Anda di halaman 1dari 20

Struktur Organ, Mekanisme

Kontraksi Otot, dan Metabolisme


Otot yang dapat Menyebabkan
Kram Betis
MARYANTO ANMAMA
102012014

Skenario 4:
Seorang perempuan umur 57 tahun
datang ke klinik dengan keluhan sering
kram betis. Dari pemeriksaan fisik dokter
tidak menemukan kelainan. Dokter
memberikan keterangan tentang hal kram
tersebut.

Istilah yang tidak diketahui : -

Rumusan Masalah
Seorang perempuan 57 tahun sering kram betis

Analisis Masalah
Struktur organ
terkait

mikro

makro

Metabolism
e otot

Seorang perempuan 57
tahun sering kram betis

Mekanisme kontraksi otot

Hipotesis
Wanita 57 tahun mengalami
kram betis karena mekanisme
kerja otot yang berlebih

Sasaran Pembelajaran
Mahasiswa dapat mengetahui
struktur organ terkait, mekanisme
kontraksi otot, dan metabolisme
otot

Struktur Organ : Makroskopis


Musculus Tibialis Anterior
Origo : condylus lateralis tibiae, facies lateralis tibiae, membrana interossea cruris, fascia

cruris
Insersio : permukaan plantar os cuneiforme
Persarafan : saraf peroneal dalam

Musculus Extensor Digitorum Longus


Origo : condylus lateralis tibiae, capitulum dan facies medialis fibulae, fascia cruris
Insersio : aponeurosis dorsalis jari kaki II-V
Persarafan : saraf peroneal dalam

Struktur Organ : Makroskopis


Musculus Peronaeus Tertius
Origo : bagisnim extensor digitorum longus
Insersio

: tuberositas ossis metatarsalis V

Persarafan : saraf peroneal superfisial


Musculus Extensor Hallucis
Origo : facies medialis fibulae, membrana interessea cruris
Insersio

: basis phalanx terakhir ibu jari kaki

Persarafan : saraf peroneal dalam

Struktur Organ : Makroskopis


Musculus Gastrocnimius
Origo: caput mediale: epicondylus medialis femoris, caput laterale: epicondylus lateralis femoris
Insersio : tuber calcanei dengan perantaraan tendo calcanei (achillei)
Persarafan : saraf tibial

Musculus Soleus
Origo: capitulum dan facies posterior fibulae, linea poplitea tibiae, arcus tendineus m. solei
Insersio : tuber calcanei dengan perantaraan tendo calcanei
Persarafan : saraf tibial

Struktur Organ : Makroskopis


Musculus Plantaris
Origo : condylus lateralis femoris
Insersio

: tuber calcanei

Persarafan : saraf tibial


Musculus Popliterus
Origo : Condylus lateralis femoris, lig. Popliteum arcuatum
Insersio

: planum popliteum tibiae

Persarafan : saraf tibial


Musculus Flexor Digitorum Longus
Origo : facies posterior tibiae, facies cruris lembar dalam
Insersio

: phalanx terakhir ibu jari kaki

Persarafan : saraf tibial

Struktur Organ : Makroskopis


Musculus Flexor Digitorum Longus
Origo : facies posterior tibiae, facies cruris lembar dalam
Insersio

: phalanx terakhir ibu jari kaki

Persarafan : saraf tibial

Musculus Flexor Hallucis longus


Origo : facies posterior fibulae, fascia cruris lembar dalam, membrane interossea cruris
Insersio

: phalanx terakhir ibu jari kaki

Persarafan : saraf tibial

Struktur Organ : Makroskopis


Musculus Tibialis Posterior
Origo : facies posterior fibulae, facies posterior tibiae
Insersio

: tuberositas ossis navicularis, ossa cuneiformia I-III

Persarafan : saraf tibial


Musculus Peronaeus Longus
Origo : capitulum fibulae, facies lateralis fibulae
Insersio

: os cuneiforme I, basis ossis metatarsalis I

Persarafan : saraf peroneal superfisial

Struktur Organ : Makroskopis


Musculus Peronaeus Brevis
Origo : facies lateralis fibulae
Insersio

: basis ossis metatarsalis

Persarafan : saraf superfisial peroneal

Struktur Organ : Mikroskopik

Struktur Organ : Mikroskopik

Mekanisme Kontraksi Otot


Potensial aksi motor neuron
Pengelepasan Ach
Ach berikatan dengan reseptor
Terjadi potensial aksi pada reticulum
sarkoplasmik
Ca keluar dan berikatan dengan troponin C
Afinitas tinggi terhadap miosin ATP
Ca dan troponin C berikatan dengan myosin
ATP (kontraksi molekuler)
ATP habis terpakai, miosin dilepas (relaksasi

Metabolisme Otot

Kesimpulan
Hipotesis dinyatakan benar bahwa kram otot disebabkan
oleh kerja otot yang berlebih, yang dapat ditinjau dari
struktur organ terkait baik itu makro / mikro, mekanisme
kontraksi otot, dan metabolisme otot.