Anda di halaman 1dari 31

+

Proses Pembusukan
&
Perubahan
Post Mortem
Annisa
Hanif Putra Gunadi
Hadi Tjong
Olivia Suritno
Tarathya Bunga

+
LATAR BELAKANG

Kematian adalah merupakan fase akhir dalam


kehidupan manusia. Setiap manusia pasti akan
mengalami kematian

Setelah beberapa waktu timbul perubahan pasca mati


yang jelas, sehingga memungkinkan diagnosa
kematian menjadi lebih pasti,

Proses pembusukan merupakan bagian dari thanatologi


yang penting dalam ilmu kedokteran kehakiman dalam
pemeriksaan jenazah untuk dapat menentukan saat
kematian seseorang dari beberapa hari hingga bulan.
pentingnya perubahan-perubahan yang
terjadi setelah kematian (Post Mortem
Changes) dan proses pembusukan

+
RUMUSAN MASALAH

Apa yang dimaksud dengan pembusukan?

Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi fase


pembusukan?

Bagaimana hubungan fase pembusukan dengan lamanya


kematian?

+
TUJUAN

Mengetahui tahap-tahap pembusukan

Mengetahui perkiraan saat kematian

Faktor-faktor yang mempengaruhi pembusukan

+
MANFAAT

Bagi mahasiswa

Bagi ilmu pengetahuan

Bagi profesi

Bagi masyarakat luas

Thanatologi

thanatos

logos

+
Jenis- Jenis Kematian

+
KEGUNAAN THANATOLOGI

+
Grafik Terjadinya Tanda Post
Mortem
Rivor

+
PEMBUSUKAN

Late stage post mortem changes

proses kerusakan
jaringan akibat bakteri
dan proses autolisis

+
TANDA- TANDA PEMBUSUKAN

Tanda-tanda pembusukan secara klinis mulai tampak 24-48


jam kematian.

+
TANDA- TANDA PEMBUSUKAN

Tanda-tanda pembusukan secara klinis mulai tampak 24-48


jam kematian.

+
TANDA- TANDA PEMBUSUKAN

Tanda-tanda pembusukan secara klinis mulai tampak 24-48


jam kematian.

+
TAHAP- TAHAP PEMBUSUKAN

Early decay stage

1.Fresh stage
2.Bloating
stage
3.Decay stage
4.Post
decay
stage
5.skeletal

FRESH STAGE
Autolisis
Aktivitas arthropoda
dimulai. Serangga
pertama tiba adalah
Calliphoridae (lalat hijau)
dan Sarcophagidae (lalat
daging).
Hari ke 1-2 post
mortem

BLOATED STAGE
Gas yang dihasilkan oleh aktivitas metabolisme
bakteri penggembungan abdomen.
Clostridium welchii asam lemak dan gas
pembusukan (H2S, HCN, AA).

H2S+ HB HbS warna hijau kehitaman.


Hari ke 2-7 post mortem

+
BLOATED STAGE
Marbling sign

DECAY STAGE
Aktivitas makan belatung dan
pembusukan oleh bakteri lapisan
+ hancur dan gas keluar gas
luar kulit
dari tubuh.
Bau menyengat +.
Larva lalat membentuk koloni yang
besar pada mayat.

hari ke 5- 13 post mortem

+
DECA Y STAGE
akhir tahap larva lalat dari famili
Calliphoridae dan Sarcophagidae
menjadi pupa

POST DECAY
Pembusukan hitam
Eksposur tulang + jaringan yang
+
terdegradasi meninggalkan tulang
rawan, rambut, dan jaringan kering
Muncul kumbang & dominasi lalat
pada tubuh bangkai <<
hari ke 10-23 post mortem.

SKELETAL
Tersisa tulang dan rambut.
Selama tahap awal ada sejumlah
taxa tanah yang tinggal tungau
dan Collembola
+

hari ke 18 hingga lebih dari hari ke 90.

+
Fly life cycle

21-24 hari

+
Pertambahan panjang larva per
hari

15-20
mm

10 mm

2-5 mm

+
FAKTOR- FAKTOR PEMBUSUKAN

+
FAKTOR- FAKTOR PEMBUSUKAN

Pembusukan
melalui
media
+

Kecepatan pembusukan (rumus klasik Casper)

+
ADIPOSERA

Terbentuknya bahan berwarna keputihan, lunak, atau


berminyak, berbau tengik di jaringan lunak tubuh
pasca mati lilin mayat

Terdiri dari asam lemak tak jenuh terbentuk oleh


hidrolisis lemak asam lemak jenuh + sisa-sisa otot,
jaringan ikat, jaringan saraf yang termumifikasi.

+
MUMIFIKASI

Proses penguapan cairan atau dehidrasi jaringan yang cukup


cepat sehingga terjadi pengeringan jaringan yang
selanjutnya dapat menghentikan pembusukan.
Jaringan berubah menjadi:

keras dan kering


berwarna gelap
berkeriput
tidak membusuk

Terjadi

12-14 minggu

+ KESIMPULAN

pembusukan adalah proses kerusakan jaringan akibat


proses autolisis

Proses pembusukan dipengaruhi oleh faktor internal


dan eksternal.

Pembusukan postmortem memiliki lima tahap.

+
SARAN

Referat ini hanya berdasarkan bahan bacaan sehingga


diperlukan pengkajian mengenai perubahan-perubahan
saat kematian, terutama pembusukan dalam penelitian
ilmiah.

Diperlukan pembelajaran yang lebih mendalam


mengenai pembusukan, mekanisme pembusukan, dan
modifikasi dari pembusukan secara lebih detail
sehingga diharapkan referat mengenai pembusukan
selanjutnya dapat lebih menjelaskan mekanisme
pembusukan secara lebih lengkap.

+
TERIMA KASIH