Anda di halaman 1dari 3

FAQ UN-SC Management

Last update : 8 April 2015


1. Q : Apa itu UN?
A : UN merupakan order-order yg memiliki status " Unfeasible yg artinya "Tidak Layak" dan
UN adalah lawan dari FE (Feasible: "Layak"). UN yg merupakan output dari proses
Feasibility Check dalam bisnis proses Provisioning. Pengertian UN sebagai "lawan" FE
jangan dibiaskan dengan istilah-istilah yang lainnya sebab akan mengaburkan maknanya
bahkan akan mengubah makna sebenarnya yaitu "Tidak Layak utk dilayani".
2. Q : Ada berapa jenis dan tipe UN?
A : UN terdiri dari 2 jenis yakni UN-SC dan UN i-SISKA.

UN-SC adalah UN yg terdapat pada aplikasi Provisioning StarClick.


UN-SC memiliki 2 (dua) Tipe :
1. UN-SC A : UN yang terbentuk karena tidak tersedianya alpro (ODP atau DP
MSAN) dalam radius 250 m dari titik order.
2. UN-SC B : UN yang terbentuk karena tidak tersedianya alpro (ODP atau DP
MSAN) namun terdapat kabel distribusi dalam radius 250 m dari titik order,
namun kabel distribusi tidak dipilih pada saat order di-submit.
3. UN-SC C : UN yang terbentuk karena tidak dipilihnya alpro (ODP atau DP MSAN)
yang tersedia dalam radius 250 m dari titik order pada saat order di-submit.

UN i-SISKA adalah UN yg terdapat dalam aplikasi provisioning i-SISKA.

3. Q : Apa penyebab UN?


A : UN disebabkan oleh faktor teknis, di mana alat produksi tidak dapat melayani
permintaan atau memenuhi layanan/service yang diinginkan oleh pelanggan. Penyebab
UN antara lain : alat produksi tidak tersedia di lokasi permintaan, kapasitas alpro
penuh, jarak terlalu jauh atau terdapat hambatan (seperti sungai, jembatan, jalan tol,
gedung-gedung), spesifikasi layanan tidak support, dll.
4. Q : Mengapa UN bisa terjadi?
A : UN dapat terjadi karena petugas menginput permintaan di aplikasi Provisioning yang
tidak memenuhi persyaratan teknis dan menyebabkan UN.
5. Q : Bagaimana cara menghindari UN?
A : UN tidak dapat dihindari namun dapat diminimasi dengan cara sbb:
1. Lakukan penjualan/sales dengan cara Push Strategy (Direct Selling) di lokasilokasi yg sudah siap alpro-nya, sehingga UN hanya dimungkinkan terjadi pada
penjualan dengan cara Pull Strategy (Web in/Phone in/Walk in).
2. Lakukan perbaikan data alpro di sistem Provisioning dgn cara validasi dan
sinkronisasi data. Pastikan seluruh alpro memenuhi persyaratan/requirementnya dan siap untuk digunakan dalam proses Provisioning.

6. Q : Bagaimana cara kita menyikapi UN?


A : 1. Terhadap UN yang segera dapat dipenuhi, bagi Telkom ini merupakan peluang yang
harus segera ditindaklanjuti dengan cara pemenuhan alpro agar dapat menjadikan
peluang tersebut menjadi revenue.
2. Terhadap UN yang belum dapat dipenuhi, bagi Telkom akan menjadi potensial
demand dan dapat dijadikan inputan dalam Infrastruktur Plan.
3. Bagi mitra Telkom seperti Telkom Akses, setiap UN adalah peluang bisnis dan
potensial revenue yaitu dengan cara melakukan pekerjaan pemenuhan alpro.
4. Setiap UN harus ditindaklanjuti.
7. Q : Bagaimana cara menindaklanjuti UN-SC?
A : UN-SC dapat ditindaklanjuti menggunakan tool Manage UN-SC di aplikasi Provisioning
StarClick.
UN-SC dapat ditindaklanjuti dengan mengupdate status UN-SC, dgn perubahan status
UN-SC sbb:
1. Status Open: belum terjadi perubahan status atau belum dilakukan survey.
2. Status Waiting List: mengubah status Open yang sudah dilakukan survey
dengan hasil aplro belum tersedia.
3. Status Alpro Ready: mengubah status Open yang sudah dilakukan survey
dengan hasil alpro tersedia atau mengubah status In Progress Development
yang sudah selesai proses deployment order-nya (alpro sudah tersedia).
Selanjutnya dapat dilakukan proses Re-Feasibility Check dan melanjutkan
proses Provisioning berikutnya dan order akan hilang dari daftar UN-SC.
4. Status In Progress Development: mengubah status Open atau Waiting List
ketika order UN sedang berada dalam proses Development Order (perubahan
status dimulai pada saat design disetujui).
5. Status WL Called Back: mengubah status Waiting List yg sudah dikonfirmasi.
6. Status IP Called Back: mengubah status In Progress Development yg sudah di
konfirmasi.
8. Q : Siapa saja yg dapat menindaklanjuti UN-SC?
A :

9. Q : Bagaimana cara menindaklanjuti UN i-SISKA?


A : Tindak lanjut UN i-SISKA disesuaikan dari sumber ordernya:

Untuk UN i-SISKA yang berasal dari aplikasi Provisioning StarClick:

Untuk UN i-SISKA yang berasal dari aplikasi Provisioning i-SISKA dapat dilakukan
prosedur input ulang sbb: