Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Masalah yang akan timbul akibat makin lamanya keberadan gigi


adalah timbulnya karies akar gigi yang sebetulnya bukan merupakan
barang baru. Oral hygiene yang buruk dapat menyebabkan masalah bagi
lansia. Setiap jenis luka yang serius atau yang sakit gigi di dalam mulut
menimbulkan infeksi mulut yang menyebabkan masalah pernapasan pada
lansia. Lansia beresiko tehadap masalah kesehatan mulut karena
kurangnya pengetahuan tentang oral hygiene, ketidak mampuan dalam
melakukan perawatan mulut, atau intergritas gigi dan mukosa akibat
penyakit.
Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi
eksperimen, dimana mengungkapkan hubungan sebab akibat untuk
mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah pemberian pendidikan
kesehatan terhadap pengetahuan oral hygiene pada lanjut usia di UPT.
Pelayanan Sosial Lanjut Usia di Binjai tahun 2015.Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh lansia sebanyak 172 orang, dengan teknik
pengambilan sampel purposive sampling, dimana pengambilan sampel
untuk tujuan tertentu. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 21 orang
Pengumpulan data dengan kuesioner dan observasi yang kemudia
dilakukan dengan uji wilcoxon.
Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan Uji Wilcoxon
diperoleh nilai Z = -3,787 dan nilai p value = 0,000 < 0,05 maka ada
pengaruh pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan oral
hygiene pada lanjut usia di UPT. Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai
tahun 2015.
Kesimpulan ada pengaruh pendidikan kesehatan memberikan
pengaruh terhadap pengetahuan oral hygiene pada lanjut usia di UPT.
Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai tahun 2015. Saran diharapkan kepada
perawat di UPT. Pelayanan Sosial Lanjut Usia di Binjai Tahun 2015. Dapat
memberikan banyak informasi dan penyuluhan tentang pendidikan
kesehatan dan dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci
Pustaka

: Pengetahuan, Oral hygiene, Pendidikan Kesehatan


: 18 (2005-2014)