Anda di halaman 1dari 5

RESUME

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.K DENGAN GEA DI IGD


PKU MUHAMMADIYAH 1
YOGYAKARTA

Disusun Oleh:
Wahyu Pamungkas Bayu Aji
201420206050

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN AISYIYAH
YOGYAKARTA
2015

Pengkajian Keperawatan Gawat Darurat


I.
a.
b.
c.
d.
e.
f.

IDENTITAS
No.RM
Nama
Tanggal Lahir
Tanggal Pengkajian
Jenis Kelamin
BB/TB

II.

Survey primer
A. AIRWAY

:
: Tn K
: 31-12-1963
: Desember 2015/ 12.30 WIB
: Laki-laki
: 70kg/163cm

Klien tidak mengeluh sesak nafas, tidak ada sumabatan jalan nafas,
jalan nafas paten
B. BREATHING
RR :20x/menit, tidak sesak nafas, tidak terdengar suara abnormal
(wheezing, ronkhi,krekles, eupnea,cheyne stokes dll.
C. CIRCULATION
TD: 110/70mmHg, Tidak ada perdarahan
Nadi: 88x/menit
Suhu: 36,5
D. Disability
Compos Mentis GCS: 15, pupil isokor
III.

Survey Sekunder
1. Keluhan utama, klien mengeluh diare dari kemarin dan sejak tadi
pagi sudah 6 kali diare
Riwayat penyakit sekarang
Diabetes mellitus
3. AMPLE :
Alergi : klien tidak mempunyai alergi terhadap obat maupun
2.

makanan.
Medication:Memasang infus rl 500 ml di tangan kiri, cek gds
Postilness: pasien mengatakan riwayat penyakit diabetes mellitus
Last Meal: Nasi dan minum biasa
Even: klien mengeluh diare dari kemarin dan sejak tadi pagi sudah
6 kali diare

4. Pemeriksaan fisik :
a. Keadaan umum pasien
KU : Sedang, Kesadaran : Compos Mentis, GCS: 15
TD: 110/70mmHg, N:88x/menit, RR: 20x/menit, S:36,5
b. Sistem pernafasan
Hidung : simetris,tidak terlihat sesak nafas,tidak menggunakan
otot bantu tambahan saat bernafas
Leher : tidak terdapat perbesaran vena jugularis
c. Sistem Kardiovaskuler
Konjungtiva pucat ,Klien terlihat lemas, wajah pucat.
d. Sistem Pencernaan
Sklera tidak ikterik, mulut tidak terdapat stomatitis, gigi tidak
utuh, mulut bersih.
e. Sistem Indra
Mata: Penglihatan pasien baik, pasien tidak menggunakan alat
bantu penglihatan
Hidung: Indra penciuman pasien baik,
Telinga : tidak terdapat gangguan pendengaran pada pasien
f. Fungsi motorik
Pasien mengatakan badanya lemes klien hanya berbaring
ditempat tidur .
Sistem Muskuloskeletal
-Kepala
Inspeksi: kepala simetris, kulit coklat, mata dan hidung
simetris, mulut simetris,
-Leher
Tidak terdapat perbesaran vena jugularis,
-Dada
Dada dimetris,
Ekstremitas bawah tidak terdapat kelainan
5. Pemeriksaan penunjang: Cek gds
ANALISA DATA
Data
DS: Klien mengeluh diare dari

Masalah
Kekurangan volume

kemarin dan sejak tadi pagi

cairan

sudah 6 kali diare


DO: tampak lemas
Td:110/70mmHg.
Nadi : 88x/ menit

Etiologi
diare

Respirasi : 20x/ menit


Suhu : 36,5 C
Turgor kulis elastis
Konjuntiva pucat
IV.

Diagnosa :
1. Kekurangan volume cairan berhubungan dengan diare

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN :


No
1.

Diagnosa
Kekurangan volume
cairan berhubungan
dengan diare

Tujuan (NOC)
Intervensi (NIC)
intake
Setelah dilakukan tindakan 1. Obsrvasi
output
keperawatan 1 x 2 jam di
2. Observasi
vital
harapkan volume cairan
sign
3. Observasi tanda
terpenuhi dengan kriteria :
dehidrasi
Tidak ada tanda dehidrasi 4. Hitung kebutuhan
cairan
(konjungtiva
pucat,
5. Anjurkan
mukosa bibir kering, turgor
meningkatkan
minum
sesuai
kulit tidak elastis)
kebutuhan
Tidak ada penurunan berat 6. Kolaborasi dengan
tim
medis
badan
pemberian
obat
Ttv dalam batas normal
anti
diare
dan
infus rl

IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
NO
1.

DIAGNOSA
Kekurangan
volume cairan b.d

IMPLEMENTASI
19.00
1. Mengobservasi intake dan

EVALUASI
20.05
S : pasien mengatakan

diare

output
2. Mengobservasi tanda dehidrasi
3. Anjurkan minum sesuai
kebutuhan
4. Memberikan infus rl 500
dengan 30 tpm di tangan kiri
5. Memberikan obat ranitidin 2 ml
melalui iv

badanya masih lemas


O : tampak lemas
Terpasang rl 500 ml di
tangan kiri
Obat ranitidin masuk
melalui iv
A : msalah kekurangan
volume cairan teratasi
sebagian
P : lanjutkan intervensi