Anda di halaman 1dari 2

Kisah Nabi Harun

Di sebuah lembah di lereng gunung, hiduplah


sekelompok umat manusia bernama Bani Israil. Umat
Bani Israil kala itu sangat jahat dan garang. Setiap hari
ada saja penganiayaan dan pembunuhan . Zina dan
mabuk_mabukan sudah jadi kebiasaan.Begitu juga
dengan judi, berkelahi dan mencuri. Allah mengutus
Nabi bernama Harun. Ia berdakwah ke Bani Israil. Tapi
di
negeri
itu
pula
ada
seorang
bernama
Samiri.Orangnya jahat,perangainya buruk sekali. Nabi
Harunmengajakkebaikan pada umatnya.Tapi, Samiri
mengajak kepada kesesatan.Nabi Harun mengajak
menyembah Tuhan. Tapi, Samiri malah menjuruskan
umat ke jalan setan. Suatu ketika Nabi Harun
memberikan nasihat, Hai manusia, jangan kalian
menyembah berhala!. Tapi pada saat yang sama
samiri juga berkata, teman-teman, jangan percaya
pada Harun, dia itu gila!. Samiri selalu merintangi
dakwah Nabi Harun, semua itu dia lakukan karena
merasa iri dan dengki. Samiri tak ingin kalau Bani Israil
menyembah tuhan. Samiri adalah ahli kimia dan ahli
sihir, banyak orang yang terpengaruh oleh ulahnya, ia
juga pandai berdiplomasi. Banyak orang yang terkena
bujuk rayunya. Pada suatu hari membuat patung
sapi.Patung tersebut dibuat dari bahan emas yang
murni. Ajaibnya patung itu ternyata bisa bicara seperti
manusia. Karenanya, banyak orang yang terkagum
kagum padanya. Patung itu kemudian dijadikan sebagai
tuhan. Kata Samiri, teman-teman, inilah tuhan yang
benar. Tuhan Harun itu bukan tuhan yang sungguhan.
Untuk itu jika dia memberi nasehat jangan kalian
dengar. Semakin hari pengikut Samiri semakin
banyak melihat hal itu Nabi Harun pun mengingatkan,
Hai Samiri, hentikan! Kau telah menyesatkan umat!.
Mendengar peringatan itu samiri malah berkata, Hai
Nabi Harun, kau merasa iri,ya? Jawab Harun ,tidak!
Aku hanya ingin mengingatkan jika tak mau berhenti,
kau akan diadzab tuhan!. ha ha ha.. Samiri

tertawa terbahak-bahak ,aku tak takut Tuhan !


katanya sambil membentak. Nabi Harun menyahut,
Kalau
begitu
tuhan
benar-benar
akan
menghukummu! Kalau Samiri tak berubah ,dia terus
mengajak Orang menyembah patung sapi buatannya
hingga akhirnya Alloh menurunkan adzab kepadanya.
Samiri di adzab dengan penyakit yang menular
karenanya banyak Orang yang berusaha untuk
menghindar setiap kali ada Orang yang menjenguk dia
pasti Orang tersebut akan tertular penyakitnya
,penyakit Samiri sangat berbahaya untuk itu dia harus
diusir dari perkampungan dari pada nanti banyak
Orang mati karena tertular penyakitnya ,sekarang
Samiri tak separti pengemis yang hina ,tak ada Orang
yang mau mendekatinya begitulah balasan bagi Orang
yang jahat kelakuannya akhir hidupnya menjadi
sengsara tiada tara.