Anda di halaman 1dari 1

1.

Tema : Kurangnya pengetahua mengenai cardiac arrest


Kalimat Utama : Masih tinginya angka kejadian cardiac arrest di Indonesia akibat
kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap penanganaan pertama pada kejadian
cardiac arrest.
Paragraf :
Masih tinginya angka kejadian cardiac arrest di Indonesia akibat kurangnya
pengetahuan masyarakat terhadap penanganaan pertama pada kejadian cardiac
arrest. Walaupun belum ada data yang akurat mengenai angka kejadiaan cardiac
arrest ini harus menjadi perhatian semua pihak. Salah satu contoh kejaadian
tersebut pada tahun 2011 salah satu anggota DPR Indonesia Raden Pandji Chandra
Pratomo Samiadji Massaid mengalami cardiac arrest setelah ia melakukan olah raga
(futsal) di malah hari. Pada kejadian tersebut Pada kejadian tersebut jantung
mengalami kegagalan dalam memompa darah dah menyuplai oksigen ke otak,
sehingga korban kehilangan kesadaran. Seharusnya orang di sekitar klien memberi
pertolongan dengan melakukan CPR, akan tetapi minimnya pengetahuan tentang
cardiac arrest dan tanda gejala nya mereka langsung membawa korban ke Rumah
Sakit. Disini terlihat kurangnya pengetahuan masyarakat Indonesia tentang BLS
khusunya CPR.
2. Tema : Kesiapan (readiness)
Kalimat Utama : Dalam International Journal of Nursing penggunaan kata kesiapan
(readiness) dalam literatur keperawatan tidak didefinisikan dengan pasti dan
dikembangkan sebagai suatu konsep.
Paragraf:
Dalam International Journal

of

Nursing

penggunaan

kata

kesiapan

(readiness) dalam literatur keperawatan tidak didefinisikan dengan pasti dan


dikembangkan sebagai suatu konsep. Terdapat beberapa perspektif yang berbeda,
tergantung dari sisi mana mereka memaknai kesiapan (readiness) tersebut.
Selanjutnya mereka mengartikan kesiapan menjadi empat tema pokok yaitu :
mempunyai kemampuan dasar umum dan kemampuan untuk menangani hal-hal
yang bersifat

khusus, memberikan perawatan yang aman kepada klien, mampu

menghadapi atau bertahan dengan

kenyataan sekarang dan kemungkinan-

kemungkinan ke depan, serta mempunyai keseimbangan antara pelaksanaan,


pengetahuan dan berpikir.