Anda di halaman 1dari 12

FORMAT LAPORAN

Fakultas Psikologi

RAHASIA

UIN Syarif Hidayatullah


Jakarta
Laporan Psikodiagnostik Proyektif
Tes Grafis (DAP, BAUM, HTP) dan SSCT
Oleh:
Nama : Annisa Nurhaniyah
NPM

: 1111070000036

Kelas : 6E
Dosen : Neneng Tati Sumiati, M.Si.,Psi

A. DATA DIRI KLIEN


I.
Identitas
Nama Lengkap : Muhammad Rifal Mafaza
Nama Panggilan: Rifal
Jenis Kelamin
: Laki-laki
Tempat/Tanggal Lahir : Sumedang, 07 Maret 1993
Alamat
: Pondok Cabe
Telp Rumah/Lokal
: 087871952300
Nama Ayah
: Achmad Machron
Alamat Ayah
: Serang
Nama Ibu
: Mardiyah
Alamat Ibu
: Serang
Saya anak ke 1 kakak 0 orang, adik 2 orang
II.

III.

Anggota Keluarga inti yang tinggal di rumah saya:


No

Nama

Rizqiya

Posisi
dalam
Keluarga
Adik

Waffa

Adik

Pendidikan

Nama
Sekolah

SMA

MAN 1
Serang
UIN Syarif
Hidayatullah
Jakarta

Pelajaran di sekolah
Yang disukai
:
Yang Tidak Disukai
Kursus/les
Jenis Kursus

V.
VI.
VII.

Pendidikan/pekerj
aan

Perempuan
20 tahun
Perempuan
17 Tahun

Mahasiswi
Pelajar

Riwayat Pendidikan

Starta 1

IV.

Jenis
kelamin/usia

Posisi
dalam
Keluarga

Lama
Pendidikan
(tahun
masuk-lulus)
2008-2011

Kota

2011sekarang

Tangerang
Selatan

Serang

Nama Tempat
Kursus
GO
Enter

Sejak Kapan

Jadwal Kursus

2010-2011
2009-2011

Belajar di rumah
Bagaimana selama ini ananda belajar atau mengerjakan PR ? sendiri /
dengan teman / dibimbing
Hobby menggambar
Olahraga basket, dan yang memacu adrenalin

VIII.
IX.

Pernahkah sakit keras? Ya, DBD


Prestasi

B. OBSERVASI
1. Status Praesens
R memiliki postur tubuh yang tegap, tinggi dan agak berisi dengan tinggi 172 cm dan
berat badan 57 kg. Kulit putih, rambut pendek ikal, bermata belo. Wajah agak bulat. Rambut R
rapi disisir dan menggunakan pomade. R menggunakan celana panjang dan kemeja kotak-kotak
berwarna putih biru. Penampilan R rapi dan bersih. Secara umum R terlihat sangat memperhatikan
penampilannya. R juga wangi parfum yang sangat maskulin.
Saat memasuki ruangan tes, R nampak ramah dan ikut merapikan tempat duduk yang
akan digunakan untuk tes. Tes sesekali mengajak testee lain yang merupakan temannya untuk
berbincang di ruangan tes. R terilah tenang sambil sekali bertanya tesnya seperti apa. R duduk
dengan tenang dan senderan di kursi tes. R memperhatikan dengan seksama ketika tester
menjelaskan instruksi tes yang akan dikerjakan oleh R.

2. Observasi Umum :

(DAP) R nampak tenang, agak cengengesan dan mengatakan bahwa R tau


tes ini, antusias dan merasa mudah mengerjakannya. R telihat luwes saat
menggambar, tidak tampak tegang atau kesulitan, namun R
menggunakan penghapus beberapa kali saat di minta untuk menyebutkan
3 sifat baik dari gambar orang yang gambarkan.

(BAUM) R terlihat lancar dan antusias dalam menggambar sambil senyumsenyum.

(HTP) R mulai terbiasa di gambar yang ketiga, tidak terlalu terlihat seperti
sedang melakukan tes seperti pada gambar sebelumnya. R terlihat
menikmati kegiatannya tersebut.

(Saya/Deskripsi) Respon R saat melakukan tes ini sedikit lebih tegang dan
terlihat R kesulitan dalam mendeskripsikan tentang dirinya sendiri.

(WZT) R terlhat tenang, namun agak sedikit kesulitan ketika pertama kali
menggambar. Terlihat semakin luwes dan lancar di gamba-gambar
berikutnya. Bahkan dalam tes ini R menghabiskan waktu yang sedikit lebih
lama karena R terlihat sangat teliti dalam menggambar.

(SSCT) R telihat agak berpikir dan hati-hati dalam membaca dan


mengerjakan tes ini. R juga meminta untuk dijelaskan lagi kalimat dalam
tes yang tidak R mengerti maksudnya apa.

3. Observasi Khusus :
Selama melakukan tes, seluruh hasil gambar R memiliki garis yang di arsir dan
penebalan di beberapa bagian gambar. R beberapa kali menggunakan
penghapus untuk mengoreksi gambarnya. Setiap kali R merasa kesulitan dengan
tes yang diberikan muncul kata-kata umpatan seperti (anjir, mampus, etdah). R
terlihat kesulitan pada tes dimana ia harus mendeskrisikan dirinya, R

mengatakan bahwa ibunya yang paling mengetahui tentang hal itu. Ketika
mengerjakan tes SSCT juga R mengatakan bahwa ia sangat dekat dengan
ibunya. R jg sesekali mengajak ngobrol temannya yang juga sedang melakukan
tes garfis ini.
C. HASIL TES
Skoring SSCT

Laporan Praktikum

SSCT (SACKS SENTENCE COMPLETION TEST)


disusun oleh: Annisa Nurhaniyah (1111070000036)
Dosen Pengampu: Neneng Tati Sumiati, M.Si.,Psi
kelas: 6E

I. Identitas diri peserta tes:


Nama peserta tes : Muhammad Rifal Mafaza
NIM

: 1111091000005

Fakultas

: FST

Pendidikan akhir : Semster 8


Pekerjaan

: Mahasiswa

Tanggal tes

: 4 Juni 2015

Tanggal lahir

: 7 Maret 1993

Usia

: 22 tahun 03 bulan

II. Laporan tes


A. Area yang diungkapkan dalam tes SSCT, diantaranya:
1. Area keluarga
2. Area seks
3. Area hubungan interpersonal
4. Area konsep diri
B. Pengklasifikasian area beserta nomor item pada tes SSCT, yaitu:
1. Area keluarga, terdiri dari:
Sikap
- Sikap terhadap ibu

Nomor Item
14, 29, 44, 59

- Sikap terhadap ayah

1, 16, 31, 46

- Sikap terhadap keluarga

12, 27, 42, 57

2. Area seks, terdiri dari:


Sikap

Nomor Item

- Sikap terhadap wanita

10, 25, 40, 55

- Sikap terhadap hubungan


heterosexual

11, 26, 41, 56

3. Area hubungan interpersonal, terdiri dari:


Sikap

Nomor Item

- Sikap terhadap teman


dan kenalan
- Sikap terhadap orang
yang superior (atasan) di
tempat kerja atau sekolah
- Sikap terhadap bawahan

8, 23, 38, 53

- Sikap terhadap teman


sejawat di tempat kerja
atau sekolah

13, 28, 43, 58

6, 21, 36, 51
4, 19, 34, 48

4. Area konsep diri, terdiri dari:


Sikap

Nomor Item

- Ketakutan

7, 22, 37, 52

- Perasaan bersalah

15, 30, 45, 60

- Sikap terhadap
kemampuan diri
- Sikap terhadap masa
depan
- Sikap terhadap tujuan
hidup
- Sikap terhadap masa lalu

2, 17, 32, 47
5, 20, 35, 50
3, 18, 33, 49
9, 24,39, 54

C. Sistem skoring
1) Nilai/skor 2 : Terganggu Berat.
Subjek membutuhkan bantuan terapis/profesional dalam menangani
konflik emosional dalam suatu area.
2) Nilai/skor 1 : Agak Terganggu.

Subjek mengalami suatu konflik emosional dalam suatu area, namun


dapat mengatasi tanpa bantuan terapis.
3) Nilai/skor 0 : Tidak ada ganguan yang signifikan.
4) Nilai/skor X : Tidak diketahui, tidak cukup bukti.

D. Hasil tes (Skoring dan Kesimpulan)


1. Area Keluarga
1) Sikap terhadap ibu
No. Pernyataan Kalimat
14
Ibu seorang penyayang, selalu memberikan nasihat dan

Skor
0

29
44

panutan yang baik


Ibu saya dan saya sangat akrab
Saya kira kebanyakan ibu hanya bekerja dirimah tetapi

0
X

59

mereka pekerja keras


Saya suka kepada ibu saya tetapi saya lebih

menyayanginya dibandingkan ayah saya


Kesimpulan: Subjek memiliki penghayatan yang baik terhadap ibunya
tetapi

subjek

menyatakan

bahwa

ia

lebih

menyayangi

ibunya

dibandingkan dengan ayahnya.


2) Sikap terhadap ayah
No. Pernyataan
1
16
31
46

Kalimat
Saya merasa bahwa ayah saya jarang ngobrol serius
Sekiranya ayah saya sudi bekerja keras demi keluarga
Saya ingin ayah saya senang
Saya merasa bahwa ayah saya adalah tidak terlalu

peduli dengan saya


Kesimpulan: Subjek memiliki penghayatan yang kurang baik terhadap

Skor
1
0
0
2
1

ayahnya, subjek menyatakan bahwa ayahnya jarang mengobrol serius dan


subjek merasa bahwa ayahnya tidak terlalu peduli dengannya. Namun
subjek menginginkan ayahnya untuk senang dan sudi bekerja keras demi
keluarganya.
3) Sikap terhadap keluarga
No. Pernyataan Kalimat
12
Dibandingkan dengan kebenyakan keluarga, keluarga
27

saya sangat peduli kepada saya


Keluarga saya memperlakukan saya sebagai anaknya
sendiri

Skor
0
0

42
57

Kebanyakan keluarga yang saya kenal ramah tamah


Waktu saya masih seorang anak, keluarga saya

penyayang
Kesimpulan: Subjek memiliki penghayatan yang positif dan baik terhadap

0
0
0

keluarganya dan keluarga yang subjek kenal, terlihat bahwa subjek


berasal dr keluarga yang harmonis dan saling menyayangi satu sama lain.
2. Area seks
1) Sikap terhadap wanita
No. Pernyataan Kalimat
10
Saya gambarkan sebagai seorang wanita yang

Skor
0

sempurna adalah yang jujur dan memiliki akhlak yang


25
40
55

baik
Saya kira kebanyakan anak perempuan baik
Saya percaya kebanyakan wanita baik
Yang paling saya tidak suka mengenai wanita, berkata

bohong
Kesimpulan: Subjek menghayati wanita sebagai orang yang baik. subjek

0
0
1
1

juga menyatakan bahwa wanita yang sempurna adalah wanita yang jujur
dan memiliki akhlak yang baik, tetapi subjek paling tidak menyukai
wanita yang berbohong.
2) Sikap terhadap hubungan heteroseksual
No. Pernyataan Kalimat
11
Bila saya melihat seorang wanita dan lelaki bersama-

Skor
x

26

sama sedang mengobrol


Perasaan saya mengenai kehidupan perkawinan adalah

41

suatu yang sakral


Umpamakan saya mempunyai hubungan seksual akan

menjaganya
56
Kehidupan seksual saya baik
Kesimpulan: penghayatan subjek terhadap hubungan heteroseksual baik.

0
0

Subjek menyatakan akan menjaga dengan baik hubungan seksualnya dan


subjek menyatakan bahwa oernikahan adala sesuatu yang sakral.
3. Area hubungan interpersonal
1) Sikap terhadap teman dan kenalan
No. Pernyataan Kalimat

Skor

Saya merasa bahwa seorang teman sejati membutuhkan

23

satu sama lain


Saya tidak senang kepada orang yang menjelekkan

38

agama dan orang lain


Orang-orang yang paling saya sukai orang-orang yang

53

sayang kepada saya


Bila saya tidak ada, teman-teman saya akan mencari

saya
Kesimpulan: Penghayatan subjek terhadap teman dan kenalan baik dan

positif, subjek juga terlihat memiliki hubungan yang baik dengan temantemannya, dimana apabila subjek tidak ada maka teman-temannya akan
mencarinya. Orang yang paling subjek sukai adalah orang-orang yang
menyayanginya dan subjek tidak menyukai orang yang menjelekkan
agama dan orang lain.
2) Sikap terhadap orang yang superior (atasan) di tempat kerja atau sekolah
No. Pernyataan Kalimat
6
Orang-orang diatas saya adalah selalu membimbing
21
Di sekolah guru-guru saya sangat peduli akan

Skor
0
0

36

perkembangan potensi saya


Bila saya melihat majikan saya datang saya tidak

51

punya majikan
Orang-orang yang saya anggap sebagai atasan saya

orang yang memiliki potensi di atas saya


Kesimpulan: Subjek memiliki penghayatan yang baik terhadap atasannya

dimana subjek menganggap bahwa orang-orang yang diatasnya adalah


orang yang memiliki potensi diatasnya dan akan membimbingnya serta
sangat peduli terhadap perkembangan ptensi yang dimiliki subjek.
3) Sikap terhadap bawahan
No. Pernyataan Kalimat
4
Umpamanya saya ditugaskan untuk menggambar
19
Bila orang kerja untuk saya, saya akan menolong

Skor
0
0

34

sekiranya dia merasa kesulitan.


Orang-orang yang bekerja untuk saya selalu saya

48

bimbing agar mendapatkan hasil yang maksimal


Dalam memberikan perintah pada oranglain saya

sesuai dengan kemampuan mereka

Kesimpulan: Subjek mempunyai penghayatan yang baik dan positif

terhadap bawahannya. terlihat dadi pernyataan-pernyataan subjek yang


akan selalu membimbing agar mendapatkan hasil yang maksimal dan
akan menolong apabila mereka dalam kesulitan. Subjek juga terlihat
sebagai orang yang apabila memberikan perintah subjek akan
menyesuaikan dengan kemampuan org tsb.
4) Sikap terhadap teman sejawat di tempat kerja atau sekolah
No. Pernyataan Kalimat
13
Di tempat kerja saya, saya paling cocok dengan

Skor
0

28

pekerjaan yang saya sukai


Teman-teman sekerja saya adalah teman-teman yang

43

memiliki potensi yang berbeda-beda


Saya senang bekerja dengan orang yang sepemikiran

58

dengan saya
Orang yang kerja dengan saya biasanya akan diberikan

arahan oleh saya


Kesimpulan: Penghayatan subjek terhadap teman sejawat ditempat kerja

atau sekolah cenderung positif dimana subjek miliki teman-teman yang


memiliki potensi yang beragam. Subjek senang bekerja dengan org yng
memiliki pola pikir yang sama dengannya, ai merasa paling cocok
dengan pekerjaan yang disukainya dan subjek biasanya

akan

memberikan arahan kepada orang-orang yang bekerja dengannya.


4. Area konsep diri
1) Ketakutan
No. Pernyataan Kalimat
7
Saya sadar bahwa hal tersebut janggal tetapi saya takut

Skor
1

akan menyakiti
22

Kebanyakan teman-teman tidak mengetahui bahwa

37

saya takut akan banci


Saya akan menghilangkan ketakutan saya akan

52

memperbaiki diri
Rasa ketakutan kadang-kadang memaksa saya untuk

lebih bekerja keras


Kesimpulan: Subjek takut akan menyakiti orang lain. Dan teman-teman
subjek tidak mengetahui bahwa subjek takut akan banci. Subjek juga

ingin menghilangkan ketakutannya akan memperbaiki diri subjek


sendiri. Akan tetapi nilai positif dari subjek dalam menghadapi
ketakutannya adalah terkadang ketakutan malah memaksa subjek untu
bekerha lebih keras lagi.
2) Perasaan bersalah
No. Pernyataan Kalimat
15
Saya mau berbuat apa saja untuk melupakan waktu

Skor
X

30

dimana sedang menggambar


Kesalahan saya yang terbesar adalah membuat ibu

45

menangis
Waktu saya masih muda, saya merasa berdosa

60

mengenai berbohong kepada ibu


Hal yang terburuk yang pernah saya lakukan membuat

ibu menangis
Penghayatan subjek terhadap perasaan bersalahnya

Kesimpulan:

cenderung negative, dimana subjek merasa berdosa pernah membohongi


ibuny dan kesalahan terburuk dan terbesar yang pernah ia lakukan adalah
membuat ibunya menangis.
3) Sikap terhadap kemampuan diri
No. Pernyataan Kalimat
2
Bila keadaan tidak menguntungkan bagi saya meminta

Skor
0

17

tolong kepada teman


Saya yakin bahwa saya mempunyai kemampuan untuk

32

membahagiakan kedua orangtua


Kelemahan saya yang terbesar adalah rasa malas dan

47

perempuan
Bila mengalami nasib malang saya akan menerima

dengan ikhlas
Kesimpulan: Penghayatan kemampuan diri subjek cukup baik dan positif
dimana subjek memiliki keyakinan untuk dapat membahagiakan
orangtuanya dan subejk juga memahami keterbatasan dirinya dimana
apabila ia dalam keadaan tidak menguntungkan ia akan meminta bantuan
dr temannya, dan apabila ia mendapatkan nasib malang ia akan
menerimanya dengan ikhlas. Namun kelemahan terbesar subjek adala
rasa malas dan perempuan.

4) Sikap terhadap masa depan


No. Pernyataan Kalimat
5
Bagi saya hari depan adalah dapat mebahagiakan
20

Skor
0

orangtua
Saya menantikan dengan penuh harapan saya dapat

mebahagiakan kedua ortu


35
Pada suatu hari saya akan membahagian ortu
50
Bila saya sudah lebih taat beragama
Kesimpulan: Subjek mempunyai penghayatan yang positif terhadap

0
0
0

masa depannya dan terlihat bahwa subjek merupakan anak yang sangat
bertanggungjawab dimana ia memiliki keinginan yang kuat untuk dapat
membahagiakan orang tuanya. Dan subjek juga ingin menjadi orang
yang lebih taat beragama dikemudian hari.
5) Sikap terhadap tujuan hidup
No. Pernyataan Kalimat
3
Saya selalu mempunyai keinginan untuk

Skor
0

18

membahagiakan ortu
Saya dapat merasa betul-betul senang kalau

33

mendapatkan hasil dari kerja keras saya


Hasrat keinginan saya yang terpendam dalam hidup

adalah mebahagiakan ortu


49
Yang paling saya inginkan membahagiakan ortu
Kesimpulan: Subjek mempunyai penghayatan yang positif terhadap

0
0

tujuan hidupnya. Kebahagiaan ortu subjek adalah tujuan hidup dari


subjek. Subjek juga merasa sangat senang apabila mendapatkan hasil
dari kerja kerasnya sendiri.
6) Sikap terhadap masa lalu
No. Pernyataan
9
24
39
54

Kalimat
Waktu saya masih kecil jahil
Dahulu saya nakal
Andai kata saya muda kembali saya akan belajar

Skor
0
1
0

dengan rajin
Kenangan yang paling jelas dalam hidup dari masa

kanak-kanak saya berantem dengan teman


Kesimpulan: Penghayatan subjek terhadap masa lalunya cenderung 0
memiliki masa lalu yang nakal dan berantem dengan teman adalah

kenangan yang paling jelas dimasa kanak-kanaknya, subjek juga jahil di


masa kecilnya. Dan apabila subjek dapat memutar waktu ia akan belajar
dengan rajin
Dari keseluruhan kesimpulan diatas, dapat dilihat dari semua aspek bahwa
tidak ada masalah yang terlalu signifikan dan dapat dikatakan wajar-wajar saja
terjadi pada kehidupan seseorang. Meskipun rasa bersalahnya karena membuat
ibunya menangis diulang dua kali. Dan subjek sangat menginginkan untuk dapat
mebahagian kedua orangtuanya.