Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Program Studi Kesehatan Masyarakat


Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Faletehan
Laporan Praktikum Kesehatan Masyarakat, 7 April 2010

Ade Setiawan

Gambaran Pelaksanaan Pembuangan Akhir Sampah


di TPA Bangkonol Kabupaten Pandeglang Tahun 2009

xiii + 73 halaman + 3 tabel + 9 lampiran


Paradigma pengelolaan sampah yang bertumpu pada pendekatan akhir sudah
saatnya ditinggalkan dan diganti dengan paradigma baru pengelolaan sampah.
Paradigma baru memandang sampah sebagai sumber daya yang mempunyai nilai
ekonomi dan dapat dimanfaatkan, misalnya, untuk energi, kompos, pupuk ataupun
untuk bahan baku industri. Pengelolaan sampah dilakukan dengan pendekatan
yang komprehensif dari hulu, sejak sebelum dihasilkan suatu produk yang
berpotensi menjadi sampah, sampai ke hilir, yaitu pada fase produk sudah
digunakan sehingga menjadi sampah, yang kemudian dikembalikan ke media
lingkungan secara aman. Pengelolaan sampah dengan paradigma baru tersebut
dilakukan dengan kegiatan pengurangan dan penanganan sampah. Pengurangan
sampah meliputi kegiatan pembatasan, penggunaan kembali, dan pendauran
ulang, sedangkan kegiatan penanganan sampah meliputi pemilahan,
pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir.
Magang/Praktikum Kesehatan Masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui
gambaran pelaksanaan pembuangan akhir sampah di Tempat Pembuangan Akhir
Sampah (TPA) Bangkonol Kabupaten Pandegang tahun 2009. Waktu pelaksanaan
dimulai dari 15 Februari sampai dengan 15 Maret 2010. Lokasi/obyek magang
adalah institusi Dinas Tata Ruang, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten
Pandeglang dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Bangkonol Kabupaten
Pandeglang.
Hasil Praktikum Kesehatan Masyarakat menggambarkan sistem pengelolaan
sampah yang telah dilaksanakan oleh Dinas Tata Ruang, Kebersihan dan
Pertamanan Kabupaten Pandeglang mulai dari penampungan, pengumpulan,
pengangkutan, pengolahan dan pembuangan akhir sampah di wilayah pelayanan
Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bangkonol Kota Pandeglang cakupannya baru
mencapai 40%, sedangkan sisanya 60% dikelola oleh masyarakat sendiri yaitu
dengan cara membakar, menimbun atau membuangnya secara liar.

v
Metoda yang digunakan dalam pengolahan sampah di TPA Bangkonol
menggunakan cara landfill dengan lahan urug terkendali setiap 3 – 5 hari sekali
(Controlled Landfill). Walaupun begitu dengan keterbatasan sarana dan prasarana
yang ada saat ini sampah yang di buang ke lokasi TPA Bangkonol sering
dibiarkan begitu saja tanpa ada penanganan (Open Dumping).
Pemanfaatan sampah di lokasi TPA Bangkonol dilakukan oleh para pemulung
dengan memanfaatkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomis. Selain itu
sudah diupayakan untuk pengolahan sampah organik menjadi kompos oleh
pengelola TPA Bangkonol dengan melibatkan pihak ketiga dan masyarakat
setempat.
Pemantauan dampak lingkungan di TPA Bangkonol sudah dilaksanakan
diantaranya dengan menerapkan disaign Controlled Landfill standar seperti
pembentukan dasar TPA, pengolahan lindi (leachate), gas serta melarang
pembakaran sampah di lokasi TPA Bangkonol, serta melakukan kontrol bau, debu
dan lalat secara berkala.
Dalam pengelolaan tempat pemrosesan akhir ada hambatan dan masalah yang
sering terjadi diantaranya adanya keterbatasan sarana dan prasarana serta sumber
pembiayaan yang relatif terbatas untuk mengolah seluruh sampah yang masuk ke
lokasi TPA.
Ada beberapa saran yang diperlukan untuk pengelolaan sampah ditingkat hulu
mulai dari pemilahan sampah rumah tangga supaya dikembangkan/
disosialisasikan melalui berbagai media yang ada sehingga akan meminimalkan
pengangkutan/pembuangan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan
menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan.
Perlu lebih memberdayakan pemulung dalam pengelolaan sampah terutama di
tingkat tempat penampungan sementara (TPS), sehingga volume sampah yang
akan di angkut ke TPA menjadi berkurang. Selain itu disarankan untuk melakukan
pemberdayaan masyarakat setempat untuk mengolah sampah organik menjadi
kompos sehingga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian.

Kata kunci (sampah, TPA, controlled landfill)

Daftar bacaan : 15 buah (2010-1987)

vi