Anda di halaman 1dari 4

Penatalaksanaan DBD

(0610055)

Pada dasarnya pengobatan DBD bersifat suportif, yaitu mengatasi kehilangan cairan
plasma sebagai akibat peningkatan permeabilitas kapiler dan akibat perdarahan.
Pemberian cairan intravena untuk mengembalikan volume darah adalah salah satu bentuk
terapi medis yang paling efektif dan yang paling baik.
Pengobatan Simtomatik biasanya berupa pemberian antipiretuk berupa parasetamol tiap 6
jam bila hiperpireksia(>39 derajat C) atau terdapat kecenderungan kejang demam. Dosis
parasetamol berdasarkan umur: <1 tahun:60mg/dosis, 3-6tahun:120mg/dosis, 6-12
tahun:240mg/dosis.
Penderita DBD dapat dirawat di ruang perawatan biasa, tetapi pada kasus DBD dengan
komplikasi diperlukan perawatan intensif. Diagnosis dini dan memberikan nasihat untuk
segera dirawat bila terdapat tanda tanda syok, merupakan hal penting untuk mengurangi
angka kematian. Pengawasan selama perawatan dilakukan terhadap tanda tanda vital tiap
1-2 jam, hematokrit setiap 3-4jam, juga perlu dipantau intake, output dan kondisi pasien.
Indikasi Perawatan:
Takikardi, Capillary refill time >2detik atau memanjang, Akral teraba dingin dan pucat,
Tekanan nadi perifer menurun, perubahan status neurologis, oliguria, nilai hematokrit
meningkat mendadak, tekanan nadi menurun(<20mmhg), dan hipotensi.
Kriteria pasien boleh pulang:
Bebas panas sedikitnya 24 jam tanpa antipiretik
Nafsu makan membaik
Tampak perubahan klinis
Output urin baik
Nilai hematokrit stabul
Telah melewati 2 hari pasca rejatan(bila pasien mengalami syok)
Trombosit>50.000/mm3
Tidak ada dostres pernapasan karena efusi pleura atau asites
PAPDI telah menyusun protokol penatalaksanaan pasien DBD pada pasien dewasa, yaitu:
Protokol 1
Penanganan tersangka(propable) DBD dewasa tanpa syok
Protokol 2
Pemberian cairan pada tersangka DBD dewasa di ruang rapat
Protokol 3
Penatalaksanaan DBD dengan peningkatan hematokrit >20%
Protokol 4
Penatalaksanaan pendarahan spontan pada DBD dewasa
Protokol 5
Tatalaksana sindroma syok dengue pada dewasa

Protokol 1

Protokol 2

Protokol 3

Protokol 4

Protokol 5

Anda mungkin juga menyukai