Anda di halaman 1dari 6

ASUHAN KEPERAWATAN

Ruangan: Paviliun Lukas

Nama: Ny.S.R

RSU Bethesda GMIM Tomohon

Umur: 48 tahun

hari/

Diagnosa

Tujuan

tanggal
1.

Gangguan perfusi

Perfusi jaringan

kamis

jaringan serebral

serebral terpenuhi

Rencana keperawatan
Intervensi
Rasional
1. Lakukan
1. Mengurangi
tindakan yang

ketidaknyamanan

Implementasi

Evaluasi

Jam 10.00

Tanggal

1. Meninggikan kepala

11-09-2009
Jam 07.15

10-

berhubungan dengan dengan kriteria setelah

nyaman, atur

dan dapat

tempat idur sesuai

09-

suplai darah dan O2 dilakukan tindakan

posisi klien

menurunkan

dengan keinginan klien

ke otak kurang yang

keperawatan selama 3

tiggikan kepala

rangsangan simpatis

dan menganjurkan

S:

di tandai dengan

hari klien dapat

tempat tidur

juga dapat

klien untuk rileks

- Klien

DS :

menunjukan dan

menimbulkan

misnya tidak

mengatakan

menginformasikan

rangsangan yang

memikirkan hal-hal

masih merasa

tidak merasa

menimbulkan

yang membuat dirinya

pusing

pusing,sakit

stress,membuat efek

stres, menganjurkan

kepala,tidak gelisah

tenang sehingga

klien memikirkan hal-

mengatakan

dan tanda-tanda vital

akan menurunkan

hal yang

sakit kepala

tekanan darah

tekanan darah

menyenangkan

hilang timbul

2009

- Klien mengeluh
pusing
- Klien mengeluh
sakit kepala
DO :
-

Kesadaran; terkontrol atau berada

komposmentis
dalam batas normal.
KU
;
Klien

terlihat gelisah
Td ; 190/100

- Klien

Jam 10.30
2.Ukur Td

2.Perbandingan dari

2.Mengukur tekanan

dengan kedua

tekanan darah akan

darah

tangan untuk

memberikan

Td : 210/110mmHg

evaluasi awal,

gambaran yang

20

O:
- Kesadaran
komposmentis
- TD

mmHg

gunakan teknik

lengkap tentang

dengan tepat

masalah vaskuler

210/110mmHg
A:
Jam 11.00

3. Observasi

3. Adanya pucat dan

warna kulit

3.Mengobservasi warna

mungkin bisa

kulit;warna kulit klien

berkaitan dengan

kemerah-merahan

umum, tertentu

jantung

intervensni

4. Dapat

4.Mengkaji bila ada

mengidentifikasikan

edema pada klien mulai

gagal jantung dan

dari wajah sampai kaki

kerusakan ginjal

klien.
Hasil : tidak ada edema.
Jam 12.05

5. Dapat menurunkan

5. Melayani obat satu

dengan dokter

dan mengontrol

tablet captopril dengan

dan perawat

tekanan darah

air masak untuk klien

untuk

minum.

pemberian obat
dan pantau
21

P:
Lanjutkan

vaskuler
5. Kolaborasi

teratasi

penurunan curah
Jam 11.15
4. Kaji edema

Masalah belum

Jam 13.00

keperawatan

respon terhadap

- Melalyani obat

obat untuk

acetensa satu tablet

mengukur

dengan air minum.

tekanan darah

2.

kamis
10092009

Intoleransi aktivitas
berhubungan dengan
kelemahan fisik
yang di tandai
dengan :
DS ;
Klien mengatakan

1.Memberikan

dapat terpenuhi dengan

bantuan sesuai

bantuan hanya

kriteria setelah

kebutuhan,

dilakukan tindakan

di

Tanggal
11-09-2009

sebatas kebutuhan

di tempat tidur posis

Jam 07.15

Contohnya

akan mendorong

sesuai dengan klien

keperawatan selama 3

duduk di

kemandirian dalam

sukai yang membuat

hari klien dapat

tempat tidur

melakukuan

dia nyaman, dan

Klien

aktivitas

memberikan klien

mengatakan

minum air putih.

badan terasa

misalnya bergerak di
hanya

Jam 12.15
1.Membantu klien duduk

secara mandiri

DO :

terbaring

1.Berikan

melakukan aktivitas

badan terasa lemah

- Klien

Toleransi aktivitas

2. Kaji respon

2.Membantu dalam

2.Mengkaji respon klien

S:

tidak enak

tempat tidur,dan klilen

klien

mengkaji respon

terhadap aktiitas dan

dapat

melakukan

fisiologis terhadap

memperhatikan tanda-

O:

aktivitas

stress aktivitas

tanda vital N : 82x/m

-Klien hanya

menginformasikan
tempat tidur
- Ruang
gerak tidak adanya

perhatikan nadi
22

dan R : 22x/m

berbaring

ekstremitas
terbatas

atas kelemahan badan.


karena

dan respirasi

-Klien terpasang

lebih dari

terpasang infus

IVFD NaCl

20x/m di atas

0,9% 20 tts/m

periode
istirahat

A : Masalah
belum

3.Ajarkan pada

3.
kamis
10092009

3.Merupakan teknik

3.Mengajarkan teknik

klien tentang

penghematan energi

penghematan energi

teknik

mis : duduk dengan

dengan melati klien

penghematan

bantuan

duduk di tempat tidur

teratasi
P :Lanjutkan
intervensi

energi

Gangguan pola tidur

keperawatan

berhubungan dengan
sering terbangun
karena sakit kepala
yang di tandai
dengan
DS :

- klien mengatakan
sulit tidur malam
DO :

Pola tidur klien

1.Atur posisi

1.Memugnkinkan

kembali normal atau

nyaman

peningkatan

sesuai dengan standar

rendahkan

istirahat

tidur klien dengan

kepala tempat

merendahkan kepala

kriteria setelah di

tidur jika terlalu

tempat tidur yang

S:

lakukan tindakan

tinggi sesuai

terlalu tinggi

Klien

keperawatan selama 3

dengan

mengatakan

hari klien dapat tidur

keinginan klien

masih sulit

dengan nyaman dan

Jam 13.05

Tanggal

1.Mengatur posisi sesuai

11-09-2009

keinginan klien dan

Jam 07.15

untuk tidur
23

- KU

Klien nyenyak dan klien

terlihat gelisah
tidak gelisah
- Sklera
tampak
dan diharapkan klien
merah
dapat melaporkan pola

2.Meningkatkan

2.Memberikan tempat

Klien tidur

kenyamanan tidur

tidur yang nyaman

tidur yang

dan dukungan

dengan menggunakan

nyaman dengan

fisiologis

bantal kepala dan

O:

bantal guling

Klien gelisah

2.Berikan tempat

malam 3-4 jam

tidur klien sesuai

menggunakan

dengan kebutuhan

milik pribadi ;

saat tekanan

tidurnya.

bantal dan

darah naik

guling
A:
Jam 13.15
3.Tidur tanpa

3.Mengurangi kebisingan

gangguan

dan menganjurkan pada

kebisingan dan

meningkatkan

keluarga untuk tidak

anjurkan pada

kenyamanan

mengajak klien pada

3.Kurangi

saat klien akan tidur

keluarga
selama klien

teratasi
P:
Lanjutkan
intervensi
keperawatan

tidur untuk
tidak di

4.Membantu
menginduksi tidur
24

Masalah belum

4.Menganjurkan klien
untuk tidak tegang dan

4.Anjurkan klien
untuk tidak
tegang dan
berdoa sebelum
tidur sesuai
dengan
keyakinannya.

25

berdoa sebelum klien


tidur