Anda di halaman 1dari 2

RSUP DR.M.

Jamil Padang

UPF.KEBIDANAN

CM 10

Nama:
LAPORAN OPERASI

NoCM :
: ---------------------------------------------------------------------------Umur :
tahun
Bangsal Kebidanan
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Nama dokter ahli bedah
:
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Nama dokter ahli anestesi :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Jenis anestesi
:
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Jenis operasi
:
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Diagnosa Prabedah
:
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Diagnosa Pascabedah
:
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Indikasi operasi
:
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Nama operasi
: Mini Laparotomi
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Jaringan yang diinsisi
: Tuba Uterina
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Tanggal operasi
Jam operasi dimulai
Jam operasi selesai
lama operasi
WIb
WIB
=======================================================================
LAPORAN OPERASI :
Pasien tidur telentang diatas meja operasi.
Dilakukan tindakan aseptik untuk membersihkan lapangan operasi dengan
larutan betadin 10 % didaerah abdominalis.
Daerah operasi diperkecil dengan menutupkan duk steril.
Dilakukan anestesi intra vena.
Dilakukan insisi kulit pada 1 jari dari fundus uteri +/- 1 cm, Insisi dilanjutkan
kelapisan subkutis.
Fascia M.Rektus Abdominis diidentifikasi dan dibuka secara tajam yang
dimulai dengan membuat sayatan pada bagian tengahnya, kemudian insisi
diperlebar kearah bawah dan keatas dengan gunting sesuai irisan dari luar,
ketika menggunting kearah bawah sisi yang pertama dipegang dengan
pinset chirurgis oleh operator dan yang lain oleh asisten, ketika menggunting
kearah atas fascia diangkat keatas dengan menggunakan pinset anatomis
yang dimasukkan diantara fascia dan peritonium secara hati-hati agar tidak
mengenai usus atau omentum dibawahnya.
Rektus Abdominis kiri dan kanan dipisahkan secara tumpul dengan tangkai
skalpel kemudian diperlebar dengan 2 jari telunjuk operator.
Peritonium parietal diidentifikasi,
dipegang dengan pinset chirurgis oleh
operator dan asisten, disayat secukupnya dengan gunting, sebelumnya
dilakukan transiluminasi, dengan melihat ujung gunting dibalik peritonium,
dengan hati-hati untuk menghindari usus atau omentum ikut terpotong,
kemudian dipegang dengan dua buah klem , sayatan diperlebar kebawah

dan keatas sesuai irisan dari luar dengan menggunakan gunting jaringan,
ketika sayatan kearah bawah dimasukkan jari telunjuk operaor dan asisten
untuk melindungi agar tidak mengenai usus atau omentum dibawahnya dan
irisan dilakukan secara avue.
Setelah peritonium dibuka tampak uterus sesuai palpasi dari luar, dilakukan
Tubektomi Pomeroy pada kedua tuba.
Setelah diyakini tidak ada perdarahan, peritonium dijahit jelujur dengan
kromik cat gut no 1. M. rektus Abdominis dijahit satu-satu dengan khromik
cat gut no 1. Fascia M. rektus abdominis dijahit satu-satu terkunci dengan
Khromik cat gut no.1. Subkutis dijahit satu-satu dengan khromik cat gut no
1. Kulit dijahit satu-satu dengan Khromik cat gut no 1.
Keadaan post operasi :
KU sedang, sadar koperatif,
TD
mmHg,
Nd :
x/.
Nf
x/.
Sh :
FUT 3 jari. dibawah pusat, kontraksi baik.
Asisten

Operator