Anda di halaman 1dari 2

Dampak penyalahgunaan media sosial terhadap remaja

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa pengaruh internet memang sudah semakin
besar di zaman teknologi ini. Tidak sedikit yang menjadiketergantungan dengan internet.
Dari semua kalangan, baik tua maupun muda. Tidak hanya orang dewasa, internet pun sudah
banyak digunakan oleh anak-anak. Karena tidak dapat dipungkiri, internet sudah menjadi
kebutuhan banyak orang, dimana internet bisa menjadi sumber pengetahuan atau pemberi
informasi yang mendunia maupun sumber penghasilan. Banyak orang yang memanfaatkannya
sebagai sesuatu yang positif, namun ada juga yang menggunakannya sebagai sesuatu yang
negatif.
PENYALAHGUNAAN INTERNET
1. Situs Pornografi
Pornografi yang tidak dibatasi, dapat mengakibatkan generasi-generasi muda terkontaminasi
oleh situs pornografi yang merajalela. Hal ini dapat menimbulkan sex bebas pada remaja,
pelecehan seksual, dan lain sebagainya. Walaupun situs-situs porno sudah diupayakan untuk
dihancurkan, tetapi masih banyak saja oknum-oknum yang jahil yang masih saja menaruh
gambar ataupun tulisan berbau pornografi ke media sosial lainnya.
2. Kecanduan Game Online
Sudah banyak yang kecanduan game online, dari anak SD, SMP, maupun SMA. Mungkin
untuk menghilangkan kepenatan sehabis pulang sekolah, boleh saja mereka bermain game
online, ya 2 sampai 3 jam. Tetapi mereka bukan hanya sekedar menghilangkan kepenatan saja,
mereka justru ketagihan, sampai-sampai tidur hingga larut malam, bahkan ada yang menginap
di warnet. Kecanduan game online sebenarnya hanya dapat menyita waktu, tenaga dan juga
uang.
3. Penyalahgunaan Media Sosial
Selain itu media sosial seperti facebook dan twitter sudah banyak yang tidak
memanfaatkannya dengan positif, banyak remaja meng-update status yang tidak pantas untuk
di publish, menggunakan kata-kata kotor, makian, membongkar aib, dan hinaan lainnnya, di
masa ini sudah tidak tabu lagi meng-update status dan meng-comment status yang seperti itu.
Foto profil yang dipakai juga banyak yang memajang foto yang tidak pantas untuk dilihat.
Untuk penggunaan nama di facebook banyak yang tidak menggunakan nama asli, bahkan
menggunakan nama yang memiliki arti kotor dan mengandung kontroversi.
DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN INTERNET
1. Dampak pada Perkembangan Fisik
Contohnya problem visual seperti kelelahan mata, sakit kepala bahkan penglihatan kabur
karena remaja lebih rentan daripada orang dewasa terhadap cahaya dan radiasi yang
dipancarkan dari perangkat internet. Selain itu obesitas juga kasus yang sering terjadi akibat
berkurangnya aktivitas fisik.
2. Dampak pada Perkembangan Emosi dan Sosial
Internet dapat berdampak pada perilaku kurang sabar pada remaja karena internet cenderung
membuat segala sesuatu menjadi lebih mudah dan instant sehingga secara emosi para remaja
menjadi tidak terbiasa untuk bersabar. Saat ini telah dikembangkan berbagai jejaring sosial
yang dapat mendukung terciptanya suatu lingkungan sosial virtual. Pada remaja, pengaruh
negatif dari jejaring sosial ini dapat dilihat dari beberapa hal sebagai berikut :
- Hilangnya Privacy
Menulis status yang vulgar yang seharusnya adalah privasi yang tidak baik untuk
dipublikasikan.
- Cyber-Bullying
Banyak terjadi kasus perkelahian yang dimulai dari komentar atau status namun dianggap
ejekan (bullying) melalui jejaring sosial.
- Stranger-Danger
Para remaja sering masih kurang aware terhadap bahaya dari orang yang tak dikenal atau
yang mengenal mereka namun memalsukan identitasnya dalam jejaring sosial.
- Cyber-Stalking
Kejujuran remaja dalam jejaring sosial seperti melakukan posting tentang bagaimana rumah
mereka, dimana sekolah mereka, menyebabkan orang asing yang berniat jahat sangat mudah
untuk membuntuti dan bahkan membujuk mereka untuk bertemu muka dan akhirnya bisa
melakukan tindakan kejahatan kepada mereka.

Foto profil yang dipakai juga banyak yang memajang foto yang tidak pantas untuk dilihat.
Untuk penggunaan nama di facebook banyak yang tidak menggunakan nama asli, bahkan
menggunakan nama yang memiliki arti kotor dan mengandung kontroversi. Hal ini hanya
membuat moral remaja hancur dan tidak tahu malu lagi. Padahal, facebook atau twitter dapat
dimanfaatkan untuk hal yang positif, seperti berjualan online, saling share dengan teman baru,
menulis status yang membangun, dan lain sebagainya.
Selain itu, untuk fasilitas pencari informasi yang sangat banyak di internet,
seperti Google, Wikipedia, E-book, dan fasilitas lainnya sangat perlu diperbanyak, karena
kebutuhan hidup yang semakin lama semakin meningkat seperti buku-buku, dengan adanya
fasilitas diatas dapat memudahkan mencari informasi tanpa membeli buku yang mahal,
terutama memperbanyak fasilitas E-book di internet

DAMPAK NEGATIF:
1. Kecanduan situs jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan
kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri
dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi urat
nadi, dan merusak performa mental.
2. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer akan jarang berolahraga
sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas.
3. Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet
keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, seseorang dapat mengalami cedera tekanan
yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi, pada orangorang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer.
4. Media elektronik, seperti komputer, laptop, atau handphone (ponsel) juga menghancurkan
secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari
kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. Maksudnya adalah seseorang akan
mengalami pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari-nya
menyebabkan jumlah orang yang tidak dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting,
menjadi semakin meningkat setiap harinya.
DAMPAK POSITIF:
1.Memperluas pergaulan.
2.Sebagai media promosi dalam bisnis.
Semenjak situs jejaring sosial (seperti Facebook dan Twitter) menyedot perhatian publik.
Sebagian besar menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengunjungi situs tersebut. Oleh
karena itu diperlukan cara untuk mengatasi kecanduan jaringan sosial ini seperti dengan
membatasi waktu penggunaan internet, terutama situs jaringan sosial. Kita juga perlu belajar
menggunakan jaringan internet secara bijak sehingga kita tidak menjadi orang yang mencandu
akan jejaring sosial. Sebaiknya para pengguna situs jejaring sosial ini tidak harus berhenti total
untuk tidak menikmati situs tersebut, namun lebih bijak kalau secara perlahan untuk
menguranginya yaitu dengan mengurangi jam bermain Facebook.