Anda di halaman 1dari 5

APA YANG DIMAKSUD DENGAN ILMU AKUNTANSI ?

Dari beberapa definisi, dapat dilihat bahwa akuntansi pada dasarnya juga dirancang
untuk memenuhi kebutuhan praktis. Artinya, teori akuntansi memiliki hubungan yang bersifat
definitive dengan praktik akuntansi. Jika struktur akuntansi sebagai hasil rekayasa telah
diterapkan dalam lingkungan tertentu, maka akuntansi dapat dipandang secara sempit sebagai
suatu

proses/kegiatan

yang

meliputi

pengidentifikasian,

pengukuran,

pecatatan,

pengklasifikasian, penguraian, penggabungan, pengikhtisaran, dan penyajian data keuangan


yang terjadi akibat dari suatu kegiatan operasi.
Akuntansi sebagai Suatu Sistem Informasi
Tujuan utama akuntansi adalah menghasilkan informasi keuangan melalui proses
pencatatan, pelaporan, dan interpretasi atas data data ekonomi yang digunakan sebagai dasar
dalam pengambilan keputusan.
Akuntansi adalah Sistem
Tabel 1.1 Keterlibatan Manajemen Puncak dalam Pengembangan Sistem
Perencanaan Strategis
Perencanaan Sistem
a. Kandungan proses perencanaan
a. Integrasi sistem

Implementasi
a. Pengendalian Rencana

strategis
b. Kegunaan rencana

implementasi
b. Tingkat perincian proyekb. Keterbatasan sumber

c. Keterpaduan dalam rencana

c. Integrasi hardware

daya
c. Pencapaian

tujuan

perencanaan
d. Pengoordiasian

tindakan
d. Perencanaan proyek

perencanaan
Akuntansi adalah Informasi
Selain merupakan sistem, akuntansi juga dapat dipandang sebagai suau informasi. Ini
merupakan suatu fenomena yang menarik dengan adanya jargon yang menyatakan bahwa
menguasai informasi sama artinya dengan menguasai dunia.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN ILMU KEPERILAKUAN?

American Accounting Associations Committees Berdasarkan pada Behavioral


Science Content Of the Accounting Curiculum mengembangkan lingkup dan defiisi dari
Ilmu keperilakuan sebagai berikut.
Istilah ilmu keperilakuan adalah penemuan yang relatif baru. Konsep tersebut begitu
luas shingga lingkup dan isinya lebih baik digambarkan dari awal. Ilmu keperilakuan
mencangkup bidang riset apapun yang mempelajari, baik melalui metode eksperimentasi
maupun observasi, perilaku manusia dalam lingkungan fisik maupun sosial.

PERSPEKTIF BERDASARKAN PERILAKU MANUSIA: PSIKOLOGI, SOSIOLOGI, DAN


PSIKOLOGI SOSIAL

Psikologi, sosiologi, dan psikologi sosial menjadi kontributor utama dari ilmu
keperilakuan. Ketiganya melakukan pencarian untuk menguraikan dan menjelaskan perilaku
manusia walaupun secara keseluruhan ketiganya memiliki perspektif yang berbeda mengenai
kondisi manusia.
1.
2.

Psikologi berfokus pada cara seorang individu bertindak.


Sosiologi dan psikologi sosial berfokus pada perilaku kelompok sosial.

Kontribusi Berbagai Disiplin Ilmu


Beberapa disiplin ilmu yang berkaitan dengan Akuntansi Keperilkuan yaitu psikologi,
sosiologi, psikologi sosial, antropologi, dan ilmu politik.

MEMASUKI AKUNTANSI KEPERILAKUAN

Pengantar Akuntansi Keperilakuan


Akuntansi tidak dapat dilepaskan dari aspek perilaku manusia serta kebutuhan
organisasi akan informasi yang dapat dihasilkan oleh akuntansi. Jadi, akuntansi bukanlah
sesuatu yang bersifat statis, melainkan sesuatu yang akan selalu berkembang sepanjang waktu
seiring dengan perkembangan lingkungannya agar dapat memberikan informasi yang
dibutuhkan oleh penggunanya. Oleh karena itu, akuntansi keperilakuan dapat didefinisikan
sebagai berikut: subdisiplin ilmu akuntansi yang melibatkan aspek-aspek keperilakuan
manusia terkait dengan proses pengambilan keputusan ekonomi.
Perkembangan Sejarah Akuntansi Keperilakuan

Riset akuntasi keperilakuan merupakan suatu bidang baru yang secara luas
berhubungan dengan perilaku individu, kelompok, dan organisasi bisnis, terutama yang
berhubungan dengan proses informasi akuntasi dan audit. Riset akuntansi keperilakuan
meliputi masalah yang berhubungan dengan :
1. Pembuatan keputusan dan pertimbangan oleh akuntan dan auditor.
2. Pengaruh dan fungsi akutansi seperti partisipasi dalam penyusunan anggaran,
karakteristik system informasi, dan fungsi audit terhadap perilaku baik karyawan,
manajer, investor, maupun wajib pajak.
3. Pengaruh hasil dari informasi tersebut, seperti informasi akuntansi dan penggunaan
pertimbangan dalam pembuatan keputusan.
MEMPERTIMBANGKAN ASPEK KEPRILAKUAN TERHADAP AKUNTANSI

Akuntansi adalah tentang manusia


Manusia dan factor social secara jelas didesain dalam aspek-aspek operasional utama
dari seluruh sistem akuntansi. Bagaimanapun harus diakui bahwa banyak sistem akuntansi
masih dihadapkan pada berbagai kesulitan manusia yang tidak terhitung, bahkan penggunaan
dan

penerimaan

seluruh

sistem

akuntansi

terkadang

dapat

menjadi

meragukan.

Pertanggungjawaban dan pengambilan keputusan dilakukan atas dasar sudut pandang hasil
laporan mereka dan bukan atas dasar kontribusi mereka yang lebih luas terhadap efektivitas
organisasi.
Akuntansi adalah tindakan
Dalam organisasi, semua anggota mempunyai peran yang harus dimainkan dalam
mencapai tujuan organisasi. Peran tersebut bergantung pada seberapa besar porsi tanggung
jawab dan rasa tanggung jawab anggota tersebut terhadap pencapaian tujuan organisasi
tersebut. Rasa tanggung jawab tersebut pada sebagian organisasi dihargai dalam bentuk
imbalan tertentu. Pencapaian tujuan dalam bentuk kuantitatif juga merupakan salah satu
bentuk tanggung jawab anggota organisasi dalam memenuhi keinginan untuk mencapai
tujuan dan sasaran organisasi.
DIMENSI AKUNTANSI KEPRILAKUAN

lingkup akuntansi keprilakuan


Ruang lingkup akuntansi keprilakuan sangat luas yang meliputi antara lain :
1. Aplikasi dari konsep ilmu keprilakuan terhadap disain kontruksi system akuntansi
3

2. Studi reaksi manusia terhadap format dan isi laporan akuntansi


3. Dengan cara mana informasi diproses untuk membantu pengambilan keputusan
4. Pengembangan teknik pelaporan yang dapat mengkomunikasikan perilaku-perilaku para
pemakai data
5. Pengembangan strategi untuk motivasi dan mempengaruhi perilaku,cita-cita serta tujuan
dari orang-orang yang menjalankan organisasi pemakaian data.
Lingkup dari akuntansi keperilakuan dapat dibagi menjadi tiga bidang besar :
1. Pengaruh perilaku manusia berdasarkan desain, kontruksi, dan penggunaan system
akuntansi
2. Pengaruh system akunatnsi terhadap perilaku manusia
3. Metode untuk memprediksi dan strategi unuk mengubah perilaku manusia

AKUNTANSI KEPERILAKUAN: PERLUASAN LOGIS DARI PERAN AKUNTANSI


TRADISIONAL

Pengambilan keputusan dengan menggunakan laporan akuntansi akan dapat menjadi


lebih baik jika laporan tersebut banyak mengandung informasi yang relevan, yang dikenal
dengan penggungkapan penuh (full disclouser).

LANDASAN TEORI DAN PENDEKATAN AKUNTANSI KEPERILAKUAN

Dari Pendekatan Normatif ke Deskriptif


Berbagai riset masih bersifat normative karena hanya mengangkat permasalahan
mengenai desain pengendalian manajemen dengan model matematis. Sejak tahun 1950-an,
tepatnya sejak C. Argyris menerbitkan risetnya pada tahun 1952, desain riset akuntansi
manajemen mengalami perkembangan yang signifikan dengan dimulainya usaha untuk
menghubungkan desain sistem pengendalian manajemen suatu organisasi dengan perilaku
manusia. Sejak itu, desain riset lebih bersifat deskriptif.
Dari Pendekatan Universal ke Pendekatan Kontijensi
Riset akuntansi keperilakuan pada awalnya dirancang dengan pendekatan universal
(universalistic approach) seperti riset Argyris di tahun 1952, Hopwood dan Otley. Karena
pendekatan ini memiliki banyak kelemahan, segera muncullah pendekatan lain yang
selanjutnya mendapat perhatian besar dalam bidang riset, yaitu pendekatan kontinjensi
(contingency approach).

LINGKUP DAN SASARAN HASIL DARI AKUNTANSI KEPERILAKUAN

Para akuntan keperilakuan memusatkan perhatian mereka pada hubungan antara


perilaku dan sistem akuntansi. Mereka menyadari proses akuntansi melibatkan ringkasan dari
sejumlah kejadian ekonomi makro yang dihasilkan dari perilaku manusia dan akuntansi itu
sendiri, serta dari beberapa faktor yang dapat memengaruhi perilaku, yang pada gilirannya
secara bersama sama akan menentukan semua keberhasilan peristiwa ekonomi.

PERSAMAAN

DAN

PERBEDAAN

ILMU

KEPERILAKUAN

DAN

AKUNTANSI

KEPERILAKUAN

Ilmu keperilakuan merupakan bagian dari ilmu sosial, sedangkan akuntansi


keperilakuan merupakan bagian dari ilmu akuntansi dan pengetahuan keperilakuan.
Akuntansi keperilakuan diterapkan dengan praktis menggunakan riset ilmu keperilakuan
untuk menjelaskan dan memprediksi perilaku manusia.
Perbedaan antara akuntan keperilakuan dan ilmuwan keperilakuan terletak di luar
persamaan permukaan mereka. Akuntan keperilakuan dan ilmuwan keperilakuan memiliki
kemampuan yang sama terhadap pendekatan akuntansi yang memainkan peran yang berbeda,
bahkan saling melengkapi dalam memecahkan masalah.

PENGARUH ORGANISASIONAL TERHADAP PERILAKU

Manusia bekerja dengan dibatasi oleh organisasi. Perilakunya dipengaruhi oleh bnyak
faktor, termasuk ukuran organisasional dan struktur. Gaya kepemimpinan atau filosofi
manajemen, otoritas/hubungan pertanggungjawaban, hubungan status, dan norma norma
kelompok juga turut memengaruhi perilaku dan fungsi organisasi.