Anda di halaman 1dari 21

Laporan Kasus

ISK

Gamaswara
2007730058

Nama
: Ny. S
Umur
: 45 tahun
JK
: Perempuan
Alamat
: Pangkalan Jati
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Status
: Menikah

Keluhan Utama:
Nyeri saat berkemih sejak 1 minggu yang lalu.
Riwayat Penyakit Sekarang : nyeri mulai
saat kencing, pertengahan sampai akhir tidak
sakit. Kadang2 keluar cairan putih agak berbau
dan encer. Pasien demam, mual muntah
disangkal. Nyeri pinggul disangkal, buang air
besar normal dan buang air kecil sangat sakit
dan sering.

Riwayat Penyakit Dahulu (RPD):


Sebelumnya belum pernah mengalami keluhan
seperti yang dikeluhkan sekarang.
HT Gastritis DM Asma Riwayat Penyakit Keluarga (RPK):
HT disangkal
DM disangkal
Asma disangkal
TBC disangkal
Riwayat Pengobatan:
Belum pernah diobati
Riwayat Kebiasaan :
Tidak merokok, jarang olahraga, tidak konsumsi
miras, aktif berhubungan dengan suaminya.

Keadaan Umum
sedang
Kesadaran

: Tampak sakit
: Compos Mentis

Tanda Vital
Suhu
: 37,6 C
Nadi
: 96 x/menit
Tek. Darah
: 113/70 mmHg
RR
: 22 x/menit
Status Gizi
Tinggi Badan
Berat badan
IMT

: 160 cm
: 55 kg
: 21,48 (gizi normal)

Kepala
Bentuk
: Normocephal
Rambut : Hitam dan rontok
Mata: Konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik
(-/-)
Hidung
: Konka hiperemis (-/-), keluar
sekret (-/-)
Telinga
: Keluar sekret (-/-)
Mulut
:, bibir anemis (-/-), bibir sianosis
(-/-),
Leher
Kelenjar tiroid
Defiasi trachea

: Pembesaran (-)
: Tidak ada

Jantung
I
: Ictus cordis tidak terlihat
P
: Ictus cordis teraba di linea midsternal
sinistra intercostal 5
P
: Batas jantung tidak dilakukan
A
: Bunyi jantung 1&2 murni, tunggal, reguler,
murmur (-), gallop (-)
Paru-paru
I
: Dinding dada simetris, rektraksi sela iga (-)
P
: Vocal fremitus (+/+) sama
P
: Sonor dikedua lapang paru, batas paruhepar ICS 5
A
: Bunyi napas vesikuler di kedua lapang paru,
ronchi (-/-), wheezing (-/-)
Abdomen
I
: Dinding perut simetris, massa (-), bekas
operasi (-), distensi (-)
A
: Bising usus (+),
P
: Nyeri tekan epigastrium dan umbilikus

Pemeriksaan Urine :
Eritrosit 2 -5/LPB
Leukosit 20 40 /LPB

Seorang wanita 45 tahun mengeluh


nyeri mulai saat kencing,
pertengahan sampai akhir tidak sakit.
buang air kecil sangat sakit dan
sering. Demam sejak 3 hari lalu.
dengan hasil lab urine : eritrosit 25/LPB, leukosit 20-40/LPB.

Diagnosis Kerja : Infeksi saluran


kemih (vaginosis
bakterialis)
Diagnosis Banding
: infeksi
Chlamydia trachomatis

Antibiotik amoxycillin 500mg


3x1/hari
Paracetamol 3x1/hari
Asam mefenamat 3x1/hari

Sering minum air putih untuk


membilas MO yang mungkin merayap
naik ke salurang kencing.
Ajak suaminya berobat unntuk
menghindari fenomena pingpong.

ISK adalah infeksi yang disebabkan


oleh mikroorganisme yang
menyerang saluran kemih manusia.

Sering menahan kencing terlalu


sering dan lama
Buang air seni tidak memperhatikan
kebersihan sehingga air seni yang
tersisa menjadi sumber penyakit
Bagi wanita, setelah buang air besar
membersihkannya dari belakang ke
depan
Melakukan hubungan sex dengan
penderita

Di indonesia prevalensi ISK cukup


tinggi dikarenakan banyak faktor
yang mempengaruhinya, faktor
kebersihan, infeksi, pergaulan bebas,
dll. Beberapa sumber mengatakan
insiden ISK di indonesi mencapai
43/100.000

VB di sebabkan oleh keadaan dan faktor


yang menyebabkan lingkungan vagina
asam menjadi basa mendorong
pertumbuhan bakteri penghasil basa.
lingkungan basa meningkatkan MO yg
berlebihan infeksi

Nyeri saat berkemih


Demam
Rasa terbakar di daerah kemaluan
Sering ingin kencing
Vb cairan encer abu-abu agak berbau

Pemeriksaan urin menunjukan infeksi


saluran kemih yang telah berkepanjangan
membuat eritrosit ada di dalam air seni

Komplikasi yang sering terjadi adalah


infeksi melanjut ke daerah vagina
dan saluran kemih.
Penyakit radang panggul

Metronidazol atau klindamisin oral sangat


efektif untuk vaginosis bakterialis.
Tetapi krim vagina klindamisin tidak
dianjurkan karena dapat menyebabkan
persalinan prematur pada ibu hamil.

Pola hidup bersih dan sehat.


jangan berganti2 pasangan seksual.
Cara membilas setelah BAB yang
benar