Anda di halaman 1dari 2

VII.

PELAYANAN RAWAT INTENSIF


1. Rata-rata pasien yang kembali ke perawatan intensif dengan kasus yang sama <
72 jam
Indikator

: Rata-rata pasien yang kembali ke perawatan


intensif dengan kasus yang sama < 72 jam

Dimensi Mutu

: Efektifitas

Tujuan Indikator

: Tergambarnya

keberhasilan

perawatan

intensif
Definisi Operasional

: Pasien kembali ke perawatan intensif dari


ruang rawat inap dengan kasus yang sama
dalam waktu 72 jam

Frekwensi updating indikator


Periode dilakukan analisa
Numerator

: 1 bulan
3 bulan
: Jumlah pasien yang kembali ke perawatan
intensif dengan kasus yang sama 72 jam

dalam satu bulan


Denumerator

: Jumlah seluruh pasien yang dirawat di


intensif dalam satu bulan ruang

Sumber data

: Rekam Medis

Nilai

: 1%

Penanggung jawab pengumpul data

: Ka Instalasi Intensif

2. Pemberi Pelayanan Unit Intensif


Indikator

: Pemberi pelayanan unit intensif

Dimensi Mutu

: Kompetensi tekhnis

Tujuan Indikator

: Tersedianya pelayanan intensif tenaga yang


kompeten

Definisi Operasional

: Memberi pelayanan intensif adalah dokter


Spesialis anastesi atau dokter spesialis yang
sesuai dengan kasus yang ditangani, dan
perawat minimal D3 terlatih BTLS, PPGD
dan pelayanan unit intensif (ICU)

Frekwensi updating indikator


Periode dilakukan analisa
Numerator

: 1 bulan
3 bulan
: Jumlah tenaga dokter Sp.An dan dokter
spesialis yang sesuai dengan kasus yang
ditangani. Perawat D3 dengan sertifikat
perawat mahir ICU/setara yang melayani
pelayanan perawatan intensif

Denumerator

: Jumlah seluruh tenaga dokter dan perawat


yang melayani perawatan intensif

Sumber data

: Kepegawaian

Nilai

: 100 %

Penanggung jawab pengumpul data

: Kepala Instalasi Rawat Intensif