Anda di halaman 1dari 22

Peran dan Mekanisme

Kerja Jantung
By: Kelly
102012078
E3

Identifikasi Istilah

Ekstrasistole: denyut prematur atrium,


simpul atau ventrikel.

Rumusan Masalah

Seorang laki-laki usia 45 tahun merasa


berdebar-debar dan pada pemeriksaan
EKG ditemukan ekstrasistole.

Letak,
Batas,
Vaskularis
asi
Kelistrik
an
Jantung
Pompa
Jantung

Kontrol Curah
Jantung
Pengaturan
Kerja
Jantung
Enzim

Pengatur
an Irama
Jantung

Laki-Laki 45
Tahun Merasa
Berdebar-debar &
Pada Pemeriksaan
EKG ditemukan
Ekstrasistole

Gelomba
ng EKG

Makro

Mikro

Struktur
Organ

Hipotesis

Seorang laki-laki usia 45 tahun merasa


berdebar-debar karena dipengaruhi
oleh kerja jantung.

Sasaran Pembelajaran

Untuk memahami tentang struktur organ jantung.


Untuk memahami tentang letak, batas dan
vaskularisasi jantung.
Untuk memahami tentang kelistrikan jantung.
Untuk memahami tentang pompa jantung.
Untuk memahami tentang kontrol curah jantung.
Untuk memahami tentang pengaturan kerja jantung.
Untuk memahami tentang enzim jantung.
Untuk
memahami
tentang
dasar
pengaturan
gelombang jantung.
Untuk memahami tentang pengaturan irama jantung.

STRUKTUR MAKRO JANTUNG


Jantung mempunyai 4
ruangan.
Hubungan antara atrium dan
ventrikel diperantarai oleh
katup.

STRUKTUR MIKRO JANTUNG


Dinding jantung
terdiri dari 3 lapisan
yaitu :
1. Endokardium
2. Miokardium
3. Epikardium

STRUKTUR MIKRO JANTUNG


Rangka
jantung
merupakan
bangunan
penyokong.
Katup jantung merupakan lempengan jaringan
ikat yang berpangkal pada annulus fibrosus.

STRUKTUR MIKRO JANTUNG


Sistem hantar
rangsang
Serat purkinye
mempunyai kecepatan
hantar rangsang >>
serat otot jantung
biasa.

Struktur Mikro Jantung


Pembuluh darah jantung terdiri atas
tunika intima, tunika media, tunika
adventisia, dan vasa vasorum.

Letak dan Batas Jantung

VASKULARISASI JANTUNG
Pendarahan jantung
dari arteri koronaria
dekster dan sinister,
yang berasal dari aorta
ascendens.
Terletak pada sinus
coronarius.

Kelistrikan Jantung

KELISTRIKAN JANTUNG

Pompa Jantung

Jantung memompa darah dengan cara


kontraksi (sistol) dan relaksasi (diastol).
Pada fase diastol, katup bikuspidalis
membuka dan darah dari atrium masuk
ke ventrikel.
Pada fase sistol, katup bikuspidalis dan
katup trikuspidalis menutup.

Kontrol Curah Jantung

Curah jantung : jumlah darah yang


dipompakan ventrikel tiap menit.
Bila frekuensi denyut jantung turun
maka SV meningkat dan cardiac output
tetap.
Intrinsik
mekanisme heterometrik.
Ekstrinsik
mekanisme
homometrik.

PENGATURAN KERJA JANTUNG


Jantung dipersarafi secara otonom oleh saraf
simpatis dan parasimpatis.
Perangsangan saraf parasimpatis
pelepasan
asetilkolin
memperlambat penghantaran
impuls jantung ke dalam ventrikel.
Perangsangan saraf simpatis
meningkatkan
seluruh aktivitas jantung.
Setelah dirangsang, saraf simpatis melepaskan
neurotransmiter (norepinefrin).

Enzim

Enzim yang berada pada jantung yaitu :


1. CK
konsentrasi tinggi pada otot
jantung dan otot rangka dan konsentrasi
rendah pada jaringan otak.
2. Isoenzim CK-MB
MM, BB dan MB.
3. Troponin T
protein miofibril dari serat
otot lintang.
4. LDH
mendiagnosis kerusakan otot
jantung dan otot rangka.

Dasar Pengaturan Gelombang EKG

Gelombang P
Interval PR
Kompleks QRS
Interval QRS
Segmen ST
Gelombang T
Interval QT
Gelombang U

PENGATURAN IRAMA JANTUNG


Perangsangan dimulai dari SA node, AV

node, berkas His, dan serabut Purkinye.


Agar jantung dapat berkontraksi dengan
irama yang teratur, kontraksi otot
jantung
aksi potensial dari SA node.
Irama jantung tidak teratur bila sumber
pencetus rangsangan SA node.

Penutup

Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh


tubuh dan menampungnya kembali setelah
dibersihkan organ paru-paru. Jantung bekerja
dengan cara kontraksi dan relaksasi. Satu kali
kontraksi dan relaksasi menyebabkan denyut
jantung yang menimbulkan denyut nadi.