Anda di halaman 1dari 5

Demam Berdarah

Demam Berdarah Dengue (bahasa medisnya disebut Dengue


Hemorrhagic
Fever
(DHF))
adalah infeksi yang
disebabkan
oleh virus dengue. Nyamuk atau beberapa jenis nyamuk menularkan (atau
menyebarkan) virus dengue. Demam dengue juga disebut sebagai
"breakbone fever" atau "bonebreak fever" (demam sendi), karena demam
tersebut dapat menyebabkan penderitanya mengalami nyeri hebat seakanakan tulang mereka patah.
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah demam dengue yang disertai
pembesaran hati dan manifestasi perdarahan. Pada keadaan yang parah bisa
terjadi kegagalan sirkulasi darah dan pasien jatuh syok hipovolemik akibat
kebocoran plasma. DBD merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh
virus dengue yang penularannya dari satu penderita ke penderita lain
disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti.
Penyakit ini banyak ditemukan didaerah tropis kecuali di tempattempat ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan air laut. Tak
heran jika penyakit ini menimbulkan kepanikan di Masyarakat. Hal ini
disebabkan karena penyakit ini telah merenggut banyak nyawa.
Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Haemorrhagic Fever
(DHF) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue Family
Flaviviridae, dengan genusnya adalah Flavivirus. Virus mempunyai empat
serotipe yang dikenal dengan DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4. Selama ini
secara klinik mempunyai tingkatan manifestasi yang berbeda tergantung
dari serotipe virus dengue. Morbiditas penyakit DBD menyebar di negaranegara tropis dan sub tropis. Disetiap negara penyakit DBD mempunyai
manifestasi klinik yang berbeda

Virus Dengue

Nyamuk Aedes

Penderita Demam

Gejala Penyakit

Mendadak demam tinggi terus menerus hingga 2 7 hari dan suhu


tubuh dapat mencapai 38 40oC
Bintik - bintik merah pada kulit yang bila kulit diregangkan bintik akan
tetap terlihat berbeda dengan gigitan nyamuk lainnya yang tidak
terlihat saat kulit direnggankan (Diuji torniquet)

Mengalami pendarahan pada gusi dan hidung (mimisan)


Sakit kepala yang hebat dan sakit kepala sendi (artralgia)
Tekanan darah menurun sehingga dapat mengalami syok
Timbulnya beberapa gejala klinik yang menyertai seperti penurunan
nafsu makan, sakit perut, diare, menggigil ,kejang, sakit di belakang
mata, nyeri sendi, otot dan tulang
Mengalami pembesaran hati (hepatomegali)
Pada pemeriksaan laboratorium hari ke 3 7 terjadi penurunan
trombosit dibawah 150.000 /mm3 terjadi peningkatan nilai Hematokrit
diatas 20% dari nilai normal
Pembesaran plasma yang erat hubungannya dengan kenaikan
permeabilitas dinding pembuluh darah, yang ditandai dengan
munculnya satu atau lebih dari:
Bila penyakit sudah parah penderita akan merasakan gelisah dengan
ujung tangan dan kaki yang dingin. Berkeringat pendarahan selaput
lendir mukosa dan alat cerna gastrointestinal serta tempat suntikan
atau tempat lainnya

Masa Inkubasi
Masa inkubasi Demam Berdarah ini berkisar antara 4-7 hari. Nyamuk aedes
aegypti yang menggigit tubuh manusia , kemudian virus Dengue tersebut
terinkubasi di dalam tubuh manusia selama 7 hari setelah virus masuk ke
dalam tubuh manusia. Masa inkubasi adalah rentang waktu dimana virus
berkembang sejak awal gigitan nyamuk sampai timbulnya gejala. Jika daya
tahan tubuh orang itu kuat dan dapat mengatasi virus, maka gejalanya bisa
ringan atau bahkan tidak sampai menimbulkan gejala.

Cara Penularan

Penularan DBD umumnya melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti


meskipun dapat juga ditularkan oleh Aedes albopictus yang biasanya
hidup di kebun-kebun.
Nyamuk penular DBD ini terdapat hampir di seluruh pelosok Indonesia,
kecuali di tempat-tempat dengan ketinggian lebih dari 1000 meter di
atas permukaan laut. Dengan ciri ciri : Berwarna hitam dan belang-

belang ( loreng) putih pada seluruh tubuh ;Berkembangbiak di tempat


penampungan air ( TPA) seperti: Bak mandi, tempayan, drum, vas
bunga, ban bekas, dll. Nyamuk penyebar virus dengue ini biasanya
menggigit manusia pada pagi dan sore hari, juga mampu terbang
hingga 100 meter
Ketika nyamuk betina menggigit atau menghisap darah orang yang
mengalami infeksi dengue, virus akan masuk kedalam tubuh nyamuk,
diperlukan waktu 9 hari oleh virus dengue untuk hidup dan membiak
didalam air liur nyamuk, apabila nyamuk yang terjangkit menggigit manusia
ia akan memasukkan virus dengue yang berada didalam air liurnya kedalam
sistem peredaran darah manusia , setelah 4-6 hari penderita akan mulai
mendapat demam tinggi.

Cara mencegah dan Mengobatinya


Menurut World Health Organization (1995) populasi di dunia diperkirakan
berisikio terhadap penyakit DBD mencapai 2,5 3 miliar terutama yang
tinggal di daerah perkotaan dan daerah tropis. Oleh karena itu, kita dapat
mengurangi angka semua itu dengan mencegah dan mengobatinya yaitu :
1. Cara Mencegahnya :
Melakukan kebiasaan baik, seperti makan makanan bergizi, rutin
olahraga, dan istirahat yang cukup untuk meningkatkan sistem
kekebalan tubuh.
Melakukan 4 M (Menguras, Menutup, Mengubur dan memantau)
Mulai dari menguras berbagai tempat penyimpanan air, menutup
tempat penampungan air, mengubur semua tempat atau
sampah yang bisa menampung air dan tidak terpakai kemudian
memantau selalu setiap penampungan air yang dimiliki sehingga
begitu melihat ada jentik-jentik segera mengurasnya.
Memasang kasa nyamuk pada pintu dan jendela
Melakukan fogging atau pengasapan dan abatisasi (bubuk abate)
pada TPA

2. Cara Mengobatinya :
Dalam penyakit Demam Berdarah tidak terdapat obat pasien
hanya harus beristirahat di Rumah Sakit (opname) dan minum /

menerima banyak cairan. Karena Pasien harus diketahui harus berapa


jumlah trombosit dan hematokrit, maka diukur setiap hari dari hari
ketiga penyakit sampai 1-2 hari setelah penurunan suhu badan normal.
Pasien dengan tingkat hematokrit yang meningkat atau jumlah
trombosit menurun harus memiliki penggantian defisit volume
intravaskular.
Pasien biasanya membutuhkan cairan infus tidak lebih dari 24-48
jam. cairan intravena harus dihentikan ketika tingkat hematokrit turun
dibawah 40% dan volume intravaskuler cukup. Dan juga banyak
minum air putih, obat penurun panas, minuman pengganti ion, serta
makan makanan bergizi.Keberhasilan pengobatan demam berdarah
yang parah memerlukan perhatian khusus, seperti cairan dan
perawatan proaktif