Anda di halaman 1dari 8

Report Tutorial 2 Dinamika Fluida

UNGGUL ADI WIBOWO


11/319209/TK/38339
Hasil simulasi CFD untuk suhu inlet 400 K dengan Metode First Order Upwind

Hasil simulasi CFD untuk suhu inlet 400 K dengan Metode Second Order Upwind

Hasil simulasi CFD untuk suhu inlet 500 K

Hasil simulasi CFD untuk suhu inlet 600 K

PEMBAHASAN
Berdasarkan hasil simulasi CFD untuk kasus pada tutorial 2 terlihat bahwa pada suhu inlet
400 K konsentrasi NH3 di dalam katalis sangat rendah sedangkan di dalam permukaan katalis
lebih tinggi. Semakin tinggi suhu terlihat bahwa konsentrasi NH3 akan lebih seragam baik di
dalam katalis maupun di permukaan katalis dan semakin tinngi suhu konsentrasi NH3 semakin
rendah. Hal ini menunjukkan bahwa reaksi tersebut akan berlangsung lebih cepat ketika suhu
tinggi akibatnya konversi NH3 akan semakin besar ketika suhu operasi semakin tinggi. Dari profil
suhu dapat terlihat bahwa suhu semakin tinggi dalam katalis, hal ini menandakan reaksi
berlangsung baik di dalam katalis sehingga menghasilkan panas. Dari profil kecepatan dapat
terlihat bahwa semakin tinggi suhu semakin tinggi kecpatan fluida.
Untuk suhu 400 K digunakan 2 metode yaitu first order upwind dan second order upwind.
Pada penggunaan metode first second order upwind, konvergensi diperoleh lebih cepat
dibandingkan pada metode second order upwind. Akan tetapi perlu dicermati, penggunaan first
order upwind dapat menyebabkan spenyelesaian yg diperoleh tidak akurat karena rawan terjadi
numerical diffusion. Untuk simulasi pada suhu 500 dan 600 terlihat bahwa dibutuhkan waktu
yang lebih lama untuk mencapai konvergensi. Untuk mencapai konvergensi pada suhu 500 dan
600 K nilai factor relaksasi perlu dibuat kecil, jika terlalu besar penyelesaian tidak akan mencapai
konvergensi.