Anda di halaman 1dari 7

Modul Praktikum Pemrosesan Sinyal

Modul II
Operasi Dasar Sinyal
A. Tujuan
Setelah mempelajari modul ini mahasiswa diharapkan mampu:
Mengenal dan memahami sifat operasi dasar pada sinyal kontinyu
dan diskrit
Dapat mengaplikasikan sifat operasi dasar sinyal pada aplikasi
mathlab
Dapat menganalisa sifat operasi dasar sinyal kontinyu dan diskrit
B. Petunjuk
Awali setiap aktivitas anda dengan doa, agar anda lancar dalam

belajar
Pahami tujuan, dasar teori, dan latihan-latihan praktikum dengan

baik
Kerjakan tugas-tugas praktikum dengan baik, jujur, dan sabar
Tanyakan kepada instruktur apabila ada hal-hal yang kurang jelas
C. Dasar Teori
Penjumlahan Sinyal
Proses penjumlahan sinyal seringkali terjadi pada peristiwa transmisi
sinyal melalui
suatu medium. Sinyal yang dikirimkan oleh pemancar setelah melewati
medium tertentu misalnya udara akan mendapat pengaruh kanal,
dapat menaikkan level tegangan atau menurunkan level tegangannya
tergantung nilai yang dijumlahkan. Sehingga pada bagian penerima
akan mendapatkan sinyal sebagai hasil jumlahan sinyal asli dari
pemancar dengan sinyal yang terdapat pada kanal tersebut.
Sinyal

Hasil
Penjumlahan

Gambar 2.1 Blok Penjumlahan Sinyal

Sinyal
Secara matematis dapat diberikan
sebagai berikut:
y(t) = x1(t) + x2(t)
Dalam hal ini, setiap nilai sinyal pertama dijumlahkan dengan nilai

sinyal kedua.

Modul Praktikum Pemrosesan Sinyal

(a)Gelombang Y1

1
0
-1

0.2

0.4

0.6

0.8

1.2

1.4

1.6

1.8

1.4

1.6

1.8

1.4

1.6

1.8

(b)Gelombang Y2

1
0
-1

0.2

0.4

0.6

0.8

1.2

(c)Gelombang Y3

2
0
-2

0.2

0.4

0.6

0.8

1.2

Gambar 2.2 contoh penjumlahan sinyal (a) sinyal input Y1 (b) sinyal input
Y2 (c) Hasil penjumlahan sinyal Y1 dan sinyal Y2

Pengurangan Sinyal

Hasil
Pengurangan

Sinyal

Sinyal
Gambar 2.3 Blok Diagram Pengurangan Sinyal

Secara matematis dapat diberikan sebagai berikut:


y(t) = x1(t) - x2(t)

Modul Praktikum Pemrosesan Sinyal

(a)Gelombang Y1

1
0
-1

0.2

0.4

0.6

0.8

1.2

1.4

1.6

1.8

1.4

1.6

1.8

1.4

1.6

1.8

(b)Gelombang Y2

1
0
-1

0.2

0.4

0.6

0.8

1.2

(c)Gelombang Y3

2
0
-2

0.2

0.4

0.6

0.8

1.2

Gambar 2.4 contoh pengurangan sinyal (a) sinyal input Y1 (b) sinyal input
Y2 (c) Hasil pengurangan sinyal Y1 dan sinyal Y2

Perkalian Sinyal

Hasil
Perkalian

Sinyal

Sinyal
Gambar 2.5 Blok Diagram Perkalian Sinyal

Secara matematis dapat diberikan sebagai berikut:


Pada sinyal kontinu x(t)=x1(t).x2(t)
Pada sinyal diskrit x[n]=x1[n].x2[n]

Modul Praktikum Pemrosesan Sinyal

Gelombang Y1

0
-3

-2

-1

Gelombang Y2

2
1
0
-3

-2

-1

0
Gelombang Y2.*Y1

10
5
0
-3

-2

-1

Gambar 2.6 contoh perkalian sinyal (a) sinyal input Y1 (b) sinyal input Y2
(c) Hasil perkalian sinyal Y1 dan sinyal Y2

Penskalaan Waktu
Gelombang Y1

1
0
-1
-5

-4

-3

-2

-1

Gelombang Y2

1
0
-1
-5

-4

-3

-2

-1

Gelombang Y3

1
0
-1
-5

-4

-3

-2

-1

Gambar 2.7 contoh penskalaan waktu sinyal (a) sinyal skala n (b) sinyal
skala 5*n (c) Hasil penskalaan waktu sinyal n/0.5

Refleksi atau Pencerminan

Modul Praktikum Pemrosesan Sinyal

Gelombang n

1
0
-1
-10

-8

-6

-4

-2

10

10

10

Gelombang n diskrit

1
0
-1
-10

-8

-6

-4

-2

Gelombang -n

1
0
-1
-10

-8

-6

-4

-2

Gambar 2.8 contoh pencerminan sinyal (a) sinyal n kontinu (b) sinyal n
diskrit (c) sinyal n diskrit

Delay atau Pergeseran Waktu


Gelombang n1

0
-8

-6

-4

-2

0
-8

-6

-4

-2

Gelombang n3

0
-8

0
Gelombang n2

-6

-4

-2

Gambar 2.9 contoh pergeseran waktu sinyal (a) sinyal n1=n (b) sinyal
n2=n+1 (c) sinyal n3=n-2

D. Alat dan Bahan


PC/ laptop yang memenuhi kapasitas untuk pemrograman aplikasi

MathLab
Software Matlab
Modul/handout materi yang akan di praktekkan

Modul Praktikum Pemrosesan Sinyal

E. Latihan
Perhatikan bentuk sinyal dibawah ini. Buatlah persamaan masingmasing sinyal dan tuliskan persamaan tersebut dalam program matlab
a. Penjumlahan Sinyal
Gelombang Y1

2
0
-2

10

12

14

16

18

12

14

16

18

14

16

18

Gelombang Y2

4
2
0
-2
-4

10

Gelombang Y1+Y2
5
0
-5
0

10

12

b. Pengurangan Sinyal
Gelombang Y1

4
2
0
-5

-4

-3

-2

-1

Gelombang Y2

4
2
0
-5

-4

-3

-2

-1

Gelombang Y1+Y2

2
1
0
-5

c. Perkalian Sinyal

-4

-3

-2

-1

Modul Praktikum Pemrosesan Sinyal

Gelombang Y1

2
1
0
-3

-2

-1

Gelombang Y2

4
2
0
-3

-2

-1

0
Gelombang Y2.*Y1

4
2
0
-3

-2

-1

d. Pergeseran Sinyal
Gelombang n1
4
2
0
-8

-6

-4

-2

-6

-4

-2

0
2
Gelombang n2

4
2
0
-8
5

0
-8

0
Gelombang n3

-6

-4

-2

F. Tugas
a. Analisa dan simpulkan operasi pada sinyal sesuai dengan hasil
latihan

Anda mungkin juga menyukai