Anda di halaman 1dari 4

EFEKTIVITAS TENIK DISTRAKSI NAPAS DALAM

DENGAN TIUP BALON TERHADAP PENURUNAN


ANSIETAS DALAM MENYUSUN SKRIPSI PADA
MAHASISWA KEPERAWATAN
SEMESTER 8 (KELAS 8A DAN 8B)
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

OLEH :
AHMAD SYAFII
NPM. 1280200101

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU
2016
A. LATAR BELAKANG

Sebagai mahasiswa, belajar dengan tujuan untuk mendapatkan nilai yang baik
adalah suatu tuntutan mutlak yang harus dijalani. Mahasiswa pada dasarnya akan
mengalami berbagai kendala dalam menghadapi tuntutan yang harus dijalaninya
ketika menjadi seorang mahasiswa. Tuntutan tersebut mulai dari keluarga yang
mengharapkan nilai indeks prestasi yang tinggi, lulus kuliah tepat waktu, tuntutan
pemahaman materi perkuliahan, dan penulisan tugas akhir atau skripsi.
Tugas akhir sebagai salah satu tugas akademik yang wajib dikerjakan mahasiswa,
memungkinkan pula terjadinya masalah-masalah yang mengakibatkan stres.
Semakin kompleks aktivitas yang berkaitan dengan proses pengerjaan tugas akhir,
maka semakin tinggi pula tingkat kesulitan yang dirasakan mahasiswa, dan
banyak dari mahasiswa yang mempersepsi tugas akhir sebagai beban atau sumber
masalah dalam menyelesaikan studi. Fenomena ini dapat berimplikasi pada
munculnya macam-macam reaksi mahasiswa terhadap tugas akhir seperti cemas,
sulit berkonsentrasi, menghindar atau bahkan meningkatkan permasalahan
psikologis yang lain misalnya frustasi atau menunda mengerjakan tugas (Anonim,
2010)
Menurut Wihartati (2011: 61) kecemasan merupakan nama baru dari gangguan
neurotik atau neurosis. Istilah gangguan neurotik masa sekarang sudah
ditinggalkan, meskipun dalam praktis psikologis masih sering digunakan.
Ditinggalkannya istilah itu karena arti harfiyahnya, ialah syaraf yang lemah, tidak
memiliki bukti yang nyata. Dari berbagai penelitian dan pemeriksaan psikologis
termasuk terapi, gangguan neurotik pada umumnya lebih didasari oleh
kepribadian atau kondisi psikologis yang lemah, kurang mantap, atau terlalu kaku
dalam menghadapi berbagai permasalahan, yang justru berbeda dan sekaligus
berubah-ubah sebagai upaya yang ternyata tidak efektif untuk melindungi atau
menutupi kelemahan itu.
Menurut Daradjat (2001: 28) gejala-gejala kecemasan meliputi dua hal, yakni
gejala bersifat fisik dan gejala mental. Gejala fisik meliputi: ujung-ujung jari
terasa dingin, pencernaan tidak teratur, pukulan jantung cepat, keringat
bercucuran, tidur tidak nyenyak, nafsu makan hilang, kepala pusing, sesak nafas
dan sebagainya. Gejala mental antara lain: sangat takut, merasa akan ditimpa
bahaya atau kecelakaan, tidak bisa memusatkan perhatian, tidak berdaya atau
rendah diri, hilang kepercayaan pada diri, tidak tenteram, ingin lari dari kenyataan
hidup dan sebagainya.
Metode yang dapat digunakan untuk mengatasi ansietas diantaranya melalui
pendekatan farmakologis, perilaku, kognitif, meditasi, hipnotis, dan musik
(Hardjana, 1994).
kelebihan terapi non farmakologi khususnya teknik distraksi nafas dalam adalah
murah dan tidak menimbulkan resiko alergi. Berbeda dengan terapi farmakologi
lebih besar resiko untuk alergi obat analgetik. Sehingga setiap pasien tidak bisa
diterapkan secara sama. Penanganan nyeri akan lebih mudah lagi apabila terapi
non farmakologi dikombinasikan dengan terapi farmakologi dengan
memperhatikan efek samping obat pada pasien.
meniup balon dapat dianalogkan dengan latihan napas dalam (pursed lips
breathing). meniup balon merupakan suatu kegiatan atau aktivitas yang

memerlukan inspirasi dalam dan ekspirasi memanjang dengan mulut di


monyongkan..
Dari Uraian Diatas Peneliti Tertarik Untuk Meneliti Efektivitas Tenik Distraksi
Napas Dalam Dengan Tiup Balon Terhadap Penurunan Ansietas Dalam
Menyusun Skripsi Pada Mahasiswa Keperawatan Semester 8 (Kelas 8a Dan 8b)
Universitas Muhammadiyah Bengkulu
B.

RUMUSAN MASALAH
Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Efektivitas
Tenik Distraksi Napas Dalam Dengan Tiup Balon Terhadap Penurunan Ansietas
Dalam Menyusun Skripsi Pada Mahasiswa Keperawatan Semester 8 (Kelas 8a
Dan 8b) Universitas Muhammadiyah Bengkulu

C. TUJUAN PENELITIAN
1. Tujuan Umum

Untuk mengetahui Efektivitas Tenik Distraksi Napas Dalam Dengan Tiup


Balon Terhadap Penurunan Ansietas Dalam Menyusun Skripsi Pada
Mahasiswa Keperawatan Semester 8 (Kelas 8a Dan 8b) Universitas
Muhammadiyah Bengkulu
Tujuan Khusus
1) Mengidentifikasi Tingkat Ansietas Mahasiwa Keperawatan dalam
penysusnan skripsi sebelum di berikan intervensi tiup balon di Universitas
Muhammadiyah Bengkulu
2) Mengidentifikasi Tingkat Ansietas Mahasiwa Keperawatan dalam
penysusnan skripsi setelah di berikan intervensi tiup balon di Universitas
Muhammadiyah Bengkulu
3) Bagaimana Efektivitas Tenik Distraksi Napas Dalam Dengan Tiup Balon
Terhadap Penurunan Ansietas Dalam Menyusun Skripsi Pada Mahasiswa
Keperawatan Semester 8 (Kelas 8a Dan 8b) Universitas Muhammadiyah
Bengkulu
D. KERANGKA KONSEP

E.

Independen

Dependen

Tiup Balon

Penurunan Ansietas

METODELOGI PENELITIAN
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasieksperimen desain pre-test and post-test one group design yaitu
observasi dilakukan secara dua kali yaitu sebelum dan sesudah
perlakuan (intervensi). (Notoatmodjo, 2010).