Anda di halaman 1dari 7

BAB I

PENDAHULUAN
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Definisi dan Etiologi
2.2 Patofisiologi
2.3 Macam-macam Keratitus
2.3 Diagnosis dan Diagnosis Banding
2.4 Komplikasi
2.5 Penatalaksanaan
2.6 Prognosis

BAB 3
LAPORAN KASUS
3.1 Identitas Penderita
Nama

: Ni Made Kasih

Umur

: 41 tahun

Jenis Kelamin

: Perempuan

Alamat

: Br. Lembah, Serangan

Pekerjaan

: Pedagang

Agama

: Hindu

Suku Bangsa

: Bali

3.2 Anamnesis
Keluhan utama

: Mata perih

Riwayat Penyakit Sekarang


Penderita datang dengan keluhan kedua mata perih sejak 2 minggu sebelum
masuk rumah sakit. Kedua mata dirasakan sangat perih sehingga membuat pasien
kesulitan untuk membuka mata. Nyeri pada kedua mata dirasakan pada awalnya
saat pasien baru bangun tidur, mata dirasakan perih yang sifatnya ringan
kemudian lama-kelamaan nyeri memberat terutama saat pasien membuka mata
terutama saat berkedip.
Pasien juga mengeluh kedua mata merah sejak 2 minggu yang lalu. Mata
merah disertai berair, silau dan kadang-kadang keluar kotoran berwarna
kekuningan dan kabur bersamaan dengan keluhan nyeri tersebut. Keluhan mata
kiri ngeres, gatal, cekot-cekot disangkal oleh pasien.
Riwayat Penyakit Dahulu dan Pengobatan
Riwayat trauma maupun kemasukan benda asing sebelumnya disangkal. Pasien
juga mengatakan tidak pernah sakit mata seperti ini sebelumnya. Pasien
mengatakan sempat menggunakan obat tetes mata untuk mengurangi keluhannya
akan tetapi pasien lupa nama obatnya. Riwayat penyakit sistemik seperti diabetes
melitus dan hipertensi disangkal. Riwayat sakit gigi, sakit tenggorokan, sakit
telinga disangkal.
2

Riwayat Keluarga
Tidak ada keluarga pasien yang mengalami keluhan yang sama dengan pasien.

Riwayat Sosial
Penderita bekerja sebagai pedagang souvenir di pinggir pantai Sanur. Pasien
mengatakan tidak menggunakan kacamata selama ia berdagang.

3.3 Pemeriksaan Fisik


3.3.1 Pemeriksaan Fisik Umum
Kesadaran

: Compos mentis

Tekanan darah

: 120/80 mmHg

Nadi

: 80 kali / menit

Temperatur aksila

: 36,6 C

3.3.2 Pemeriksaan Fisik Khusus (Lokal pada Mata)


Okuli Dekstra (OD)

Okuli Sinistra

6/30

6/30

Supra cilia
Madarosis
Sikatriks

Tidak ada
Tidak ada

Tidak ada
Tidak ada

Palpebra superior
Edema
Hiperemi
Enteropion
Ekteropion
Benjolan

Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada

Tidak Ada
Tidak Ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada

Palpebra inferior
Edema
Hiperemi
Enteropion
Ekteropion
Benjolan

Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada

Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada

Visus
Refraksi/Pin Hole

Pungtum lakrimalis

Pungsi
Benjolan

Tidak dilakukan
Tidak ada

Tidak dilakukan
Tidak ada

Konjungtiva palpebra superior


Hiperemi
Folikel
Sikatriks
Benjolan
Sekret

Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada

Ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada
Ada

Papil

Tidak ada

(Mukopurulen)
Tidak ada

Konjungtiva palpebra inferior


Hipermi
Folikel
Sikatriks
Benjolan

Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada

Ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada

Ada
Ada
Tidak ada

Tidak ada
Tidak ada

Tidak ada
Tidak ada

Sklera
Warna
Pigmentasi

Putih
Tidak ada

Putih
Tidak ada

Limbus
Arkus senilis

Tidak ada

Tidak ada

Kornea
Odem
Infiltrat
Ulkus
Sikatriks
Keratik presifitat

Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada

Ada
Ada
Ada
Tidak ada
Tidak ada

Kamera okuli anterior


Kejernihan
Kedalaman

Jernih
Normal

Jernih
Normal

Konjungtiva bulbi
Kemosis
Hiperemi
- Konjungtiva
- Silier
Perdarahan

di

konjungtiva
Pterigium
Pingueculae

bawah

Iris
Warna
Koloboma
Sinekia anterior
Sinekia posterior

Coklat
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada

Coklat
Tidak ada
Tidak ada
Tidak ada

Pupil
Bentuk
Regularitas
Refleks cahaya langsung
Refleks cahaya konsensual

Bulat
Reguler
Ada
Ada

Bulat
Reguler
Ada
Ada

Lensa
Kejernihan
Dislokasi/subluksasi

Jernih
Tidak ada

Jernih
Tidak ada

Pemeriksaan Lain
OD

Pemeriksaan

OS

Positif normal

Tes Sensibilitas

Positif normal

Tidak dilakukan

Tes Fluoresin

Positif

3.4 Resume
Pasien perempuan, 41 tahun mengeluh kedua mata perih sejak 2 minggu sebelum
masuk rumah sakit. Kedua mata dirasakan sangat perih sehingga membuat pasien
kesulitan untuk membuka mata. Mata perih dirasakan pada awalnya saat pasien
baru bangun tidur, mata dirasakan perih yang sifatnya ringan kemudian lamakelamaan nyeri memberat terutama saat pasien membuka mata dan berkedip.
Pasien juga mengeluh kedua mata merah sejak 2 minggu yang lalu. Mata
merah disertai berair, silau dan kadang-kadang keluar kotoran berwarna
kekuningan dan kabur bersamaan dengan keluhan nyeri tersebut.
Pemeriksaan lokal
OD

Pemeriksaan

OS

6/30

Visus

6/30

Normal

Palpebra

Normal

Konjungtiva Palpebra
5

CVI (+) PCVI (+)

Konjungtiva Bulbi

Fluoresin (+), infiltrat dendrit (+)

Kornea

Sensibilitas menurun

CVI (+) PCVI (+)


Fluoresin (+), infiltrat
dendrit(+),
sensibilitas menurun

Normal
Bulat,regular,sentral
Positif

Kamera Okuli Anterior


Iris/Pupil
Refleks Pupil

Normal
Bulat,regular,sentral
Positif

Jernih

Lensa

Jernih

Jernih

Vitreus

Jernih

Tes Fluoresin
Reflek (+)

Funduskopi

3.5 Diagnosis Banding


1. ODS Keratitis ec suspek Herpes Simplek
2. ODS Keratitis ec suspek Herpes Zoster
3. Konjungtivitis akut
3.6 Diagnosis Kerja
ODS Keratitis ec suspek herpes Simplek

3.7 Usulan Pemeriksaan


- Tes flouresin
- Pengecatan gram, KOH
- Mantoux tes, Thorak foto
- Lab. VDRL, DL
3.8 Terapi
KIE bed rest, jaga higiene mata, nutrisi cukup
3.9 Prognosis
Dubius ad bonam
6

Reflek (+)

BAB 4
PEMBAHASAN
DAFTAR PUSTAKA