Anda di halaman 1dari 23

Gangguan

Pertumbuhan,
Proliferasi, dan
Diferensiasi sel
Guntur Kurniawan, BSc, Pharm.D.

Goals and Objectives


Memahami tentang organ dan jaringan yang lebih besar
maupun kecil dari normal
Memahami tentang diferensiasi abnormal
Mengerti tentang neoplasia
Menjelaskan tentang sifat neoplasma dan interaksi
neoplasma dengan hospes
Memahami struktur neoplasma dan klasifikasi serta tata
nama neoplasma
Menjelaskan tentang karsinogenesis dan aspek klinis
neoplasia

Organ dan Jaringan


yang Lebih Kecil dari
Normal
Agenesis
Aplasia
Hipoplasia
Atrofi
Iskemia kronik dan disuse atrofi

Organ dan Jaringan


yang Lebih Besar dari
Normal
Hipertrofi
Otot pada atlet angkat besi
Hiperplasia
Kalus, kelenjar mamae,
kelenjar prostat

Diferensiasi Abnormal
Metaplasia
Metaplasia skuamosa pada serviks
uteri
Reversibel
Displasia
Displasia pada serviks uteri
(neoplasia intraepitel serviks)
Reversibel jika iritasi menghilang.

Neoplasia
Pertumbuhan baru
Massa abnormal dari sel-sel
yang mengalami proliferasi
Tumor
Kanker

Neoplasma Jinak vs.


Ganas
Neoplasma Jinak
Bersifat kohesif, sentrifugal, diselubungi
kapsul, jaringan sekitar tertekan
Neoplasma Ganas
Kurang kohesif, batas tidak teratur,
menginvasi jaringan sekitarnya, metastasis
Lingkungan tidak cocok dan pertahanan
imunologik mencegah pertumbuhan sel
metastasis

Penyebaran Kanker
Penyebaran Limfatik
Penyebaran melalui darah
Penyebaran melalui permukaan dan
rongga tubuh
Implantasi sel kanker pada sarung
tangan operasi dan alat alat selama
biopsi dan manipulasi bedah pada
tumor

Interaksi Neoplasma
dengan Hospes
Tempat pertumbuhan tumor jinak
Neoplasma ganas dengan laju
pertumbuhan cepat
Kakeksia tumor karena efek sitokinin
tumor
Pasien kanker stadium lanjut
meninggal akibat pneumonia atau
sepsis sistemik

Pengaruh Hospes
Terhadap Neoplasma
Suplai Oksigen
Zat Makanan
Pembuluh darah berdinding tipis
dan bercabang halus

Questions
Obat apa saja yang digunakan
untuk mengobati kanker?
Bagaimana caranya agar
therapeutic care dapat dilakukan
pada pasien kanker?

Struktur Neoplasma
Sel Neoplastik+ Stroma (sistem
Penyokong)
Pada sel kanker jinak, rasio inti terhadap
sitoplasma kecil bersifat teratur.
Pada kanker ganas, rasio inti terhadap
sitoplasma bertambah dan intinya tidak
teratur.
Pap smear

Klasifikasi dan Tata


Nama Neoplasma
-Oma: neoplasma jinak, adenoma; neoplasma
ganas, karsinoma
Adeno- : Sel dari kelenjar
Fibroma: Neoplasma jinak dari jaringan fibrosa
Limfoma: Neoplasma dari jaringan limfoid,
ganas
Sarkoma: Neoplasma ganas dari jaringan
mesenkim

Mekanisme Faktor
Pertumbuhan dan Siklus
Sel
Protoonkogen
Gen supresi tumor
Gen yang mengatur apoptosis
Gen yang memperbaiki DNA

Protoonkogen dan
Onkogen
Protoonkogen: Gen selular untuk
mendorong dan meningkatkan
pertumbuhan normal dan pembelahan sel
Onkogen: sel yang punya bentuk mutasi
dari gen protoonkogen
ProtoonkogenOnkogen melalui: mutasi
point, amplifikasi gen, pengaturan kembali
kromosom, dan insersi genom virus

Mutasi
Perubahan struktur gen
Sintesis produksi gen abnormal
(onkoprotein) dengan fungsi berbeda
Perubahan dalam pengaturan ekspresi
gen yang menyebabkan kurangnya
sekresi
Peningkatan protein yang meningkatkan
pertumbuhan normal secara struktural

Mutasi Poin
Transkrip mRNA asli: 5-AUG CCA AAA GUG UAG -3

Rantai asam amino


Mutasi nonsense

: 5-AUG CCA UAA GUG UAG -3

Rantai asam amino


Mutasi missense

met pro lys val stop

met pro stop

: 5-AUG GCA AAA GUG UAG -3

Rantai asam amino:


Mutasi frameshift
Rantai asam amino:
(tambah G)

met ala lys val stop

: 5-AUG GCC AAA AGU GUA G-3


met ala

lys ser val

Amplifikasi Gen
Peningkatan jumlah salinan
protoonkogen
Sel tumor neuroblastoma (Nmyc)
Kanker payudara (c-erb-B2)
Jumlah salinan gen berbanding
lurus dengan ganasnya tumor
dan buruknya prognosis

Pengaturan Kembali
Kromosonal
Translokasi 1 fragmen kromosom
ke kromosom lainnya atau
penghapusan 1 fragmen
kromosom
Penyatuan 2 gen yang terpisah.
Contohnya: kromosom
Philadelphia (kromosom 9 (abl)
dan 22 (bcr))

Insersi Genom Virus


Mengakibatkan perubahan genetik
HPV tipe 16 dan 18 melalui hubungan
seks
Kanker serviks uterus
Virus Epstein-Barr (EBV) menyebabkan
limfoma Burkitt, limfoma sel-B,
karsinoma nasofaringeal, dan limfoma
Hodgkin.

Aspek Klinis Neoplasia


Operasi pengangkatan jaringan
yang mengandung kanker
Radioterapi
Kemoterapi
Imunoterapi

Anti Neoplastic Drug


and Toxicity
Fluorouracil : GI and diarrhea
Cisplatin: Acute and delayed
emesis
Doxorubicin: cardiac toxicity if
doses >400mg/m2