Anda di halaman 1dari 30

EFEK SAMPING

OBAT KEMOTERAPI

dr. Widyanti Soewoto,SpB(K)Onk


SubBag Bedah Onkologi & Kepala Leher
RS Dr Muwardi
Disampaikan dalam Workshop Monitoring Efek Samping Obat
Di RSUD Dr. Moewardi, 29 Oktober 2011

PENDAHULUAN

KEMOTERAPI merupakan bagian dari modalitas terapi


pada tumor ganas disamping operasi, radioterapi,
hormonal terapi, ataupun molecular targetting therapy.

Prinsip pemberian obat kemoterapi

TEPAT INDIKASI

TEPAT OBAT

TEPAT DOSIS

TEPAT WAKTU

WASPADA EFEK SAMPING

TUJUAN KEMOTERAPI
Efek Sistemik :

Menghancurkan sel sel kanker

Mengendalikan pertumbuhan kanker

Mengurangi gejala kanker, keluhan dan


meningkatkan
kualitas hidup

PRINSIP KEMOTERAPI
Umumnya bersifat ANTI PROLIFERASI
Merusak DNA dan mengawali
terjadinya apoptosis
Mempengaruhi sel normal yang
tumbuh cepat
Memiliki index terapi sempit

MACAM OBAT KEMOTERAPI


Alkilating agen
Obat ini mengganggu pertumbuhan sel kanker
dengan memblokir replikasi dari DNA.

Antimetabolit
Obat ini memblokir enzim yang diperlukan oleh
sel kanker untuk hidup dan tumbuh.

Anti-tumor antibiotik
Antibiotik ini berbeda dengan yang biasa
digunakan untuk infeksi bakteri, bekerja dengan
mengganggu DNA, memblokir enzim tertentu
dan mengganti dinding sel.

Macam-macam obat kemoterapi

Mitotic Inhibitors

Obat ini menghambat pembelahan sel atau


menghalangi enzim tertentu dalam proses
reproduksi sel

Nitrosourea

Pengobatan ini mengganggu enzim yang


memperbaiki DNA

ISTIRAHAT

MITOSIS

G0

ISTIRAHAT

SIKLUS SEL

Cycle Specific
VINBLASTINE
VINCRISTINE
COLCHIICINE
GRISEOFULVIN

5 FUdR
PHLEOMYCIN
BLEOMYCIN
CYCLOPHOSPHAMIDE
M
ACTINOMYCIN D

G2

DIFFERENTIATION

G2

G0

PURINE ANTAGONISTS
HYDROXY UREA
METHOTREXATE
CYCLOPHOSPHAMIDE
5 FUdR, 5 FU
Ara C, MITOMYCIN
DAUNOMYCIN
6 THIOGUANINE

HYDROCORTISONE
CHALONES

G1
S

ACTINOMYCIN D
MITOMYCIN
6 MERCAPTOPURINE
6 THIOGUUANINE
5 FUdR
ara C
HYDROXYUREA
5 FU
METHOTREXATE

Terapi Kombinasi
Paling sering digunakan
Dipilih yang memiliki kerja yang berbeda
dan bersifat sinergis
Tidak ada efek samping yang overlapping
Menurunkan terjadinya resistensi
Meningkatkan jumlah sel kanker yang
dihancurkan pada satu waktu tersebut

JENIS KEMOTERAPI
Kemoterapi Ajuvan
Kemoterapi diberikan setelah operasi untuk sisa sisa sel
kanker

Kemoterapi Neoajuvan
Kemoterapi yang diberikan untuk mengurangi ukuran tumor

Kemoterapi Primer
Kemoterapi yang diberikan sebagai terapi utama

PEMILIHAN KEMOTERAPI

Jenis kanker
Stadium kanker
Status performance
pasien

DOSIS DAN SIKLUS TERAPI


LPB (Luas Permukaan Badan : TB dan BB)
Tapi juga ditentukan oleh :
Usia pasien
Status nutrisi
Kombinasi kemoterapi/ radiasi
Kondisi : hematologi, fungsi hati,ginjal
Siklus ---------- Interval (1 kali dosis terapi)

SYARAT DASAR SEBELUM


MENJALANI KEMOTERAPI
Status performance baik
(Karnofsky Index, ECOG criteria,
WHO criteria)
Fungsi Hati Baik
Fungsi Ginjal Baik
Fungsi Hematologi Baik
Mendapatkan informed consent

FUNGSI HATI
AST < 2 x batas atas nilai Normal
(upper limit of normal range /ULN)
ALT < 2 x ULN
Bilirubine serum < 2 x ULN

FUNGSI GINJAL
Creatinine serum < 1.5 mg/dl
Creatinine clearance test (CrCl) >
70 ml/mt
Cr/Cl (ml/mt)
= 1.40(wanita) atau1.23(pria) x (140 (umur th x
berat Kg) serum creatinine concentration (umol/L)

Fungsi Hematologi Baik


Hemoglobin level > 10 gr/dl
WBC > 3.0 X 109/L
Platelets > 100 x 109/L

PROTAP PEMBERIAN
KEMOTERAPI
Persiapan
Alat dan
Obat
Persiapan Pasien
Langkah Kerja

Persiapan
Alat dan
Obat

PERSIAPAN PASIEN
Identifikasi Pasien
Informed Consent

LANGKAH KERJA

EFEK SAMPING OBAT


Selama kemoterapi :

reaksi alergi : ringan, sedang,

berat
mual, muntah
Ekstravasi obat

EFEK SAMPING OBAT


Early effect:

mual, muntah, dehidrasi,

stomatitis, hematologis (anemi, lekopeni,


trombositopeni) dan lain-lain.

Late effect :

hematologis, (anemi, lekopeni,

trombositopeni), cardiotoxicity, neurotoxicity,


neprotoxicity

EXTRAVASASI
Kebocoran obat kemoterapi baik yang vesican
atau iritan kedalam jaringan bawah kulit
Tingkat kerusakan yang terjadi sangat bervariasi
dan tergantung juga dengan jumlah obat yang
extravasasi 6 - 10%
Tanda dini dari extravasasi :

No blood return

Pain

Redness

Swelling

EXTRAVASASI
Bahan vesicant Obat yang berpotensi
menyebabkan kerusakan jaringan

reaksi inflamasi yang cukup hebat akibat


kerusakan sel dan jaringan.

Keadaan ini bisa berlangsung bahkan bila


ekstravasasi hanya terjadi dalam bahan dengan
jumlah kecil sekalipun.

Bahan irritant Obat yang berpotensi


menyebabkan plebitis pada vena

mungkin hanya inflamasi ringan dan rasa tidak


enak serta berlangsung sebentar saja.

PENANGANAN EKSTRAVASASI

Hentikan segera injeksi atau infus kemoterapi

Jangan cabut jarum infus

Lepaskan infus set

Lakukan aspirasi sebanyak banyaknya

Berikan antidotum subkutan pada lesi (jika ada)

Gunakan bantal untuk mengangkat daerah yang


terinfiltrasi diatas jantung

Extravasation; CCO Formulary; Update February 2006.

PENANGANAN
EKSTRAVASASI

Jika ekstravasasi akibat vinblastine, vincristine,


atau vinorelbine, kompres hangat selama 1 jam

Jika akibat obat lain, kompres dengan es


terbungkus dalam handuk atau kompres dingin
selama 1 jam (ekstravasasi menimbulkan
vasokontriksi dan menurunkan absorpsi)

Kompres juga dapat dilakukan dengan


hidrokortisone cream 1 % dan tutup dengan
kasa strile untuk mengurangi infeksi lokal

Gunakan gendongan tangan jika oedema cukup


berat.

PENANGANAN SYOK
ANAFILAKSIS
Tindakan :

Pasang oksigen 3-5 lt/mt

Pasang infus RL/ NaCl 0,9 % (tetesan sesuai dengan tekanan


darah penderita)

Pasang torniket pada extremitas tempat penyuntikan alergen

Pasien dengan hipotensi diberikan IV 2,5-5 ml epineprin


(1:10.000) tiap 5-10 menit

Dapat diikuti pemberian sbb :

Antihistamin seperti diphenhydramine 50-100 mg IM/IV tiap 4-6


jam

Aminopillin 0,25 sampai 0,5 gr IV jika terjadi bronkospasme

TERIMA
KASIH