Anda di halaman 1dari 4

TUGAS DAN KEWENANGAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI DI

INDONESIA

Berdasarkan Lampiran Peraturan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi No.


PER-08/XII/2008 tanggal 30 Desember 2008 Tentang Organisasi dan Tata Kerja
KPK, pelaksana tugas KPK terdiri dari:
1. Deputi Bidang Pencegahan
Posisi ini setingkat dibawah Pimpinan yang mempunyai tugas mengemban
tanggung jawab untuk pencegahan agar tidak leluasa para koruptor yang
akan melakukanaksinya, selain itu bisa mensosialisasikan kepada
masyarakat tentag bahayakorupsi itu sendiri.
2. Deputi Bidang Penindakan
Sama posisi ini juga setingkat dibawah pimpinan KPK yang mempunyai
tugas menindak para koruptor yang telah melakukan perbuatannya
dengan memberikan hukuman dan efek jera kepada koruptor yang
bersangkutan.
3. Deputi Bidang Informasi dan Data
Sama posisi ini juga setingkat dibawah pimpinan KPK yang mempunyai
tugas menindak para koruptor yang telah melakukan perbuatannya
dengan memberikan hukuman dan efek jera kepada koruptor yang
bersangkutan.
4. Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat
Posisi ini bertanggung jawab mengawasi kinerja lembaga itu sendiri.
Selain itu bertugas menampung semua pengaduan masyarakat tentang
kasus yang telah maupun yang sedang terjadi untuk kemudian ditindak
lanjuti ke proses hukum.
5. Deputi Bidag Informasi dan Data
Posisi ini bertanggung jawab mengolah semua informasi dan data yang
berkaitan dengan korupsi maupun antar intansi baik eksternal ataupun
internal di lembaga tersebut.
Tindakan dan program yang sudah pernah dilakukan oleh KPK :
Sejak berdiri 13 tahun silam, Komisi Pemberantasan Korupsi berhasil
menjebloskan sejumlah nama-nama besar ke balik jeruji besi. Di antaranya:
1.Kasus proyek simulator ujian surat izin mengemudi
Kasus yang menimpa bekas kepala korps lalu lintas Polri ini banyak dikutip
setelah calon Kapolri Budi Gunawan ditetapkan sebagai tersangka. Serupa
dengan Gunawan, Djoko Susilo yang terjerembab lantaran kasus korupsi dalam
proyek simulator ujian surat izin mengemudi itu sempat melawan KPK yang
kemudian memicu perang Cicak versus Buaya jilid pertama. Namun begitu, Irjen
Djoko Susilo dijebloskan ke penjara selama 18 tahun oleh Tipikor.

2.Kasus kuota impor daging

Luthfi Hasan Ishaaq dijemput dan ditahan KPK pada tanggal Januari 2013 dengan
dugaan menerima hadiah atau janji terkait dengan pengurusan kuota impor
daging pada Kementerian Pertanian. Pria yang saat ditangkap menjabat sebagai
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini divonis 16 tahun penjara.

3.Kasus suap Kepala Satuan Kerja Khusus Migas


Penangkapan Rudi dianggap sebagai sebuah pukulan, mengingat mantan Kepala
Satuan Kerja Khusus Migas ini dikenal sebagai pribadi yang bersih dan jujur.
Nyatanya Rudi menerima suap dari Kernel Oil senilai US$ 400 ribu.

4.Kasus pengadaan alat kesehatan dan dugaan suap terkait penanganan


sengketa pilkada
Ratu Atut asal Banten merupakan fokus dari kasus ini,ia sedang menancapkan
kekuasaannya yang menggurita di provinsi Banten ketika KPK mengubah
statusnya menjadi tersangka. Sang gubernur terjungkal kasus pengadaan alat
kesehatan dan dugaan suap terkait penanganan sengketa pilkada Lebak, Banten.
Politisi muda Golkar ini dovinis empat tahun penjara.

5.Kasus suap cek pelawat buat anggota DPR


Perempuan ambisius yang sudah malang melintang di Bank Indonesia ini resmi
menjadi tersangka pada Januari 2012 dalam kasus suap cek pelawat buat
anggota DPR. Duit tersebut dikucurkan selama berlangsungnya pemilihan Deputi
Gubernur Senior Bank Indonesia Periode 2004. Miranda kemudian divonis
menginap tiga tahun di balik jeruji besi.

6.Kasus penggunaan dana YLPPI


Bekas Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah dinyatakan bersalah
oleh Pengadilan Tipikor karena menggunakan dana milik Yayasan Lembaga
Pengembangan Perbankan Indonesia (YLPPI) senilai Rp 100 miliar untuk bantuan
hukum lima mantan pejabat BI, penyelesaian kasus BLBI, dan amandemen UU BI.
Ia divonis lima tahun penjara. Kasus ini juga menyeret Aulia Pohan (besan
mantan Presiden Susilo Bambang Yuhoyono), yang kemudian dijatuhi vonis 4
tahun enam bulan.

7.Kasus Suap di Kejaksaan Agung

Urip Tri Gunawan, bekas orang kuat di Kejaksaan Agung, tertangkap tangan oleh
KPK saat menerima duit 610.000 dolar AS dari Arthalita Suryani di rumah obligor
BLBI Syamsul Nursalim. Urip divonis 20 tahun penjara

8.Kasus proyek Wisma Atlet SEA Games


Nazaruddin ditangkap saat menjabat Bendahara Umum Partai Demokrat. Ia
terjerat kasus suap proyek Wisma Atlet SEA Games. Setelah sempat melarikan
diri, Nazaruddin akhirnya dibekuk di Cartagena, Kolombia. Dalam perkembangan
kasusnya, pria yang kemudian divonis empat tahun sepuluh bulan penjara ini
ikut menyeret nama-nama yang terlibat.

9.Kasus Hambalang
Penangkapan terhadap Anas antara lain berhasil berkat "nyanyian" Nazaruddin.
Pria yang kala itu masih menjabat Ketua Umum Partai Demokrat tersebut
kemudian divonis delapan tahun penjara oleh pengadilan. Tapi ia bukan petinggi
Demokrat terakhir yang dijerat oleh KPK terkait kasus Hambalang.

10.Kasus pencucian uang terkait kasus sengketa Pilkada


Setelah menjadi tersangka menerima suap Rp. 3 miliar dari bupati Gunung Mas
dan tindak pidana pencucian uang terkait kasus sengketa Pilkada, mantan ketua
Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar, resmi dijemput oleh KPK. Ia adalah satusatunya terpidana korupsi yang mendapat vonis seumur hidup dari Tipikor.

11.Korupsi penyelenggaraan ibadah haji


Bekas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suryadharma Ali
ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah
haji. Penetapan tersebut diumumkan di tengah sengitnya masa kampanye jelang
Pemilihan Umum Kepresidenan 2014.
(Sumber: www.dw.com)

Meskipun ada banyak stigma bahwa para pejabat negara ini rentan korupsi,
namun animo masyarakat menjadi abdi negara tidak surut. Setiap ada
rekrutmen CPNS selalu dibanjiri pelamar. Untuk itu, penerimaan CPNS selalu
menggunakan sistem seleksi dengan soal-soal yang cukup sulit. Dengan
demikian persaingan untuk menjadi abdi negara inipun tidaklah mudah.

Untuk mempelajari soal-soal cpns dan software CAT CPNS silahkan join member
soalcpns.com (Pusat Soal CPNS No.1 Indonesia)