Anda di halaman 1dari 3

JURUSAN KEPERAWATAN

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

STRATEGI PELAKSANAAN
TINDAKAN KEPERAWATAN HARI KE 1 (Latihan Kegiatan yang dapat
dilakukan Klien)
A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi Klien
Klien terlihat diam dan tidak mau melakukan apa-apa
Klien tampak berpakaian rapi dan wajah tampak bersih
Kontak mata kurang dan lebih banyak menunduk saat berbicara
2. Diagnosa Keperawatan : Harga Diri Rendah
3. Tujuan khusus :
Membina hubungan saling percaya
Mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki
Menilai kemampuan yang dapat digunakan
Menetapkan atau memilih kegiatan yang sesuai kemampuan
Melatih kegiatan yang telah dipilih sesuai kemampuan
Merencanakan kegiatan yang telah dilatih
4. Tindakan Keperawatan
Membina hubungan saling percaya
Mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang masih dimiliki pasien
Membantu pasien dapat menilai kemampuan yang dapat digunakan
Membantu pasien dapat memilih/menetapkan kegiatan berdasarkan daftar

kegiatan yang dilakukan


Melatih kegiatan yang telah dipilih pasien sesuai kemampuan
Membantu pasien dapat merencanakan kegiatan sesuai kemampuannya dan
menyusun rencana kegiatan

B. STRATEGI PELAKSANAAN
1. Fase Orientasi
Salam Terapeutik :
Selamat pagi bu, perkenalkan nama saya dicky syahrulloh bisa dipanggil dicky,
saya mahasiswa keperawatan dari Universitas Brawijaya, saya pengganti perawat

yang sebelumnya praktik disini.


Validasi :
Bagaimana perasaan ibu pada pagi hari ini? Ada keluhan apa buk?
Kontrak :

Topik :
Baiklah bagaimana kalau kita membicarakan tentang perasaan ibu dan
kemampuan yang ibu miliki? Setelah itu kita akan nilai kegiatan mana yang
masih dapat ibu dilakukan. Setelah kita nilai, kita akan pilih beberapa

kegiatan untuk kita latih .


Waktu :
Mau berapa lama kita berbicang-bincang bu? bagaimana kalau 30 menit?
Tempat :
Dimana ibu mau berbincang-bincang? Bagaimana kalau disini saja.

2. Fase Kerja
Sebelumnya saya ingin menanyakan tentang penilaian ibu terhadap diri ibu, tadi ibu
mengatakan merasa tidak berguna kalau dirumah. Apa yang menyebabkan ibu merasa
demikian?
Jadi ibu merasa telah gagal memenuhi keinginan orang tua ibu, apakah ada hal lain
yang tidak menyenangkan yang ibu rasakan?
Bagaimana hubungan ibu dengan keluarga setelah ibu merasakan hidup ibu yang tidak
berarti dan tidak berguna?,
ibu, mari kita sama-sama menilai kemampuan yang ibu miliki untuk dilatih dan
dikembangkan. Coba ibu sebutkan kemampuan apa saja yang ibu pernah miliki?, bagus
apalagi bu? Kegiatan rumah tangga yang bisa ibu lakukan? Bagus, apalagi bu?
Wah bagus sekali ada 5 kemampuan dan kegiatan yang ibu miliki. Nah sekarang dari
lima kemampuan yang ibu miliki mana yang masih dapat dilakukan? Coba kita lihat yang
pertama bisa bu? Yang kedua bu? ( sampai yang kegiatan yang kelima). Bagus sekali,
ternyata ada empat kegiatan yang masih dapat ibu lakukan.
Nah dari keempat kegiatan yang telah dipilih untuk dikerjakan tadi, mana yang dilatih
hari ini?. Baik mari kita latihan menyapu, tujuannya agar ibu dapat meningkatkan
kemampuan menyapu dan merasakan manfaatnya.
Nah kalau kita akan menyapu, kita rapikan dulu barang-barang yang ada, kemudian
kita ambil sapu dan mulai menyapu dari ruangan paling dalam ke arah luar. Baik
bagaimana kalau kita lakukan sekarang bu. Bagus . Menurut ibu bagaiman perbedaan
lantai setelah dibersihakan dibandingkan tadi sebelum dibersihakan?
3. Fase Terminasi
Evaluasi subjektif :
Bagaimana perasaan ibu setelah kita latiahn menyapu?
Evaluasi objektif :
Nah coba ibu sebutkan lagi langkah-langkah menyapu. Bagus.
Rencana Tindak Lanjut

Sekarang mari kita masukan dalam jadwal harian ibu, mau berapa kali ibu
melakukannya? Bagus 2 kalipagi-pagi setelah bangun tidur dan jam 4 setelah

istiraht siang.
Kontrak
Topik : Baik, besok saya akan kembali lagi untuk melatih kemampuan ibu

yang kedua.
Waktu : Ibu mau jam berapa? Baik jam 10 pagi ya.
Tempat : Tempatnya dimana ibu? bagaimana kalau disini saja, jadi besok
kita ketemu lagi disini jam 10 ya, terima kasih bu.