RPJPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun
2005 - 2025 dan memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Nasional (RPJPN) 2005 - 2025, Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Nasional (RPJMN) 2010 - 2014 serta RenStra Departemen Kesehatan RI
2010 - 2014. Sasaran dan target pencapaian pembangunan Millenium
(MDGs) sebagaimana tertuang dalam Rencana Aksi Nasional Percepatan
Target Pembangunan Millenium (RAN MDGs), Sasaran dan target
penanganan pangan dan gizi sebagaimana tertuang dalam Rencana Aksi
Nasional Pangan dan Gizi (RAN - PG). Penetapan periodisasi waktu (time
series) 2013 - 2018 Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara
ditetapkan berdasarkan tahun pelantikan Gubernur Provinsi Sumatera Utara
sampai berakhirnya periode Gubernur Provinsi Sumatera Utara Tahun 2018.
(Renstra Dinkes Provinsi Sumatera Utara 2013-2018).
Dengan mempertimbangkan hasil kajian atas Visi Gubernur Sumatera
Utara dan sasaran pembangunan kesehatan yang tertuang di dalam RPJMD
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2013 - 2018, maka ditetapkan Visi Dinas
Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang akan menjadi gambaran kondisi
pembangunan kesehatan yang ingin di capai lima tahun kedepan adalah
sebagai berikut : Mewujudkan Provinsi Sumatera Utara Sehat, Mandiri
dan Berdaya Saing. (Renstra Dinkes Provinsi Sumatera Utara 2013-2018)
1. Sehat adalah suatu kondisi dimana Penduduk Sumatera Utara sehat baik
fisik, mental dan spritual sehingga mampu untuk hidup produktif secara
sosial dan ekonomis.
2. Mandiri,

yaitu

suatu

kondisi

dimana

masyarakat

mempunyai

pengetahuan dan kemampuan untuk untuk mempertahankan kualitas


kesehatannya.
3. Berdaya saing (Competitivness), yaitu suatu kondisi dimana penduduk
Provinsi Sumatera Utara memiliki kemampuan, serta keunggulan
sehingga

mampu

melangsungkan

kehidupan

dalam

persaingan

masyarakat.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

Dalam rangka Mewujudkan Provinsi Sumatera Utara sehat,


mandiri dan berdaya saing maka ditetapkan Misi Dinas Kesehatan
Provinsi Sumatera Utara sebagai berikut :
1. Menjamin ketersediaan pelayanan kesehatan bermutu, merata dan
terjangkau.
2. Meningkatkan pengendalian dan penanggulangan masalah kesehatan.
3. Meningkatkan mutu sumber daya kesehatan.
4. Meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemeliharaan kesehatan.
Sebagai calon dokter yang sedang dalam masa pendidikan, diperlukan
pengetahuan dan pengenalan terhadap program kesehatan baik ditingkat
provinsi hingga puskesmas, yang bertujuan membentuk sikap manager
kesehatan dalam pengelolaan program kesehatan, untuk menjawab
tantangan dimasa depan dibutuhkan five stars doctor, yaitu dokter bukan
hanya sebagai care provider, namun juga sebagai decision maker,
communicator yang baik, commonity leader hingga tingkat masyarakat dan
manager.
1.2 Tujuan
1.2.1

Tujuan Umum
Untuk mengetahui kegiatan Program Kementerian Kesehatan yang
ditindak lanjuti di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan
Pelaksanaannya di Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota serta Puskesmas
yang ada di Provinsi Sumatera Utara.

1.2.2

Tujuan Khusus
Untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari pelaksanaan
kegiatan Kepaniteraan Klinik Senior Ilmu Kesehatan Masyarakat yang
dilaksanakan di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Dinas
Kesehatan Kota Medan, Puskesmas Sering, UPT - PTC Kesehatan
Masyarakat Indrapura, Puskesmas Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh,
Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara mengenai Gambaran

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

Karakteristik Dan Perilaku Ibu Yang Memiliki Bayi Dan Balita


Tentang Status Gizi Bayi Dan Balita Di Posyandu Belimbing
Kelurahan Lima Puluh Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2015.

1.3 Prosedur Dan Langkah KKS


1. Mengikuti Kepanitraan Klinik Senior di Dinas Kesehatan Provinsi
Sumatera Utara
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Pendaftaran
Pengarahan oleh sekretaris kepaniteraan klinik senior
Melaksanakan ujian pre test
Bimbingan materi
Bimbingan umum atau khusus
Post Test
Persiapan administrasi ke Dinas Kesehatan Kota Medan dan PTC

Indrapura
2. Mengikuti kepaniteraan klinik senior di Dinas Kesehatan Kota Medan
a. Bimbingan, pengarahan, dan pemberian materi.
b. Mempelajari program - program yang ada di Puskesmas Kota
Medan serta mencari permasalahan dari program tersebut serta
mencari solusinya.
c. Mengarahkan Kepaniteraan Klinik Senior ke Puskesmas yang
ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kota Medan.
d. Responsi mengenai kegiatan Kepaniteraan Klinik Senior di
Puskesmas.
3. Mengikuti kepaniteraan klinik senior di Puskesmas Sering.
a. Melapor kepada kepala Puskesmas Sering dan perkenalan kepada
semua petugas kesehatan di Puskesmas Sering.
b. Mempelajari program - program yang ada di Puskesmas Sering.
c. Mengumpulkan data - data setiap program yang ada di Puskesmas
d.
e.
f.
g.
h.

Sering.
Memberikan penyuluhan dan pengobatan di Puskesmas Sering.
Memberikan penyuluhan di Posyandu Balita di Puskesmas Sering.
Memberikan penyuluhan di Posyandu Lansia di Puskesmas Sering.
Membuat laporan hasil kegiatan KKS selama di Puskesmas Sering.
Responsi mengenai kegiatan Kepaniteraan Klinik Senior di

Puskesmas Sering.
4. Mengikuti kepaniteraan klinik senior di UPT PTC Indrapura
a. Melapor kepada kepala PTC Indrapura.
b. Bimbingan, pengarahan dan pemberian materi.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

c. Mengarahkan Kepaniteraan Klinik ke Puskesmas Lima Puluh.


d. Melapor kepada kepala Puskesmas Lima Puluh.
e. Mengarahkan kepaniteraan Klinik Senior ke Kelurahan yang di
pilih oleh Puskesmas Lima Puluh.
f. Melapor ke Kelurahan Lima Puluh.
g. Melapor ke kantor Camat di kecamatan Lima Puluh Kabupaten
Batubara.
h. Memberikan penyuluhan tentang Gizi Bayi dan Balita di Posyandu
Belimbing.
i. Membuat laporan hasil kegiatan Kepaniteraan Klinik Senior selama
di Puskesmas Lima Puluh.
j. Responsi mengenai kegiatan Kepaniteraan Klinik Senior di
Puskesmas Lima Puluh dan PTC Indrapura.
1.4 Manfaat Penelitian
a. Diharapkan dapat menambah pengetahuan, wawasan bagi peserta
Kepaniteraan Klinik Senior tentang program Dinas Kesehatan Provinsi
Sumatera Utara, Dinas Kesehatan Kota Medan, Puskesmas Sering, UPT
- PTC Kesehatan Masyarakat Indrapura, Puskesmas Lima Puluh dan
pelaksanaannya.
b. Diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pengalaman dalam
bersosialisasi dengan masyarakat.
c. Diharapkan dapat menambah wawasan tentang Gambaran Karakteristik
Dan Perilaku Ibu Yang Memiliki Bayi Dan Balita Tentang Status Gizi
Bayi Dan Balita Di Posyandu Belimbing Kelurahan Lima Puluh
Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara
Tahun 2015.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

BAB II
GAMBARAN UMUM DAN DERAJAT KESEHATAN PROVINSI
SUMATERA UTARA

2.1 Kependudukan Provinsi Sumatera Utara


Sumatera Utara merupakan Provinsi yang keempat terbesar jumlah
penduduknya di Indonesia setelah Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa
Tengah. Berdasarkan data dari BPS Provinsi Sumatera Utara, jumlah
penduduk Sumatera Utara tahun 2013 tercatat sebesar 13.326.307 jiwa
dengan tingkat kepadatan penduduk per km2. (Profil Kesehatan Provinsi
Sumatera Utara, 2013).
Permasalahan kesehatan sangat dipengaruhi oleh tingkat sosial
ekonomi masyarakat. Sejak terjadinya krisis moneter jumlah penduduk
miskin meningkat secara drastis mencapai 30,77 % tahun 1998. Walaupun
angka ini sudah dapat diturunkan secara signifikan sejak tahun 1999, namun
data terakhir menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin tahun 2012
mengalami penurunan dari tahun 2011 yaitu 1.490.900 jiwa atau 11,31%
menjadi 1.378.400 jiwa (10,41%) sedangkan pada tahun 2013 jumlah
penduduk miskin sebesar 1.416.400 (10,39%), secara jumlah meningkat
sedikit dari tahun 2012, namun secara persentase mengalami penurunan
yaitu sebesar 0.02 %. Persentase penduduk miskin tertinggi berada di
Kabupaten Kota di Kepulauan Nias dengan range dari 17,28-30,94%, dan
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

terendah di Kabupaten Deli Serdang yaitu 4,71%.

Jika dibandingkan

dengan penduduk yang tinggal di kota dan desa, diketahui bahwa persentase
penduduk miskin di daerah perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan
pedesaan, yaitu 10,45% untuk perkotaan dan 10,33% untuk pedesaan.
(Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, 2013).

2.1.1 Persebaran, Kepadatan, dan Seks Ratio Penduduk


2.1.1.1 Persebaran dan Kepadatan Penduduk
Persebaran penduduk antara daerah Kabupaten/ Kota di Provinsi
Sumatera Utara tidak merata. Keadaan ini sebenarnya ditemukan pada
hampir semua provinsi di Indonesia yang tentunya dapat mencerminkan
taraf pembangunan atau urbanisasi di satu daerah.
Pada tahun 2011 tingkat kepadatan penduduk Provinsi Sumatera
Utara adalah 183 per km2 dan pada tahun 2013 jiwa dengan tingkat
kepadatan penduduk sebesar 184 per km2. (Profil Kesehatan Provinsi
Sumatera Utara, 2013).
Tingkat kepadatan penduduk yang tinggi didominasi oleh daerah
perkotaan. Kabupaten/ Kota yang memiliki kepadatan penduduk tertinggi
adalah Kota Medan sebesar 8.008 jiwa per km2, disusul dengan Kota
Kabupaten Deli Serdang dengan kepadatan penduduk yaitu 7.971 jiwa
per km2 dan Kabupaten Langkat dengan kepadatan penduduk yaitu 3.844
jiwa per km2. Daerah dengan kepadatan penduduk terendah yaitu
kabupaten Pak - Pak Barat yaitu 34 jiwa per km2, disusul dengan
Kabupaten Samosir yaitu 50 jiwa per km2 dan disusul Kabupaten Padang
Lawas Utara yaitu 58 jiwa per km2.
2.1.1.2 Seks Ratio
Seks ratio adalah suatu angka menunjukkan perbandingan jenis
kelamin. Ratio ini merupakan perbandingan antara banyak penduduk laki
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

- laki dan perempuan di suatu daerah dalam waktu tertentu. Seks Ratio
jenis kelamin di Provinsi Sumatera Utara tahun 2013 adalah 99,55%.
(Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, 2013).
Penduduk laki - laki lebih sedikit di banding perempuan.
Berdasarkan seks ratio, jumlah laki - laki di banding dengan jumlah
perempuan pada tahun 2013, berjenis kelamin perempuan sebanyak
6.678.117 jiwa dan laki-laki 6.648.190 jiwa, berarti seks ratio sebesar
99,55%. (Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, 2013).
2.1.2 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Komposisi penduduk Sumatera Utara menurut kelompok umur,
menunjukkan bahwa penduduk yang berusia muda (0 - 14 tahun) sebesar
32,35%, yang berusia produktif (15 - 64 tahun) sebesar 63,78% dan yang
berusia tua (> 65 tahun) sebesar 3,86%. Dengan demikian maka Angka
Beban Tanggungan (Dependency Ratio) penduduk Sumatera Utara tahun
2013 sebesar 56,78%. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,01% bila
dibandingkan dengan tahun 2012 sebesar 56,77%. (Profil Kesehatan
Provinsi Sumatera Utara, 2013).
2.2 Sosial Budaya
2.2.1 Pendapatan Perkapita
Permasalahan kesehatan sangat dipengaruhi oleh tingkat sosial
ekonomi masyarakat. Sejak terjadinya krisis moneter jumlah penduduk
miskin meningkat secara drastis mencapai 30,77% tahun 1998. Walaupun
angka ini sudah dapat diturunkan secara signifikan sejak tahun 1999, namun
data terakhir menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin tahun 2012
mengalami penurunan dari tahun 2011 yaitu 1.490.900 jiwa atau 11,31%
menjadi 1.378.400 jiwa (10,41%). Persentase penduduk miskin tertinggi
berada di Kabupaten Kota di Kepulauan Nias dengan range dari 18,67
30,84% dan terendah di Kabupaten Deli Serdang yaitu 4,78%. Jika
dibandingkan dengan penduduk yang tinggal di kota dan desa, di ketahui
bahwa presentase penduduk miskin di daerah perkotaan lebih rendah
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

dibandingkan dengan pedesaan, yaitu 10,28% untuk perkotaan dan 10,53%


untuk perdesaan. (Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara 2013).
Kemampuan ekonomi masyarakat yang diukur dengan angka
pendapatan perkapita atas dasar harga yang berlaku tahun1993, bila diukur
dengan harga konstan mengalami kenaikan. Perkembangan PDRB Sumatera
Utara perkapita tahun 1993 - 1997 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 2.2.1
Perkembangan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Sumatera Utara
Perkapita Tahun 2001 - 2005
Atas dasar harga

Atas dasar harga

berlaku

konstanta 1993

1993

18.215, 46

18.215,46

1994

21.678,6

19.941,33

1995

24.686,43

21.802,51

1996

28.173,13

21.753,81

1997

32.414,60

24.842,86

Tahun

Sumber : Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, 2008


2.2.2

Pendidikan
Peningkatan kualitas dan partisipasi sekolah penduduk tentunya harus
diimbangi dengan penyediaan sarana fisik pendidikan maupun tenaga guru
yang memadai. Di tingkat pendidikan dasar, jumlah sekolah dasar (SD) pada
tahun 2013 ada sebanyak 9.432 unit dengan jumlah guru 122.128 orang,
murid sebanyak 1.518.1843 orang sehingga ratio murid SD terhadap sekolah
sebesar 161. Jumlah sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) ada sebanyak
2.357 sekolah dengan jumlah guru 57.563 orang dan jumlah murid ada
sebanyak 552.761 orang, dan ratio murid SLTP terhadap sekolah sebesar
235 per sekolah. Pada tahun yang sama jumlah sekolah lanjutan tingkat atas
(SLTA) ada sebanyak 868 sekolah dengan jumlah guru 17.509 orang dan

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

jumlah murid 233.916 dengan ratio murid terhadap sekolah sebesar 269
murid persekolah. Jumlah perguruan tinggi swasta pada tahun 2013 adalah
sebanyak 253 PTS, yang terdiri dari 31 universitas, 86 sekolah tinggi, 4
institut, 118 akademi dan 14 politeknik.
Kemampuan membaca dan menulis tercermin dari Angka Melek
Huruf yaitu penduduk usia 10 tahun keatas yang dapat membaca dan
menulis huruf latin dan huruf lainnya. Pada tahun 2013, persentase
penduduk Sumatera Utara yang melek huruf 97,84 %, dimana persentase
laki - laki lebih tinggi dari perempuan yaitu 98,31% dan 95,93%. Persentase
penduduk berumur 10 tahun keatas yang melek huruf per kabupaten/ kota
tahun 2013 terendah di Kabupaten Nias Barat yaitu 84,48% disusul
Kabupaten Nias selatan yaitu 81,38%. (Profil Kesehatan Provinsi Sumatera
Utara, 2013).
2.2.3

Agama
Sesuai dengan falsafah negara pelayanan kehidupan beragama dan
kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa senantiasa dikembangkan dan
ditingkatkan untuk membina kehidupan masyarakat dan mengatasi berbagai
masalah sosial budaya yang mungkin menghambat kemajuan bangsa.
Berdasarkan data BPS Sumatera Utara, sarana ibadah umat beragama juga
mengalami kenaikan setiap tahun. Pada tahun 2013, jumlah Mesjid di
Sumatera Utara terdapat sebanyak 10.300 unit, Langgar/ Musollah 10.572
unit, Gereja Protestan 12.235 unit, Gereja Katolik 2.289 unit, Kuil 78 unit
dan Wihara 337 unit. (Profil Kesehatan Sumatera Utara, 2013).

2.2.4 Ketenagakerjaan
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) penduduk umur 15 tahun
ke atas mengalami peningkatan yaitu 68,33% (2008), 69,14% (2009),
69,51% (2010), 72,09% (2011) sedangkan tahun 2012 mengalami
penurunan menjadi 69,41%. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)
mengalami penurunan dari 9,10% pada tahun 2008 menjadi 8,45% pada
tahun 2009, menurun menjadi 7,43% pada tahun 2010. Tahun 2011
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

10

mengalami penurunan menjadi 6,37% dan menjadi 6,20% pada tahun 2012
(SUDA 2013). Bila dirinci berdasarkan tingkat pendidikan, persentase
angkatan kerja berumur 15 tahun keatas yang tidak pernah sekolah 2,12%,
tidak tamat SD yaitu 10,45%, tamat SD yaitu 22,34%, tamat SMP yaitu
23,97%, tamat SMA yaitu 32,73%, diploma I/II/III/IV, universitas yaitu
8,40% (SUDA 2013). Dari data diatas menggambarkan bahwa tingkat
pendidikan angkatan kerja di Sumatera Utara sebagian besar masih
berpendidikan SD kebawah. Berdasarkan lapangan pekerjaan utama,
penduduk Sumatera Utara terbanyak adalah di sektor pertanian yaitu
46,94%, kemudian diikuti sektor perdagangan, hotel dan restoran sebanyak
19,52%, jasa sebesar 14,45% sedangkan penduduk yang bekerja di sektor
industri hanya sekitar 7,43% saja. Selebihnya bekerja di sektor penggalian
dan pertambangan, sektor listrik, gas dan air minum, bangunan, angkutan
dan komunikasi dan sektor keuangan. (SUDA, 2011). (Profil Kesehatan
Sumatera Utara, 2013).
Jika dilihat dari status pekerjaan utama sebesar 36,49% penduduk
berusia 15 tahun ke atas yang bekerja sebagai buruh atau karyawan, sebesar
19,02% adalah penduduk yang bekerja sebagai pekerja keluarga, penduduk
yang berusaha sendiri yaitu 16,03%, penduduk yang bekerja dibantu
anggota keluarga mencapai 16,61%. Hanya 3,61% penduduk Sumatera
Utara yang berusaha dengan mempekerjakan buruh tetap atau karyawan.
Berdasarkan lapangan usaha, penduduk Sumatera Utara yang
terbanyak adalah di sektor pertanian (terdiri dari; perkebunan, perikanan dan
peternakan) yaitu 43,40%, kemudian diikuti di sektor perdagangan, hotel
dan restoran sebesar 19,42%, jasa kemasyarakatan yaitu 15,56%, bekerja di
sektor industri hanya sekitar 7,68%, selebihnya bekerja disektor Penggalian
dan Pertambangan, sektor listrik, gas dan air minum, bangunan, angkutan
dan komunikasi dan sektor keuangan (SUDA, 2013).
2.3 Keadaan Lingkungan
2.3.1 Rumah Sehat

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

11

Rumah sehat adalah bangunan rumah sehat yang memenuhi syarat


kesehatan, yaitu memiliki jamban sehat, sarana air bersih, tempat
pembuangan sampah, sarana pembuangan limbah, ventilasi rumah yang
baik, kepadatan hunian rumah yang sesuai dan lantai rumah tidak terbuat
dari tanah. Data Susenas 2008, menunjukkan bahwa sebagian besar rumah
tangga di Sumatera Utara (80,7%) tingkat huniannya tidak padat (memenuhi
syarat) dan sebagian kecil lainnya (19,3%) belum memenuhi syarat. Bila
dilihat berdasarkan jenis lantai nya, pada tahun 2012, persentase rumah
tangga yang menempati rumah yang berlantai bukan tanah (marmer,
keramik, tegel dan semen) mencapai 87,23% sedangkan yg berlantai kayu
atau tanah sebesar 12,77%.
2.3.1.1 Persentase Rumah Tangga memiliki akses terhadap air minum
Persentase rumah tangga berdasarkan sumber air minum tahun
2008 2013 dapat dilihat lihat rinci pada tabel berikut ini :
Tabel 2.3.1.1
Persentase Rumah Tangga menurut sumber air minum Tahun 2008 2012
Tahun
Air
Ledeng Pompa Sumur
Mata
Lainny
Kemasan
(%)
(%)
(%)
Air (%)
a (%)
(%)
2008
5,44
22,26
18,62
35,58
11,74
6,36
2009

8,03

22,34

20,26

30,12

13,55

5,70

2010

16,48

19,32

17,64

28,08

12,51

5,96

2011

22,69

15,18

17,55

25,93

12,79

5,85

2012
27,66
14,85
Sumber: SUDA ; BPS 2009 2013

17,58

23,42

11,29

5,21

2.3.1.2 Persentase

Rumah

Tangga

menurut

Tempat

Pembuangan

Kotoran/Tinja
Persentase

rumah

tangga

menurut

tempat

pembuangan

kotoran/tinja/BAB mengalami peningkatan dari tahun 2008 sampai 2013,


khususnya persentase rumah tangga yang menggunakan tangki septik
yaitu 58,75% pada tahun 2008, meningkat menjadi 69,86% pada tahun
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

12

2013. Sedangkan penggunaan kolam/sawah, sungai/danau dan lainnya


sebagai tempat pembuangan kotoran dan tinja mengalami penurunan. Hal
ini dapat dilihat lebih lanjut pada tabel berikut ini:

Tabel 2.3.1.2
Persentase Rumah Tangga Menurut Tempat Pembuangan Tinja Tahun
2008 2012
Tahun

Tengki

Kolam /

Sungai /

Lainnya

Septik (%)

Sawah (%)

Danau (%)

(%)

2008

58,75

0,79

12,31

28,14

2009

60,74

1,07

13,35

24,83

2010

64,45

0,83

13,25

21,47

2011

64,13

0,84

12,51

22,52

2012

67,49

1,11

11,77

19,63

Sumber: SUDA ; BPS 2009 2013


2.3.2 Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TUPM) Sehat
Yang termasuk TUPM adalah hotel, restoran, bioskop, pasar, terminal,
dan lain-lain. TUPM sehat adalah tempat umum dan pengelolaan makanan
yang memenuhi syarat kesehatan yaitu yang memiliki sarana air bersih,
tempat pembuangan sampah, sarana pembuangan air limbah, ventilasi
yang baik, luas lantai yang sesuai dengan banyaknya pengunjung dan
memiliki pencahayaan yang sesuai.
Pada tahun 2012 dari 30.341 TUPM yang ada, yang diperiksa hanya
17.235 dan sebanyak 11.875 TUPM (68,90%) memenuhi syarat kesehatan.
Angka ini sedikit mengalami penurunan dibandingkan tahun 2011 yaitu
68,99%.
2.4 Keadaan Perilaku Masyarakat

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

13

Untuk mengggambarkan keadaan perilaku masyarakat yang berpengaruh


terhadap derajat kesehatan, dapat kita lihat dari persentase masyarakat di
Sumatera Utara yang berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). PHBS
adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu
kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok, dan masyarakat dengan
membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan edukasi untuk
meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku hidup bersih dan sehat,
melalui pendekatan pimpinan (Advocasy), bina suasana (Social Suport) dan
pemberdayaan masyarakat (Empowermant). Strategi PHBS memfokuskan
pada lima program prioritas yaitu Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Gizi,
Kesehatan Lingkungan, Pencengahan dan Penanggulan Penyakit Tidak
Menular (P2PTM) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK).
2.5 Derajat Kesehatan
Derajat kesehatan yang optimal akan di lihat dari unsur kualitas hidup
serta unsur-unsur mortalitas yang mempengaruhinya yaitu morbiditas dan
status gizi. Untuk kualitas hidup, yang digunakan sebagai indikator adalah
angka harapan hidup waktu lahir sedangkan untuk mortalitas telah disepakati
tiga indikator, yaitu angka kematian bayi per 1000 kelahiran hidup, angka
kematian balita per 100 kelahiran hidup dan angka kematian ibu maternal per
100.000 kelahiran hidup.
2.5.1 Mortalitas (Angka Kematian)
Angka kematian masyarakat dari waktu ke waktu dapat memberi
gambaran perkembangan derajat kesehatan masyarakat dan dapat juga
digunakan sebagai indikator dalam penilaian keberhasilan pelayanan
kesehatan dan program pembangunan kesehatan lainnya. Angka kematian
pada umumnya dapat dihitung dengan melakukan survei dan penelitian.
Perkembangan tingkat kematian dan penyakit-penyakit penyebab utama
kematian yang terjadi di Sumatera Utara sampai akhir 2013.
2.5.1.1 Angka Kematian Bayi (AKB)
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

14

Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator yang lazim


digunakan untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat, baik pada
tingkat provinsi maupun nasional. Selain itu, program pembangunan
kesehatan di Indonesia banyak menitik beratkan pada upaya penurunan
AKB. Angka Kematian Bayi merujuk kepada jumlah bayi yang
meninggal pada fase antara kelahiran hingga bayi belum mencapai umur
1 tahun per 1000 kelahiran hidup. (Profil Kesehatan Provinsi Sumatera
Utara, 2013).
Berdasarkan laporan profil kesehatan kabupaten/kota tahun 2013
dari 267.239 bayi lahir hidup terdapat 2.696 bayi meninggal sebelum usia
1 tahun. Berdasarkan angka ini diperhitungkan Angka Kematian Bayi
(AKB) di Sumatera Utara hanya 10 per 1.000 Kelahiran Hidup (KH)
pada tahun 2013. Rendahnya angka ini mungkin disebabkan karena kasus
- kasus yang terlaporkan kasus kematian yang terjadi disarana pelayanan
kesehatan sedangkan kasus - kasus kematian yang terjadi di masyarakat
belum seluruhnya terlaporkan.
Berdasarkan sensus penduduk, angka kematian bayi di Sumatera
Utara mengalami penurunan yang cukup signifikan dari 2 (dua) kali
sensus terakhir, SP tahun 2000, AKB di Sumatera Utara adalah 44 per
1000 Kelahiran Hidup, turun menjadi 25,7 atau dibulatkan menjadi 26
per 1000 Kelahiran Hidup pada hasil SP 2010. (Profil Kesehatan Provinsi
Sumatera Utara, 2013).
Berdasarkan hasil Survei AKB dan AKI yang dilakukan oleh Dinas
Kesehatan Provinsi Sumatera Utara bekerjasama dengan FKM - USU
tahun 2010, diperoleh bahwa AKB di Provinsi Sumatera Utara sebesar 23
per 1000 Kelahiran Hidup. (Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara,
2013).
Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesda) yang
dilaksanakan oleh Departemen Kesehatan pada tahun 2007 menunjukan
bahwa penyebab kematian terbanyak pada kelompok bayi 0 - 6 hari di
dominasi oleh gangguan atau kelainan pernafasan (35,9%) prematuritas
(32,4%) dan sepsis (12%) untuk penyebab utama kematian bayi pada
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

15

kelompok 7-28 hari yaitu sepsis (20,5%), malformasi kongenital (18,1%)


dan pneumonia (15,4%). Penyebab utama kematian bayi pada kelompok
29 hari sampai 11 bulan yaitu Diare (31,4%), pneumonia (23,8%) dan
Meningitis/Ensefalitis (9,3%). Di lain pihak faktor utama ibu yang
berkontribusi terhadap lahir mati dan kematian bayi 0 - 6 hari adalah
hipertensi maternal (23,6%), komplikasi kehamilan dan kelahiran
(17,5%), ketuban pecah dini dan pendarahan antepartum masing-masing
(12,7%). (Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, 2013).
2.5.1.2 Angka Kematian Balita (AKABA)
Angka kematian balita menggambarkan peluang untuk meninggal
pada fase antara kelahiran dan sebelum umur 5 tahun. Berdasarkan hasil
Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 diperoleh
bahwa angka kematian balita (AKABA) di Sumatera Utara sebesar 54
per 1.000 kelahiran hidup sedangkan angka rata-rata nasional pada tahun
2012 sebesar 43 per 1.000 kelahiran hidup. Angka nasional ini
mengalami sedikit penurunan dibandingkan AKABA pada tahun 2007
sebesar 44 per 1.000 kelahiran hidup. (Profil Kesehatan Provinsi
Sumatera Utara, 2013)
2.5.1.3 Angka Kematian Ibu (AKI)
AKI mengacu pada jumlah wanita yang meninggal dari suatu
penyebab

kematian

terkait

dengan

gangguan

kehamilan

atau

penanganannya (tidak termasuk kecelakaan atau kasus insidentil) selama


kehamilan, melahirkan dan dalam masa nifas (42 hari setelah
melahirkan) tanpa memperhitungkan lama kehamilan per 100.000
kelahiran hidup. AKI juga dapat digunakan dalam pemantauan kematian
terkait dengan kehamilan. Indikator ini dipengaruhi status kesehatan
secara umum, pendidikan dan pelayanan selama kehamilan dan
melahirkan. Sensitivitas AKI terhadap perbaikan pelayanan kesehatan
menjadikannya indikator keberhasilan pembangunan sektor kesehatan.
(Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, 2013).
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

16

Berdasarkan laporan dari profil kabupaten/kota AKI maternal


yang dilaporkan di Sumatera Utara tahun 2013 hanya 95 per 100.000
kelahiran hidup, namun ini belum bisa menggambarkan AKI yang
sebenarnya di populasi. Berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2010, AKI
di Sumatera Utara sebesar 328 per 100.000 Kelahiran Hidup, angka ini
masih cukup tinggi bila dibandingkan dengan angka nasional hasil
Sensus Penduduk 2010 sebesar 259 per 100.000 Kelahiran Hidup. (Profil
Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, 2013).
Berdasarkan hasil Survei AKI dan AKB yang dilakukan oleh
Dinas Kesahatan Provinsi Sumatera Utara dengan FKM - USU tahun
2010 menyebutkan bahwa AKI di Sumatera Utara sebesar 268 per
100.000 kelahiran hidup. Berdasarkan estimasi angka kemtaian ibu ini
tidak mengalami penurunan sampai tahun 2013. (Profil Kesehatan
Provinsi Sumatera Utara, 2013).
2.5.1.4 Umur Harapan Hidup (UHH)
Umur Harapan Hidup (UHH) digunakan juga untuk menilai
derajat kesehatan dan secara tidak langsung juga memberi gambaran
tentang adanya peningkatan kualitas hidup masyarakat baik di kabupaten/
kota, provinsi maupun negara. Adanya perbaikan pada pelayanan
kesehatan melalui keberhasilan pembanguanan pada sektor kesehatan
dapat diindikasikan dengan adanya peningkatan angka harapan hidup
saat lahir.
2.5.2

Morbiditas (Angka Kesakitan)


Tingkat kesakitan suatu negara juga mencerminkan suatu derajat
kesehatan masyarakat yang ada di dalamnya. Bahkan tingkat angka
kesakitan penyakit menular tertentu yang terkait dengan komitmen
internasional senantiasa menjadi sorotan dalam membandingkan kondisi
kesehatan antar negara.

2.5.2.1 Penyakit-Penyakit Menular


KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

17

Macam-macam penyakit menular seperti : Diare, Pneumonia, TB


paru, Acute flaccid Paralisis (AFP), HIV/AIDS, Kusta, Demam Berdarah
Dengue (DBD), Filariasis sedangkan penyakit yang dapat dicegah
dengan imunisasi (PD3I) adalah Difteri, Pertusis, Tetanus Neonatorum,
Campak, Polio dan Hepatitis B.
2.5.2.2 Penyakit- Penyakit Tidak Menular
Adapun penyaki yang tidak menular seperti Kanker, Diabetes
Melitus, serta Penyakit Jantung Koroner.
2.5.3

Status Gizi Masyarakat


Seperti halnya di negara Indonesia umumnya, provinsi Sumatera
Utara juga memiliki 4 (empat) masalah gizi utama, yaitu masalah gizi
makro, khususnya balita dengan Kurang Energi Protein (KEP), masalah gizi
mikro terutama Kurang Vitamin A (KVA), Anemia Gizi Besi (AGB) dan
Gangguan Akibat Kurang Yodium (GAKY). ( Profil Kesehatan Provinsi
Sumatera Utara, 2013 ).
Hasil riset kesehatan dasar Indonesia tahun 2013 menunjukkan bahwa
ada peningkatan prevalensi nasional gizi buruk balita menjadi 5,7% dari
sebelumnya 5,4% pada tahun 2007 dan gizi kurang pada balita menjadi
13,9% dari sebelumnya 13% pada tahun 2007. (Tb. Budi Kusumawijaya ,
SKM, 2013).

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

18

BAB III
STRUKTUR ORGANISASI DAN PROGRAM DINAS KESEHATAN
PROVINSI SUMATERA UTARA

3.1 Struktur Organisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara


Berdasarkan Peraturan Gubernur Sumatera Utara Nomor: 34/2011
Tentang Tugas, Fungsi Dan Uraian Tugas Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera
Utara, Struktur Organisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara sebagai
berikut :
1. Kepala Dinas
2. Sekretaris
a. Sub Bagian Umum
b. Sub Bagian Keuangan
c. Sub Bagian Program
3. Kepala Bidang Bina Pengendalian Masalah Kesehatan
a. Seksi Bimbingan dan Pengendalian Pemberantasan Penyakit
b. Seksi Bimbingan dan Pengendalian Wabah dan Bencana
c. Seksi Bimbingan dan Pengendalian Kesehatan Lingkungan
4. Kepala Bidang Bina Pelayanan Kesehatan
a. Seksi Bimbingan dan Pengendalian Kesehatan Dasar
b. Seksi Bimbingan dan Pengendalian Kesehatan Rujukan
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

19

c. Seksi Bimbingan dan Pengendalian Kesehatan Khusus


5. Kepala Bidang Bina Pengembangan SDM Kesehatan
a. Seksi Bimbingan dan Pengendalian Perencanaan dan Pendayagunaan
b. Seksi Bimbingan dan Pengendalian Pendidikan dan Pelatihan
c. Seksi Bimbingan dan Pengendalian Registrasi dan Akreditasi
6. Kepala Bidang Bina Jaminan dan Sarana Kesehatan
a. Seksi Bimbingan dan Pengendalian Jaminan Kesehatan
b. Seksi Bimbingan dan Pengendalian Sarana dan Peralatan Kesehatan
c. Seksi Bimbingan dan Pengendalian Kefarmasian

3.1.1

3.1.1.1

Tugas, Fungsi dan Uraian Tugas


Kepala Dinas
1.

Tugas
Melaksanakan urusan pemerintahan daerah/ kewenangan
Provinsi di bidang kebijakan teknis pembinaan pengendalian
masalah kesehatan, pelayanan kesehatan, pengembangan sumber
daya manusia kesehatan dan jaminan kesehatan serta tugas
pembantuan.

2.

Fungsi
Perumusan kebijakan teknis di bidang pembinaan pengendalian
masalah kesehatan, pelayanan kesehatan, pengembangan sumber
daya manusia kesehatan dan jaminan kesehatan.
a. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di
bidang pembinaan pengendalian masalah kesehatan, pelayanan
kesehatan, pengembangan sumber daya manusia kesehatan dan
jaminan kesehatan.
b. Pelaksanaan pemberian perizinan di bidang kesehatan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

20

c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kesehatan.


d. Pelaksanaan pelayanan administrasi internal dan eksternal.
e. Pelaksanaan tugas pembantuan di bidang kesehatan.
3. Uraian tugas
a. Menyelenggarakan

perumusan,

penyempurnaan,

penetapan,

pengkoordinasian,

pelaksanaan,

advokasi,

pengawasan

dan

penyusunan

pengaturan,

pembinaan,

pengendalian,

evaluasi

dan
fasilitasi,

kebijakan

teknis

pembangunan kesehatan tingkat Provinsi di bidang pembinaan


pengendalian

masalah

kesehatan,

pelayanan

kesehatan,

pengembangan sumber daya manusia kesehatan dan jaminan


kesehatan tingkat Provinsi.
b. Menyelenggarakan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan,
pengendalian dan pembinaan pembangunan kesehatan jangka
menengah dan tahunan tingkat Provinsi dan sinkronisasi
perencanaan pembangunan kesehatan Kabupaten/ Kota terhadap
perencanaan pembangunan kesehatan tingkat Provinsi.
c. Menyelenggarakan koordinasi lintas sektor, lintas program dan
kerjasama kemitraan dengan pihak terkait dalam pembangunan
kesehatan tingkat Provinsi.
d. Menyelenggarakan

pembinaan,

koordinasi,

pengawasan,

evaluasi dan fasilitasi peningkatan kapasitas kompetensi dan


kemandirian

Kabupaten/Kota

dalam

penanganan

urusan

pembangunan kesehatan di Kabupaten/Kota.


e. Menyelenggarakan

penyusunan,

penyempurnaan

dan

pengendalian penerapan/pelaksanaan dokumen teknis rincian


tugas pokok dan fungsi jabatan struktural dan jabatan
fungsional, serta standar teknis tata hubungan kerja organisasi
dan indikator kinerja dinas.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

21

f.

Menyelenggarakan

penataan

pembinaan

dan

pengkoordinasian dinas dan unit pelaksana teknis dinas.


g. Menyelenggarakan pelayanan administrasi internal dan ekternal
dinas dan pelaksanaan penegakan hukum/ hukum kesehatan.
h. Menyelenggarakan pembinaan, peningkatan partisipasi dan
pemberdayaan kesehatan masyarakat, lembaga non pemerintah
dan swasta dalam pengelolaan dan pembangunan kesehatan
tingkat Provinsi.
i.

Menyelenggarakan penetapan program kerja dan rencana


kerja dinas.

j.

Menyelenggarakan pengendalian tugas dan fungsi dinas serta


pengkoordinasian penyusunan tugas - tugas teknis.

k. Pelaksanaan tugas - tugas lain yang diberikan oleh Gubernur


melalui Sekretaris Daerah sesuai bidang tugas dan fungsinya.
l.

Pemberian masukan yang perlu kepada Gubernur melalui


Sekretaris Daerah sesuai pokok dan fungsi jabatan struktural.

m. Pelaporan dan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas dan


fungsinya kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah, sesuai
ketentuan yang ditetapkan.
Untuk melaksanakan tugas dan fungsi, Kepala Dinas dibantu oleh :
a. Sekretaris
b. Bidang Bina Pengendalian Masalah Kesehatan
c. Bidang Bina Pelayanan Kesehatan
d. Bidang Bina Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan
e. Bidang Bina Jaminan dan Sarana Kesehatan
f.

Unit Pelaksana Teknis Dinas

g. Kelompok Jabatan Fungsional.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

22

3.1.1.2 Sekretaris
1. Tugas
Membantu Kepala Dinas dalam penyelenggaraan urusan
yang meliputi administrasi umum, keuangan, dan program.
2. Fungsi
a. Inventarisasi, pembinaan, pengendalian, pengawasan, evaluasi,
koordinasi,

advokasi

dan

penegakan

sanksi

terhadap

penyusunan, penyempurnaan dan penerapan/ pelaksanaan


pedoman, petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknis, tata laksana,
standar, Standar Operating Procedure (SOP), kebijakan,
regulasi, Perda/ Ranperda, norma, kriteria ataupun ketentuan
lainya dalam penanganan urusan kesekretariatan.
b. Penyusunan, penyempurnaan dan pengendalian penerapan/
pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok dan fungsi
jabatan struktural dan staf serta standar teknis tata hubungan
kerja organisasi dan indikator kinerja kesekretariatan.
c. Melakukan analisis, pemetaan, penelitian, kajian - kajian dan
studi ilmiah manajemen pembangunan dan kebijakan kesehatan
terkait

dalam

penanganan

urusan

kesekretariatan

dan

pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam penanganan


urusan kesekretariatan.
d. Pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan fasilitasi
peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemandirian Kabupaten/
Kota dalam penanganan urusan kesekretariatan.
e. Penyusunan Perencanaan Jangka Menengah (rencana strategis)
dan Rencana Kerja Tahunan (RENJA), serta koordinasi
penyusunan program, anggaran, penyediaan data, informasi dan
sinkronisasi perencanaan tingkat Provinsi dalam penanganan
urusan kesekretariatan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

23

f.

Koordinasi seluruh kegiatan Bidang - Bidang Dinas dan Unit


Pelaksana Teknis Dinas.

g. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas, sesuai


bidang tugas dan fungsinya dan pemberian masukan yang perlu
kepada Kepala Dinas sesuai bidang tugas dan fungsinya.
h. Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas dan
fungsinya.
3. Uraian tugas
a. Melaksanakan

tugas

meliputi

ruang

lingkup

pengelola

administrasi umum perkantoran dan rumah tangga dinas,


manajemen

organisasi

dan

hukum/

hukum

kesehatan,

administrasi kepegawaian, promosi kesehatan, pendampingan


dan fasilitasi masyarakat dalam pemberdayaan dan peran serta
masyarakat.
b. Melaksanakan penatausahaan, pelembagaan, pengorganisasian
dan penatalaksanaan.
c. Melaksanakan pengelolaan dan pembinaan naskah dinas,
kearsipan, pertelekomunikasian dan persandian.
d. Melaksanakan penataan dan pemeliharaan perlengkapan kantor,
peralatan dinas dan inventaris rumah tangga dinas.
e. Melaksanakan penyusunan dan penataan standar tata hubungan
kerja dan standar mekanisme koordinasi antar unit dinas.
f.

Melaksanakan penyusunan bahan rancangan/ tata konsep,


dokumentasi peraturan perundang - undangan dan pengelolaan
perpustakaan.

g. Melaksanakan

pengelolaan

hubungan

kemasyarakatan,

informasi publik dan keprotokolan.


h. Melaksanakan fasilitasi pelayanan umum, pelayanan minimal,
pengaturan keamanan dan kenyamanan kantor.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

24

i.
j.

Melaksanakan pengelolaan tertib administrasi kepegawaian.


Melaksanakan pengkoordinasian dan pembinaan jabatan
fungsional.

k. Melaksanakan pengelolaan dan pembinaan keuangan dan


perbendaharaan.
l.

Melaksanakan pengelolaan akuntansi, verifikasi, ganti rugi


dan tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan.

m. Melaksanakan pengelolaan sarana dan prasarana perlengkapan


dan aset dinas.
n. Melaksanakan pengkoordinasian penyusunan program, anggaran
dan pelaporan dinas.
o. Melaksanakan pengkajian anggaran belanja dan pengendalian
administrasi anggaran belanja.
p. Melaksanakan pengkajian, pemetaan dan evaluasi peruntukan
anggaran belanja dan aset dinas serta melaksanakan perhitungan
belanja kesehatan dari seluruh sumber pembiayaan dan dari
seluruh sektor terkait kesehatan tingkat Provinsi.
q. Melaksanakan koordinasi penyusunan rencana kerja sekretariat,
bidang - bidang dan Unit Pelaksana Teknis Dinas.
r.

Melaksanakan pengkajian dan koordinasi perencanaan


program bidang, sekretariat dan Unit Pelaksana Teknis Dinas.

s.

Melaksanakan penyusunan perencanaan tahunan dan


perencanaan jangka menengah, Laporan Akuntabilitas Kinerja
Instansi Pemerintah (LAKIP), Laporan Keterangan Pertanggung
Jawaban (LPKJ) dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan
Daerah (LPPD) dinas.

t.

Melaksanakan pengkoordinasian pelaporan, monitoring dan


evaluasi kegiatan sekretariat dan bidang-bidang serta unit
pelaksana teknis dinas.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

25

u. Melaksanakan koordinasi penyusunan program, anggaran,


penyediaan data, informasi dan sinkronisasi perencanaan
Kabupaten/ Kota terhadap perencanaan tingkat Provinsi.
v. Melaksanakan penelitian dan pengembangan kesehatan yang
mendukung perumusan kebijakan Provinsi dan melaksanakan
Survei Kesehatan Daerah (SURKESDA).
w. Melaksanakan pemantauan dan pemanfaatan Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi (IPTEK) Kesehatan.
x. Melaksanakan penyelenggaraan kerjasama luar negeri dan
melaksanakan peningkatan pengawasan dan akuntabilitas.
y. Melaksanakan penyelenggaraan sistem informasi kesehatan.
z. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait, mengatur
rapat-rapat internal dinas dan melaksanakan telaah staf sebagai
bahan pertimbangan pengambilan kebijakan.
4. Dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan uraian tugas, Sekretaris
dibantu oleh :
a. Kepala Sub Bagian Umum
b. Kepala Sub Bagian Keuangan
c. Kepala Sub Bagian Program.

3.1.1.2.1

Kepala Sub Bagian Umum


Uraian Tugas Kepala Sub Bagian Umum:
1. Melaksanakan urusan - urusan dalam ruang lingkup yang meliputi
administrasi umum perkantoran dan rumah tangga dinas,
manajemen organisasi dan hukum/ hukum kesehatan, hubungan
kemasyarakatan

dan

informasi

publik

dan

administrasi

kepegawaian tingkat Provinsi.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

26

2. Melaksanakan

inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi, koordinasi, advokasi dan penegakan sanksi,


terhadap

penerapan

dan

pelaksanaan

pedoman,

petunjuk

pelaksanaan, petunjuk teknis, tata laksana, Standard Operating


Prosedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/ Ranperda, norma,
kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan urusan sub
bagiannya.
3. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan dan evaluasi
dalam

penyempurnaan

dan

menyusun

pedoman,

petunjuk

pelaksanaan, petunjuk teknis tata laksana, standar, Standard


Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi Perda/ Ranperda,
norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan sub bagiannya.
4. Melaksanakan

penyusun,

penyempurnaan

dan

pengendalian

penerapan dan pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok


dan fungsi staf, standar teknis tata hubungan kerja organisasi dan
indikator kinerja sub bagiannya.
5. Melaksanakan pembimbingan, pengendalian, sosialisasi, publikasi,
konsultasi, mediasi hukum, eksaminasi, pengkajian terhadap
produk norma-norma, kriteria, Rancangan Peraturan Daerah
(RANPERDA), Peraturan Daerah dan sejenisnya terkait bidang
kesehatan serta implementasinya di tingkat Provinsi.
6. Melaksanakan

perumusan,

penyusunan,

penyempurnaan,

pembinaan, koordinasi, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi


tatalaksana organisasi dinas, tata hubungan kerja, tugas pokok dan
fungsi organisasi serta penjabaran rinciannya serta sinkronisasi dan
harmonisasi antar unit organisasi dinas.
7. Melaksanakan analisis, penetapan, penelitian, kajian - kajian dan
studi ilmiah manajemen pembangunan dan kebijakan kesehatan
terkait dalam penanganan urusan sub bagiannya.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

27

8. Melaksanakan pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam


penanganan urusan sub bagiannya.
9. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan
fasilitasi peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemandirian
Kabupaten/Kota dalam penanganan urusan sub bagiannya.
10. Melaksanakan penyusunan perencanaan jangka menengah dan
rencana tahunan, dan koordinasi penyusunan program, anggaran,
penyediaan data, informasi dan mensinkronisasi perencanaan
Kabupaten/Kota terhadap perencanaan tingkat Provinsi dalam
penanganan urusan sub bagiannya.
11. Melaksanakan pengolahan adminstrasi umum perkantoran dan
rumah tangga dinas, manajemen organisasi dan hukum/hukum
kesehatan.
12. Melaksanakan penatausahaan, pelembagaan, pengorganisasian dan
pelaksanaan.
13. Melaksanakan penataan dan pemeliharaan perlengkapan kantor,
peralatan dinas dan inventaris rumah tangga dinas.
14. Melaksanakan

penyusunan

bahan

rancangan/tata

konsep,

dokumentasi peraturan perundang - undangan dan pengelolaan


perpustakaan.
15. Melaksanakan pengelolaan hubungan kemasyarakatan, informasi
publik dan keprotokolan.
16. Melaksanakan fasilitas pelayanan umum, pelayanan minimal,
pengaturan keamanan dan kenyamanan kantor.
17. Melaksanakan penyusunan perencanaan program kerja Sekretaris
dan Sub Bagian Umum.
18. Melaksanakan pengelolaan tertib administrasi kepegawaian dan
melaksanakan koordinasi dengan bidang terkait serta memberikan

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

28

dukungan teknis administrasi terhadap bidang terkait serta unit


kerja lainnya.
19. Melaksanakan penyusunan dan pengolahan data kepegawaian,
serta pemetaan tingkat pendidikan dan kompetensi pegawai.
20. Melaksanakan penyiapan dan pengusulan kenaikan pangkat,
kenaikan gaji berkala dan pensiun pegawai, peninjauan masa kerja
dan pemberian penghargaan, serta pemberian tugas/izin belajar,
pendidikan dan pelatihan kepemimpinan atau struktural, fungsional
dan teknis.
21. Melaksanakan penyusunan bahan pembinaan disiplin pegawai.
22. Melaksanakan penyiapan bahan pengembangan karir dan mutasi
serta pemberhentian pegawai.
23. Melaksanakan

pengusulan

gaji

berkala

dan

peningkatan

kesejahteraan pegawai dan jabatan di lingkungan dinas.


24. Pelaksanaan pengkordinisasian dan pembinaan jabatan fungsional,
penyusunan mekanisme standar koordinasi dan tata hubungan kerja
pejabat fungsional dan pejabat struktural.
25. Melaksanakan penyiapan bahan pembinaan kelembagaan dan tata
laksana kepada unit di lingkungan dinas.
26. Melaksanakan

administrasi/

penatausahaan,

penerimaan,

pendistribusian, surat-surat, naskah dinas dan arsip.


27. Melaksanakan

urusan

keprotokolan,

penyiapan

rapat-rapat,

penyiapan upacara dan acara-acara protokoler lainnya.


28. Melaksanakan pengolahan hubungan masyarakat, pelayanan
umum, pelayanan minimal dan pendokumentasian surat-surat,
barang bergerak dan barang tidak bergerak.
29. Melaksanakan

penyusunan

rencana

kebutuhan

sarana

prasarana rumah tangga dinas.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

29

dan

30. Melaksanakan
kendaraan

pemeliharaan/perawatan

dinas,

lingkungan

perlengkapan/aset/inventaris

kantor,

kantor,
serta

ketertiban, keindahan, keamanan dan kenyamanan pelayanan


kantor.
31. Melaksanakan pendokumentasian dan penyusunan mekanisme
standar tertib administrasi penggunaan kendaraan dinas.
32. Melaksanakan upaya pemantauan dan evaluasi berkala terhadap
situasi kondisi perlengkapan/aset/inventaris rumah tangga dinas
dan UPT dinas.
33. Melaksanakan upaya-upaya pencegahan kondisi perlengkapan/
aset/inventaris dinas dari potensi kerusakan yang lebih parah,
kehilangan dan tindakan kriminal.
34. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait.
35. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Sekretaris sesuai dengan
bidang tugas dan fungsinya.
36. Pemberian masukan yang perlu kepada Sekretaris sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
37. Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas dan
fungsinya kepada Sekretaris sesuai dengan ketentuan yang
ditetapkan.
3.1.1.2.2 Kepala Sub Bagian Keuangan
Uraian Tugas Kepala Sub Bagian Keuangan :
Melaksanakan urusan-urusan dalam ruang lingkup yang
meliputi keuangan dan perbendaharaan, verifikasi, ganti rugi dan tindak
lanjut laporan hasil pemeriksaan tingkat Provinsi.
1. Melaksanakan

inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi, koordinasi, advokasi dan penegakkan


sanksi, terhadap penerapan dan pelaksanaan pedoman, petunjuk
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

30

pelaksanaan, petunjuk teknis, tata laksana, standar, Standar


Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/ Ranperda,
norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan sub bagiannya.
2. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan dan evaluasi
dalam penyempurnaan dan penyusunan pedoman, petunjuk
pelaksanaan, petunjuk teknis, tata laksana, standar, Standar
Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda,
norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan sub bagiannya.
3. Melaksanakan penyusunan, penyempurnaan dan pengendalian
penerapan atau pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok
dan fungsi staf, standar teknis tata hubungan kerja organisasi dan
indikator kinerja sub bagiannya.
4. Melaksanakan analisis, pemetaan, penelitian, kajian-kajian dan
studi ilmiah manajemen pembangunan dan kebijakan kesehatan
terkait dalam penanganan urusan sub bagiannya.
5. Melaksanakan pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam
penanganan urusan sub bagiannya.
6. Melaksanaan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan
fasilitasi, peningkatan kapasitas, kompentensi dan kemandirian
Kabupaten/ Kota dalam penanganan urusan sub bagiannya.
7. Melaksanakan penyusunan perencanaan jangka menengah dan
rencana tahunan dan koordinasi penyusunan program, anggaran,
penyediaan data, informasi dan mensinkronisasikan perencanaan
Kabupaten/Kota terhadap perencanaan tingkat Provinsi dalam
penanganan urusan sub bagiannya.
8. Melaksanakan pengkajian anggaran belanja dan pengendalian
administrasi anggaran belanja.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

31

9. Melaksanakan pengkajian, pemetaan dan evaluasi peruntukan


anggaran belanja dan aset dinas serta melaksanakan penghitungan
belanja kesehatan dari seluruh sumber pembiayaan dan seluruh
sektor terkait kesehatan tingkat Provinsi.
10. Melaksanakan verifikasi keuangan.
11. Melaksanakan penyusunan bahan dan penyiapan anggaran dinas.
12. Melaksanakan pengadministrasi dan pembukaan keuangan dinas.
13. Melaksanakan penyusunan daftar gaji dan tunjangan.
14. Melaksanakan pembinaan perbendaharaan keuangan.
15. Melaksanakan penyiapan bahan dan pembinaan pengelolaan teknis
administrasi keuangan.
16. Melaksanakan

pembayaran

gaji

pegawai

dan

penghasilan

tambahan lainnya.
17. Melaksanakan penatausahaan belanja langsung dan belanja tidak
langsung dinas dan Unit Pelaksana Teknis Dinas.
18. Melaksanakan Sistem Akuntansi Instansi (SAI) dan penyiapan
bahan pertanggung jawaban keuangan.
19. Melaksanakan

koordinasi

penyusunan

bahan

evaluasi

dan

pelaporan administrasi keuangan.


20. Melaksanakan

pengendalian

administrasi

perjalanan

dinas

pegawai.
21. Melaksanakan penyiapan bahan atas pengawasan keuangan.
22. Melaksanakan penyusunan daftar dan penilaian aset/ perlengkapan/
inventaris dinas dan Unit Pelaksana Teknis Dinas.
23. Melaksanakan penyusunan bahan telaahan staf sebagai bahan
pertimbangan kebijakan.
24. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

32

25. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Sekretaris sesuai dengan


bidang tugas dan fungsinya.
26. Pemberian masukan yang perlu kepada Sekretaris sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
27. Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas kepada
Sekretaris sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

3.1.1.2.3

Kepala Sub Bagian Program


Uraian Tugas Kepala Sub Bagian Program:
1. Melaksanakan urusan - urusan dalam ruang lingkup yang meliputi
perencanaan, penyusunan program, anggaran dan pelaporan,
penyelenggaraan penelitian dan pengembangan kesehatan yang
mendukung perumusan kebijakan Provinsi, pengelolaan Survei
Kesehatan Daerah (SURKESDA), Pemantauan Pemanfaatan Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) Kesehatan, Penyelenggaraan
kerja sama luar negeri, Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas,
Pengelolaan

Sistem

Informasi

Kesehatan

(SIK),

Promosi

Kesehatan, pendampingan dan fasilitasi masyarakat dalam


pemberdayaan dan peran serta masyarakat tingkat Provinsi.
2. Melaksanakan

inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi, koordinasi, advokasi dan penegakan


sanksi, terhadap penerapan atau pelaksanaan pedoman, petunjuk
pelaksanaan, petunjuk teknis, tata laksana, standar, Standard
Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda,
norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan sub bagiannya.
3. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan dan evaluasi
dalam penyempurnaan dan penyusunan pedoman, petunjuk
pelaksanaan, petunjuk teknis, tata laksana, standar, Standard
Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/ Raperda,
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

33

norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan


urusan sub bagiannya.
4. Melaksanakan penyediaan sarana dan akses terhadap informasi
yang berkaitan dengan aspek kesehatan dalam bentuk perpustakaan
dinas yang mengintegrasikan teknologi informasi pengelolaannya.
5. Mengkoordinatori penyelengaraan riset, penelitian dan studi ilmiah
yang disusun, dirancang Sub bagian/Sekretariat, Seksi/Bidang
Dinas dan UPT Dinas serta pengembangannya.
6. Melaksanakan penyusunan, penyempurnaan dan pengendalian
penerapan atau pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok
dan fungsi staf, standar teknis tata hubungan kerja organsisasi dan
indikator kinerja sub bagiannya.
7. Melaksanakan analisis, pemetaan, penelitian, kajian-kajian dan
studi ilmiah manajemen pembangunan dan kebajikan kesehatan
terkait dalam penanganan urusan sub bagiannya.
8. Melaksanakan pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam
penanganan urusan sub bagiannya.
9. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan
fasilitasi peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemandirian
Kabupaten/ Kota dalam penanganan urusan sub bagiannya.
10. Melaksanakan penyusunan perencanaan jangka menengah dan
rencana tahunan, dan koordinasi penyusunan program, anggaran,
penyediaan data, informasi dan mensinkronisasi perencanaan
Kabupaten/Kota terhadap perencanaan tingkat Provinsi dalam
penanganan urusan sub bagiannya.
11. Melaksanakan koordinasi penyusunan rencana kerja sekretariat,
bidang - bidang dan unit pelaksana teknis dinas.
12. Melaksanakan pengkajian dan koordinasi perencanaan program
bidang, sekretariat dan unit pelaksana teknis dinas.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

34

13. Melaksanakan penyusunan perencanaan tahunan dan perencanaan


jangka

menengah,

Laporan

Akuntabilitas

Kinerja

Instansi

Pemerintah (LAKIP), Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban


(LPKJ) dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD)
Dinas.
14. Melaksanakan

pengkoordinasian

pelaporan,

monitoring

dan

evaluasi kegiatan sekretariat dan bidang-bidang serta Unit


Pelaksana Teknis Dinas.
15. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Sekretaris sesuai dengan
bidang tugas dan fungsinya.
16. Pemberian masukan yang perlu kepada Sekretaris sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
17. Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas dan
fungsinya kepada Sekretaris sesuai dengan ketentuan yang
ditetapkan.

3.1.1.3 Kepala Bidang Bina Pengendalian Masalah Kesehatan


1. Tugas
Membantu kepala dinas dalam menangani urusan yang
meliputi pengendalian dan pemberantasan penyakit, wabah dan
bencana serta kesehatan lingkungan tingkat Provinsi.
2. Fungsi
a. Penyelenggaraan

Inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi, koordinasi, advokasi dan penegakan


KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

35

sanksi, terhadap penyusunan, penyempurnaan dan penerapan/


pelaksanaan pedoman, petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknis,
tata laksana, standar, Standar Operating Procedure (SOP),
kebijakan, regulasi, Perda/Raperda, norma, kriteria ataupun
ketentuan lainnya dalam penanganan urusan bidangnya.
b. Penyelenggaraan

penyusunan,

penyempurnaan

dan

pengendalian penerapan atau pelaksanaan dokumen teknis


rincian tugas pokok dan fungsi jabatan struktural dan staf,
standar teknis tata hubungan kerja organisasi dan indikator
kinerja bidangnya.
c. Penyelenggaraan analisis, pemetaan, penelitian, kajian-kajian
dan studi ilmiah manajemen pembangunan dan kebijakan
kesehatan terkait urusan bidangnya dan pengintegrasian sistem
teknologi informasi dalam penanganan urusan bidangnya.
d. Penyelenggaraan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi
dan

fasilitasi

kemandirian

peningkatan
Kabupaten/Kota

kapasitas,
dalam

kompetensi
penanganan

dan
urusan

bidangnya.
e. Penyelenggaraan penyusunan perencanaan jangka menengah
dan rencana tahunan dan koordinasi penyusunan program,
anggaran, penyediaan data, informasi dan mensinkronisasikan
perencanaan

Kabupaten/Kota

dalam

penanganan

urusan

bidangnya.
f.

Penyelenggaraan pembinaan pegawai pada lingkup bidangnya


dan penyelenggaraan arahan dan bimbingan kepada pejabat
struktural di bidangnya.

g. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan kepala dinas sesuai


dengan bidang tugas dan fungsinya serta pemberian masukan
yang perlu kepada kepala dinas sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

36

h. Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas dan


fungsinya kepada kepala dinas sesuai dengan ketentuan yang
ditetapkan.
3. Uraian Tugas
a. Pelaksanaan

pengendalian,

pencegahan

dan

penanggulan

penyakit menular, penyakit bersumber binatang dan penyakit


tidak menular.
b. Pelaksanaan imunisasi dan pencapaian UCI (Universal Child
Immunization).
c. Penyelengaraan surveilans epidemiologi dan penyelidikan
kejadian luar biasa.
d. Penyelenggaraan pengendalian wabah dan bencana yang
meliputi kesiapan, kesiagaan, mitigasi dan kesiapsiagaan,
tanggap darurat dan pemulihan.
e. Pelaksanaan pengendalian operasional penanggulangan masalah
kesehatan akibat bencana dan wabah.
f.

Penyelenggaraan upaya kesehatan matra dan kesehatan haji.

g. Penyelenggaraan pencegahan dan penanggulangan pencemaran,


penyehatan air, pengawasan kualitas lingkungan, penyehatan
kawasan dan sanitasi makanan dan bahan pangan serta
pengamanan limbah.
h. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait.
i.

Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya.

4. Dalam melaksanakan tugas, fungsi dan uraian, Kepala Bidang


Bina Pengendalian Masalah Kesehatan dibantu oleh :
a. Kepala Seksi Bimdal Pemberantasan Penyakit.
b. Kepala Seksi Bimdal Wabah dan Bencana.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

37

c. Kepala Seksi Bimdal Kesehatan Lingkungan.

3.1.1.3.1

Kepala Seksi Bimdal Pemberantasan Penyakit


Uraian Tugas Kepala Seksi Bimdal Pemberantasan Penyakit:
a. Melaksanakan urusan-urusan dalam ruang lingkup yang meliputi
urusan pengendalian, pencegahan dan penanggulangan penyakit
menular dan penyakit bersumber binatang tingkat provinsi.
b. Melaksanakan

inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi, koordinasi, advokasi dan penegakan sanksi,


terhadap

penerapan

atau

pelaksanaan

pedoman,

petunjuk

pelaksanaan, petunjuk teknis, tatalaksana, standar, Standard


Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/ Ranperda,
norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan seksinya.
c. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan dan evaluasi
dalam penyempurnaan dan penyusunan pedoman, petunjuk
pelaksanaan, petunjuk teknis, tatalaksana, standar, Standard
Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda,
norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan seksinya.
d. Melaksanakan penyusunan, penyempurnaan dan pengendalian
penerapan atau pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok
dan fungsi staf, standar teknis tata hubungan kerja organisasi dan
indikator kinerja seksinya.
e. Melaksanakan analisis, pemetaan, penelitian, kajian-kajian dan
studi ilmiah manajemen pembangunan dan kebijakan kesehatan
terkait dalam penanganan urusan seksinya.
f. Mengkoordinatori perumusan dan penyusunan penggunaan media,
teknologi

dan

sarana

promosi

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

kesehatan,

partisipasi

38

dan

pemberdayaan masyarakat yang dibutuhkan oleh Sub bagian/


Sekretariat, Seksi/ Bidang Dinas dan UPT Dinas.
g. Melaksanakan pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam
penanganan urusan seksinya.
h. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan
fasilitasi peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemandirian
Kabupaten/ Kota dalam penanganan urusan seksinya.
i. Melaksanakan penyusunan perencanaan jangka menengah dan
rencana tahunan dan koordinasi penyusunan program, anggaran,
penyediaan data, informasi dan mensinkronisasikan perencanaan
Kabupaten/Kota terhadap perencanaan tingkat provinsi dalam
penanganan urusan seksinya.
j. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya.
k. Pemberian masukan yang perlu kepada kepala bidang sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
l. Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas kepada
kepala bidang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

3.1.1.3.2

Kepala Seksi Bimdal Wabah dan Bencana


Uraian Tugas Kepala Seksi Bimdal Wabah dan Bencana:
a. Melaksanakan urusan-urusan dalam ruang lingkup yang meliputi
penyelenggaraan surveilens epidemiologi penyakit, pengendalian
penyakit tidak menular, imunisasi, urusan upaya kesehatan matra,
kesehatan haji, penyelidikan Kejadian Luar Biasa (KLB),
pengendalian operasional penanggulangan masalah kesehatan
akibat bencana dan wabah tingkat provinsi.
b. Melaksanakan

inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi koordinasi, advokasi dan penegakan sanksi,


KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

39

terhadap

penerapan

atau

pelaksanaan

pedoman,

petunjuk

pelaksanaan, petunjuk teknis, tatalaksana, standar, Standard


Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/ Ranperda,
norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan seksinya.
c. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan dan evaluasi
dalam penyempurnaan dan penyusunan pedoman, petunjuk
pelaksanaan, petunjuk teknis, tatalaksana, standar, Standard
Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/ Ranperda,
norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan seksinya.
d. Melaksanakan penyusunan, penyempurnaan dan pengendalian
penerapan atau pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok
dan fungsi staf, standar teknis tata hubungan kerja organisasi dan
indikator kinerja seksinya.
e. Melaksanakan analisis, pemetaan, penelitian, kajian-kajian dan
studi ilmiah manajemen pembangunan dan kebijakan kesehatan
terkait dalam penanganan urusan seksinya.
f. Melaksanakan pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam
penanganan urusan seksinya.
g. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan
fasilitasi peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemandirian
Kabupaten/ Kota dalam penanganan urusan seksinya.
h. Melaksanakan penyusunan perencanaan jangka menengah dan
rencana tahunan dan koordinasi penyusunan program, anggaran,
penyediaan data, informasi dan mensinkronisasikan perencanaan
Kabupaten/Kota terhadap perencanaan tingkat provinsi dalam
penanganan urusan seksinya.
i. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

40

j. Pemberian masukan yang perlu kepada kepala bidang sesuai


dengan tugas dan fungsinya.
k. Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas kepada
kepala bidang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

3.1.1.3.3

Kepala Seksi Bimdal Kesehatan Lingkungan


Uraian Tugas Kepala Seksi Bimdal Kesehatan Lingkungan :
a. Melaksanakan urusan - urusan dalam ruang lingkup yang meliputi
pencegahan dan penanggulangan pencemaran, penyehatan air,
pengawasan kualitas lingkungan, penyehatan kawasan dan sanitasi
darurat, sanitasi makanan dan bahan pangan serta pengamanan
limbah tingkat provinsi.
b. Melaksanakan

inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi, koordinasi, advokasi dan penegakan sanksi,


terhadap

penerapan

atau

pelaksanaan

pendoman,

petunjuk

pelaksanaan, petunjuk teknis, tatalaksana standar, Standard


Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda,
norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan seksinya.
c. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan dan evaluasi
dalam penyempurnaan dan penyusunan pedoman, petunjuk
pelaksanaan, petunjuk teknis, tatalaksana, standar, Standard
Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda,
norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan seksinya.
d. Melaksanakan penyusunan, penyempurnaan dan pengendalian
penerapan atau pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok
dan fungsi staf, standar teknis tata hubungan kerja organisasi dan
indikator kinerja seksinya.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

41

e. Melaksanakan analisis, pemetaan, penelitian, kajian-kajian dan


studi ilmiah manajemen pembangunan dan kebijakan kesehatan
terkait dalam penanganan urusan seksinya.
f. Melaksanakan pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam
penanganaan urusan seksinya.
g. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan
fasilitasi peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemandirian
Kabupaten/Kota dalam penanganan urusan seksinya.
h. Melaksanakan penyusunan perencanaan jangka menengah dan
rencana tahunan, dan koordinasi penyusunan program, anggaran,
penyediaan data, informasi dan mensinkronisasikan perencanaan
Kabupaten/Kota terhadap perencanaan tingkat provinsi dalam
penanganan urusan seksinya.
i. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya.
j. Pemberian masukan yang perlu kepada kepala bidang sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
k. Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas kepada
kepala bidang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

3.1.1.4 Kepala Bidang Bina Pelayanan Kesehatan


1. Tugas
Membantu Kepala Dinas dalam menangani urusan yang
meliputi upaya kesehatan dasar, upaya kesehatan rujukan dan upaya
kesehatan khusus tingkat Provinsi.
2. Fungsi
a. Inventarisasi, pembinaan, pengendalian, pengawasan, evaluasi,
koordinasi, advokasi dan penanganan sanksi, terhadap penyusun,
penyempurnaan dan penerapan atau pelaksanaan pedoman,
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

42

petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknis, tatalaksana, Standar,


Standard Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi,
Perda/Ranperda, norma, kriteria, ataupun ketentuan lainnya dalam
penanganan urusan bidangnya.
b. Penyusunan, penyempurnaan dan pengendalian penerapan/
pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok dan fungsi
jabatan struktural dan staf, standar teknis tata hubungan kerja
organisasi dan indikator kinerja bidangnya.
c. Pembinaan, pengendalian, pegawasan dan peningkatan mutu
pelayanan kesehatan pemerintah dan swasta sesuai dengan standar
mutu yang ditetapkan.
d. Melakukan analisis pemetaan, penelitian, kajian - kajian dan studi
ilmiah manajemen pembangunan dan kebijakan kesehatan terkait
bidangnya dan pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam
penanganan urusan bidangnya.
e. Pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan fasilitasi
peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemandirian Kabupaten/
Kota dalam penanganan urusan bidangnya.
f.

Penyusunan perencanaan jangka menengah dan rencana tahunan


dan koordinasi penyusunan program, anggaran, penyediaan data,
informasi dan mensinkronisasikan perencanaan Kabupaten/ Kota
terhadap perencanaan tingkat provinsi dalam penanganan urusan
bidangnya.

g. Penyelenggaraan pembinaan pegawai pada lingkup bidangnya


dan penyelenggaraan arahan dan bimbingan kepada pejabat
struktural dibidangnya.
h. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala dinas sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya serta pemberian masukan
yang perlu kepada kepala dinas sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

43

i.

Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas dan


fungsinya kepada kepala dinas sesuai dengan ketentuan yang
ditetapkan.

3. Uraian tugas
a. Melaksanakan upaya kesehatan dasar, upaya kesehatan komunitas
dan upaya kesehatan dasar pertokoan.
b. Melaksanakan upaya kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak
tingkat pelayanan kesehatan dasar.
c. Melaksanakan

surveilans

gizi

buruk

dan

pemantauan

penanggulangan gizi buruk tingkat pelayanan kesehatan dasar.


d. Melaksanakan upaya pemenuhan standar pelayanan kesehatan
dasar.
e. Melaksanakan

upaya

kesehatan

rujukan/spesialistik

dan

pengelolaan sistem rujukan, upaya kesehatan rujukan perkotaan.


f.

Melaksanakan upaya kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak


tingkat pelayanan kesehatan rujukan.

g. Melaksanakan

surveilans

gizi

buruk

dan

pemantauan

penanggulangan gizi buruk tingkat pelayanan kesehatan rujukan.


h. Melaksanakan upaya pemenuhan standar pelayanan kesehatan
rujukan.
i.

Melaksanakan upaya kesehatan khusus berupa kesehatan jiwa,


kesehatan mata, kesehatan kerja, kesehatan indera, kesehatan gigi
mulut, kesehatan usia lanjut.

j.

Melaksanakan penanganan penunjang medik dan keperawatan.

k. Melaksanakan upaya kesehatan pada daerah perbatasan, terpencil,


rawan, kepulauan dan kerjasama lintas batas Kabupaten/Kota.
l.

Melaksanakan upaya pemenuhan standar pelayanan kesehatan


khusus.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

44

4. Dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan uraian tugas, Kepala


Bidang Bina Pelayanan Kesehatan dibantu oleh :
a. Kepala Seksi Bimdal Kesehatan Dasar.
b. Kepala Seksi Bimdal Kesehatan Rujukan.
c. Kepala Seksi Bimdal Kesehatan Khusus.
3.1.1.4.1

Kepala Seksi Bimdal Kesehatan Dasar

Uraian Tugas Kepala Seksi Bimdal Kesehatan Dasar :


a. Melaksanakan urusan - urusan dalam ruang lingkup yang meliputi
upaya kesehatan dasar, upaya kesehatan komunitas, upaya
kesehatan dasar perkotaan, upaya kesehatan ibu, bayi baru lahir,
dan anak tingkat pelayanan kesehatan dasar, surveilans gizi buruk
dan pemantauan penanggulangan gizi buruk tingkat pelayanan
kesehatan dasar dan pemenuhan standar pelayanan kesehatan dasar
tingkat Provinsi.
b. Melaksanakan

inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi, koordinasi, advokasi dan penegakan sanksi,


terhadap penerapan/ pelaksanaan pedoman, petunjuk pelaksanaan,
petunjuk

teknis,

tatalaksana,

standar,

Standard

Operating

Procedure (SOP), kebijakan regulasi, Perda/Ranperda, norma,


kriteria atupun ketentuan lainnya dalam penanganan urusan
seksinya.
c. Pelaksanaan pembinaan, koordinasi, pengawasan dan evaluasi
dalam penyempurnaan dan penyusunan pedoman, petunjuk
pelaksanaan, petunjuk teknis, tatalaksana, standar, Standard
Operating Procedure (SOP) kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda,
norma, kriteria, ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan seksinya.
d. Melaksanakan penyusunan, penyempurnaan dan pengendalian
penerapan atau pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

45

dan fungsi staf, standar teknis dalam hubungan kerja organisasi dan
indikator kinerja seksinya.
e. Melaksanakan pembinaan, pengendalian, pengawasan, peningkatan
mutu pelayanan kesehatan dasar pemerintah dan swasta sesuai
dengan standar mutu yang ditetapkan.
f. Melaksanakan analisis, pemetaan, penelitian, kajian - kajian dan
standar ilmiah manajemen pembangunan dan kebijakan kesehatan
terkait dalam penanganan urusan seksinya.
g. Melaksanakan pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam
penanganan urusan seksinya.
h. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan
fasilitasi peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemandirian
Kabupaten/ Kota dalam penanganan urusan seksinya.
i. Melaksanakan penyusunan perencanaan jangka menengah dan
rencana tahunan dan koordinasi penyusunan program, anggaran,
penyediaan data, informasi dan mensinkronisasikan perencanaan
Kabupaten/Kota terhadap perencanaan tingkat provinsi dalam
penanganan urusan seksinya.
j. Melaksanakan pengembangan Distric Team Problem Solving (Tim
Pemecah Masalah Kabupaten/Kota) kesehatan ibu, bayi baru lahir
dan Anak (DTPSKIBBLA).
k. Melaksanakan pengembangan manajemen Puskesmas berbasis
sertifikasi ISO (Internasional Sertivication Organization).
l. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai
dengan bidang tugas dan fungsi seksinya.
m. Pemberian masukan yang perlu kepada kepala bidang sesuai
dengan tugas dan fungsi seksinya.
n. Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas kepada
kepala bidang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

46

3.1.1.4.2

Kepala Seksi Bimdal Kesehatan Rujukan

Uraian Tugas Kepala Seksi Bimdal Kesehatan Rujukan :


a.

Melaksanakan urusan-urusan dalam ruang lingkup yang meliputi upaya


kesehatan rujukan/spesialistik, sistem rujukan, upaya kesehatan rujukan
perkotaan, upaya kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak tingkat pelayanan
kesehatan, survei gizi buruk dan pemantauan penanggulangan gizi buruk
tingkat pelayanan kesehatan rujukan dan pemenuhan standar pelayanan
kesehatan rujukan tingkat provinsi.

b.

Inventarisasi, pembinaan, pengendalian, pengawasan, evaluasi, koordinasi,


advokasi

dan

penegakan

sanksi,

terhadap

penerapan/pelaksanaan

pedoman, petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknis, tatalaksana, standar,


Standard

Operating

Procedure

(SOP),

kebijakan,

regulasi,

Perda/Ranperda, norma, kriteria apapun ketentuan lainnya dalam


penanganan urusan seksi lainnya.
c.

Pembinaan koordinasi, pengawasan dan evaluasi dalam penyempurnaan


dan penyusunan pedoman, petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknis,
tatalaksana, standar, Standard Operating Procedure (SOP), kebijakan,
regulasi, Perda/Ranperda, norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam
penanganan urusan seksinya.

d.

Penyusunan, penyempurnaan dan pengendalian penerapan/ pelaksanaan


dokumen teknis rincian tugas pokok dan fungsi staf, standar teknis tata
hubungan kerja organisasi dan indikator kinerja seksinya.

e.

Pembinaan, pengendalian, pengawasan, dan peningkatan mutu pelayanan


kesehatan rujukan pemerintah dan swasta sesuai dengan standar mutu
yang ditetapkan.

f.

Melakukan analisis, pemetaan, penelitian, kajian-kajian dan studi ilmiah


manajemen pembangunan dan kebijakan kesehatan terkait dalam
penanganan urusan seksinya.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

47

g.

Pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam penanganan urusan


seksinya.

h.

Pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan fasilitas peningkatan


kapasitas kompetensi dan kemandirian Kabupaten/Kota dalam penanganan
urusan seksinya.

i.

Penyusunan perencanaan jangka menengah dan rencana tahunan dan


koordinasi penyusunan program, anggaran, penyediaan data, informasi dan
mensinkronisasikan perencanaan Kabupaten/Kota terhadap perencanaan
tingkat Provinsi dalam penanganan urusan seksinya

j.

Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai dengan


bidang tugas dan fungsi seksinya.

k.

Pemberian masukan yang perlu kepada kepala bidang sesuai dengan tugas
dan fungsi seksinya.

l.

Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas kepada kepala


bidang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

3.1.1.4.3

Kepala Seksi Bimdal Kesehatan Khusus

Uraian Tugas Kepala Seksi Bimdal Kesehatan Khusus:


a.

Melaksanakan urusan-urusan dalam ruang lingkup yang meliputi upaya


kesehatan khusus berupa kesehatan jiwa, kesehatan mata, kesehatan kerja,
kesehatan indera, kesehatan gigi mulut, kesehatan usia lanjut, penunjang
medik dan keperawatan, upaya kesehatan pada daerah perbatasan,
terpencil, rawan, kepulauan dan kerjasama lintas batas Kabupaten/Kota
dan pemenuhan standar pelayanan kesehatan khusus tingkat provinsi.

b.

Melaksanakan inventarisasi, pembinaan, pengendalian, pengawasan,


evaluasi,

koordinasi,

advokasi

dan

penegakan

sanksi,

terhadap

penerapan/pelaksanaan pedoman, petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknis,


tatalaksana, standar, Standard Operating Procedure (SOP), bijakan,
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

48

regulasi, Perda/Ranperda, norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam


penanganan urusan seksinya.
c.

Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan dan evaluasi dalam


penyempurnaan dan penyusunan pedoman, petunjuk pelaksanaan,
petunjuk teknis, tatalaksana, standar, Standard Operating Procedure
(SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda, norma, kriteria ataupun
ketentuan lainya dalam penanganan urusan seksinya.

d.

Melaksanakan

penyusunan,

penyempurnaan

dan

pengendalian

penerapan/pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok dan fungsi


staf, standar teknis tata hubungan kerja organisasi dan indikator kinerja
seksinya.
e.

Melaksanakan pembinaan, pengendalian, pengawasan dan peningkatan


mutu pelayanan kesehatan khusus pemerintah dan swasta sesuai dengan
standar mutu yang ditetapkan.

f.

Melaksanakan analisis, pemetaan, penelitian, kajian-kajian dan studi


ilmiah manajemen pembangunan dan kebijakan kesehatan terkait dalam
penanganan urusan seksinya.

g.

Melaksanakan

pengintegrasian

sistem

teknologi

informasi

dalam

penanganan urusan seksinya.


h.

Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan fasilitasi


peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemandirian Kabupaten/Kota
dalam penanganan urusan seksinya.

i.

Melaksanakan penyusunan perencanaan jangka menengah dan rencana


tahunan dan koordinsi penyusunan program, anggaran, penyediaan data,
informasi dan mensinkronisasikan perencanaan Kabupaten/Kota terhadap
perencanaan tingkat provinsi dalam penanganan urusan seksinya.

j.

Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai dengan


bidang tugas dan fungsi seksinya.

k.

Pemberian masukan yang perlu kepada kepala bidang sesuai dengan tugas
dan fungsi seksinya.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

49

l.

Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas kepada kepala


bidang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan

3.1.1.5 Kepala Bidang Bina Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)


Kesehatan
1. Tugas
Membantu kepala dinas dalam menangani urusan yang
meliputi perencanaan, pendayagunaan, pendidikan dan pelatihan,
registrasi dan akreditasi SDM kesehatan tingkat Provinsi.
2. Fungsi
a. Inventarisasi, pembinaan, pengendalian, pengawasan, evalusi,
koordinasi, advokasi dan penerapan/pelaksanaan pedoman,
petunjuk pelaksanaan petunjuk teknis, tatalaksana, standar,
Standard Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi,
Perda/Ranperda, norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya
dalam penanganan urusan bidangnya.
b. Penyusunan,

penyempurnaan

dan

pengendalian

penerapan/pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok dan


fungsi jabatan struktural dan staf, standar teknis tata hubungan
kerja organisasi dan indikator kinerja bidangnya.
c. Melakukan analisis, pemetaan, penelitian, kajian-kajian dan
studi ilmiah manajemen pembangunan dan kebijakan kesehatan
terkait dalam penanganan urusan bidangnya dan pengintegrasian
sistem teknologi informasi dalam penanganan urusan bidangnya.
d. Pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan fasilitasi
peningkatan

kapasitas,

kompetensi

dan

kemandirian

Kabupaten/Kota dalam penanganan urusan bidangnya.


e. Penyusunan perencanaan jangka menengah dan rencana tahunan
dan koordinasi penyusunan program, anggaran, penyediaan data,
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

50

informasi dan mensinkronisasikan perencanaan Kabupaten/Kota


terhadap perencanaan tingkat provinsi dalam penanganan urusan
bidangnya.
f.

Penyelengaraan pembinaan pegawai pada lingkup bidangnya


dan penyelenggaraan arahan dan bimbingan kepada pejabat
struktural di bidangnya.

g. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala dinas sesuai


dengan bidang tugas dan fungsinya.
h. Pemberian masukan yang perlu kepada kepala dinas sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
i.

Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas dan


fungsinya kepada kepala dinas sesuai dengan ketentuan yang
ditetapkan.

3. Uraian tugas
a. Melaksanakan perencanaan, pendayagunaan dan rekomendasi
tenaga kesehatan strategis dan pembinaan tenaga tertentu antar
Kabupaten/Kota.
b. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan SDM kesehatan
ataupun kegiatan sejenis lainnya yang bersifat peningkatan dan
pengembangan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik.
c. Melaksanakan

registrasi

dan

akreditasi

penyelenggaraan

pendidikan pelatihan SDM kesehatan.


d. Melaksanakan pengawasan dan evaluasi penyelenggaraan
pendidikan dan pelatihan SDM kesehatan.
e. Melaksanakan

registrasi,

akreditasi,

sertifikasi

dan

uji

kompetensi pejabat struktural, fungsional dan SDM kesehatan


pemerintah/swasta.
f.

Melaksanakan registrasi, akreditasi, sertifikasi dan perizinan


tenaga medis, para medis, tenaga non medis/tradisional terlatih.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

51

g. Melaksanakan registrasi dan perizinan tenaga kesehatan asing


dan melaksanakan registrasi, pemantauan dan pembinaaan
lembaga

swadaya

masyarakat

(LSM/Non

Government

Organization) lokal dan asing (luar negeri) yang bergerak terkait


bidang kesehatan tingkat provinsi.
h. Melaksanakan pengawasan, pengendalian dan perizinan kepada
tenaga kesehatan asing.
4. Dalam melaksanakan tugas dan fungsi, Kepala Bidang
Pengembangan SDM Kesehatan dibantu oleh :
a. Kepala Seksi Bimdal Perencanaan dan Pendayagunaan.
b. Kepala Seksi Bimdal Pendidikan dan Pelatihan.
c. Kepala Seksi Bimdal Registrasi dan Akreditasi.
3.1.1.5.1 Kepala Seksi Bimdal Perencanaan dan Pendayagunaan
Uraian

Tugas

Kepala

Seksi

Bimdal

Perencanaan

dan

Pendayagunaan :
a. Melaksanakan urusan-urusan dalam ruang lingkup yang meliputi
perencanaan, pendayagunaan dan rekomendasi tenaga kesehatan
strategis dan pemindahan tenaga tertentu antar Kabupaten/Kota
tingkat provinsi.
b. Melaksanakan

inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi, koordinasi, advokasi dan penegakan sanksi,


terhadap penerapan/pelaksanaan pedoman, petunjuk pelaksanaan,
petunjuk teknis, tata laksana, standar, Standard Operating
Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda, norma,
kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan urusan
seksinya.
c. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan dan evaluasi
dalam penyempurnaan dan penyusunan pedoman, petunjuk
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

52

pelaksanaan, petunjuk teknis, tata laksana, standar, Standard


Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda,
norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan seksinya.
d. Melaksanakan penyusunan, penyempurnaan dan pengendalian
penerapan/pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok dan
fungsi staf, standar teknis tata hubungan kerja organisasi dan
indikator kinerja seksinya.
e. Melaksanakan analisis, pemetaan, penelitian, kajian-kajian dan
studi ilmiah manajemen pembangunan dan kebijakan kesehatan
terkait dalam penanganan urusan seksinya.
f. Melaksanakan pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam
penanganan urusan seksinya.
g. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan
fasilitasi peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemandirian
Kabupaten/Kota dalam penanganan urusan seksinya.
h. Melaksanakan penyusunan perencanaan jangka menengah dan
rencana tahunan dan koordinasi penyusunan program, anggaran,
penyediaan data, informasi dan mensinkronisasikan perencanaan
Kebupaten/Kota terhadap perencanaan tingkat provinsi dalam
penanganan urusan seksinya.
i. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya.
j. Pemberian masukan yang perlu kepada kepala bidang sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya.
k. Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas kepada
kepala bidang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

3.1.1.5.2

Kepala Seksi Bimdal Pendidikan dan Pelatihan

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

53

Uraian Tugas Kepala Seksi Bimdal Pendidikan dan Pelatihan :


a. Melaksanakan urusan - urusan dalam ruang lingkup yang meliputi
pendidikan dan pelatihan SDM kesehatan ataupun kegiatan sejenis
lainnya yang bersifat peningkatan dan pengembangan kemampuan
kognitif, afektif dan psikomotorik, registrasi dan akreditasi
penyelenggaraan

pendidikan

pelatihan

SDM

kesehatan,

pengawasan dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan dan


pelatihan SDM kesehatan tingkat provinsi.
b. Melaksanakan

inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi, koordinasi, advokasi dan penegakan sanksi,


terhadap penerapan/pelaksanaan pedoman, petunjuk pelaksanaan,
petunjuk

teknis,

tatalaksana,

standar,

Standard

Operating

Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda, norma,


kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan urusan
seksinya.
c. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan dan evaluasi
dalam penyempurnaan dan penyusunan pedoman, petunjuk
pelaksanaan, petunjuk teknis, tatalaksana, standar, Standard
Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda,
norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan seksinya.
d. Melaksanakan penyusunan, penyempurnaan dan pengendalian
penerapan/pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok dan
fungsi staf standar teknis tata hubungan kerja organisasi dan
indikator kinerja seksinya.
e. Melaksanakan registrasi, koordinasi penyelenggaraan, pengawasan,
evaluasi dan sertifikasi pelaksanaan pendidikan pelatihan SDM
kesehatan ataupun kegiatan yang bertujuan untuk peningkatan
kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik yang dilaksanakan
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

54

oleh Sub Bagian/Sekretariat, Seksi/Bidang Dinas dan UPT Dinas,


serta menjadi koordinator penyelenggara pendidikan pelatihan
SDM kesehatan yang dilaksanakan oleh dinas dan UPT dinas.
f. Melaksanakan analisis, pemetaan, penelitian, kajian - kajian dan
studi ilmiah manajemen pembangunan dan kebijakan kesehatan
terkait dalam penanganan urusan seksinya.
g. Melaksanakan pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam
penanganan urusan seksinya.
h. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi, dan
fasilitasi peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemandirian
Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan
SDM kesehatan oleh Kabupaten/Kota dan dalam penanganan
urusan seksinya.
i. Melaksanakan penyusunan perencanaan jangka menengah dan
rencana tahunan dan koordinasi penyusunan program, anggaran,
penyediaan data, informasi dan mensinkronisasi perencanaan
Kabupaten/Kota terhadap perencanaan tingkat provinsi dalam
penanganan urusan seksinya.
j. Melaksanakan beasiswa tugas belajar untuk pengembangan dan
peningkatan kompetensi SDM kesehatan.
k. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya.
l. Pemberian masukan yang perlu kepada kepala bidang sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
m. Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas kepada
kepala bidang sesuai dengan ketentuan yang di tetapkan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

55

3.1.1.5.3

Kepala Seksi Bimdal Registrasi dan Akreditasi


Uraian Tugas Kepala Bimdal Registrasi dan Akreditasi:
a. Melaksanakan urusan-urusan dalam ruang lingkup yang meliputi
registrasi, akreditasi, sertifikasi dan uji kompetensi pejabat
struktural, fungsional dan SDM kesehatan pemerintah/swasta,
registrasi, akreditasi, sertifikasi dan perizinan tenaga medis,
paramedis, tenaga non medis/tradisional terlatih, tenaga kesehatan
asing dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM/Non Government
Organization) lokal dan asing yang bergerak terkait bidang
kesehatan tingkat provinsi.
b. Melaksanakan

inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi, koordinasi, advokasi dan penegakan sanksi,


terhadap penerapan/pelaksanaan Standar Operating Procedure
(SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda, norma, kriteria
ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan urusan seksinya.
c. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan dan evaluasi
dalam penyempurnaan dan penyusunan pedoman, petunjuk
pelaksanaan, petunjuk teknis, tata laksana, standar, Standard
Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda,
norma kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan urusan
seksinya.
d. Melaksanakan penyusunan, penyempurnaan dan pengendalian
penerapan/pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok dan
fungsi staf, standar teknis tata hubungan kerja organisasi dan
indikator kinerja seksinya.
e. Melaksanakan analisis, pemetaan, penelitian, kajian-kajian dan
studi ilmiah manajemen pembangunan dan kebijakan kesehatan
terkait dalam penanganan urusan seksinya.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

56

f. Melaksanakan pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam


penanganan urusan seksinya.
g. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi, dan
fasilitasi peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemandirian
Kabupaten/Kota dalam penanganan urusan seksinya.
h. Melaksanakan penyusunan perencanaan jangka menengah dan
rencana tahunan, koordinasi penyusunan program, anggaran,
penyediaan data, informasi dan mensinkronisasikan perencanaan
Kabupaten/Kota terhadap perencanaan tingkat provinsi dalam
penanganan urusan seksinya.
i. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya.
j. Pemberian masukan yang perlu kepada kepala bidang sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
k. Laporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas kepada
kepala bidang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
3.1.1.6 Kepala Bidang Bina Jaminan dan Sarana Kesehatan
1. Tugas
Membantu kepala dinas dalam mengenai urusan yang
meliputi jaminan kesehatan, sarana dan peralatan kesehatan serta
kefarmasian tingkat provinsi.
2. Fungsi
a. Penyelenggaraan

inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi, koordinasi, advokasi dan penegakan


sanksi,

terhadap

penerapan/pelaksanaan

penyusunan,
pedoman,

penyempurnaan
petunjuk

dan

pelaksanaan,

petunjuk teknis, tatalaksana, standar, Standard Operating


Procedure (SOP), kebijakan, regulasi Perda/Ranperda, norma,
kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan urusan
bidangnya.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

57

b. Penyelenggaraan

penyusunan,

penyempurnaan

dan

pengendalian penerapan/pelaksanaan dokumen teknis rincian


tugas pokok dan fungsi jabatan struktural dan staf, standar teknis
tata hubungan kerja organisasi dan indikator kinerja bidangnya.
c. Penyelenggaraan analisis, pemetaan, penelitian, kajian-kajian,
studi ilmiah menajeman pembangunan dan kebijakan kesehatan
terkait dalam penanganan urusan bidangnya.
d. Penyelenggaran pengintegrasian sistem teknologi informasi
dalam penanganan urusan bidangnya.
e. Penyelenggaraan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi
dan

fasilitasi

kemandirian

peningkatan

kapasitas,

Kabupaten/Kota

dalam

kompetensi,
penanganan

dan
urusan

bidangnya.
f.

Penyelenggaraan penyusunan perencanaan jangka menengah


dan

rencana tahunan, dan koordinasi penyusunan program,

anggaran, penyediaan data, informasi dan mensinkronisasikan


perencanaan Kabupaten/Kota terhadap perencanaan tingkat
Provinsi dalam penanganan urusan bidangnya.
g. Penyelenggaraan pembinaan pegawai pada lingkup bidangnya,
penyelenggaraan

arahan

dan

bimbingan

kepada

pejabat

struktural di bidangnya.
h. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala dinas sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya dan pemberian masukan
yang perlu kepada kepala dinas sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
i.

Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas dan


fungsinya kepada kepala dinas sesuai dengan ketentuan yang
ditetapkaan.

3. Uraian tugas
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

58

a. Melaksanakan

penyelenggaran jaminan

kesehatan

berupa

kepesertaan, memelihara kesehatan dan pembiayaan.


b. Melaksanakan registrasi, akreditasi dan sertifikasi sarana
kesehatan dan perizinan sarana kesehatan.
c. Melaksanakan bimbingan dan pengendalian sarana kesehatan.
d. Melaksanakan bimbingan pra dan pasca akreditasi dan persiapan
pelaksanaan akreditasi sarana kesehatan.
e. Melaksanakan bimbingan pra dan pasca audit dan persiapan
pelaksanaan audit sarana kesehatan.
f.

Melaksanakan pemberian izin sarana kesehatan dan


rekomendasi izin sarana kesehatan tertentu.

g. Melaksanakan penyediaan dan pengelolaan bufferstock obat


provinsi, reagensia, vaksin dan ketersediaan obat.
h. Melaksanakan penanganan urusan Perbekalan Kesehatan Rumah
Tangga (PKRT) dan Industri Kecil Obat Tradisianal (IKOT),
Industri Komoditi Kesehatan, Industri Pedagang Besar Farmasi
(IPBF), pedagang besar farmasi cabang, obat tradisional,
kosmetika, makanan, minuman, narkotika dan psikotropika.
4. Dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana dimaksud
pada ayat (1), (2), dan (3) diatas, Kepala Bidang Bina Jaminan
dan Sarana Kesehatan dibantu oleh :
a. Kepala Seksi Bimdal Jaminan Kesehatan.
b. Kepala Seksi Bimdal Sarana dan Peralatan Kesehatan.
c. Kepala Seksi Bimdal Kefarmasian.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

59

3.1.1.6.1

Kepala Seksi Bimdal Jaminan Kesehatan


Uraian Tugas Kepala Seksi Bimdal Jaminan Kesehatan:
a. Melaksanakan urusan-urusan dalam ruang lingkup yang meliputi
penyelenggaraan

jaminan

kesehatan

berupa

kepesertaan,

pemeliharaan kesehatan dan pembiayaan tingkat provinsi.


b. Melaksanakan

inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi, koordinasi, advokasi dan penegakan sanksi


terhadap penerapan/pelaksanaan pedoman, petunjuk pelaksanaan,
petunjuk

teknis,

tatalaksana

standar,

Standard

Operating

Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda, norma,


kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan urusan
seksinya.
c. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan dan evaluasi
dalam penyempurnaan dan penyusunan pedoman, petunjuk
pelaksanaan, petunjuk teknis, tatalaksana, standar, Standar
Operating Procedure (SOP), kebijakan regulasi Perda/Ranperda,
norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan seksinya.
d. Melaksanakan penyusunan, penyempurnaan dan pengendalian
penerapan/pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok dan
fungsi staf, standar teknis, tata hubungan kerja organisasi dan
indikator kinerja seksinya.
e. Melaksanakan analisis, pemetaan, penelitian, pembinaan kajiankajian, studi ilmiah manajamen pembangunan dan kebijakan
kesehatan terkait dalam penanganan urusan seksinya.
f. Melaksanakan pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam
penanganan urusan seksinya.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

60

g. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan


fasilitasi peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemandirian
Kabupaten/Kota dalam penanganan urusan seksinya.
h. Pelaksanakan penyusunan perencanaan jangka menengah dan
rencana tahunan, koordinasi penyusunan program, anggaran,
penyediaan data, informasi dan mensinkronisasikan perencanaan
Kabupaten/Kota terhadap

perencanaan tingkat provinsi dalam

penanganan urusan seksinya.


i. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya.
j. Pemberian masukan yang perlu kepada kepala bidang sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
k. Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas kepada
kepala bidang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

3.1.1.6.2

Kepala Seksi Bimdal Sarana dan Peralatan Kesehatan


Uraian Tugas Kepala Seksi Bimdal Sarana dan Peralatan
Kesehatan:
a. Menyelenggarakan urusan-urusan dalam ruang lingkup yang
meliputi registrasi, akreditasi dan sertifikasi sarana kesehatan dan
perizinan sarana kesehatan, bimbingan dan pengendalian sarana
dan persiapan pelaksanaan akreditasi sarana kesehatan, bimbingan
pra dan pasca audit dan persiapan pelaksanaan audit sarana
kesehatan, pemberian izin sarana kesehatan dan rekomendasi izin
sarana kesehatan tertentu tingkat provinsi.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

61

b. Melaksanakan

inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi, koordinasi, advokasi dan penegakan sanksi,


terhadap penerapan/pelaksanaan pedoman, petunjuk pelaksanaan,
petunjuk teknis, tatalaksana, standar, Standar Operating Procedure
(SOP), kebijakan, regulasi, Perda/non Perda, norma, kriteria,
ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan urusan seksinya.
c. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dalam
penyempurnaan dan penyusunan pedoman, petunjuk pelaksanaan,
petunjuk

teknis, tatalaksana, standar, Standar Operating

Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/non Perda, norma,


kriteria, ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan urusan
seksinya.
d. Melaksanakan penyusunan, penyempurnaan, dan pengendalian
penerapan/pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok dan
fungsi staf, standar teknis tata hubungan kerja organisasi dan
indikator kinerja seksinya.
e. Melaksanakan analisis, pemetaan, penelitian, pembinaan kajiankajian dan studi ilmiah manajamen pembangunan dan kebijakan
kesehatan terkait dalam penanganan urusan seksinya .
f. Melaksanakan pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam
penanganan urusan seksinya.
g. Melaksanakan pembinaan, pengawasan, evaluasi dan fasilitasi
peningkatan

kapasitas,

kompetensi

dan

kemandirian

Kabupaten/Kota dalam penanganan urusan seksinya.


h. Melaksanakan penyusunan perencanaan jangka menengah dan
rencana tahunan dan koordinasi penyusunan program, anggaran,
penyediaan data, informasi dan mensinkronisasikan perencanaan
Kabupaten/Kota terhadap perencanaan tingkat provinsi dalam
penanganan urusan seksinya.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

62

i. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai


dengan tugas dan fungsinya.
j. Pemberian masukan yang perlu kepada kepala bidang sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
k. Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas kepada
kepala bidang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

3.1.1.6.3

Kepala Seksi Bimdal Kefarmasian


Uraian Tugas Kepala Seksi Bimdal Kefarmasian:
a. Melaksanakan urusan - urusan dalam ruang lingkup yang meliputi
penyediaan dan pengelolaan bufferstok obat provinsi, reagensia,
vaksin, ketersediaan obat, Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga
(PKRT), Industri Kecil Obat Tradisional (IKOT), Industri
Komoditi Kesehatan, Industri Komoditi Pedagang Besar Farmasi
(PBF),

pedagang

besar

farmasi

cabang,

obat

tradisional,

kosmetika, makanan, minuman, narkotika, psikotropika dan zat


adiktif tingkat provinsi.
b. Melaksanakan

inventarisasi,

pembinaan,

pengendalian,

pengawasan, evaluasi, koordinasi, advokasi, penegakan sanksi,


terhadap penerapan/pelaksanaan pedoman, petunjuk pelaksanaan,
petunjuk teknis, tatalaksana, standar, Standar Operating Procedure
(SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Raperda, norma, kriteria ataupun
ketentuan lainnya dalam penanganan urusan seksinya.
c. Melaksanakan pembinaan, koordinisasi, pengawasan, evaluasi
dalam penyempurnaan dan penyusunan pedoman, petunjuk
pelaksanaan, petunjuk teknis, tatalaksana, standar, Standar
Operating Procedure (SOP), kebijakan, regulasi, Perda/Ranperda,
norma, kriteria ataupun ketentuan lainnya dalam penanganan
urusan seksinya.
d. Melaksanakan penyusunan, penyempurnaan dan pengendalian
penerapan/pelaksanaan dokumen teknis rincian tugas pokok, fungsi
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

63

staf, standar teknis tata hubungan kerja organisasi dan indikator


kinerja seksinya.
e. Melaksanakan analisis, pemetaan, penelitian, kajian-kajian dan
studi ilmiah manajemen pembangunan dan kebajikan kesehatan
terkait dalam penanganan urusan seksinya.
f. Melaksanakan pengintegrasian sistem teknologi informasi dalam
penanganan urusan seksinya.
g. Melaksanakan pembinaan, koordinasi, pengawasan, evaluasi dan
fasilitasi peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemandirian
Kabupaten/Kota terhadap perencanaan tingkat provinsi dalam
penanganan urusan seksinya.
h. Melaksanakan penyusunan perencanaan jangka menengah dan
rencana tahunan dan koordinasi penyusunan program anggaran,
penyediaan data, informasi dan mensinkronisasikan perencanaan
Kabupaten/Kota dalam penanganan urusan seksinya.
i. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala bidang sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya.
j. Pemberian masukan yang perlu kepada kepala bidang sesuai
dengan bidang tugas dan fungsinya.
k. Pelaporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas kepada
kepala bidang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

3.1.1.7 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pada Dinas Kesehatan Provinsi


Sumatera Utara
Berdasarkan peraturan Gubernur Sumatera Utara Nomor:
29/2013 Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara
terdiri dari :
3.1.1.7.1

UPT Kesehatan Indera Masyarakat

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

64

1. Tugas
Membantu kepala dinas dalam menyelenggarakan urusan
pemerintahan dibidang ketatausahaan dan kesehatan indera
masyarakat.
2. Fungsi
a. Penyelenggaraan

pembinaan,

bimbingan,

arahan,

dan

penegakan disiplin pegawai pada lingkup UPT.


b. Penyelenggaraan pengumpulan, pengelolaan, dan penyajian
data atau bahan dibidang kesehatan indera masyarakat.
c. Penyelenggaraan

penyusunan

dan

penyempurnaan

pelaksanaan dan program kegiatan UPT, sesuai ketentuan


peraturan Perundang - Undangan.
d. Penyelenggaraan pembinaan, monitoring, fasilitasi, evaluasi,
dan

pengendalian

penyelenggaraan

kesehatan

indera

masyarakat.
e. Penyelenggaraan pelayanan administrasi internal dan eksternal
UPT.
f. Penyelenggaraan penyusunan dan penyempurnaan telaah staf
sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan
sesuai tugas dan fungsi.
g. Penyelenggaraan pemberian masukan kepada kepala dinas,
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
h. Penyelenggaraan tugas lain yang diberikan kepala dinas,
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
i. Penyelenggaraan, penyusunan, penetapan, pelaporan, dan
pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugasnya sesuai standar
yang ditetapkan.
3. Uraian tugas

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

65

a. Menyelenggarakan

pembinaan,

bimbingan,

arahan,

dan

persiapan penegakan disiplin pegawai pada lingkup UPT.


b. Menyelenggarakan pengolahan dan penyajian data/bahan
dibidang kesehatan indera masyarakat.
c. Menyelenggarakan dan penyusunan perencanaan dan program
kegiatan UPT dibidang kesehatan indera masyarakat sesuai
ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.
d. Menyelenggarakan penyusunan dan penyempurnaan standar,
norma dan kriteria penyelenggaraan urusan kesehatan indera
masyarakat.
e. Menyelenggarakan

pembinaan

administrasi/ketatausahaan,

ketatalaksanaan, kelembagaan dan perpustakaan kantor UPT,


sesuai standar yang ditetapkan.
f. Menyelenggarakan

pembinaan,

koordinasi,

monitoring/pemantauan, evaluasi, fasilitasi dan pengendalian/


pengawasan pengembangan dan pembangunan kesehatan
indera masyarakat sesuai Peraturan Perundang - Undangan.
g. Menyelenggarakan analisa, pemetaan, penelitian, kajian, studi
ilmiah

kesehatan

indera

masyarakat

sesuai

ketentuan

Peraturan Perundang - Undangan.


h. Menyelenggarakan pengintegrasian sistem teknologi informasi
dibidang kesehatan indera masyarakat sesuai peraturan
Perundang - Undangan.
i. Menyelenggarakan koordinasi lintas program dan lintas sektor
dengan

instansi

terkait

dan

Kabupaten/Kota

dibidang

kesehatan indera masyarakat sesuai standar yang ditetapkan.


j. Menyelenggarakan pembinaan dan fasiltasi administrasi
keuangan, kepegawaian, perlengkapan dan urusan rumah
tangga UPT sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

66

k. Menyelenggarakan kerjasama, kemitraan dan hubungan antar


lembaga

pembangunan/pengembangan

kesehatan

indera

masyarakat dengan instansi terkait sesuai standar yang


ditetapkan.
l. Menyelenggarakan informasi dan komunikasi hubungan
masyarakat dibidang kesehatan indera masyarakat sesuai
standar yang ditetapkan.
m. Menyelenggarakan

sinkronisasi

kegiatan

perencanaan

kesehatan indera masyarakat dengan Kabupaten/Kota.


n. Menyelenggarakan

fasilitasi

pelayanan

penyelenggaraan

kesehatan indera masyarakat sesuai standar yang ditetapkan.


o. Menyelenggarakan peningkatan kapasitas, kompetensi dan
kemandirian Kabupaten/Kota dibidang penanganan urusan
kesehatan indera masyarakat.
p. Menyelenggarakan pembinaan dan fasilitasi kelompok jabatan
fungsional.
q. Menyelenggarakan

rapat-rapat

peningkatan

dan

pengembangan kesehatan indera masyarakat.


r. Menyelenggarakan telaah staf sebagai bahan pertimbangan
dalam pengambilan kebijakan sesuai tugas dan fungsinya.
s. Menyelenggarakan pemberian masukan kepada kepala dinas
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
t. Menyelenggarakan tugas lain yang diberikan kepala dinas
sesuai tugas dan fungsinya.
u. Menyelenggarakan dan pertanggung jawaban atas pelaksanaan
tugasnya sesuai dengan standar yang ditetapkan.
4. Dalam melaksanakan tugas dan fungsi, Kepala UPT Kesehatan
Indera Masyarakat dibantu oleh:
a. Kepala Sub Bagian Tata Usaha
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

67

b. Kelompok Jabatan Fungsional


Uraian Tugas Kepala Sub Bagian Tata Usaha mempunyai:
a. Melaksanakan pembinaan, bimbingan, dan arahan kepada
pegawai pada lingkup Sub Bagian Tata Usaha.
b. Melaksanakan pengumpulan, penyusunan, dan penyajian
data/bahan dibidang pengelolaan ketatausahaan/administrasi
UPT dan urusan kesehatan indera masyarakat.
c. Melaksanakan penyusunan perencanaan dan program kegiatan
UPT dan Sub Bagian Tata Usaha sesuai ketentuan peraturan
Perundang-Undangan.
d. Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan standar,
norma

dan

kriteria

penyelenggaraan

administrasi/

ketatausahaan.
e. Melaksanakan

pembinaan,

fasilitasi

dan

inventarisasi

penyelenggaraan ketatausahaan dan administrasi keuangan,


kepegawaian dan peralatan pada lingkup UPT sesuai standar
yang ditetapkan.
f. Melaksanakan pemeliharaan/ perawatan dan pengamanan
administrasi/arsip, dokumentasi dan perlengkapan sarana
prasarana kantor UPT.
g. Melaksanakan urusan perjalanan Dinas pimpinan dan staf
pada UPT sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.
h. Melaksanakan

urusan

rumah

tangga

dan

keamanan/

kenyamanan kantor UPT sesuai standar yang ditetapkan.


i. Melaksanakan

fasilitasi

pembinaan

kelompok

jabatan

fungsional, sesuai ketentuan peraturan Perundang - Undangan.


j. Melaksanakan penyiapan bahan - bahan perumusan kebijakan
dan manajerial urusan - urusan UPT.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

68

k. Melaksanakan

penyusunan

dan

penyempurnaan

bahan

rancangan peraturan/tata konsep pengaturan kesehatan indera


masyarakat dan pengelolaan perpustakaan.
l. Melaksanakan

pengelolaan

hubungan

kemasyarakatan,

informasi publik dan keprotokolan sesuai standar yang


ditetapkan.
m. Melaksanakan fasilitasi pelayanaan umum, pelayanan minimal
sesuai standar yang ditetapkan.
n. Melaksanakan

urusan

perbendaharaan,

penggajian

dan

kesejahteraan pegawai sesuai ketentuan peraturan PerundangUndangan.


o. Melaksanakan pengkoordinasian dan penyusunan mekanisme
standar koordinasi dan tata hubungan kerja pejabat fungsional
UPT sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
p. Melaksanakan urusan fasilitasi persiapan rapat-rapat, kegiatan
upacara dan acara-acara lainnya sesuai standar yang
ditetapkan.
q. Melaksanakan penyusunan rencana kebutuhan perlengkapan
sarana prasarana kantor UPT.
r. Melaksanakan penyusunanan statistik pelaksanaan kegiatan
UPT.
s. Melaksanakan monitoring/ pemantauan, evaluasi, fasilitasi dan
pengendalian penyelenggaraan urusan ketatausahaan dan
rumah tangga kantor UPT.
t. Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan pelaporan
kegiatan UPT.
u. Melaksanakan koordinasi lintas program dan lintas sektor
antar instansi terkait.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

69

v. Melaksanakan

kajian

dan

telaah

staf

sebagai

bahan

pertimbangan dalam pengambilan kebijakan sesuai dengan


tugasnya.
w. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala UPT sesuai
dengan tugasnya.
x. Melaksanakan pemberian masukan yang perlu kepada kepala
UPT sesuai dengan tugasnya.
y. Melaksanakan pelaporan dan pertanggung jawaban atas
pelaksanaan tugasnya kepada kepala UPT sesuai standar yang
ditetapkan.

3.1.1.7.2

UPT Kesehatan Paru Masyarakat


1. Tugas
Membantu kepala dinas dalam menyelenggarakan urusan
pemerintahan dibidang ketatausahaan/administrasi dan kesehatan
paru masyarakat.
2. Fungsi
a. Penyelenggaraan

pembinaan,

bimbingan,

arahan

dan

penegakan disiplin pegawai pada lingkup UPT.


b. Penyelenggaraan pengumpulan, pengelolaan dan penyajian
data/ bahan dibidang kesehatan paru masyarakat.
c. Penyelenggaraan penyusunan, penyempurnaan perencanaan
dan program kegiatan UPT sesuai ketentuan peraturan
Perundang - Undangan.
d. Penyelenggaraan pembinaan, monitoring, fasilitasi, evaluasi
dan pengendalian penyelenggaraan kesehatan paru masyarakat.
e. Penyelenggaraan pelayanan administrasi internal dan eksternal
UPT.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

70

f. Penyelenggaraan penyusunan dan penyempurnaan telaah staf


sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
g. Penyelenggaraan pemberian masukan kepada kepala dinas
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
h. Penyelenggaraan tugas lain yang diberikan kepala dinas sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
i. Penyelenggaraan

penyusunan,

penetapan

laporan

dan

pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugasnya sesuai standar


yang ditetapkan.

3. Uraian tugas
a. Menyelenggarakan

pembinaan,

bimbingan,

arahan

dan

persiapan penegakan disiplin pegawai pada lingkup UPT.


b. Menyelenggarakan pengolahan dan penyajian data/bahan
dibidang kesehatan paru masyarakat.
c. Menyelenggarakan penyusunan dan penyempurnaan standar,
norma dan kriteria penyelenggaraan urusan kesehatan paru
masyarakat.
d. Menyelenggarakan pembinaan administrasi/ ketatausahaan,
ketatalaksanaan, kelembagaan dan perpustakaan kantor UPT
sesuai standar yang ditetapkan.
e. Menyelenggarakan
monitoring/pemantauan,

pembinaan,
evaluasi

koordinasi,
fasilitasi

dan

pengendalian/pengawasan pembangunan dan pengembangan


kesehatan

paru masyarakat sesuai

ketentuan

peraturan

Perundang-Undangan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

71

f. Menyelenggarakan analisa, pemetaan, penelitian, kajian dan


studi ilmiah kesehatan paru masyarakat sesuai ketentuan
peraturan Perundang - Undangan.
g. Menyelenggarakan
informasi

dibidang

penginventarisan

sistem

kesehatan

masyarakat

paru

teknologi
sesuai

ketentuan peraturan Perundang-Undangan.


h. Menyelenggarakan koordinasi lintas program dan lintas sektor
dengan instansi terkait dan kabupaten/Kota dibidang kesehatan
paru masyarakat sesuai standar yang ditetapkan.
i. Menyelenggarakan pembinaan dan fasilitasi administrasi
keuangan, kepegawaian, perlengkapan dan urusan rumah
tangga UPT sesuai ketentuan Peraturan Perundang- Undangan.
j. Menyelenggarakan

kerjasama,

kemitraan

dan

hubungan

dengan instansi terkait sesuai standar yang ditetapkan.


k. Menyelenggarakan informasi dan hubungan komunikasi
masyarakat dibidang kesehatan paru masyarakat sesuai standar
yang ditetapkan.
l. Menyelenggarakan
kesehatan

paru

sinkronisasi

kegiatan

masyarakat

dengan

fasilitasi

pelayanan

perencanaan

pemerintah

dan

Kabupaten/Kota.
m. Menyelenggarakan

penyelenggaran

kesehatan paru masyarakat sesuai standar yang ditetapkan.


n. Menyelenggarakan peningkatan kapasitas, kompetensi dan
kamandirian Kabupaten/Kota dibidang penanganan urusan
kesehatan paru masyarakat.
o. Menyelenggarakan pembinaan dan fasilitasi kelompok jabatan
fungsional.
p. Menyelenggarakan rapat-rapat peningkatan dan pengembangan
manajemen/manajerial kesehatan paru masyarakat.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

72

q. Menyelenggarakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan


dalam pengambilan kebijakan sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
r. Menyelenggarakan pemberian masukan kepada kepala dinas
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
s. Menyelenggarakan tugas lain yang diberikan kepala dinas
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
t. Menyelenggarakan pelaporan dan pertanggung jawaban atas
pelaksanaan tugasnya sesuai standar yang ditetapkan.
4. Dalam melaksanakan tugas, fungsi dan uraian tugas, Kepala
UPT Kesehatan Paru Masyarakat dibantu oleh:
a. Kepala Sub Bagian Tata Usaha
b. Kelompok Jabatan Fungsional
Kepala Sub Bagian Tata Usaha mempunyai uraian tugas:
a. Melaksanakan pembinaan, bimbingan dan arahan kepada
pegawai pada lingkup Sub Bagian Tata Usaha.
b. Melaksanakan pengumpulan penyusunan, pengolahan dan
penyajian data/bahan dibidang pengelolaan ketatausahaan/
administrasi UPT dan urusan kesehatan paru masyarakat.
c. Melaksanakan penyusunan perencanaan dan program kegiatan
UPT dan Sub Bagian Tata Usaha.
d. Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan standar, norma
dan kriteria penyelenggaraan administrasi/ketatausahaan dan
kesehatan paru masyarakat.
e. Melaksanakan
penyelenggaraan

pembinaan,
ketatausahaan,

koordinasi,

evaluasi

kelembagaan

dan

perpustakaan kantor dan pada UPT sesuai standar yang


ditetapkan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

73

f. Melaksanakan
penyelenggaraan

pembinaan,

fasilitasi,

inventarisasi

ketatausahaan/administrasi

keuangan,

kepegawaian dan peralatan pada lingkup UPT sesuai standar


yang ditetapkan.
g. Melaksanakan

pemeliharaan/perawatan

pengamanan

administrasi/arsip dokumentasi dan perlengkapan sarana


prasarana kantor UPT.
h. Melaksanakan urusan perjalanan dinas pimpinan dan staf pada
UPT sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.
i. Melaksanakan

urusan

rumah

tangga

dan

keamanan/kenyamanan kantor UPT.


j. Melaksanakan

fasilitasi pembinaan kelompok jabatan

fungsional sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.


k. Melaksanakan penyiapan bahan-bahan perumusan kebijakan
dan manajerial urusan-urusan UPT.
l. Melaksanakan

penyusunan

dan

penyempurnaan

bahan

rancangan peraturan/tata konsep peraturan kesehatan paru


masyarakat sesuai standar yang ditetapkan.
m. Melaksanakan pengelolaan hubungan kemasyarakatan sesuai
standar yang ditetapkan.
n. Melaksanakan fasilitasi pelayanan umum, pelayanan minimal
sesuai standar yang ditetapkan.
o. Melaksanakan urusan perbendaharaan dan penggajian dan
kesejahteraan pegawai sesuai ketentuan peraturan PerundangUndangan.
p. Melaksanakan pengkoordinasian dan penyusunan mekanisme
standar koordinasi dan tata hubungan kerja pejabat fungsional
UPT sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

74

q. Melaksanakan urusan fasilitasi rapat-rapat, kegiatan upacara


dan acara-acara lainnya sesuai standar yang ditetapkan.
r. Melaksanakan penyusunan rencana kebutuhan, perlengkapan,
sarana dan prasarana kegiatan UPT.
s. Melaksanakan penyusunan statistik pelaksanaan kegiatan UPT.
t. Melaksanakan monitoring/pemantauan, evaluasi, pembinaan,
fasilitasi

dan

pengendalian

penyelenggaraan

urusan

ketatausahaan dan rumah tangga kantor UPT.


u. Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan pelaporan
kegiatan UPT.
v. Melaksanakan koordinasi lintas program dan lintas sektoral
antara instansi terkait.
w. Melaksanakan kajian dan telaahan staf sebagai bahan
pertimbangan dalam pengambilan kebijakan sesuai dengan
tugasnya.
x. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala UPT sesuai
dengan tugasnya.
y. Melaksanakan pemberian masukan yang perlu kepada kepala
UPT sesuai dengan tugasnya.
z. Melaksanakan

penyusunan

pelaporan

dan

pertanggung

jawaban atas pelaksanaan tugasnya kepada kepala UPT sesuai


standar yang ditetapkan.

3.1.1.7.3

UPT Laboratorium Kesehatan Daerah


1. Tugas
Membantu kepala dinas dalam menyelenggarakan urusan
pemerintahan

di

bidang

ketatausahaan/

administrasi

dan

Laboratorium Kesehatan Daerah.


KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

75

2. Fungsi
a. Penyelenggaraan

pembinaan,

bimbingan,

arahan

dan

penegakan disiplin pegawai pada lingkup UPT.


b. Penyelenggaraan pengumpulan, pengolahan dan penyajian
data/bahan dibidang laboratorium kesehatan daerah.
c. Penyelenggaraan

penyusunan

dan

penyempurnaan

perencanaan dan program kegiatan UPT, sesuai ketentuan


peraturan Perundang - Undangan.
d. Penyelenggaraan pembinaan, monitoring, fasilitasi, evaluasi
dan pengendalian penyelenggaraan laboratorium kesehatan
daerah pada daerah.
e. Penyelenggaraan pelayanan administrasi internal dan eksternal
UPT.
f. Penyelenggaraan penyusunan dan penyempurnaan telaah staf
sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan,
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
g. Penyelenggaraan pemberian masukan kepada kepala dinas
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
h. Penyelenggaraan tugas lain yang diberikan kepala dinas, sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
i. Penyelenggaraan penyusunan dan penetapan laporan serta
pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugasnya, sesuai standar
yang ditetapkan.
3. Uraian tugas
a. Menyelenggarakan

pembinaan,

bimbingan,

arahan

dan

penegakan disiplin pegawai pada lingkup UPT.


b. Menyelenggarakan pengelolaan dan penyajian data/bahan di
bidang laboratorium kesehatan daerah.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

76

c. Menyelenggarakan penyusunan perencanaan dan program


kegiatan UPT di bidang laboratorium kesehatan daerah, sesuai
ketentuan peraturan Perundang Undangan.
d. Menyelenggarakan penyusunan dan penyempurnaan standar,
norma dan kriteria penyelenggaraan urusan laboratorium
kesehatan daerah.
e. Menyelenggarakan

pembinaan

administrasi/ketatausahaan,

ketatalaksanaan, kelembagaan dan perpustakaan kantor UPT,


sesuai standar yang ditetapkan.
f. Menyelenggarakan

pembinaan,

monitoring/pemantauan,

koordinasi,

evaluasi,

fasilitasi,

pengendalian/pengawasan pembangunan dan pengembangan


laboratorium kesehatan daerah, sesuai ketentuan peraturan
Perundang-Undangan.
g. Menyelenggarakan analisa, pemetaan, penelitian, kajian dan
studi ilmiah penanganan urusan pemeriksaan kesehatan dengan
Laboratorium Kesehatan, sesuai dengan ketentuan Peraturan
Perundang-Undangan.
h. Menyelenggarakan
laboratorium

pengintegrasian

kesehatan,

sesuai

sistem

teknologi

ketentuan

peraturan

PerundangUndangan.
i. Menyelenggarakan koordinasi lintas program dan lintas sektor
dengan instansi terkait dan Kabupaten/Kota di bidang
laboratorium kesehatan sesuai standar yang ditetapkan.
j. Menyelenggarakan pembinaan dan fasilitasi administrasi
keuangan, kepegawaian, perlengkapan dan urusan rumah
tangga UPT sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.
k. Menyelenggarakan kerjasama, kemitraan dan hubungan antar
lembaga di bidang pembangunan/pengembangan laboratorium
kesehatan daerah, sesuai standar yang ditetapkan.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

77

l. Menyelenggarakan informasi dan hubungan komunikasi


laboratorium kesehatan daerah sesuai standar yang ditetapkan.
m. Menyelenggarakan

sinkronisasi

kegiatan

perencanaan

laboratorium kesehatan daerah dengan pemerintah dan


Kabupaten/Kota.
n. Menyelenggarakan

fasilitasi

pelayanan

penyelenggaraan

laboratorium kesehatan sesuai dengan standar yang ditetapkan.


o. Menyelenggarakan peningkatan kapasitas, kompetensi dan
kemandirian Kabupaten/Kota di bidang penanganan urusan
laboratorium kesehatan daerah.
p. Menyelenggarakan pembinaan dan fasilitas kelompok jabatan
fungsional.
q. Menyelenggarakan

pemeliharaan/perawatan

laboratorium

kesehatan daerah sesuai dengan standar yang ditetapkan.


r. Menyelenggarakan rapat-rapat peningkatan dan penanganan
manajemen laboratorium kesehatan daerah.
s. Menyelenggarakan telaah staf sebagai bahan pertimbangan
dalam pengambilan kebijakan, sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
t. Menyelenggarakan pemberian masukan kepada kepala dinas,
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
u. Menyelenggarakan tugas lain yang diberikan kepala dinas,
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
v. Menyelenggarakan pelaporan dan pertanggungjawaban atas
pelaksanaan tugasnya, sesuai standar yang ditetapkan.

4. Dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan uraian, Kepala Unit


Pelaksana Teknis Laboratorium Kesehatan Daerah dibantu
oleh:
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

78

a. Kepala Sub Bagian Tata Usaha.


b. Kelompok Jabatan Fungsional.

Uraian Tugas Kepala Sub Bagian Tata Usaha:


a. Melaksanakan pembinaan bimbingan dan arahan kepada
pegawai pada lingkup Sub Bagian Tata Usaha.
b. Melaksanakan pengumpulan, penyusunan, pengelolaan dan
penyajian

data/bahan

di

bidang

pengelolaan

ketatausahaan/administrasi UPT dan urusan laboratorium.


c. Melaksanakan penyusunan perencanaan dan program kegiatan
UPT dan Sub Bagian Tata Usaha.
d. Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan standar, norma
dan kriteria penyelenggaraan administrasi/ketatausahaan dan
laboratorium kesehatan daerah.
e. Melaksanakan
penyelenggaraan

pembinaan,

koordinasi

ketatalaksanaan,

dan

evaluasi

kelembagaan

dan

perpustakaan kantor pada UPT, sesuai standar yang ditetapkan.


f.

Melaksanakan pembinaan, kepegawaian dan peralatan pada


lingkup UPT sesuai standar yang ditetapkan.

g. Melaksanakan pembinaan, fasilitasi dan koordinasi kelompok


jabatan fungsional, sesuai ketentuan peraturan PerundangUndangan.
h. Melaksanakan

pemeliharaan/perawatan

dan

pengamanan

administrasi/arsip, dokumen dan perlengkapan sarana/prasarana


kantor UPT.
i.

Melaksanakan urusan perjalanan dinas pimpinan dan staf


pada UPT.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

79

j.

Melaksanakan

urusan

rumah

tangga

dan

keamanan/kenyamanan kantor UPT.


k. Melaksanakan penyiapan bahan-bahan perumusan kebijakan dan
manajerial urusan-urusan UPT.
l.

Melaksanakan laboratorium kesehatan daerah, sesuai standar


yang ditetapkan.

m. Melaksanakan

pengelolaan

hubungan

kemasyarakatan,

informasi dan keprotokolan, sesuai standar yang ditetapkan.


n. Melaksanakan fasilitas pelayanan umum, pelayanan minimal,
sesuai standar yang ditetapkan.
o. Melaksanakan

urusan

perbendaharaan,

penggajian

dan

kesejahteraan pegawai, sesuai ketentuan peraturan PerundangUndangan.


p. Melaksanakan pengkoordinasian dan penyusunan mekanisme
standar koordinasi dan tata hubungan kerja pejabat fungsional
UPT sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
q. Melaksanakan urusan fasilitasi rapat-rapat, kegiatan upacara dan
acara-acara lainnya, sesuai standar yang ditetapkan.
r. Melaksanakan penyusunan rencana kebutuhan perlengkapan
sarana dan prasarana kantor UPT.
s. Melaksanakan penyusunan statistik pelaksanaan kegiatan UPT.
t. Melaksanakan monitoring/pemantauan, evaluasi, pembinaan,
fasilitasi

dan

pengendalian

penyelenggaraan

urusan

ketatausahaan dan rumah tangga UPT.


u. Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan pelaporan
kegiatan UPT.
v. Melaksanakan koordinasi lintas program dan lintas sektor antar
instansi terkait.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

80

w. Melaksanakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan dalam


pengambilan kebijakan, sesuai dengan tugasnya.
x. Melaksanakan tugas lain yang diberikan kepala UPT sesuai
dengan tugasnya.
y. Melaksanakan pemberian masukan yang perlu kepada kepala
UPT sesuai dengan tugasnya.
z. Melaksanakan penyusunan laporan dan pertanggung jawaban
atas pelaksanaan tugasnya kepada kepala UPT, sesuai standar
yang ditetapkan.

3.1.1.7.4

UPT Pelatihan Kesehatan


1. Tugas
Membantu kepala dinas dalam menyelenggarakan urusan
pemerintahan di bidang ketatausahaan/administrasi dan pelatihan
kesehatan.
2. Fungsi
a. Penyelenggaraan pembinaan, bimbingan, arahan dan disiplin
pegawai pada lingkup UPT.
b. Menyelenggarakan pengumpulan, pengelolaan dan penyajian
data/bahan di bidang pelatihan kesehatan.
c. Penyelenggaraan

penyusunan

dan

penyempurnaan

perencanaan dan program kegiatan UPT.


d. Penyelenggaraan

pembinaan,

monitoring,

fasilitasi

dan

pengendalian penyelenggaraan pelatihan kesehatan.


e. Penyelenggaraan pelayanan administrasi internal dan eksternal
UPT.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

81

f. Penyelenggaraan penyusunan dan penyempurnaan telaahan


staf

sebagai

bahan

pertimbangan

dalam

pengambilan

kebijakan, sesuai tugas dan fungsinya.


g. Penyelenggaraan tugas lain yang diberikan kepala dinas, sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
h. Penyelenggaraan pemberian masukan kepada kepala dinas,
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
i. Penyelenggaraan penyusunan dan penetapan laporan dan
pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugasnya sesuai standar
yang ditetapkan.
3. Uraian Tugas Kepala UPT Pelatihan Kesehatan mempunyai:
a. Menyelenggarakan

pembinaan,

bimbingan,

arahan

dan

penegakkan disiplin pegawai pada lingkup UPT.


b. Menyelenggarakan pengelolaan dan penyajian data/bahan
dibidang Pelatihan Kesehatan.
c. Menyelenggarakan penyusunan perencanaan dan program
kegiatan UPT dibidang pelatihan kesehatan, sesuai ketentuan
yang berlaku.
d. Menyelenggarakan penyusunan dan penyempurnaan standar,
norma

dan

kriteria

penyelenggaraan

urusan

pelatihan

kesehatan.
e. Menyelenggarakan

pembinaan

administrasi/ketatausahaan,

kelembagaan dan perpustakaan kantor UPT, sesuai standar


yang ditetapkan.
f. Menyelenggarakan

pembinaan,

koordinasi,

monitoring/pemantauan, evaluasi, fasilitasi dan pengendalian/


pengawasan

pembangunan

pengembangan

pelatihan

kesehatan, sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

82

g. Menyelenggarakan analisa, pemetaan, penelitian, kajian dan


studi ilmiah pelatihan kesehatan, sesuai ketentuan peraturan
Perundang-Undangan.
h. Menyelenggarakan

penginvestarisasian

sistem

teknologi

pelatihan kesehatan sesuai ketentuan peraturan PerundangUndangan.


i. Menyelenggarakan koordinasi lintas program dan lintas sektor
dengan instansi terkait dan Kabupaten/Kota dibidang pelatihan
kesehatan, sesuai standar yang ditetapkan.
j. Menyelenggarakan pembinaan dan fasilitasi administrasi
keuangan, kepegawaian, perlengkapan dan urusan rumah
tangga UPT, sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
k. Menyelenggarakan kerjasama, kemitraan dan hubungan antar
lembaga di bidang pembangunan/pengembangan pelatihan
kesehatan dengan lembaga terkait sesuai standar yang
ditetapkan.
l. Menyelenggarakan informasi dan hubungan komunikasi
pelatihan kesehatan sesuai standar yang ditetapkan.
m. Menyelenggarakan

sinkronisasi

kegiatan

perencanaan

pelatihan kesehatan dengan pemerintah dan Kabupaten/Kota.


n. Menyelenggarakan

fasilitasi

pelayanan

penyelenggaraan

pelatihan kesehatan, sesuai standar yang ditetapkan.


o. Menyelenggarakan peningkatan kapasitas, kompetensi dan
kemandirian Kabupaten/Kota di bidang penanganan urusan
pelatihan kesehatan.
p. Menyelenggarakan pembinaan dan fasilitasi urusan kelompok
jabatan fungsional.
q. Menyelenggarakan rapat-rapat peningkatan dan pengembangan
manajemen/manajerial pelatihan kesehatan.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

83

r. Menyelenggarakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan


dalam pengambilan kebijakan sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
s. Menyelenggarakan pemberian masukan kepada kepala dinas
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
t. Menyelenggarakan tugas lain yang diberikan kepala dinas
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
u. Menyelenggarakan pelaporan dan pertanggung jawaban atas
pelaksanaan tugasnya sesuai standar yang ditetapkan.
4. Dalam melaksanakan tugas, fungsi,

Kepala UPT Pelatihan

Kesehatan dibantu oleh:


a. Kepala Sub Bagian Tata Usaha.
b. Kelompok Jabatan Fungsional

Uraian Tugas Kepala Sub Bagian Tata Usaha:


a. Melaksanakan pembinaan, bimbingan dan arahan kepada
pegawai pada lingkup Sub Bagian Tata Usaha.
b. Melaksanakan pengumpulan, penyusunan, pengolahan dan
penyajian

data/bahan

di

bidang

pengelolaan

ketatausahaan/administrasi UPT dan urusan pelatihan kesehatan.


c. Melaksanakan penyusunan perencanaan dan program kegiatan
UPT dan Sub Bagian Tata Usaha.
d. Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan standar, norma
dan kriteria penyelenggaraan administrasi/ketatausahaan dan
pelatihan kesehatan.
e. Melaksanakan
penyelenggaraan

pembinaan,

koordinasi

ketatalaksanaan,

dan

evaluasi

kelembagaan

dan

perpustakaan kantor pada UPT, sesuai standar yang ditetapkan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

84

f.

Melaksanakan pembinaan, fasilitasi, inventarisasi


penyelenggaraan

ketatausahaan/administrasi

keuangan,

kepegawaian dan peralatan pada lingkup UPT, sesuai standar


yang ditetapkan.
g. Melaksanakan urusan perjalanan dinas pimpinan dan staf pada
UPT.
h. Melaksanakan

perawatan/pemeliharaan

administrasi/arsip,

dokumentasi

dan
dan

pengawasan
perlengkapan

sarana/prasarana kantor UPT.


i.

Melaksanakan

urusan

rumah

tangga

dan

keamanan/kenyamanan kantor UPT, sesuai standar yang


ditetapkan.
j.

Melaksanakan fasilitas pembinaan kelompok jabatan


fungsional, sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.

k. Melaksanakan penyiapan bahan-bahan perumusan kebijakan dan


manajerial urusan-urusan UPT.
l.

Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan bahan


rancangan peraturan/tata konsep peraturan penyelenggaraan
pelatihan kesehatan, sesuai standar yang ditetapkan.

m. Melaksanakan

pengelolaan

hubungan

kemasyarakatan,

informasi publik dan keprotokolan, sesuai standar yang


ditetapkan.
n. Melaksanakan fasilitasi pelayanan umum dan pelayanan
minimal, sesuai standar yang ditetapkan.
o. Melaksanakan

urusan

perbendaharaan,

penggajian

dan

kesejahteraan pegawai, sesuai ketentuan peraturan PerundangUndangan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

85

p. Melaksanakan pengkoordinasian dan penyusunan mekanisme


standar koordinasi dan tata hubungan kerja pejabat fungsional
UPT, sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
q. Melaksanakan urusan fasilitasi penyiapan rapat-rapat, kegiatan
upacara dan acara-acara lainnya, sesuai standar yang ditetapkan.
r.

Melaksanakan penyusunan rencana kebutuhan perlengkapan


sarana dan prasarana kantor UPT.

s.

Melaksanakan penyusunan statistik pelaksanaan kegiatan


UPT.

t.

Melaksanakan monitoring/pemantauan evaluasi, pembinaan,


fasilitasi dan pengendalian penyelenggaraan urusan dan
ketatausahaan dan rumah tangga UPT.

u. Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan pelaporan


kegiatan UPT.
v. Melaksanakan koordinasi lintas program dan lintas sektor antara
instansi terkait.
w. Melaksanakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan dalam
pengambilan kebijakan, sesuai dengan tugasnya.
x. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala UPT, sesuai
dengan tugasnya.
y. Melaksanakan pemberian masukan yang perlu kepada Kepala
UPT sesuai dengan tugasnya.
z. Melaksanakan

pelaporan

dan

pertanggungjawaban

atas

pelaksanaan tugasnya kepada Kepala UPT, sesuai dengan


standar yang ditetapkan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

86

3.1.1.7.5

UPT Provincial Training Center Kesehatan Masyarakat


1. Tugas
Membantu kepala dinas dalam menyelenggarakan urusan
pemerintahan di bidang ketatausahaan/administrasi dan Provincial
Training Center Kesehatan Masyarakat.
2. Fungsi
a. Penyelenggaraan

pembinaan,

bimbingan,

arahan

dan

penegakkan disiplin pegawai pada lingkup UPT.


b. Penyelenggaraan pengumpulan, pengelolaan dan penyajian
data/bahan di bidang Provincial Training Center Kesehatan
Masyarakat.
c. Penyelenggaraan

penyusunan

dan

penyempurnaan

perencanaan serta program kegiatan UPT.


d. Penyelenggaraan pembinaan, monitoring, fasilitasi, evaluasi
dan pengendalian penyelenggaraan urusan Provincial Training
Center Kesehatan Masyarakat.
e. Penyelenggaraan pelayanan administrasi internal dan eksternal
UPT.
f. Penyelenggaraan penyusunan dan penyempurnaan telaahan
staf bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan, sesuai
tugas dan fungsinya.
g. Penyelenggaraan pemberian masukan kepada kepala dinas,
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
h. Penyelenggaraan tugas lain yang diberikan kepala dinas, sesuai
dengan tugas dan fungsinya.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

87

i. Penyelenggaraan penyusunan dan penetapan laporan dan


pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugasnya, sesuai
standar yang ditetapkan.
5. Uraian tugas
a. Menyelenggarakan

pembinaan,

bimbingan,

arahan

dan

persiapan penegakan disiplin pegawai pada lingkup UPT.


b. Menyelenggarakan pengolahan dan penyajian data/bahan di
bidang Provincial Training Center Kesehatan Masyarakat.
c. Menyelenggarakan penyusunan perencanaan dan program
kegiatan UPT di bidang Provincial Training Center Kesehatan
Masyarakat, sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
d. Menyelenggarakan penyusunan dan penyempurnaan standar,
norma dan kriteria penyelenggaraan urusan Provincial
Training Center Kesehatan Masyarakat.
e. Menyelenggarakan

pembinaan

administrasi/ketatausahaan,

ketatalaksanaan, kelembagaan dan perpustakaan kantor pada


UPT, sesuai standar yang ditetapkan.
f. Menyelenggarakan

pembinaan,

koordinasi,

monitoring/

pemantauan, evaluasi, fasilitasi dan pengendalian/pengawasan


pengembangan upaya pembangunan Provincial Training
Center Kesehatan Masyarakat, sesuai ketentuan peraturan
Perundang-Undangan.
g. Menyelenggarakan analisa, pemetaan, penelitian, kajian, studi
ilmiah Provincial Training Center Kesehatan Masyarakat,
sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
h. Menyelenggarakan pengintegrasian sistem teknologi informasi
di Bidang Provincial Training Center Kesehatan Masyarakat,
sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

88

i. Menyelenggarakan koordinasi lintas program dan lintas


sektoral dengan instansi terkait.
j. Menyelenggarakan pembinaan dan fasilitasi administrasi
keuangan, kepegawaian, perlengkapan dan urusan rumah
tangga UPT, sesuai ketentuan yang berlaku.
k. Menyelenggarakan kerjasama kemitraan dan hubungan antar
lembaga

dalam

pembangunan/pengembangan

Provincial

Training Center Kesehatan Masyarakat dengan instansi terkait,


sesuai standar yang ditetapkan.
l. Menyelenggarakan informasi dan komunikasi hubungan
masyarakat di bidang Provincial Training Center Kesehatan
Masyarakat, sesuai standar yang ditetapkan.
m. Menyelenggarakan

sinkronisasi

kegiatan

perencanaan

Provincial Training Center Kesehatan Masyarakat dengan


Kabupaten/Kota.
n. Menyelenggarakan

fasilitasi

pelayanan

penyelenggaraan

Provincial Training Center Kesehatan Masyarakat, sesuai


standar yang ditetapkan.
o. Menyelenggarakan peningkatan kapasitas, kompetensi dan
kemandirian Kabupaten/Kota di bidang penanganan urusan
Provincial Training Center Kesehatan Masyarakat.
p. Menyelenggarakan pembinaan dan fasilitasi kelompok jabatan
fungsional.
q. Menyelenggarakan rapat-rapat peningkatan dan pengembangan
Provincial Training Center Kesehatan Masyarakat.
r. Menyelenggarakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan
dalam pengambilan kebijakan sesuai dengan tugas dan
fungsinya.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

89

s. Menyelenggarakan pemberian masukan kepada kepala dinas,


sesuai dengan tugas dan fungsinya.
t. Menyelenggarakan tugas lain yang diberikan kepala dinas
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
u. Menyelenggarakan pelaporan dan pertanggung jawaban atas
pelaksanaan tugasnya sesuai standar yang ditetapkan.

6. Dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan uraian tugas, Kepala


UPT Provincial Training Center Kesehatan Masyarakat dibantu
oleh:
a. Kepala Sub Bagian Tata Usaha.
b. Kelompok Jabatan Fungsional.

Uraian Tugas Kepala Sub Bagian Tata Usaha:


a. Melaksanakan pembinaan, bimbingan dan arahan kepada
pegawai pada lingkup Sub Bagian Tata Usaha.
b. Melaksanakan pengumpulan, penyusunan, pengelolaan dan
penyajian

data/

bahan

di

bidang

pengelolaan

ketatausahaan/administrasi UPT dan urusan Provincial Training


Center Kesehatan Masyarakat.
c. Melaksanakan penyusunan perencanaan program kegiatan UPT
dan Sub Bagian Tata Usaha sesuai ketentuan peraturan
Perundang-Undangan.
d. Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan standar, norma
dan kriteria menyelenggarakan ketatausahaan/administrasi dan
dokumentasi.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

90

e. Melaksanakan
penyelenggaraan

pembinaan,

koordinasi

ketatalaksanaan,

dan

evaluasi

kelembagaan

dan

perpustakaan kantor pada UPT sesuai standar yang ditetapkan.


f.

Melaksanakan pembinaan, fasilitasi dan inventarisasi


penyelenggaraan ketatausahaan dan administrasi keuangan,
kepegawaian, peralatan dan urusan rumah tangga pada UPT,
sesuai standar yang ditetapkan.

g. Melaksanakan

pemeliharaan/perawatan

dan

pengamanan

administrasi/arsip, dokumen, perlengkapan dan sarana/prasarana


kantor UPT.
h. Melaksanakan urusan perjalanan dinas pimpinan dan staf pada
UPT sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
i.

Melaksanakan urusan rumah tangga, keamanan dan


kenyamanan kantor pada UPT sesuai standar yang ditetapkan.

j.

Melaksanakan fasilitas pembinaan kelompok jabatan


fungsional sesuai ketentuan Perundang-Undangan.

k. Melaksanakan penyiapan bahan-bahan perumusan kebijakan dan


manajemen urusan-urusan UPT.
l.

Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan bahan


rancangan peraturan/tata konsep pengaturan Provincial Training
Center Kesehatan Masyarakat.

m. Melaksanakan

pengelolahan

hubungan

kemasyarakatan,

informasi publik dan keprotokolan, sesuai standar yang


ditetapkan.
n. Melaksanakan fasilitas pelayanan umum, pelayanan minimal,
sesuai standar yang ditetapkan.
o. Melaksanakan

urusan

pembendaharaan,

penggajian

dan

kesejahteraan pegawai sesuai ketentuan peraturan PerundangUndangan.


KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

91

p. Melaksanakan pengkoordinasian dan penyusunan mekanisme


standar koordinasi dan tata hubungan kerja pejabat fungsional
UPT, sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
q. Melaksanakan fasilitas penyiapan rapat-rapat kegiatan upacara
dan acara-acara lainnya, sesuai standar yang ditetapkan.
r.

Melaksanakan penyusunan rencana kebutuhan perlengkapan,


sarana dan prasarana kantor pada UPT.

s.

Melaksanakan penyusunan statistik pelaksanaan kegiatan


UPT.

t.

Melaksanakan monitoring/pemantauan, evaluasi, pembinaan,


fasilitas dan pengendalian UPT.

u. Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan pelaporan


kegiatan UPT.
v. Melaksanakan koordinasi lintas program dan lintas sektor antar
instansi terkait.
w. Melaksanakan telaah staf sebagai bahan pertimbangan dalam
pengambilan kebijakan sesuai dengan fungsinya.
x. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala UPT sesuai
dengan tugasnya.
y. Melaksanakan pemberian masukan yang perlu kepada Kepala
UPT sesuai tugas dan fungsinya.
z. Melaksanakan penyusunan pelaporan dan pertanggung jawaban
atas pelaksanaan tugasnya, kepada Kepala UPT sesuai tugasnya.

3.1.1.7.6

UPT Rumah Sakit Kusta Lau Simomo


1.

Tugas

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

92

Membantu kepala dinas dalam menyelenggarakan urusan


pemerintahan dibidang ketatausahaan dan administrasi serta
pengelolaan Rumah Sakit Kusta Lau Simomo.
2.Fungsi
a. Penyelenggaraan

pembinaan,

bimbingan,

arahan

dan

penegakan disiplin pegawai pada lingkup UPT.


b. Penyelenggaraan pengumpulan, pengolahan dan penyajian
data/bahan dibidang pengelolaan Rumah Sakit Kusta Lau
Simomo.
c. Penyelenggaraan penyusunan, penyempurnaan perencanaan
dan program kegiatan UPT sesuai ketentuan peraturan
Perundang-Undangan.
d. Penyelenggaraan

monitoring,

fasilitasi,

evaluasi

dan

pengendalian penyelenggaraan urusan Rumah Sakit Kusta Lau


Simomo.
e. Penyelenggaraan pelayanan administrasi internal dan eksternal
UPT.
f. Penyelenggaraan penyusunan dan penyempurnaan telaahan
staf sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
g. Penyelenggaraan pemberian masukan kepada kepala dinas
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
h. Penyelenggaraan tugas lain yang diberikan kepala dinas sesuai
tugas dan fungsinya.
i. Penyelenggaraan penyusunan, penyempurnaan dan penetapan
laporan dan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugasnya
sesuai standar yang ditetapkan.
3.Uraian Tugas

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

93

a. Menyelenggarakan

pembinaan,

bimbingan,

arahan

dan

persiapan penegakan disiplin pegawai pada lingkup UPT.


b. Menyelenggarakan pengolahan dan penyajian data/bahan
dibidang penyelenggaraan UPT Rumah Sakit Kusta Lau
Simomo.
c. Menyelenggarakan penyusunan perencanaan dan program
kegiatan UPT dibidang penyelenggaraan UPT Rumah Sakit
Kusta Lau Simomo.
d. Menyelenggarakan penyusunan dan penyempurnaan standar,
norma dan kriteria penyelenggaraan UPT Rumah Sakit Kusta
Lau Simomo.
e. Menyelenggarakan

pembinaan

administrasi/ketatausahaan,

ketatalaksanaan, kelembagaan dan perpustakaan kantor pada


UPT, sesuai standar yang ditetapkan.
f. Menyelenggarakan

pembinaan,

koordinasi,

monitoring/pemantauan, evaluasi, fasilitasi dan pengendalian


pengawasan, pembangunan dan pengembangan UPT Rumah
Sakit Kusta Lau Simomo, sesuai standar ketentuan peraturan
Perundang-Undangan.
g. Menyelenggarakan analisis, pemetaan, penelitian, kajian, studi
ilmiah peningkatan penyelenggaraan UPT Rumah Sakit Kusta
Lau Simomo, sesuai dengan peraturan Perundang-Undangan.
h. Menyelenggarakan pengintegrasian, sistem teknologi dan
informasi pengelolaan UPT Rumah Sakit Kusta Lau Simomo,
sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
i. Menyelenggarakan koordinasi lintas program dan lintas sektor
dengan instansi terkait.
j. Menyelenggarakan pembinaan dan fasilitasi administrasi
keuangan, kepegawaian perlengkapan dan urusan rumah
tangga UPT sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

94

k. Menyelenggarakan kerjasama, kemitraan dan hubungan antar


lembaga dalam penyelenggaraan UPT Rumah Sakit Kusta Lau
Simomo, sesuai standar yang ditetapkan.
l. Menyelenggarakan informasi dan komunikasi hubungan
masyarakat dibidang penyelenggaran UPT Rumah Sakit Kusta
Lau Simomo sesuai standar yang ditetapkan.
m. Menyelenggarakan sinkronisasi kegiatan pengelolaan UPT
Rumah Sakit Kusta Lau Simomo dengan Kabupaten/Kota.
n. Menyelenggarakan

fasilitasi

pelayanan

penyelenggaraan

Rumah Sakit Kusta Lau Simomo, sesuai standar yang


ditetapkan.
o. Menyelenggarakan peningkatan kapasitas, kompetensi dan
kemandirian penanganan UPT Rumah Sakit Kusta Lau
Simomo.
p. Menyelenggarakan pembinaan dan fasilitas kelompok jabatan
fungsional, sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
q. Menyelenggarakan rapat-rapat peningkatan dan pengembangan
UPT Rumah Sakit Kusta Lau Simomo.
r. Menyelenggarakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan
pertimbangan dalam pengambilan kebijakan, sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
s. Menyelenggarakan pemberian masukan kepada kepala dinas
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
t. Menyelenggarakan tugas lain yang diberikan kepala dinas,
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
u. Menyelenggarakan penyusunan laporan dan pertanggung
jawaban atas pelaksanaan tugasnya, sesuai standar yang
ditetapkan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

95

4. Dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan uraian tugas


sebagaimana dimasksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3),
Kepala UPT Rumah Sakit Kusta Lau Simomo dibantu oleh:
a. Kepala Sub Bagian Tata Usaha.
b. Kelompok Jabatan Fungsional.
Uraian Tugas Kepala Sub Bagian Tata Usaha:
a. Melaksanakan pembinaan, bimbingan dan arahan kepada
pegawai pada Lingkup Sub bagian Tata Usaha.
b. Melaksanakan

pengumpulan,

penyusunan

dan

penyajian

data/bahan dibidang pengelolaan UPT Rumah Sakit Kusta Lau


Simomo.
c. Melaksanakan penyusunan perencanaan dan program kegiatan
UPT dan Sub Bagian Tata Usaha, sesuai ketentuan peraturan
Perundang-Undangan.
d. Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan standar, norma
dan kriteria penyelenggaraan ketatausahaan/administrasi dan
pengelolaan UPT Rumah Sakit Kusta Lau Simomo.
e. Melaksanakan
penyelenggaraan

pembinaan,

koordinasi

ketatalaksanaan,

dan

evaluasi

kelembagaan

dan

perpustakaan kantor pada UPT, sesuai standar yang ditetapkan.


f.

Melaksanakan pembinaan, fasilitasi, inventarisasi


penyelenggaraan

ketatausahaan/administrasi

keuangan

kepegawaian dan peralatan pada lingkup UPT, sesuai standar


yang ditetapkan.
g. Melaksanakan

pemeliharaan/perawatan

dan

pengamanan

administrasi/arsip, dokumen dan perlengkapan sarana/prasarana


kantor UPT.
h. Melaksanakan perjalanan dinas pimpinan dan staf pada UPT,
sesuai standar yang ditetapkan.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

96

i.

Melaksanakan

urusan

rumah

tangga

dan

keamanan/kenyamanan kantor UPT, sesuai standar yang


ditetapkan.
j.

Melaksanakan fasilitasi dan pembinaan kelompok jabatan


fungsional, sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.

k. Melaksanakan penyiapan bahan-bahan perumusan kebijakan dan


manajerial urusan-urusan UPT.
l.

Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan bahan


rancangan peraturan/tata konsep pengaturan pengelolaan UPT
Rumah Sakit Kusta Lau Simomo, sesuai standar yang
ditetapkan.

m. Melaksanakan hubungan pelayanan umum dan pelayanan


minimal, sesuai standar yang ditetapkan.
n. Melaksanakan fasilitasi pelayanan umum dan pelayanan
minimal, sesuai standar yang ditetapkan.
o. Melaksanakan

urusan

perbendaharaan,

penggajian

dan

kesejahteraan pegawai, sesuai ketentuan peraturan PerundangUndangan.


p. Melaksanakan pengkoordinasian dan penyusunan mekanisme
standar koordinasi dan tata hubungan kerja pejabat fungsional
pada UPT, sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
q. Melaksanakan urusan fasilitasi penyiapan rapat-rapat, kegiatan
upacara dan acara-acara lainya, sesuai standar yang ditetapkan.
r.

Melaksanakan penyusunan rencana kebutuhan perlengkapan,


sarana dan prasarana kantor UPT.

s.

Melaksanakan penyusunan statistik pelaksanaan kegiatan


UPT.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

97

t.

Melaksanakan monitoring/pemantauan, evaluasi, pembinaan,


fasilitasi

dan

pengendalian

penyelenggaraan

urusan

ketatausahaan dan rumah tangga UPT.


u. Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan pelaporan
kegiatan UPT.
v. Melaksanakan koordinasi lintas program dan lintas sektor antar
instansi terkait.
w. Melaksanakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan dalam
pengambilan kebijakan, sesuai dengan tugasnya.
x. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala UPT, sesuai
dengan tugasnya.
y. Melaksanakan pemberian masukan yang perlu kepada Kepala
UPT, sesuai dengan tugasnya.
z. Melaksanakan pelaporan dan pertanggung jawaban atas
pelaksanaan tugasnya kepada Kepala UPT, sesuai standar yang
ditetapkan

3.1.1.7.7

UPT Layanan Ambulan dan Pengaduan Masyarakat


1. Tugas
Membantu kepala dinas dalam menyelenggarakan urusan
pemerintahan dibidang ketatausahaan dan administrasi serta
pengelolaan layanan ambulan dan pengaduan masyarakat.
2. Fungsi
a. Penyelenggaraan

pembinaan,

bimbingan,

arahan

dan

penegakan disiplin pada lingkup UPT.


b. Penyelenggaraan pengumpulan, pengelolaan dan penyajian
data/bahan dibidang pengelolaan layanan ambulan dan
pengaduan masyarakat.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

98

c. Penyelenggaraan

penyusunan

dan

penyempurnaan

perencanaan dan program kegiatan UPT, sesuai ketentuan


peraturan Perundang-Undangan.
d. Penyelenggaraan

monitoring,

fasilitasi,

evaluasi

dan

pengendalian penyelenggaraan urusan layanan ambulan dan


pengaduan masyarakat dibidang kesehatan.
e. Penyelenggaraan pelayanan administrasi internal dan eksternal
UPT.
f. Penyelenggaraan penyusunan dan penyempurnaan telaahan
staf

sebagai

bahan

pertimbangan

dalam

pengambilan

kebijakan, sesuai dengan tugas dan fungsinya.


g. Penyelenggaraan pemberian masukan kepada kepala dinas,
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
h. Penyelenggaraan tugas lain yang diberikan kepala dinas, sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
i. Penyelenggaraan penyusunan, penyempurnaan dan penetapan
laporan dan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugasnya,
sesuai standar yang ditetapkan.
3. Uraian Tugas
a. Menyelenggarakan

pembinaan,

arahan

dan

persiapan

penegakan disiplin pegawai pada lingkup UPT.


b. Menyelenggarakan pengelolaan dan penyajian data/bahan
dibidang penyelenggaraan layanan ambulan dan pengaduan
masyarakat.
c. Menyelenggarakan penyusunan perencanaan dan program
kegiatan UPT dibidang penyelenggaraan layanan ambulan dan
pengaduan masyarakat dibidang kesehatan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

99

d. Menyelenggarakan penyusunan dan penyempurnaan standar


norma dan kriteria penyelenggaraan layanan ambulan dan
pengaduan masyarakat dibidang kesehatan.
e. Menyelenggarakan

pembinaan

administrasi/ketatausahaan,

ketatalaksanaan, kelembagaan dan perpustakaan kantor UPT,


sesuai standar yang ditetapkan.
f. Menyelenggarakan

pembinaan,

monitoring/pemantauan,

koordinasi,

evaluasi,

pengendalian/pengawasan,

fasilitasi

dan

pengembangan

upaya

pengembangan layanan ambulan dan pengaduan masyarakat


atas

lingkungan

kesehatan,

sesuai

ketentuan

peraturan

Perundang-Undangan.
g. Menyelenggarakan analisis, pemetaan, penelitian, kajian studi
ilmiah peningkatan penyelenggaraan operasionalisasi layanan
ambulan dan pengaduan masyarakat dibidang kesehatan,
sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
h. Menyelenggarakan pengintegrasian sistem teknologi dan
informasi layanan ambulan dan pengaduan masyarakat.
i. Menyelenggarakan pembinaan dan fasilitasi administrasi
keuangan, kepegawaian, perlengkapan dan urusan rumah
tangga UPT, sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
j. Menyelenggarakan kerjasama, kemitraan dan hubungan antar
lembaga dalam penyelenggaraan layanan ambulan dan
pengaduan masyarakat dibidang kesehatan.
k. Menyelenggarakan

informasi

dan

komunikasi

layanan

ambulan dan pengaduan masyarakat dibidang kesehatan,


sesuai standar yang ditetapkan.
l. Menyelenggarakan sinkronisasi dan sinerjisitas perencanaan
dan kegiatan pengelolaan layanan ambulan dan pengaduan
masyarakat dibidang kesehatan dengan Kabupaten/Kota.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

100

m. Menyelenggarakan fasilitasi layanan ambulan dan pengaduan


masyarakat

dibidang

kesehatan,

sesuai

standar

yang

ditetapkan.
n. Menyelenggarakan peningkatan kapasitas, kompetensi dan
kemandirian penanganan layanan ambulan dan pengaduan
masyarakat dibidang kesehatan.
o. Menyelenggarakan pembinaan dan fasilitasi kelompok jabatan
fungsional, sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
p. Menyelenggarakan rapat-rapat peningkatan dan pengembangan
layanan

ambulan dan pengaduan masyarakat dibidang

kesehatan.
q. Menyelenggarakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan
pertimbangan dalam pengambilan kebijakan, sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
r. Menyelenggarakan pemberian masukan kepada kepala dinas,
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
s. Menyelenggarakan tugas lain yang diberikan kepala dinas,
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
t. Menyelenggarakan penyusunan laporan dan pertanggung
jawaban atas pelaksanaan tugasnya, sesuai standar yang
ditetapkan.
4. Dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan uraian, Kepala UPT
Layanan Ambulan dan Pengaduan Masyarakat dibantu oleh:
a. Kepala Sub Bagian Tata Usaha.
b. Kelompok Jabatan Fungsional.
Uraian Tugas Kepala Sub Bagian Tata Usaha:
a. Melaksanakan pembinaan, bimbingan, arahan kepada pegawai
pada lingkup sub bagian tata usaha.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

101

b. Melaksanakan pengumpulan, penyusunan, pengolahan dan


penyajian

data/bahan

dibidang

pengelolaan

ketatausahaan/administrasi dan urusan pengelolaan layanan


ambulan dan pengaduan masyarakat.
c. Melaksanakan penyusunan perencanaan dan program kegiatan
UPT dan sub bagian tata usaha, sesuai ketentuan peraturan
Perundang-Undangan.
d. Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan standar norma
dan kriteria penyelenggaraan ketatausahaan/admnistrasi dan
pengelolaan penyelenggaraan layanan ambulan dan pengaduan
masyarakat.
e. Melaksanakan

pembinaan,

penyelenggaraan

fasilitasi,

inventarisasi

ketatausahaan/administrasi

keuangan,

kepegawaian dan peralatan pada lingkup UPT sesuai standar


yang ditetapkan.
f. Melaksanakan

pemeliharaan/perawatan

administrasi/arsip,

dokumen

dan

dan

pengamanan
perlengkapan

sarana/prasarana kantor pada UPT.


g. Melaksanakan urusan perjalanan dinas pimpinan dan staf pada
UPT, sesuai standar yang ditetapkan.
h. Melaksanakan

urusan

rumah

tangga

dan

keamanan/kenyamanan kantor pada UPT, sesuai standar yang


ditetapkan.
i. Melaksanakan fasilitasi dan pembinaan kelompok jabatan
fungsional sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
j. Melaksanakan penyiapan bahan-bahan perumusan kebijakan
dan manajerial urusan-urusan UPT.
k. Melaksanakan

penyusunan

dan

penyempurnaan

dalam

rancangan peraturan/tata konsep perumusan pengelolaan


KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

102

layanan

ambulan dan pengaduan masyarakat dibidang

kesehatan, sesuai standar yang ditetapkan.


l. Melaksanakan hubungan kemasyarakatan, informasi publik
dan keprotokolan, sesuai standar yang ditetapkan.
m. Melaksanakan fasilitasi pelayanan umum dan pelayanan
minimal, sesuai standar yang ditetapkan.
n. Melaksanakan

urusan

perbendaharaan,

penggajian

dan

kesejahteraan pegawai sesuai ketentuan peraturan PerundangUndangan.


o. Melaksanakan pengkoordinasian dan penyusunan mekanisme
standar koordinasi dan tata hubungan kerja pejabat fungsional
pada UPT, sesuai standar yang ditetapkan.
p. Melaksanakan urusan fasilitasi penyiapan rapat-rapat, kegiatan
upacara dan acara-acara lainnya, sesuai standar yang
ditetapkan.
q. Melaksanakan penyusunan rencana kebutuhan perlengkapan,
sarana dan prasarana kantor pada UPT, sesuai ketentuan
peraturan Perundang-Undangan.
r. Melaksanakan penyusunan statistik pelaksanaan kegiatan UPT.
s. Melaksanakan monitoring/pemantauan, evaluasi, pembinaan,
fasilitasi

dan

pengendalian

penyelenggaraan

urusan

ketatausahaan/administrasi dan rumah tangga UPT.


t. Melaksanakan penyusunan dan penyempurnaan pelaporan
kegiatan UPT.
u. Melaksanakan koordinasi lintas program dan lintas sektoral
antara instansi terkait.
v. Melaksanakan layanan ambulan dan pengaduan masyarakat
atas kejadian kecelakaan, sesuai standar yang ditetapkan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

103

w. Melaksanakan penyusunan, telaahan staf sebagai bahan


pertimbangan dalam pengambilan kebijakan, sesuai dengan
tugasnya.
x. Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala UPT, sesuai
dengan tugasnya.
y. Melaksanakan pemberian masukan yang perlu kepada Kepala
UPT, sesuai dengan tugasnya.
z. Melaksanakan pelaporan dan pertanggung jawaban atas
pelaksanaan tugasnya kepada Kepala UPT, sesuai standar yang
ditetapkan.

3.1.1.8 Kelompok Jabatan Fungsional


1. Pada unit pelaksana teknis dinas pada Dinas Kesehatan Provinsi
Sumatera Utara, dapat dibentuk kelompok jabatan fungsional,
berdasarkan kebutuhan dan hasil analisis beban kerja yang
ditetapkan dengan Peraturan Gubernur, sesuai ketentuan peraturan
Perundang-Undangan.
2. Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas mendukung
pelaksanaan tugas dan fungsi unit pelaksana teknis dinas pada Dinas
Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, sesuai dengan keahlian masingmasing.
3. Kelompok jabatan fungsional dapat dibagi dalam sub-sub kelompok
yang masing-masing dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior,
sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
4. Jumlah kelompok jabatan fungsional ditentukan berdasarkan
kebutuhan, sifat, jenis dan beban kerja.
5. Pembinaan terhadap kelompok jabatan fungsional dilakukan sesuai
dengan peraturan Perundang-Undangan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

104

6. Tugas, fungsi dan uraian tugas kelompok jabatan fungsional


ditetapkan berdasarkan Peraturan Gubernur ini.

3.1.1.9 Tata Kerja


1. Dalam melaksanakan tugasnya kepala dinas, sekretaris, kepala
bidang, kepala UPT dinas, kepala seksi dan kepala sub bagian wajib
menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, simplikasi dan sinkronisasi
baik internal maupun antar satuan kerja/unit organisasi lainnya
sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan.
2. Kepala dinas wajib melaksanakan pengawasan dan pembinaan
terhadap bawahan masing-masing.
3. Dalam hal kepala dinas berhalangan dalam melaksanakan tugas
karena sesuatu hal, sekretaris melaksanakan tugas-tugas kepala
dinas, sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
4. Apabila sekretaris dinas berhalangan melaksanakan

tugasnya

karena sesuatu hal, maka kepala dinas menunjuk pejabat yang telah
memenuhi persyaratan untuk melaksanakan tugas sekretaris.
5. Apabila kepala bidang atau kepala UPT dinas berhalangan
melaksanakan tugasnya karena sesuatu hal, maka kepala dinas
menunjuk pejabat yang telah memenuhi persyaratan untuk
melaksanakan tugas kepala bidang atau kepala UPT dinas.
6. Atas dasar pertimbangan daya guna dan hasil guna, dalam hal
berhalangan

melaksanakan

tugasnya,

masing-masing

pejabat

menunjuk dan mendelegasikan tugasnya kepada pejabat setingkat di


bawahnya yang dapat bertanggung jawab, sesuai ketentuan dan
peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.
7. Untuk mewujudkan Integrasi, sinkronisasi dan harmonisasi kerja di
lingkungan dinas kesehatan Provinsi Sumatera Utara, semua Pejabat
struktural dinas wajib membangun, memelihara dan membina
komunikasi vertikal dan komunikasi horizontal serta koordinasi dan
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

105

kerjasama yang baik dengan perangkat daerah lainnya dan pihak


terkait, serta menerapkan prinsip partisipasi transparansi dan
akuntabilitas.
8. Untuk melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik,
profesional, efektif, efisien dan akuntabel maka dinas harus
menyusun dokumen penjabaran rincian tugas pokok dan fungsi yang
disebutkan dalam Peraturan Gubernur ini berupa dokumen rincian
tugas seluruh pejabat struktural dan staf yang membagi habis seluruh
volume tugas dan beban kerja dinas yang di tetapkan berdasarkan
dengan peraturan kepala dinas.
Untuk kepentingan koordinasi dan pengendalian surat menyurat maka:
a. Surat dinas yang akan ditanda tangani oleh Gubernur harus melalui
paraf koordinasi asisten sekretaris dan sekretaris daerah.
b. Surat dinas yang akan ditanda tangani oleh kepala dinas, harus
melalui paraf koordinasi kepala sub bagian/kepala seksi, kepala
balai/sekretaris dan kepala bidang.

3.2

Program Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara tahun 2014-2018

3.2.1

Program Pembangunan Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Tahun


2014-2018

3.2.1.1 Visi dan Misi Pembangunan Kesehatan Daerah


1. Visi Pembangunan Kesehatan Daerah
Dengan mempertimbangkan perkembangan, masalah serta
berbagai kecenderungan pembangunan kesehatan kedepan serta
dalam mencapai sasaran pembangunan kesehatan yang tertuang
dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2014-2018, maka telah ditetapkan
visi dinas kesehatan Provinsi Sumatera Utara yaitu Mewujudkan
Provinsi Sumatera Utara Sehat, Mandiri dan Berdaya Saing.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

106

2. Misi Pembangunan Kesehatan Daerah


1. Mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas,
merata dan terjangkau.
2. Meningkatkan

pemerataan

dan

profesionalisme

tenaga

kesehatan.
3. Mewujudkan pembangunan yang berwawasan kesehatan.
4. Meningkatkan partisipasi dan kemandirian masyarakat dalam
pembangunan bidang kesehatan.

3.2.1.2 Program dan Kegiatan Indikatif Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera


Utara Kurun Waktu 2014-2018
3.2.1.2.1

Program Upaya Kesehatan Masyarakat


1. Tujuan
Program ini bertujuan meningkatkan pemerataan, kualitas
dan keterjangkauan pelayanan kesehatan melalui puskesmas dan
jaringannya meliputi puskesmas pembantu, puskesmas keliling dan
bidan di desa.
2. Sasaran
a. Cakupan rawat jalan sebesar 15%.
b. Meningkatnya cakupan persalinan yang ditolong oleh tenaga
kesehatan menjadi 90%.
c. Meningkatnya cakupan pelayanan antenatal (K4) 90%,
cakupan kunjungan neonatus (KN2) menjadi 90%, dan
cakupan kunjungan bayi menjadi 90%.
d. Terselenggaranya pelayanan kesehatan dasar bagi GAKY
secara cuma-cuma di puskesmas sebesar 100%.
e. Meningkatnya cakupan peserta yang mendapatkan pelayanan
kesehatan kerja.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

107

3. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif dari program ini


meliputi:
a. Peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas
dan jaringannya.
b. Peningkatan pelayanan kesehatan penduduk miskin, terpencil,
perbatan dan kepulauan serta kelompok rentan (bayi, balita,
bumil dan lansia).
c. Peningkatan mutu pelayanan kesehatan dasar sekurangkurangnya mencakup promosi kesehatan, KIA, KB, perbaikan
gizi, kesehatan lingkungan, pemberantasan penyakit menular
dan pengobatan dasar.
3.2.1.2.2

Program Obat Dan Perbekalan Kesehatan


1. Tujuan
Program ini bertujuan menjamin ketersediaan, pemerataan,
mutu, keterjangkauan obat dan perbekalan kesehatan termasuk obat
tradisional, perbekalan kesehatan rumah tangga dan kosmetika.
2. Sasaran
a. Ketersediaan

obat

esensial-generik

disarana

pelayanan

kesehatan menjadi 95%.


b. Anggaran untuk obat esensial generik disektor publik setara
dengan 2 USD/kapita/tahun.
3. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:
a. Peningkatan ketersediaan, pemerataan dan keterjangkauan
harga obat dan perbekalan kesehatan.
b. Peningkatan pengawasan terhadap industri, perusahaan farmasi
dan makmin, batra dan industri RT.
c. Peningkatan promosi penggunaan obat tradisional dan
perbekalan.
3.2.1.2.3

Program Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat


1. Tujuan
Program ini bertujuan memberdayakan individu, keluarga
dan masyarakat agar mampu menumbuhkan Perilaku Hidup Bersih

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

108

dan Sehat (PHBS) serta mengembangkan Upaya Kesehatan


Berbasis Masyarakat (UKBM).
2. Sasaran
a. Terwujudnya

komitmen

semua

unsur/stakeholders

pembangunan kesehatan disemua tingkat akan pentingnya


promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
b. Terwujudnya

pengembangan

upaya

kesehatan

berbasis

masyarakat (posyandu, polindes, UKS, TOGA, poskestren, dan


saka bakti husada serta kelompok-kelompok kesehatan
masyarakat).
c. Tercapainya persentasi rumah tangga ber PHBS sebesar 60%.
d. Meningkatnya persentasi posyandu purnama mandiri menjadi
40%.
e. Tersedia dan beroperasinya Pos Kesehatan Desa (Poskesdes)
diseluruh desa.
3. Kegiatan Pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:
a. Pengembangan

upaya

kesehatan

berbasis

masyarakat

(posyandu, polindes, UKS, TOGA, poskestren, dan saka bakti


husada serta kelompok-kelompok kesehatan masyarakat).
b. Peningkatan pendidikan kesehatan kepada masyarakat.
c. Peningkatan

peran

serta

dan

kemitraan

serta

public

partnertship dalam bidang kesehatan.


d. Peningkatan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan PHBS.
3.2.1.2.4

Program Perbaikan Gizi Masyarakat


1. Tujuan
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran gizi keluarga
dalam upaya meningkatkan status gizi masyarakat terutama pada
ibu hamil, bayi dan balita, serta usia produktif.
2. Sasaran

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

109

a. Mencegah meningkatnya prevalensi kegemukan pada balita


menjadi setinggi-tingginya sebanyak 5%, pada anak sekolah
dan orang dewasa menjadi setinggi-tingginya 10%.
b. Meningkatnya cakupan ibu hamil yang mendapatkan tablet Fe
menjadi 80%.
c. Menurunnya prevalensi anemia gizi besi pada ibu hamil dan
ibu nifas menjadi 40%.
d. Meningkatnya cakupan ASI Ekslusif menjadi 80%.
e. Meningkatnya cakupan balita yang mendapatkan vitamin A
menjadi 80%.
3. Kegiatan Pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:
a. Peningkatan pendidikan gizi.
b. Penanggulangan Kurang Energi Protein (KEP), anemia gizi
besi, Gangguan Akibat Kurang Yodium (GAKY), kurang
vitamin A dan kekurangan zat gizi mikro lain.
c. Penanggulangan gizi lebih.
d. Peningkatan surveilans gizi.
e. Pemberdayaan masyarakat untuk pencapaian keluarga sadar
gizi.
3.2.1.2.5

Program Lingkungan Sehat


1. Tujuan
Program ini bertujuan mewujudkan mutu lingkungan hidup
yang lebih sehat melalui pengembangan sistem kesehatan
kewilayahan untuk menggerakkan pembangunan berwawasan
kesehatan.
2. Sasaran
a. Meningkatnya persentase keluarga menghuni rumah yang
memenuhi syarat kesehatan menjadi 75%, persentase keluarga
menggunakan air bersih menjadi 85%, persentase keluarga
menggunakan jamban memenuhi syarat kesehatan menjadi

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

110

80% dan persentase Tempat-Tempat Umum (TTU) yang


memenuhi syarat kesehatan menjadi 80%.
b. Tersedianya dan tersosialisasikannya kebijakan dan pedoman
serta hukum yang menunjang program yang terdistribusi
hingga ke desa.
c. Terselenggaranya sistem surveilans, sistem kewaspadaan dini,
faktor resiko, sistem penanggulangan Kejadian Luar Biasa
(KLB)/wabah secara berjenjang hingga ke desa.
d. Tersedianya alat, bahan, dan reagen untuk pengendalian faktor
resiko dan pendukung penyelenggaraan program lingkungan
sehat.
3.

Kegiatan Pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:


a. Penyediaan sarana air bersih dan sanitasi dasar.
b. Pemeliharaan dan pengawasan kualitas lingkungan.
c. Pengendalian dampak resiko pencemaran lingkungan.
d. Pengembangan wilayah sehat.

3.2.1.2.6

Program Pencegahan Dan Pemberantasan Penyakit


1. Tujuan
Program

ini

bertujuan

menurunkan

angka

kesakitan,

kematian, dan kecacatan akibat penyakit menular dan tidak


menular.
a. Penyakit menular yang diprioritaskan dalam program ini
adalah malaria, demam berdarah dengue, tuberkulosis paru,
HIV/AIDS, diare, polio, filaria, kusta, pneumonia dan
penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
(PD3i), termasuk penyakit karantina dan risiko masalah
kesehatan masyarakat yang memperoleh perhatian dunia
internasional (public health risk of internasional concern).
b. Penyakit tidak menular yang diutamakan adalah: Penyakit
jantung, kanker, diabetes melitus dan penyakit metabolik,

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

111

penyakit kronis dan degeneratif, serta gangguan aibat


kecelakaan dan cedera.
2. Sasaran
a. Persentase desa yang mencapai universal child immunization
(UCI) sebesar 98%.
b. Angka case detection rate penyakit TB sebesar 70% dan angka
keberhasilan pengobatan TB diatas 85%.
c. Angka Acute Flaccid Paralysis (AFP) diharapkan 2/100.000
anak usia kurang dari 15 tahun.
d. Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditangani
sebesar 80%.
3.

Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi :


a. Pencegahan dan penanggulangan faktor resiko.
b. Peningkatan imunisasi.
c. Penemuan dan tatalaksana penderita.
d. Peningkatan surveilans epidemiologi dan penanggulangan
wabah.
e. Peningkatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE)
pencegahan dan pemberantasan penyakit.

3.2.1.2.7

Program Upaya Kesehatan Perorangan


1. Tujuan
Program ini bertujuan meningkatkan akses, keterjangkauan, dan
kualitas pelayanan kesehatan perorangan.
2. Sasaran
a. Cakupan rawat inap sebesar 1,5 %.
b. Jumlah rumah sakit yang melaksanakan pelayanan gawat
darurat sebesar 90%, jumlah rumah sakit yang melaksanakan
Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Komprehensif
(PONEK) sebesar 75 %, dan jumlah rumah sakit yang
terakreditasi sebanyak 75%.
c. Terselenggaranya pelayanan kesehatan bagi gakin di kelas III
rumah sakit sebesar 100%.
3. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:
a. Peningkatan pelayanan mutu kesehatan rujukan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

112

b. Peningkatan pelayanan rujukan kasus kegawat daruratan dan


bencana.
c. Pembangunan sarana dan prasarana RS di daerah bencana,
terpencil, perbatasan dan kepulauan.
d. Peningkatan pelayanan kesehatan rujukan bagi keluarga
miskin, terpencil, perbatasan dan kepulauan serta kelompok
rentan.
3.2.1.2.8

Program Sumber Daya Kesehatan


1. Tujuan
Program ini bertujuan meningkatkan jumlah, jenis, mutu, dan
penyebaran tenaga kesehatan termasuk SDM kesehatan, serta
pemberdayaan

profesi

kesehatan

sesuai

dengan

kebutuhan

pembangunan kesehatan.
2. Sasaran
Tersedianya SDM kesehatan yang didistribusikan secara adil dan
merata, serta dimanfaatkan secara berhasil guna dan berdaya guna.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Rasio dokter spesialis dengan penduduk 6 : 100.000


Rasio dokter dengan penduduk 37 : 100.000
Rasio dokter gigi dengan penduduk 26 : 100.000
Rasio bidan dengan penduduk 90 : 100.000
Rasio perawat dengan penduduk 116 : 100.000
Rasio apoteker dengan penduduk 9 : 100.000
Rasio sarjana kesehatan masyarakat dengan penduduk 35:

100.000
h. Tersedianya satu orang tenaga bidan di setiap desa siaga.
3. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:
a. Peningkatan perencanaan tenaga kesehatan.
b. Peningkatan keterampilan dan profesionalisme tenaga
kesehatan melalui pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan.
c. Peningkatan pembinaan tenaga kesehatan.
d. Pemenuhan sumber daya manusia kesehatan.

3.2.1.2.9

Program Kebijakan dan Manajemen Pembangunan Kesehatan


1. Tujuan

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

113

Program ini bertujuan mengembangkan kebijakan dan


manajemen

pembangunan

kesehatan

guna

mendukung

penyelenggaraan sistem kesehatan provinsi (SKP).


2. Sasaran
a. Tersedianya alokasi anggran kesehatan pemerintah mencapai
minimal Rp. 120.000/ kapita/ tahun.
b. Tercapainya persentasi penduduk miskin yang menjadi peserta
jaminan kesehatan sebesar 100%.
c. Tercapainya persentasi penduduk

yang

telah

terjamin

pemeliharaan kesehatan dengan sistem jaminan kesehatan


sebesar 60%.
d. Terselenggaranya sistem perencanaan dan penganggaran,
pelaksanaan,
kesehatan.
e. Terbentuknya

pengendalian
dan

dan

evaluasi

terselenggaranya

pembengunan

sistem

informasi

manajemen kesehatan, yang ditunjang oleh sistem informasi


manajemen kesehatan daerah.
3. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:
a. Peningkatan kajian manajemen dan kebijakan kesehatan.
Peningkatan jaminan pembiayaan kesehatan masyarakat bagi
penduduk miskin.
b. Pengembangan sistem
pelaksanaan

dan

perencanaan
pengendalian,

dan

penganggaran,

pengawasan,

dan

penyempurnaan administrasi keuangan serta hukum kesehatan.


c. Pengembangan SIK dan penelitian kesehatan.
3.2.1.2.10 Program Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan
1.Tujuan
Program ini bertujuan meningkatkan penelitian dan
pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesahatan
sebagai masukan dalam perumusan kebijakan dan program
pembangunan kesehatan.
2.

Sasaran
a. Terlaksananya dan termanfaatkannya hasil penelitian dan
pengembangan kesehatan dalam mendukung pembangunan
kesehatan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

114

b. Dihasilkannya kebijakan, rekomendasi, prototipe, produk,


dan teknologi baru hasil Litbangkes.
c. Tersedianya SDM Litbangkes yang memiliki kapasitas untuk
melaksanakan dan mendukung Litbangkes.
d. Tersedianya sarana dan prasarana Litbangkes

yang

terakreditasi dibadan Litbangkes.


e. Terbentuk dan berfungsinya jejaring Litbangkes, forum
3.

komunikasi dan kemitraan Litbangkes


Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:
a. Penelitian dan pengembangan.
b. Pengembangan tenaga, sarana dan prasarana penelitian serta
pengembangan.
c. Penyebarluasan dan pemanfaatan hasil penelitian serta
pengembangan.

BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI DAN PROGRAM
DINAS KESEHATAN KOTA MEDAN

4.1. Struktur Organisasi dan Program Dinas Kesehatan Kota Medan


Struktur Organisasi Dinas Kesehatan Kota Medan sebagai berikut:
1.

Kepala Dinas

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

115

2.

Sekretaris
a. Kepala Sub Bagian Umum
b. Kepala Sub Bagian Keuangan dan Perlengkapan
c. Kepala Sub Bagian Penyusunan Program

3. Kepala Bidang Bina Pelayanan Kesehatan


a. Kepala Seksi Kesehatan Dasar
b. Kepala Seksi Kesehatan Rujukan
c. Kepala Seksi Kesehatan Khusus
4. Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan
a. Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit
b. Kepala Seksi Wabah dan Bencana
c. Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan
5.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan


a. Kepala Seksi Perencanaan dan Pendayagunaan
b. Kepala Seksi Pendidikan dan Pelatihan
c. Kepala Seksi Registrasi dan Akreditasi

6.

Kepala Bidang Kefarmasian Jaminan dan Sarana Kesehatan


a. Kepala Seksi Kefarmasian
b. Kepala Seksi Jaminan Kesehatan
c. Kepala Seksi Sarana dan Peralatan Kesehatan

7.

Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD)


a. UPT Puskesmas

b. UPT Gudang Farmasi


c. UPT Klinik Spesialis Bestari
d.
8.

UPT Laboratorium Kesehatan Lingkungan


Kelompok Jabatan Fungsional.

4.1.1 Kepala Dinas


Fungsi Kepala Dinas Kesehatan:
1. Perumusan kebijakan teknis dalam bidang kesehatan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

116

2. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintah daerah dalam


bidang kesehatan.
3. Pembinaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan
tugas dan fungsinya
Tugas Kepala Dinas Kesehatan :
1. Memimpin dinas dalam melaksanakan tugas pokok sesuai dengan
kebijakan umum pemerintah daerah.
2. Mengkoordinasikan pengendalian kesehatan masyarakat tingkat kota.
3. Melaksanakan fasilitas pembiayaan kesehatan.
4. Melaksanakan pembinaan terhadap sumber daya manusia bidang
kesehatan.
5. Menjalin kerjasama dengan masyarakat dalam mempromosikan
kesehatan.
6. Melaksanakan pengelolaan manajemen kesehatan tingkat kota.
7. Mendelegasikan tugas, memberi petunjuk pelaksanaan tugas bawahan
agar dapat dicapai kesesuaian hasil kerja dengan yang diharapkan.
8. Melakukan

pengawasan,

pengendalian

dan

evaluasi

terhadap

pelaksanaan tugas pokok dinas sesuai dengan kedudukan, fungsi dan


kewenangannya.
9. Membuat laporan berkala terhadap pelaksanaan tugas dinas sebagai
pertanggung jawaban ke Walikota.
10. Mengevaluasi hasil kegiatan untuk mencapai kesesuaian dengan
rencana kerja yang telah ditetapkan.
11. Mengajukan bahan pertimbangan dan sasaran kepada Walikota atas
masalah yang prinsipal untuk mendapatkan persetujuan maupun
petunjuk dan arahan.
12. Menyusun dan membuat Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi
Pemerintah (LAKIP) Dinas.
4.1.2

Sekretaris

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

117

Tugas Sekretaris:
1. Penyusunan Program
Dalam penyelenggaraan penyusunan program meliputi penyusunan
program dan anggaran penyelenggaraan ketatausahaan.
2. Dalam penyelenggaraan urusan ketatausahaan meliputi urusan rumah
tangga, kepegawaian, hukum dan organisasi, hubungan masyarakat.
Penyelenggaraan urusan keuangan dan perlengkapan.
3. Dalam penyelenggaraan urusan keuangan dan perlengkapan meliputi
urusan perbendaharaan, akuntansi, verifikasi, ganti rugi, tindak lanjut
LHP dan perlengkapan.
Dalam melaksanakan tugasnya sekretaris dibantu oleh :
a. Sub Bagian Umum
b. Sub Bagian Keuangan dan Perlengkapan
c. Sub Bagian Penyusunan Program
4.1.3

Bidang Bina Pelayanan Kesehatan


Bidang Pelayanan Kesehatan, mempunyai tugas:
1. Penyelenggaraan upaya kesehatan dasar
Dalam penyelenggaraan upaya kesehatan dasar meliputi kesehatan
komunitas.
2. Penyelenggaraan upaya kesehatan rujukan
Dalam Penyelenggaraan Upaya Kesehatan Rujukan meliputi kesehatan
rujukan/ spesialistik dan sistem rujukan.

3. Penyelenggaraan upaya kesehatan khusus


Dalam Penyelenggaraan Upaya Kesehatan Khusus meliputi kesehatan
jiwa, kesehatan mata, kesehatan kerja, kesehatan haji, kesehatan gigi
dan mulut.
Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Bidang Bina Pelayanan
Kesehatan dibantu oleh :
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

118

a. Seksi Kesehatan Dasar


b. Seksi Kesehatan Rujukan
c. Seksi Kesehatan Khusus

4.1.4

Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan


1. Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit
Dalam penyelenggaraan pengendalian dan pemberantasan penyakit
meliputi surveilens epidemiologi, pengendalian penyakit menular
langsung, pengendalian penyakit bersumber binatang, pengendalian
penyakit tidak menular, imunisasi dan kesehatan matra.
2. Pengendalian Wabah dan Bencana
Dalam penyelenggaraan pengendalian wabah dan bencana meliputi
kesiapsiagaan, mitigasi dan kesiapsiagaan, tanggap darurat dan
pemulihan.
3. Penyelenggaraan Penyehatan Lingkungan
Dalam

penyelenggaraan

penyehatan

lingkungan

meliputi

penyehatan air, pengawasan kualitas lingkungan, penyehatan kawasan


dan sanitasi darurat, sanitasi makanan dan bahan pangan serta
pengamanan limbah.
Dalam

melaksanakan

tugasnya

bidang

pengendalian

masalah

kesehatan dibantu oleh :


a. Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit
b. Seksi Wabah dan Bencana
c. Seksi Kesehatan Lingkungan

4.1.5

Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan


Tugas Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
Kesehatan sebagai berikut :

1. Perencanaan dan Pendayagunaan.


KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

119

2. Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan


3. Penyelenggaraan Registrasi dan Akreditasi
Dalam penyelenggaraan registrasi dan akreditasi meliputi: registrasi,
perizinan dan akreditasi tenaga medis, tenaga para medis dan tenaga non
medis/tradisional terlatih.
Dalam menjalankan tugasnya Bidang Pengembangan Sumber Daya
Manusia (SDM) Kesehatan dibantu oleh :
a.

Seksi Perencanaan dan Pendayagunaan Kesehatan

b.

Seksi Pendidikan dan Pelatihan

c.

Seksi Registrasi dan Akreditasi

4.1.6

Bidang Kefarmasian Jaminan dan Sarana Kesehatan


Tugas Bidang Kefarmasian Jaminan dan Sarana Kesehatan sebagai berikut:
1. Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan
Dalam penyelenggaraan jaminan kesehatan meliputi: kepesertaan,
pemeliharaan kesehatan dan pembiayaan.
2. Pelayanan Sarana dan Peralatan Kesehatan
Dalam penyelenggaraan pelayanan sarana dan peralatan kesehatan
meliputi: monitoring dan evaluasi, registrasi, akreditasi dan sertifikasi
sarana dan peralatan kesehatan.
3. Penyelenggaraan Kefarmasian.
Dalam penyelenggaraan kefarmasian meliputi: obat, makanan dan
minuman, napza, kosmetika, dan alat kesehatan.
Dalam menjalankan tugasnya Bidang Kefarmasian Jaminan dan
Sarana Kesehatan dibantu oleh :
a. Seksi Kefarmasian
Melakukan pembinaan obat-obatan, alat-alat kesehatan yang ada di
Puskesmas dan Puskesmas Pembantu, termasuk toko obat dan apotek.
b. Seksi Jaminan Kesehatan
c. Seksi Sarana dan Peralatan Kesehatan

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

120

4.1.7

Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD)

4.1.7.1 UPT Puskesmas


Tugas :
Melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang pelayanan kesehatan
serta

menggerakkan

dan

memberdayakan

masyarakat

sekaligus

mengadakan pembaharuan pembangunan berwawasan kesehatan kepada


masyarakat di wilayah kerja masing-masing.

4.1.7.2 UPT Gudang Farmasi


Tugas:
Melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang pelayanan gudang farmasi.
4.1.7.3 UPT Klinik Spesialis Bestari
Tugas:
Melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang pelayanan kesehatan
masyarakat yang berupa rawat inap dan rawat jalan.
4.1.7.4 UPT Laboratorium Kesehatan Lingkungan
Tugas:
Melaksanakan

sebagian

tugas

dinas

di

bidang

pelayanan

laboratorium kesehatan lingkungan.


4.1.8

Kelompok Jabatan Fungsional


Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas melaksanakan
sebagian tugas dinas sesuai dengan keahlian dan kebutuhan:
1. Kelompok jabatan fungsional terdiri dari sejumlah tenaga fungsional
yang diatur dan ditetapkan berdasarkan perundang - undangan.
2. Setiap kelompok jabatan fungsional dipimpin oleh tenaga fungsional
senior yang ditunjuk.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

121

3. Jumlah tenaga fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan


beban kerja.
4. Jenis dan jenjang jabatan fungsional diatur berdasarkan peraturan
Perundang-undangan.
4.2 Program Pembangunan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Medan 20142018
4.2.1

Visi dan Misi Dinas Kesehatan Kota Medan

1. Visi Dinas Kesehatan Kota Medan


Dengan

mempertimbangkan

perkembangan,

masalah

serta

berbagai kecenderungan pembangunan kesehatan kedepan serta dalam


mencapai Sasaran Pembangunan, maka telah ditetapkan visi dinas
kesehatan kota Medan yaitu Medan Sehat Harapan Kita Bersama.
2. Misi Dinas Kesehatan Kota Medan
Misi Dinas Kesehatan Kota Medan, yaitu:
a.Menggerakkan Pembangunan kota berwawasan kesehatan.
b.

Mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat.

c.Memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu,


merata serta terjangkau.
d.Memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan individu,
keluarga dan masyarakat beserta lingkungan.

4.2.2

Program Upaya Kesehatan Masyarakat

1. Tujuan
Program ini bertujuan meningkatkan pemerataan, kualitas dan
keterjangkauan pelayanan kesehatan melalui puskesmas dan jaringannya
meliputi Puskesmas Pembantu, Puskesmas Keliling dan Bidan di desa.
2. Sasaran
a. Cakupan rawat jalan sebesar 15%.
b. Meningkatnya cakupan persalinan yang ditolong oleh tenaga
kesehatan menjadi 90%.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

122

c. Meningkatnya cakupan pelayanan antenatal (K4) 90%, cakupan


Kunjungan Neonatus (KN2) menjadi 90%, dan cakupan kunjungan
bayi menjadi 90%.
d. Terselenggaranya pelayanan kesehatan dasar bagi GAKY secara
cuma - cuma di puskesmas sebesar 100%.
e. Meningkatnya cakupan peserta yang mendapatkan pelayanan
kesehatan kerja.
3. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif dari program ini meliputi:
a. Peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas serta
jaringannya.
b. Peningkatan pelayanan kesehatan penduduk miskin, terpencil,
perbatasan dan kepulauan serta kelompok rentan (bayi, balita, bumil
dan lansia).
c. Peningkatan mutu pelayanan kesehatan dasar sekurang - kurangnya
mencakup promosi kesehatan, KIA, KB, perbaikan gizi, kesehatan
lingkungan, pemberantasan penyakit menular dan pengobatan dasar.
4.2.3. Program Obat Dan Perbekalan Kesehatan
1. Tujuan
Program ini bertujuan menjamin ketersediaan, pemerataan,
mutu, keterjangkauan obat, perbekalan kesehatan termasuk obat
tradisional dan perbekalan kesehatan rumah tangga dan kosmetika.
2. Sasaran
a.

Ketersediaan obat esensial-generik disarana pelayanan kesehatan


menjadi 95%.

b.

Anggaran untuk obat esensial generik disektor publik setara


dengan 2 USD/ kapita/ tahun.

3. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:


a. Peningkatan ketersediaan, pemerataan dan keterjangkauan harga
obat dan perbekalan kesehatan.
b. Peningkatan pengawasan terhadap industri, perusahaan farmasi
dan makmin, batra dan industri RT.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

123

c. Peningkatan

promosi

penggunaan

obat

tradisional

dan

perbekalan.
4.2.4. Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
1. Tujuan
Program ini bertujuan memberdayakan individu, keluarga dan
masyarakat agar mampu menumbuhkan Perilaku Hidup Bersih dan
Sehat (PHBS) serta mengembangkan Upaya Kesehatan Berbasis
Masyarakat (UKBM).
2. Sasaran
a.

Terwujudnya komitmen semua unsur/stakeholders pembangunan


kesehatan disemua tingkat akan pentingnya promosi kesehatan
dan pemberdayaan masyarakat.

b.

Terwujudnya pengembangan upaya kesehatan berbasis


masyarakat (Posyandu, Polindes, UKS, TOGA, Poskestren dan
Saka Bakti Husada serta kelompok - kelompok kesehatan
masyarakat).

c.
d.

Tercapainya persentasi rumah tangga ber-PHBS sebesar 60%.


Meningkatnya persentasi posyandu purnama dan mandiri
menjadi 40%.

e.

Tersedia dan beroperasinya Pos Kesehatan Desa (POSKESDES)


diseluruh desa.

3. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi :


a.

Pengembangan upaya kesehatan berbasis masyarakat (Posyandu,


Polindes, UKS, TOGA, Poskestren, dan Saka Bakti Husada serta
kelompok-kelompok kesehatan masyarakat).

b.

Peningkatan pendidikan kesehatan kepada masyarakat.

c.

Peningkatan peran serta dan kemitraan serta public partnertship


dalam bidang kesehatan.

d.

Peningkatan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan PHBS.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

124

4.2.5

Program Perbaikan Gizi Masyarakat


1. Tujuan
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran gizi keluarga
dalam upaya meningkatkan status gizi masyarakat terutama pada ibu
hamil, bayi dan balita serta usia produktif.
2. Sasaran
a.

Mencegah meningkatnya prevalensi kegemukan pada balita


menjadi setinggi - tingginya sebanyak 5%, pada anak sekolah dan
orang dewasa menjadi setinggi-tingginya 10%.

b.

Meningkatnya cakupan ibu hamil yang mendapatkan tablet Fe


menjadi 80%.

c.

Menurunnya prevalensi anemia gizi besi pada ibu hamil dan ibu
nifas menjadi 40%.

d.
e.

Meningkatnya cakupan ASI Ekslusif menjadi 80%.


Meningkatnya cakupan balita yang mendapatkan vitamin A
menjadi 80%.

3.

Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:


a. Peningkatan pendidikan gizi.
b. Penanggulangan Kurang Energi Protein (KEP), anemia gizi besi,
Gangguan Akibat Kurang Yodium (GAKY), kurang vitamin A
dan kekurangan zat gizi mikro lain.
c. Penanggulangan gizi lebih.
d. Peningkatan surveilans gizi.
e. Pemberdayaan masyarakat untuk pencapaian keluarga sadar gizi.

4.2.6

Program Lingkungan Sehat


1. Tujuan
Program ini bertujuan mewujudkan mutu lingkungan hidup yang
lebih sehat melalui pengembangan sistem kesehatan kewilayahan
untuk menggerakkan pembangunan berwawasan kesehatan.
2. Sasaran
a.

Meningkatnya persentase keluarga menghuni rumah yang


memenuhi syarat kesehatan menjadi 75%, persentase keluarga

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

125

menggunakan air bersih menjadi 85%, persentase keluarga


menggunakan jamban memenuhi syarat kesehatan menjadi 80%
dan persentase Tempat Tempat Umum (TTU) yang memenuhi
syarat kesehatan menjadi 80%.
b.

Tersedianya dan tersosialisasikannya kebijakan dan pedoman


serta hukum yang menunjang program yang terdistribusi hingga
ke desa.

c.

Terselenggaranya sistem surveilans, sistem kewaspadaan dini,


faktor resiko, sistem penanggulangan Kejadian Luar Biasa
(KLB)/wabah secara berjenjang hingga ke desa.

d.

Tersedianya alat, bahan, dan reagen untuk pengendalian faktor


resiko dan pendukung penyelenggaraan program lingkungan
sehat.

3. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:


a. Penyediaan sarana air bersih dan sanitasi dasar.
b. Pemeliharaan dan pengawasan kualitas lingkungan.
c. Pengendalian dampak resiko pencemaran lingkungan.
d. Pengembangan wilayah sehat.
4.2.7

Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit


1. Tujuan
Program ini bertujuan menurunkan angka kesakitan, kematian,
dan kecacatan akibat penyakit menular dan tidak menular.
a.

Penyakit menular yang diprioritaskan dalam program ini adalah


malaria, demam berdarah dengue, tuberkulosis paru, HIV/AIDS,
diare, polio, filaria, kusta, pneumonia dan Penyakit-penyakit yang
Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I), termasuk penyakit
karantina dan risiko masalah kesehatan masyarakat yang
memperoleh perhatian dunia internasional (public health risk of
internasional concern).

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

126

b.

Penyakit menular yang diutamakan adalah Penyakit jantung,


kanker, diabetes melitus dan penyakit metabolik, penyakit kronis
dan degeneratif serta gangguan aibat kecelakaan dan cedera.

2. Sasaran
a.

Persentase desa yang mencapai Universal Child Immunization


(UCI) sebesar 98%.

b.

Angka Case Detection Rate penyakit TB sebesar 70% dan angka


keberhasilan pengobatan TB diatas 85%.

c.

Angka Acute Flaccid Paralysis (AFP) diharapkan 2/100.000


anak usia kurang dari 15 tahun.

d.

Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditangani


sebesar 80%.

3. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:


a. Pencegahan dan penanggulangan faktor resiko.
b. Peningkatan imunisasi.
c. Penemuan dan tatalaksana penderita.
d. Peningkatan surveilans epidemiologi dan penanggulangan wabah
e. Peningkatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE)
pencegahan dan pemberantasan penyakit.
4.2.8.

Program Upaya Kesehatan Perorangan


1. Tujuan
Program ini bertujuan meningkatkan akses, keterjangkauan dan
kualitas pelayanan kesehatan perorangan.
2. Sasaran
a. Cakupan rawat inap sebesar 1,5 %.
b. Jumlah rumah sakit yang melaksanakan pelayanan gawat darurat
sebesar 90%, jumlah rumah sakit yang melaksanakan Pelayanan
Obstetri Dan Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) sebesar
75 %, dan jumlah rumah sakit yang terakreditasi sebanyak 75%.
c. Terselenggaranya pelayanan kesehatan bagi Gakin di kelas III
rumah sakit sebesar 100%.
3. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:
a. Peningkatan pelayanan mutu kesehatan rujukan.
b. Peningkatan pelayanan rujukan kasus kegawat daruratan dan
bencana.
KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

127

c. Pembangunan sarana dan prasarana RS di daerah bencana,


terpencil, perbatasan dan kepulauan.
d. Peningkatan pelayanan kesehatan rujukan bagi Gakin, terpencil,
perbatasan dan kepulauan serta kelompok rentan.
4.2.9.

Program Sumber Daya Kesehatan


1. Tujuan
Program ini bertujuan meningkatkan jumlah, jenis, mutu dan
penyebaran tenaga kesehatan termasuk SDM kesehatan, serta
pemberdayaan

profesi

kesehatan

sesuai

dengan

kebutuhan

pembangunan kesehatan.
2. Sasaran
Tersedianya SDM kesehatan yang didistribusikan secara adil dan
merata serta dimanfaatkan secara berhasil guna dan berdaya guna.
Rasio dokter spesialis dengan penduduk 6 : 100.000
Rasio dokter dengan penduduk 37 : 100.000
Rasio dokter gigi dengan penduduk 26 : 100.000
Rasio bidan dengan penduduk 90 : 100.000
Rasio perawat dengan penduduk 116 : 100.000
f. Rasio apoteker dengan penduduk 9 : 100.000
g. Rasio sarjana kesehatan masyarakat dengan penduduk 35 : 100.000
Tersedianya satu orang tenaga bidan, di setiap desa siaga
3. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:
a. Peningkatan perencanaan tenaga kesehatan.
b. Peningkatan keterampilan dan profesionalisme tenaga kesehatan
melalui pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan.
c. Peningkatan pembinaan tenaga kesehatan.
d. Pemenuhan sumber daya manusia kesehatan.
4.2.10 Program Kebijakan dan Manajemen Pembangunan Kesehatan
1. Tujuan
Program ini bertujuan mengembangkan kebijakan dan
manajemen pembangunan kesehatan guna mendukung penyelenggaraan
Sistem Kesehatan Provinsi (SKP).
2. Sasaran
a. Tersedianya alokasi anggran kesehatan pemerintah mencapai
minimal Rp 120.000/kapita/tahun.
b. Tercapainya persentasi penduduk miskin yang menjadi peserta
jaminan kesehatan sebesar 100%.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

128

c. Tercapainya persentasi penduduk yang telah terjamin pemeliharaan


kesehatan dengan sistem jaminan kesehatan sebesar 60%.
d. Terselenggaranya sistem perencanaan dan penganggaran,
pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi pembengunan kesehatan.
e. Terbentuknya dan terselenggaranya sistem informasi manajemen
kesehatan, yang ditunjang oleh sistem informasi manajemen
kesehatan daerah.
3. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:
a. Peningkatan kajian manajemen dan kebijakan kesehatan.
b. Peningkatan jaminan pembiayaan kesehatan masyarakat bagi
penduduk miskin.
c. Pengembangan sistem perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan
dan pengendalian, pengawasan dan penyempurnaan administrasi
keuangan serta hukum kesehatan.
d. Pengembangan SIK dan penelitian kesehatan.
4.2.11 Program Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan
1. Tujuan
Program

ini

bertujuan

meningkatkan

penelitian

dan

pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesahatan sebagai


masukan dalam perumusan kebijakan dan program pembangunan
kesehatan.
2. Sasaran
a.

Terlaksananya dan termanfaatkannya hasil penelitian dan


pengembangan kesehatan dalam mendukung pembangunan

b.

kesehatan.
Dihasilkannya kebijakan, rekomendasi, prototipe, produk dan

c.

teknologi baru hasil Litbangkes.


Tersedianya SDM Litbangkes yang memiliki kapasitas untuk

melaksanakan dan mendukung Litbangkes.


d. Tersedianya sarana dan prasarana Litbangkes yang terakreditasi
e.

dibadan Litbangkes.
Terbentuk dan berfungsinya jejaring Litbangkes, forum

komunikasi dan kemitraan Litbangkes


3. Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:
a. Penelitian dan pengembangan.

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

129

b.

Pengembangan tenaga, sarana dan prasarana penelitian serta

c.

pengembangan.
Penyebarluasan dan pemanfaatan hasil penelitian serta
pengembangan

KKS Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang
Periode 16 November s/d 26 Desember 2015

130