Anda di halaman 1dari 25

KELOMPOK VII

Seorang pria Tuan Kusno, umur 54 tahun datang pada klinik


tempat anda bertugas di Klinik dengan keluhan jantung
berdebar-debar dan sesak napas bila berjalan dan malam hari
sesak napas bila tidur terlentang tanpa bantal tambahan
sehingga tidurnya harus dalam posisi duduk. Beberapa bulan
yang lalu ia juga merasakan makanan yang ditelan rasanya tidak
mau turun, dan mengeluh suaranya sering serak. Ia merupakan
perokok berat sampai 3 bungkus sehari dan punya hobby makan
soup kaki sapi dan kambing dan soto jangkar. Pada pemeriksaan
fisik Tensi 180/100mmHg . denyut nadi: 110X/menit tidak
beraturan pada jantung didapatkan bising diastolik dan
terdengar suara jantung tidak teratur, thorax didapat ronchi
basah halus, abdomen ada ascites, kedua tungkai oedema. Ayah
tuan Kusno meningggal 20 tahun yang lalu karena sesak napas
waktu berjalan pagi hari. Tuan Kusno tidak mempunyai riwayat
allergi atau asthma.

Sistem sirkulasi yang berperan dalam homeostasis


dengan berfungsi sebagai sistem transportasi tubuh
terdiri dari jantung, pembuluh darah, dan darah. Semua
jaringan tubuh selalu bergantung pada aliran darah yang
disalurkan kepada mereka oleh kontraksi atau denyut
jantung. Jantung mendorong darah melintasi pembuluh
darah untuk disampaikan ke jaringan dalam jumlah yang
mencukupi.1
Tekanan Sistol adalah tekanan puncak yang
ditimbulkan di arteri sewaktu darah dipompa ke dalam
pembuluh tersebut selama sistol ventrikel. Tekanan
diastolik adalah tekanan terendah yang terjadi di arteri
sewaktu darah mengalir keluar pembuluh-pembuluh
dihilir sewaktu diastol ventrikel. Denyut nadi adalah
perbedaan antara tekanan sistol dan diastol.2

Area- area untuk


mengukur denyut nadi
Ekstremitas atas, Leher
dan kepala

Letak

Arteri facialis

Regio cervicalis, melintasi pada pinggir


bawah corpus mandibulae di pinggir
anterior M. masseter

Arteri temporalis

Regio temporalis, di depan auricula

Arteri carotis communis Regio cervicalis, bagian depan dari M.


Styloideus atau di sebelah kanan/kiri
trakea
Arteri brachialis

Regio cubitalis anterior, sisi medial fossa


cubiti

Arteri radialis

Regio carpalis bagian atas, processus


styloideus

A.temporalis
A. facialis

A.brachialis
A. radialis

Arcus aorta
A.anonyma,
A.carrotis communis
sinistra, A.subclavia
sinistra
a.Subclavia dextra
A. Axillaris
A.brachialis
A. radialis & A.ulnaris
Ramus superficialis
a.radialis
Ramus profundus
a.ulnaris
Arcus palmaris
superficialis
Arcus palmaris
profundus
A.digitalis palmaris
communis

Arcus aorta
A.Anonyma
A.carotis communis
dextra
A.carotis communis
sinistra
A.carotis interna
A.carotis externa
A.temporalis
A. facialis

Area- area untuk


mengukur denyut nadi
Ekstremitas bawah

Arteri poplitea

Letak
Di bawah ligamentum Inguinale dan
dipertengahan antara symphisis pubis dan
spina iliaca anterior superior
Regio genus posterior, di fossa poplitea

Arteri tibialis posterior

Regio cruris, di tengah antara malleolus

Arteri femoralis

medialis dan tumit


Arteri dorsalis pedis

Regio dorsum pedis, Di tengah malleolus


medialis dan malleolus lateralis di depan
pergelangan kaki

Aorta ascendens
Arcus aorta
Aorta descendens
Aorta thoracalis
Aorta abdominalis
A.illiaca communis
A.Illiaca interna
A.Illiaca externa
A.femoralis
A.poplitea
A.tibialis posterior
A.tibialis anterior
A.plantaris pedis
lateralis
A. plantaris pedis
medialis
A. dorsalis pedis

A.brachialis

Batas atas dibentuk oleh pangkal pembuluh-pembuluh


darah besar dan terbentang dari perbatasan cartilago
costalis II kiri (ingat angulus sterni) inci (1,3 cm) dari
pinggir sternum sampai cartilago costalis III kanan inci
(1,3 cm) dari pinggir sternum.
Batas bawah dibentuk oleh ventrikulus dexter dan bagian
apex ventriculus dexter dan bagian apex ventrikulus sinistra
dan terbentang dari cartilago costalis VI kanan, inci (1,3
cm) dari sternum sampai denyut apex cordis.
Batas kiri dibentuk oleh ventrikulus sinistra dan terbentang
dari cartilago costalis II kiri inci (1,3 cm) dari pinggir
sternum, sampai denyut apex cordis.
Batas kanan dibentuk oleh atrium dextra dan terbentang
dari cartilago costalis III kanan, inci (1,3 cm) dari pinggir
sternum, turun sampai cartilago costalis VI kanan 1,3 cm
dari pinggir sternum.
Apex cordis dibentuk oleh ventriculus sinister, sesuai
dengan denyut apex yang dapat ditemukan pada spatium
intercostale V kiri, 3inci (9cm) dari garis tengah.

Linea yang
membatasi
jantung

Linea mediana anterior: garis imajiner


dari atas ke bawah yang terletak pada
mediana sternum. 4
Linea sternalis: garis imajiner sejajar
dengan linea mediana anterior yang
melewati pinggir kiri dan kanan
sternum.
Linea parasternalis: garis imajiner
yang ada tepat ditengah antara linea
sternalis dan linea medioclavicularis.
Linea medioclavicularis: garis imajiner
yang sejajar dengan linea mediana
anterior yang melewati bagian tengah
dari clavicula. 4

Pada kasus tersebut, Tuan


Kusno diduga penderita tekanan
darah tinggi yang menyebabkan
hipertrofi jantung atau jantung
bekerja lebih berat sehingga Tuan
Kusno mengalami gagal jantung kiri
dengan gejala jantung berdebar dan
sesak napas.

Sherwood L. Fisiologi Manusia dari Sel ke


Sistem. 2nd Ed. Jakarta: Penerbit buku
kedokteran EGC; 2001. p.256
Sherwood L. Fisiologi Manusia dari Sel ke
Sistem. 2nd Ed. Jakarta: Penerbit buku
kedokteran EGC Sherwood L. p.305
Sherwood L. Fisiologi Manusia dari Sel ke
Sistem. 2nd Ed. Jakarta: Penerbit buku
kedokteran EGC; 2001. P.304
Snell R. Anatomi Klinik untuk Mahasiswa
Kedokteran. 6th Ed. Jakarta: Penerbit buku
kedokteran EGC; 2006. P.67
Snell R. Anatomi Klinik untuk Mahasiswa
Kedokteran. 6th Ed. Jakarta: Penerbit buku
kedokteran EGC; 2006. P.70

TERIMA KA