Anda di halaman 1dari 4

Tugas Pengetahuan Bahan

Tugas Sumber Logam : Seng

Disusun Oleh Kelompok 1 :


1. Erma Sari
2. Evita Putri
3. Fahmi Ridho
4. Gallan Yudha Andrea
5. Gugum Sukma Gumilar
6. Hassan Fathuramdhan Wijaya
7. Hengky

(1510631140045)
(1510631140047)
(1510631140049)
(1510631140150)
(1510631140060)
(1510631140066)
(1510631140067)

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI SINGAPERBANGSA KARAWANG
2015
A. Sumber Logam Bentuk Di Alam (Bijih)

Seng adalah unsur kimia dengan lambang kimia Zn, bernomor atom 30, dan massa
atom relatif 65,39. Ia merupakan unsur pertama golongan 12 pada tabel periodik.
Beberapa sifat kimia seng mirip dengan magnesium (Mg). Hal ini dikarenakan ion
kedua unsur ini berukuran hampir sama. Selain itu, keduanya juga memiliki keadaan
oksidasi +2. Seng merupakan unsur paling melimpah ke-24 di kerak bumi dan memiliki
lima isotop stabil. Bijih seng yang paling banyak ditambang adalah sfalerit (seng
sulfida).
Kadar komposisi unsur seng di kerak bumi adalah sekitar 75 ppm (0,007%). Hal ini
menjadikan seng sebagai unsur ke-24 paling melimpah di kerak bumi. Tanah
mengandung sekitar 5770 ppm seng dengan rata-ratanya 64 ppm. Sedangkan pada
air laut kadar sengnya adalah 30 ppb dan pada atmosfer kadarnya hanya 0,14 g/m3.
Unsur ini biasanya ditemukan bersama dengan logam-logam lain seperti tembaga
dan timbal dalam bijih logam. Seng diklasifikasikan sebagai kalkofil, yang berarti bahwa
unsur ini memiliki afinitas yang rendah terhadap oksigen dan lebih suka berikatan
dengan belerang. Kalkofil terbentuk ketika kerak bumi memadat di bawah kondisi
atmosfer bumi awal yang mendukung reaksi reduksi. Sfalerit, yang merupakan salah
satu bentuk kristal seng sulfida, merupakan bijih logam yang paling banyak ditambang
untuk mendapatkan seng karena ia mengandung sekitar 60-62% seng.
Seng merupakan logam yang berwarna putih kebiruan, berkilau, dan bersifat
diamagnetik. Walau demikian, kebanyakan seng mutu komersial tidak berkilau. Seng
sedikit kurang padat daripada besi dan berstruktur kristal heksagonal.
Logam ini keras dan rapuh pada kebanyakan suhu, dapat dihancurkan menjadi
bubuk dengan memukul-mukulnya. Seng juga mampu menghantarkan listrik.
Dibandingkan dengan logam-logam lainnya, seng memiliki titik lebur (420 C) dan tidik
didih (900 C) yang relatif rendah. Dan sebenarnya pun, titik lebur seng merupakan
yang terendah di antara semua logam-logam transisi selain raksa dan kadmium.

KLASIFIKASI

SIFAT ZINK

Penampilan

Abu-abu muda kebiruan

Fase

Padat

Massa Jenis

7,14 g/cm3

Titik Lebur

692,68 K

Titik Didih

1.180 K

Kalor Peleburan

7,32 kJ/mol

Kalor Penguapan

123,6 kJ/mol

Kapasitas Kalor

25,390 J/(mol.K)

Elektronegativitas

1,65
906,4 kJ/mol

Energi Ionisasi

1.733,3 kJ/mol
3.833 kJ/mol

Jari-jari atom

135 pm

B. Cara Pengolahan
Proses pembuatan seng dari bahan mentah hingga bahan jadi dimulai dari proses
pemotongan bahan baku kemudian dijadikan dalam bentuk road coil roll (dalam
keadaan gulungan lapis), bahan mentah yang sering digunakan adalah berupa seng
yang banyak ditambang adalah sfalerit (seng sulfida). Setelah mendapatkan bahan
mentah yang akan di jadikan bahan jadi dengan proses pencucian dengan air yang
bersuhu 70-80 derajat celcius, hal ini bertujuan agar unsur yang ada pada bahan
mentah yang merupakan hasil dari bahan tambang bersih dari unsur lain.
Setelah itu kemudian dilanjutkan dengan proses pelapisan baja dengan
menggunakan ammonium dan zat aditif lainnya, hal ini bertujuan agar seng dapat
tampang mengkilat dan tidak mudah berkarat. Selanjutnya setelah melalui proses
pelapisan baja hasil dari pelapisan tersebut dikeringkan dengan melewati mesin
pengeringan dengan suhu 500 derajat celcius sehingga seng dan lapisan baja beserta
zat aditif lainnya dapat menyatu dengan seng dalam bentuk plat.

Setelah itu didinginkan, seng dalam bentuk plat disusun rapi kemudian terakhir di
masukkan ke mesin gelombang sehingga dapat terbentuk plat seng yang pipih elastis
dan bergelombang rapi. Selanjutnya setelah melewati berbagai tahapan dan telah
berbentuk gelombang dan rapi maka seng siap didistribusikan kepasaran.

C. Contoh Penggunaan
Kegunaan seng dalam bidang teknik dan listrik yaitu sebagai berikut :
1. Seng banyak di pakai sebagai pelapis pelindung terjadinya karat,karena seng
lebih tahan terhadap karat dari logam lain.dalam teknik listrik seng banyak di
pakain untuk bahan selongsong elemen kering yang merup[akan kutup
negatifnya,batang-(elektroda)elemen galfani.
2. Untuk industri baterai.
3. Pelapisan cat khususnya dalm industri auto mobil.
4. Zn-oksida untuk pembuatan pigmen putih cat air atau cat, sebagai aktifator
pada industri karet; melapisi kulit guna mencegah dehidrasi kulit, melindungi
kulit dari sengatan sinar matahari, sebagai bahan diaper pada bayi guna
mencegah kulit luka/kemerahan, industry karet dan untuk opaque sunscreen.
5. Zn-sulfida untuk industry pigmen dan lampu pendar, luminous dial, X-ray dan
layar TV serta lampu fluorescence.
6. Zn-metil (Zn(CH)) untuk pembuatan berbagai senyawa organic; Zn-Stearat
digunakan sebagai aditif penghalus plastik.