Anda di halaman 1dari 21

ANALISIS SWOT PROGRAM KERJA

KULIAH KERJA NYATA LOKASI UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA


SEMESTER GASAL TAHUN AKADEMIK 2015/2016
Kelompok
Padukuhan
Desa
Wilayah

A;
1;

: 66
: Tetes
: Sidoharjo
: IIB /Unit K

PROGRAM KERJA UNGGULAN


Peta Monografi
FAKTOR INTERNAL
KEKUATAN (S)
Anggota kelompok memiliki pengetahuan yang

KELEMAHAN
Saat ini wilayah pedukuhan T

cukup mengenai dasar-dasar pemetaan wilayah yang terpetakan secara jelas dalam
telah dipelajari sebelumnya dikampus.
FAKTOR EKSTERNAL
PELUANG (O)
STRATEGI (SO)
Mendapat arahan dari bapak dukuh mengenai Pembuatan peta secara lengkap beserta elemen-

(Google Maps) maupun dalam


Positioning System (GPS).

STRATEGI (W
Membuat peta secara manual

jalan dan batas pada desa Tetes.

elemen yang ada.

dengan bapak dukuh.

ANCAMAN (T)
Sebelumnya tidak adanya peta monografi

STRATEGI (ST)
STRATEGI (W
Memahami peta pemetaan, kemudian dari jalan yang Jalan yang sudah dipetakan da

pedukuhan Tetes dan masih banyak jalan yang sudah terpetakan dibuat lagi jalan-jalan yang belum unsur referensi untuk dimasuk

2;

belum di aspal yang akan mengakibatkan

ada di peta dengan survey lapangan. Survey

maps, sehingga dapat diakses

tersesat.

dilakukan oleh peserta.

di luar.

Peta Potensi

FAKTOR INTERNAL

Anggota

KEKUATAN (S)
kelompok mampu

KELEMAHA
melakukanKesulitan dalam membim

pendataan jumlah, jenis, dan fungsi potensi yang pedesaan yang notabene m

ada di sekitar dan memiliki pengetahuan yangpengetahuan yang terbata


dapat dibagikan ke masyarakat untuk menunjangberwirausaha .
FAKTOR EKSTERNAL
PELUANG (O)
Terdapat beberapa potensi di pedukuhan yang bisa

kegiatan masyarakat berwirausaha.


STRATEGI (SO)
STRATEGI
Melakukan pendataan dari berbagai jenis potensi Memberikan masukan ke

dikembangkan menjadi beberapa kegiatan wirausaha

dan membuat klasifikasi potensi tersebut.

ANCAMAN (T)
Minimnya kesadaran warga terhadap potensi-potensi

dapat dikembangkan seca


STRATEGI (ST)
STRATEGI
Melakukan sosialisasi terhadap warga yang dekat Melakukan motivasi dan

yang sudah ada di pedukuhan, dan juga adanya rasa

dengan lokasi potensi yang ada dan juga

terhadap warga agar nant

takut untuk berspekulasi pada pengolahan potensi-

menjelaskan bagaimana cara mengolah potensi

melakukan pengolahan te

potensi yang ada, lalu kurangnya teknologi di

yang ada dengan baik

potensi yang ada di lokas

tentang potensi-potensi d

pedukuhan untuk mengolah potensi yang ada

3;

Bidang Lingkungan Hidup


FAKTOR INTERNAL

KEKUATAN (S)

KELEMA

Peserta KKN telah memahami jenis bibit yang akan Kurangnya pengetahu

ditanam, dan juga telah menyiapkan 10 jenis bibitpeserta KKN mengena

yaitu cabai, tomat, kacang panjang, buncis, pare, dan pengolahan dan peraw
FAKTOR EKSTERNAL

terong.

PELUANG (O)

langsung
STRATEGI (SO)

STRATE

Dukungan dari bapak dukuh yang telah mengetahui Persiapan program penghijauan yang telah selesai danAdanya dukungan yan

dan menyetujui rencana penanaman 10 jenis bibitmendapat dukungan dari Pedukuhan Tetes diharapkandukuh dari desa Tete
di desa Tetes

dapat membantu acara berjalan dengan baik.

pengetahuan dan pema

penanaman dapat di
secara baik.
ANCAMAN (T)
Keinginan warga dalam membuat kebun bergizi

4;

STRATEGI (ST)
Program penghijauan yang akan dilakukan oleh

STRATE
Program penghijauan

terbentur dengan alasan kesibukan bertani ataupun kelompok di pedukuhan Tetes dirasa mampu

oleh kelompok diha

beternak, serta mengalami kekeringan saat musim menjelaskan manfaat dari program penghijauan.

bantuan dari warga p

kemarau, ini dikarenakan belum tersedianya bak/

Memberikan saran kepada warga untuk mengambil

notabenenya

tempat penampungan air.

atau menampung air menggunakan wadah dari mata

memahami keadaan t

air terdekat.

desa tersebut.

warga

Disiplin Ilmu - Bidang Teknik Sipil (Metode Membasmi Rayap Pada Kayu )
KEKUATAN (S)

KELEMAH

FAKTOR INTERNAL

Peserta memiliki pengetahuan yang cukup mengenaiPeserta belum pernah m

cakupan pembasmian rayap pada kayu karena sudahlangsung metode pemb

dipelajari sebelumnya di kampus dan sudah pernah kayu yang didapatkan d


FAKTOR EKSTERNAL

dijadikan praktikum terlebih dahulu.

PELUANG (O)
STRATEGI (SO)
STRATEG
Adanya dukungan warga untuk mendapatkan ilmuPemberi materi menyampaikan materi kepada paraKonsultasi pada ba
metode pembasmian rayap pada kayu karena akanwarga baik bapak/ibu agar mereka merasa sadar diripadukuhan perihal

bermanfaat positif bagi rumah-rumah di desa yangbahwa dengan membasmi rayap pada kayu akanmembasmi rayap pada
menerapkannya.

memperawet dan juga menambah usia pakai.

rumah warga dan sebag


nantinya.

ANCAMAN (T)
Terkadang ada beberapa warga yang tidak inginPenyampaian

STRATEGI (ST)
materi disertai dengan

STRATEG
hal-halPeserta akan member

bersusah untuk memperawet dan menambah usia akibat/dampak positif dengan adanya pembasmianmengenai penyuluhan

pakai kayu pada bangunan rumah mereka karenarayap pada kayu agar nantinya hal ini dapat dijadikan pada kayu yang akan
merasa disekitar rumah terdapat banyak kayu.

acuan bagi setiap warga untuk merasa bahwa hal ini positif
penting untuk diperhatikan.

5;

untuk

kel

seterusnya.

Disiplin Ilmu - Bidang Ilmu Hukum (Perjanjian Jual Beli dan Sewa Tanah)
KEKUATAN (S)
FAKTOR INTERNAL

KELEMAHA

Terdapat

anggota

pengetahuan

kelompok

mengenai

yang

memilikiAnggota kelompok belu

dasar-dasar

hukumlangsung terjun untuk me

perjanjian jual beli dan sewa atas tanah yang bisa akta jual beli dan sewa tana
dibagikan

kepada

warga

masyarakat

untuk

mengetahui cara pembuatan akta jual beli tanah.


FAKTOR EKSTERNAL
PELUANG (O)
STRATEGI (SO)
STRATEGI
Adanya dukungan dari warga masyarakat untukMemberikan materi tentang jual beli dan sewa tanah Membuka sesi tanya jawab

menambah wawasan dan pengetahuan tentangdengan jelas dan dengan metode yang mudahmemberikan solusi mengen
pentingnya surat jual beli dan sewa tanah.

dipahami seperti dengan memberikan contoh nyata. terkait perjanjian jual beli a

ANCAMAN (T)
STRATEGI (ST)
STRATEGI (WT)
Masyarakat di sekitar padukuhan kurang mengertiMateri yang disampaikan disesuaikan dengan situasi Berkonsultasi terlebih dah
mengenai pembuatan akta jual beli atas tanah.

dan kondisi yang ada pada masyarakat padukuhan. yang lebih ahli dalam perj

tanah lalu mengidentifikas

perjanjian jual beli dan sew

ada dan solusinya agar


kembali.

6;

Disiplin Ilmu - Bidang Ekonomi Akuntansi Keuangan ( Pembukuan dan Pengaturan


Keuangan Sederhana)
FAKTOR INTERNAL

KEKUATAN (S)

KELEMAH

Pemberi

materi

memahami

materi

tentangPemberi

pembukuan dan pengaturan keuangan sederhana


FAKTOR EKSTERNAL
PELUANG (O)
Adanya minat dari beberapa

pihak

materi

pengalaman dalam pen

kelompok/ banyak orang


STRATEGI (SO)
STRATEG
yangPemberi materi akan menjelaskan dengan cara-caraMenjelaskan
dasar-da

memerlukan penjelasan tentang pembukuan agarpembukuan yang mudah dipahami dan bagaimanamembuka
dapat

melakukan

pengambilan

keputusancara mengambil keputusan keuangan yang tepat

keuangan dengan baik dan benar


ANCAMAN (T)
Masyarakat kurang paham dengan

apa

belum

sesi

tanya

pembukuan dalam kelom

STRATEGI (ST)
STRATEG
ituMateri yang disampaikan akan diperjelas denganPemberi materi memp

pembukuan karena banyak hal tentang keuangancontoh-contoh yang mudah dipahami oleh berbagaiterlebih dahulu kondis
yang tidak diperhatikan.

segmen umur warga di pedukuhan

agar

lebih

mudah

penjelasan nantinya.

Disiplin Ilmu - Bidang Ekonomi Akuntansi Perpajakan (Pajak Bumi dan Bangunan)

7;

FAKTOR INTERNAL

FAKTOR EKSTERNAL

KEKUATAN (S)

KELEMAHAN (W)

Pemberi materi telah memperoleh danPemberi

materi

belum

memiliki

memahami materi yang akan diberikanpengalaman dalam mengajar di bidang


mengenai peraturan perpajakan Bumi danperpajakan.
Bangunan yang sedang berlaku.
PELUANG (O)
STRATEGI (SO)
STRATEGI (WO)
Banyaknya masyarakat yang aktif danMemberikan materi yang mudah dipahamiMembuka sesi pertanyaan tentang
terus berkembang, yang akhirnya akanoleh

semua

masyarakat

dan

jugaberbagai masalah pajak, mulai dari

menyadari pentingnya membayar pajak. melakukan pembaharuan informasi danperaturan , tatacara , maupun tata
tata cara perpajakan yang terbaru.
ANCAMAN (T)
Masyarakat di sekitar pedukuhan belumMateri

laksana sehingga penjelasan yang

diberikan dapat terfokus.


STRATEGI (ST)
STRATEGI (WT)
yang
akan
disampaikanBerkonsultasi terlebih dahulu dengan

terlalu sadar bahwa membayar pajak itu disesuaikan dengan situasi dan kondisipihak
penting.

yang ada pada masyarakat pedukuhan.

yang

lebih

ahli

mengenai

perpajakan sehingga materi yang akan


dijelaskan

lebih

mudah

untuk

disampaikan.

8;

Disiplin Ilmu - Bidang Ekonomi Pembangunan (Pentingnya Pembentukan dan


Pembinaan Koperasi )

FAKTOR INTERNAL

KEKUATAN (S)
Pemberi materi telah mendapat dan memahami

KELEMAHA
Pemberi materi belum m

materi yang akan diberikan mengenai koperasi

dalam mengajar tentang p

didalam perkuliahan dan akan menerapkannya

langsung kepada masyarak

FAKTOR EKSTERNAL

PELUANG (O)
STRATEGI (SO)
STRATEGI
Masyarakat di pedukuhan membutuhkan lembagaMemberikan materi yang jelas dan mudah dipahamiMembuka sesi pertanyaa
penggerak perkonomian di dalam masyarakatagar meningkatkan kesadaran warga di pedukuhanmasalah

koperasi,

mul

bersifat koperasi atau lembaga-lembaga usahaakan pentingnya koperasi

maupun penjabaran ma

mikro

terjadi sehingga penjelas

diberikan dapat terfokus.


ANCAMAN (T)
STRATEGI (ST)
STRATEGI
Masyarakat di sekitar pedukuhan tidak percaya Materi yang akan disampaikan disesuaikan denganBerkonsultasi terlebih da

dengan lembaga-lembaga bersifat koperasi yangsituasi dan kondisi yang ada pada masyarakatyang ahli, lalu mengid
dapat

meningkatkan

perekonomian

keluargapedukuhan.

mereka

9;

INTERNAL

koperasi

yang

solusinya agar bisa dihidup

Disiplin Ilmu - Bidang Ilmu Komunikasi - Literasi Media


FAKTOR

masalah

KEKUATAN (S)
KELEMAHAN (W)
Anggota Kelompok memahami informasiKurangnya pemahaman warga
konten media yang baik dan buruk untuk ditentang pentingnya konten acara yang

konsumsi oleh masyarakat

mereka konsumsi.

FAKTOR EKSTERNAL
PELUANG (O)
STRATEGI (SO)
STRATEGI (WO)
Mudahnya mengakses dan mendaatkanPemberi materi mencari konten-kontenMateri yang mudah diakses membuat
informasi seputar literasi media atauyang berhubungan dengan literasi mediawarga
pemilihan

konten

media

mudah

untuk

mencari

yanglalu menjelaskan tentang mana konten yanginformasi seputar pemilihan konten

mengandung nilai negatif dan positif.

berisi konten negatif dan positif

media yang baik bagi mereka.

ANCAMAN (T)
STRATEGI (ST)
STRATEGI (WT)
Masyarakat yang pasif membuat mereka Pemberi materi yang memahami informasi Pemberi materi akan membuat
tidak teliti dalam memilih program atau tentang literasi media akan memberikan

masyarakat terjun langsung dalam

konten acara yang mereka konsumsi.

sosialisasi pada masyarakat agar

menentukan media yang baik dan

masyarakat aktif dalam pemilihan konten

buruk untuk mereka konsumsi.

media.

Disiplin Ilmu Bidang Ekonomi Manajemen ( Manajemen Kepemilikan Ternak dengan

10;

Metode Gaduh)
FAKTOR INTERNAL

KEKUATAN (S)

KELEMAHAN (W)

Pemateri sudah cukup menguasai tentangPemateri

belum

pernah

terjun

metode Gaduh ini karena banyak terdapatlangsung untuk mengetahui metode


sumber informasi tentang metode ini yanggaduh yang riil sudah dilakukan di
FAKTOR EKSTERNAL

sudah direalisasikan di beberapa daerah dibeberapa tempat-tempat tertentu di


Indonesia

Indonesia.

.
PELUANG (O)

STRATEGI (SO)

STRATEGI (WO)

Sistem gaduh sudah banyak di kenal diPemateri akan menjelaskan secara lengkapMenjelaskan kelebihan dari sistem
Indonesia sehingga dapat dengan mudahsistem gaduh ini yang diharapkan akangaduh ini dengan contoh-contoh riil
di

pelajari

pedukuhan

dan

di

Tetes

terapkan
.

padamendorong

masyarakat

untuk

dapatyang sudah ada di daerah lain di

Sehinggamengembangkan ekonomi kreatif denganIndonesia.

memunculkan sumber penghasilan barubiaya minimum


bagi warga pedukuhan.
ANCAMAN (T)
STRATEGI (ST)
STRATEGI (WT)
Sudah banyak pedukuhan yang terlebihMenjelaskan manajemen sistem gaduhMengkhususkan
penyampaian
dahulu mengenal sistem gaduh ini baikhewan ternak dan cara pembagian hasilinformasi mengenai sistem gaduh
dalam hewan ternak, sawah dan lain-akhir, sehingga masyarakat pedukuhanhewan
lainnya.

ternak

hanya

kepada

memiliki penghasilan yang mencukupi danperdukuhan Tetes saja, dan juga


dapat menjadi contoh pedukuhan lain.

menambahkan

informasi

manajemen hasilnya dengan baik.

11;

Bidang Ilmu Teknik Industri ( Pengenalan Septic Tank )

cara

KEKUATAN (S)
KELEMAHAN (W)
FAKTOR INTERNAL
Pemberi materi berlatar belakang TeknikPemberi materi belum begitu
Industri yang memiliki keunggulan dalammengenal kondisi sosial padukuhan
bidang ilmu yang fleksibel dan lebih cepatTetes.
beradaptasi

FAKTOR EKSTERNAL

dalam

berbagai

bidang

keteknikan
PELUANG (O)
STRATEGI (SO)
STRATEGI (WO)
Penduduk Tetes yang memiliki kamarPenyampaian materi akan diutamakanSebelum memulai pelatihan peserta
mandi pribadi sangat sedikit,
banyak

warga

Tetes

yang

sehinggauntuk disampaikan kepada para aparaturKKN akan sering berdiskusi dahulu


belumpemerintah seperti bapak dukuh RT dankepada penduduk ,dan bersosialisasi

mengenal pembuatan septic tank yangRW,


baik.

sehingga

akan

memudahkansehingga akan terbiasa berbicara dan

masyarakat untuk menyerap ilmu danlebih mengerti keadaan mereka


dapat pula di ajarkan kepada masyarakat
lain

ANCAMAN (T)
STRATEGI (ST)
STRATEGI (WT)
Kesenjangan pendidikan yang jauh antaraPemberi materi akan menampilkan materiPemberi materi akan ikut serta secara
penduduk

dan

pemberi

materiyang sederhana agar mudah dimengertiaktif

membantu

dikhawatirkan akan menyulitkan pemberiorang banyak

mengarahkan

materi dalam menjelaskan informasinya.

memahami
septic tank.

dan

juga

masyarakat

untuk

rancangan

membuat

Disiplin Ilmu Bidang Ilmu Komunikasi Jurnalistik (Program Anti Korupsi )

12;

KEKUATAN (S)
materi
berlatar

FAKTOR INTERNAL
Pemberi

KELEMAHAN (W)
belakangPemberi
materi
belum
begitu

Jurnalisme yang dekat dan memahamimengenal


bidang-bidang politik.

kondisi

masyarakat

padukuhan Tetes.

FAKTOR EKSTERNAL
PELUANG (O)
STRATEGI (SO)
STRATEGI (WO)
Masyarakat di penduduk Tetes hampirPenyampaian materi akan disampaikanSebelum program kerja dijalankan
semuanya

memiliki

televisi

perangkat

penyalur

informasi

sebagaikepada masyarakat dengan cara yangpeserta KKN akan membaur dengan


yangmudah

mempermudah penyampaian materi.

dipahami.

Sebagai

contohmasyarakat. Tujuannya untuk lebih

mengangkat kasus-kasus yang familiar.

mengenal mereka lebih dalam.

ANCAMAN (T)
STRATEGI (ST)
STRATEGI (WT)
Faktor yang menjadi ancaman dalamPemberi materi akan banyak berinteraksiPemberi materi akan memberikan
program

kerja

kemungkinan

ini

adalah

masyarakat

adanyadengan masyarakat supaya masyarakatcontoh

mengalamitidak bosan.

kebosanan saat peserta KKN membagikan


materinya.

yang

relevan

kehidupan di padukuhan tetes.

dengan

B;

PROGRAM KERJA WAJIB

1;

Bidang Pendidikan (PAUD)


FAKTOR INTERNAL

KEKUATAN (S)
KELEMAH
Pemberi materi memiliki pengetahuan pendidikanPemberi materi belum

yang dapat dibagikan kepada anak-anak baik itu darilangsung kondisi dan l
segi akademis maupun non akademis

anak-anak yang ada di ped

FAKTOR EKSTERNAL
PELUANG (O)
STRATEGI (SO)
STRATEGI
Adanya dukungan dari orang tua terhadap PAUDMenyampaikan program-program kerja kepadaMenciptakan program ya
agar dapat menambah wawasan bagi anak-anak.

orang tua agar dapat mendukung jalannya program.pikiran dengan orang tu

Dapat menjadi pelopor munculnya PAUD di desa- Serta memberikan informasi kepada warga desamemberikan kritik dan sa
desa sekitar.
ANCAMAN (T)
Kurangnya minat peserta didik, kurangnya

betapa pentingnya pendidikan anak di usia dini.


dalam membangun kinerj
STRATEGI (ST)
STRATEG
Menyiapkan program-program belajar namunMemotivasi anak-anak

kepercayaan masyarakat terhadap lembaga

mengemasnya dalam sebuah permainan sehinggamengikuti

pendidikan. Pendidikan yang dimulai sejak dini

menciptakan proses belajar yang menyenangkan.

juga memiliki ancaman bagi anak. Dengan adanya


pendidikan sejak dini, apakah intensitas belajar
anak semakin naik atau semakin menurun.

PAUD

termotivasi dalam mengaj

Bidang Pendidikan (BIMBEL)

2;

KEKUATAN (S)
KELEMAHAN (W)
FAKTOR INTERNAL
Peserta KKN menguasai beberapa bidang Peserta KKN belum mengetahui
FAKTOR EKSTERNAL

studi, ini membuat peserta KKN mampu

bagaimana maupun apa saja pelajaran

membantu anak-anak dalam pelajaran

yang sudah di kuasai anak-anak.

mereka.
PELUANG (O)
Di padukuhan Tetes belum pernah ada

STRATEGI (SO)
STRATEGI (WO)
Peserta KKN akan mengajarkan pelajaran- Melakukan pendekatan dengan anak

Bimbingan belajar sebelumnya. Jika anak- pelajaran yang dibutuhkan anak-anak

dan orang tua untuk mengetahui

anak ingin bimbel mereka harus keluar

dengan cara yang sederhana dan contoh

perkembangan pelajaran anak.

dari pedukuhan. Dengan diadakannya

yang relevan dengan kehidupan mereka.

bimbel di padukuhan Tetes, anak-anak


akan lebih dekat.
ANCAMAN (T)
STRATEGI (ST)
Karena terbiasa tidak pernah ada bimbel, Setiap kali sesudah bimbel akan ada

STRATEGI (WT)
Melakukan pendekatan dengan anak-

dikhawatirkan minat anak-anak terhadap permainan ataupun aktivitas yang sifatnya anak sekaligus memotivasi agar tetap
program bimbel yang diadakan akan

menghibur dan mengakrapkan. Tujuannya semangat untuk datang bimbel.

menurun

supaya anak-anak tidak terjebak kejenuhan


dan tetap semangat untuk datang bimbel.

Bidang Kesehatan POSYANDU

3;

KEKUATAN (S)
FAKTOR INTERNAL
Peserta KKN memiliki dukungan

FAKTOR EKSTERNAL

PELUANG (O)
Program Pemerintah lewat Posyandu

KELEMAHAN (W)
Terbatasnya pengetahuan peserta KKN

material dalam hal membeli bingkisan

tentang kesehatan dan juga belum

makanan, serta dapat membantu dalam

pernah melakukan praktek langsung

hal sosialisasi dan motivasi dalam

bersama puskesmas.

kegiatan posyandu.
STRATEGI (SO)
STRATEGI (WO)
Memberi penyuluhan mengenai adanya Berkonsultasi pada petugas

setiap bulannya menjadi kesempatan baik pemberian makanan dan kesehatan serta POSYANDU mengenai jenis makanan
untuk memperhatikan sejak dini

pengecekan pengecekan kesehatan gratis yang baik untuk kesehatan bayi, balita

masalah-masalah kesehatan bayi dan

saat pelaksaan POSYANDU.

dan konsultasi pada petugas.

ANCAMAN (T)
Adanya rasa malas para ibu untuk

STRATEGI (ST)
Menyiapkan bingkisan makanan yang

STRATEGI (WT)
Lebih mendekatkan diri pada ibu warga

mengikut sertakan anaknya untuk

menyehatkan bagi anak-anak dan

dan lansia di Tetes agar bisa lebih

lansia yang lebih banyak di pedukuhan


tetes

POSYANDU dan adanya makanan yang bingkisan tambahan bagi warga. Lalu
kurang memberi gizi baik. Para lansia

mendukung para lansia agar mau datang

kurang dituntun untuk mengecek

ke POSYANDU

penurunan tingkat kesehatan mereka


yang telah dimakan oleh waktu

mengajak mereka datang POSYANDU.

Bidang Program Kreatifitas Mahasiswa Gagasan Tunggal

4;

KEKUATAN (S)
KELEMAHAN (W)
FAKTOR INTERNAL
Peserta KKN yang berasal dari berbagaiPeserta tidak paham dengan keahlian
jurusan dapat diandalkan untuk mencaridalam bidang kelistrikan
berbagai informasi dan data tentang

FAKTOR EKSTERNAL

penerangan jalan yang baru


PELUANG (O)
STRATEGI (SO)
STRATEGI (WO)
Kurangnya jumlah penerangan jalan yangPeserta dapat melakukan pengukuranMendatangkan pihak yang paham
ada di Pedukuhan Tetes

tentang dimana letak penerangan jalandengan

penerangan

yang tepat serta mencari jenis peneranganmelakukan

pembahasan

yang efisien dan baik.

yang

penerangan

sekaligus

cocok

tentang
untuk

dipasang di pedukuhan.
ANCAMAN (T)
Kurangnya
dukungan
dari

pihakPeserta

masyarakat

sudahtentang

pedukuhan

karena

STRATEGI (ST)
akan melakukan sosialisasiPeserta
pentingnya

STRATEGI (WT)
akan melakukan

diskusi

penambahanterbuka dengan beberapa perangkat

terbiasa dengan kurangnya peneranganpenerangan jalan

desa tentang penambahan penerangan

jalan.

jalan agar mendapat dukungan dari


warga pedukuhan.

C;

PROGRAM KERJA KELOMPOK

1;

Bidang Pengolahan Hasil Produksi Perkebunan Singkong


KEKUATAN (S)
FAKTOR INTERNAL
Pemberi materi mengetahui jenis-jenis

KELEMAHAN (W)
Pemberi materi masih kurang luas

singkong dan juga sudah mendalami cara memahami pengolahan produk


FAKTOR EKSTERNAL
PELUANG (O)
Adanya dukungan dari para wiraswasta

mengolahnya menjadi produk olahan jadi singkong tadi karena hanya beberapa
sekaligus dengan cara pemasarannya.
pengolahan saja yang telah dikuasai.
STRATEGI (SO)
STRATEGI (WO)
Melakukan sosialisasi tentang bagaimana Menjelaskan tentang adanya pasar

yang ada di pedukuhan untuk memahami menjual dan mengolah produk mentah

yang lebih baik diluar pedukuhan,

produk olahan dan juga adanya dukungan menjadi sebuah produk jadi yang dapat

dan juga menjelaskan tentang

untuk mendapat pemahaman tentang cara dijual ke pasaran yang lebih luas.

bagaimana cara melakukan spekulasi

pemasaran ke pasar yang lebih luas

yang aman agar tidak merugi dalam

ANCAMAN (T)
Adanya produk olahan lain yang datang

STRATEGI (ST)
Melakukan peningkatan kualitas, bentuk

melakukan penjualan barang olahan.


STRATEGI (WT)
Adanya pihak-pihak yang ditunjuk

dari Pedukuhan lain dengan model produk produk, bentuk kemasan serta melakukan sebagai pengarah dalam program
yang kemungkinan hampir sama

promosi dengan baik

pengolahan ini sehingga akan terus


terlaksana dan dapat dilakukan lagi
secara berkelanjutan

Bidang Pariwisata (Promosi Desa Wisata Tetes)

2;

KEKUATAN (S)
FAKTOR INTERNAL
Peserta KKN telah memahami tentang

FAKTOR EKSTERNAL

KELEMAHAN (W)
Peserta KKN tidak bisa memastikan

seluk-beluk tentang desa wisata, karena

apakah program kerja promosi desa

pernah terjun ke lokasi desa-desa wisata

wisata yang dilakukan akan berjalan

yang telah ada

secara lancar dan dalam jangka waktu


panjang atau tidak.

PELUANG (O)
STRATEGI (SO)
Pedukuhan Tetes dibawah naungan paroki Melakukan promosi yang baik dalam

STRATEGI (WO)
Melakukan koordinasi dan

sudah biasa menyalurkan sekolah-sekolah bentuk brosur atau pembuatan video, dan manajemen yang baik dengan paroki
untuk mengembangkan acara kegiatan

juga melalui media sosial , serta

desa wisata.

peningkatan kualitas desa wisata tetes dari tertentu sebagai pelaksana atau
sisi masyarakat.

setempat dan juga menunjuk pihak


pengawas agar program desa wisata
ini dapat berjalan lancar dan dalam
jangka waktu panjang.

ANCAMAN (T)
Tidak adanya promosi melalui media-

STRATEGI (ST)
Pengenalan media internet diharapkan

STRATEGI (WT)
Promosi melalui internet diharapkan

media yang modern seperti internet

dapat mendorong warga untuk gencar

dapat membantu pengenalan

membuat banyak orang tidak tau bahwa mempromosikan kawasan desa wisata

masyarkat luar mengenai keberadaan

desa Tetes ini dapat digunakan sebagai

desa wisata tetes.

tempat untuk melakukan kegiatan desa

tersebut.

wisata.

PROGRAM KERJA PEMERINTAH


Pokdarwis (Pembentukan Kelompok Sadar Wisata)

D;
1;

KEKUATAN (S)
FAKTOR INTERNAL
Peserta KKN mengetahui referensi
FAKTOR EKSTERNAL

mengenai wisata di daerah Pedukuhan

memahami potensi wisata yang ada di

Tetes

Pedukuhan Tetes

PELUANG (O)
STRATEGI (SO)
Telah terdapat potensi objek wisata yang Peserta KKN bersama masyarakat
dapat digali, dan sudah ada rencana dari

KELEMAHAN (W)
Peserta KKN belum begitu

STRATEGI (WO)
Peserta KKN bersama-sama warga

menggali potensi di pedukuhan agar dapat merencanakan pengembangan potensi

para warga untuk membuka lahan wisata menjadi sarana wisata yang menarik

wisata yang ada

tersebut
ANCAMAN (T)

STRATEGI (ST)

STRATEGI (WT)

Keterbatasan dana dan teknologi guna

Membuat rencana pemaksimalan potensi Perencanaan dan pengembangan

untuk mengembangkan potensi wisata

dengan perencanaan dan manajemen

potensi dan juga perencanaan

yang ada di pedukuhan

wisata yang baik

pecarian dana untuk desa wisata


dilakukan dengan manajemen yang
baik.

2;

Bank Sampah
KEKUATAN (S)
FAKTOR INTERNAL
Merupakan Program Kerja dari

KELEMAHAN (W)
Peserta KKN belum pernah

Pemerintah yang wajib dilakukan, peserta melakukan implementasi langsung


FAKTOR EKSTERNAL

KKN memahami juga pembagian sampah terhadap pengumpulan sampah


dengan jenis-jenisnya.

PELUANG (O)
Munculnya ekonomi kreatif dari hasil

STRATEGI (SO)
Memberikan pemahaman kepada

STRATEGI (WO)
Menambah pengetahuan melalui

bank sampah karena akan tercipta

masyarakat tentang pengumpulan dan

berbagai media sehingga kelompok

pekerja-pekerja yang berhubungan dengan pengolahan sampah yang baik dan benar. dapat menerapkan program kerja
pendaur ulangan sampah menjadi produk

jadi

didalam masyarakat

ANCAMAN (T)
Kurangnya kesadaran masyarakat

STRATEGI (ST)
Membentuk kelompok atau organisasi

STRATEGI (WT)
Mendalami pengetahuan tentang

terhadap pembuangan sampah sekaligus yang berguna untuk mengajak masyarakat pengolahan sampah sekaligus
pengolahan sampahnya karena hanya

untuk melakukan pengumpulan dan

menyampaikannya ke masyarakat

menggunakan cara-cara tradisional seperti pengolahan sampah dengan baik dan

dengan cara yang menarik agar

dibakar

masyarakat dapat menjalankan

benar

program kerja ini dengan baik.

Yogyakarta, 2 Desember 2015

Lurah Desa Sidoharjo

Umari

Dosen Pembimbing Lapangan

Yustina Banon Wismarani,S.T.,M.Sc.

Asisten Dosen Pembimbing Lapangan

Koordinator Kelompok

Vikas Abdi Janardhan Pananjaya

Anton Priambodo Sucipto