Anda di halaman 1dari 20

1.2.

1 Membongkar Rumah Taransmisi


Rumah transmisi dapat dibongkar dengan urutan langkah sebagai berikut;
1. Lepaskan clutch release bearing (lager pelepas kopling)
2. Lepaskan clutch release fork(garbu pelepas kopling)

Gambar 31
3. Lepaskan tutup depan dan sekat oli
4. Lepaskan shim penyetel
5. Lepaskan snap ring

Gambar 32
6. Lepaskan penahan tuas persneling
7. Lepaskan rumah bagian belakang

Gambar 33
Catatan:
Dorong rumah ekstensi dari poros utama ke bawah kiri ujung tuas control sejauh mungkin
Untuk membuka rumah bagian tengah:
1. Lepaskan ujung tuas pemindah gigi
2. Lepaskan tuas pemindah gigi
3. Lepaskan gigi pemutar speedometer

Gambar 34
Setelah itu kita bongkar rumah bagian tengah dengan cara:
1. Copot rumah bagian tengah (perantara) dan gigi dengan SST (Special Service Tools)

Gambar 35
2. Copot snap ring

Gambar 36
3. Copot gigi pemutar speedometer, bola pengunci, dan snap ring
4. Copot pin per dan ujung tangkai pengganti (1,2,3,4,5,dan mundur)
5. Copot Rumah bagian tengah
5.2.2 Membongkar Kontrol Pemindah Tenaga, Bearing dan Gigi-Gigi
Langkah membongkar control pemindah tenaga adalah:
1. Lepaskan pin per gardu (gigi 1,2,3,4,5, dan mundur)

Gambar 37
2.
3.
4.
5.

Lepaskan sumbat per dan bola pengunci


Lepaskan snap ring
Lepaskan tuas pemindah gigi dan garbunya.
Lepaskan bola pengunci, per dan interlock pins

Setelah melakukan pembongkaran, control pemindah dilanjutkan membongkar bearing dan


gigi-gigi dengan langkah sebagai berikut:
1. Lepaskan snap ring dan plat pengatur jarak
2. Lepaskan langer (bearing) belakang main shaft dengan SST

Gambar 38
3. Lepaskan snap ring dan plat pengaturan jarak
4. Lepaskan langer belakang counter shaft dengan SST

Gambar 40
5.
6.
7.
8.

Lepaskan snap ring, adjusting spacer, dan lock ball (bola pengunci)
Lepaskan gigi 5 dan ring synchronizer
Lepaskan counter gigi 5
Lepaskan spacer

Gambar 41
9. Lepaskan lock nut (mur pengunci)
Catatan:
Dorong clutch sleeves ke dalam gigi 1 dan mundur untuk mengunci putaran dari main shaft
Luruskan penahaan lock nut
Kendorkan lock nut dengan SST
Copot lock nut

Gambar 42
10. Lepaskan clutch hub (gigi 5 dan mundur)
11. Lepaskan gigi mundur, needle bearing, sleeve (selongsong), dan thrush washer
12. Lepaskan counter gigi mundur
13. Lepaskan snap ring dan trush washer
14. Lepaskan gigi idle dan thrush washer.

Gambar 43
15. Lepaskan counter dan main shaft

Gambar 44
Catatan:
Ketok sambil memutar ujung belakang main shaft dan counter shaft dengan palu plastic
16. Lepaskan bearing cover
17. Lepaskan bearing tengah dari counter dan main shaft
18. Lepaskan main drive shaft dan needle bearing
19. Lepaskan ring synchronizer
20. Lepaskan canp ring
21. Lepaskan clutch hub (untuk gigi 3 dan 4)

Gambar 45
22. Lepaskan ring synchronizer dan gigi 3
23. Lepaskan thrust washer
24. Lepaskan gigi dan ring synchronizer
25. Lepaskan sleeve gigi 1

Gambar 46
26. Lepaskan clutch hub keseluruhan (untuk gigi 1 dan 2)
27. Lepaskan ring synchronizer dan gigi 2
5.2.3 Pemeriksaan bak persneling bantalan, gigi-gigi dan poros
Langkah pertama pemeriksaan terhadap system transmisi adalah memeriksa fisik bak
dan rumah persneling. Periksa keretakan, bintik-bintik dan baret-baret. Pada bak persneling dan
rumahanya. Jika terdapat keretakan yang parah, rumah bearing dan baka transmisi keduanya
harus diaganti pada bersamaan.

Gambar 47
Kemudian periksa bearing dan gigi-gigi dengan langkah sebagai berikut:
1. Periksa bearing dari kemungkinan putaran yang tersendat-sendat.
2. Pemeriksa needle bearing dari keausan dan kerusakan.

1.
2.
3.
4.

Gambar 48
Sedangkan untuk gigi, periksa bagian berikut. Jika rusak atau aus, perlu dilakukan
penggantian.
Permukaan kerucut
Bagian yang berhubungan dari clutch hub sleeve.
Gigi-giginya
Gigi bagian dalam dan permukaan belakang
Pemeriksaan poros utama main shaft dan poros putar utama (main drive shaft)dilakukan
dengan langkah sebagai berikut:

Gambar 49
1. Periksa main shaft dari kebengkokan dengan dial indicator pada beberapa bagian sepanjang
batang. Batas : 0,03 mm
2. Pemeriksaan pemasangan yang pas dari main shaft dan lubang gigi. Standar: 0,03 mm-0,08
mm. Batas : 0,015 mm
3. Ganti main shaft jika alurnya rusak atau giginya rampal, aus atau patah.

Selain itu, juga kita periksa keausan /keretakan yang terjadi pada poros
pengimbang(counter shaft). Adapun gigi idle mundur dan poros (reserve idle gear dan
shaft) kita periksa dengan melakukan langkah sebagai berikut.

Gambar 50
1. Periksa gigi dai keausan dan kerusakan
2. Periksa diameter gigi dan kecocokan (pas) poros.
Sandar: 0,02-0,05 mm
Batas: 0,15

Gambar 51

Pemeriksaan selanjutnya kita lakukan terhadap mekanisme synchronizer dengan langkah


berikut:

Gambar 52
1. Periksa bagian berikut:gigi ring synchronizer; permukaan miring ring synchronizer; clutch sleeve,
dan hub key; keteganagan per.
2. Periksa jarak muka antara ring synchronizer dan gigi
Standar : 1,2 mm
Batas : 0,8 mm
3. Periksa kotak antara ring dan permukaan kerucut dengan menggunakan feeler. Jika kotanya
tidak baik, perbaiki dengan member emril dan gosok permukaan secara bersama-sama.
Pemeriksaan berikutnya adalah pemeriksaan terhadap control (control level), garbu
pemindah gigi (shift fork) dan batang (rods). Yang kita kerjakan adalah langkah-langkah sebagai
berikut.
1. Periksa jarak pertemuan antara tuas control dan tongkat pengganti. Batas: 0,8 mm

Gambar 52

2. Periksa celah clutch seelve. Juga antara garbu pengganti dan reserve idler gear (gigi panen
mundur) batas : 0,5 mm

Gambar 53

5.2.4 Merakit Komponen Sistem Transmisi


Untuk merakit kembali komponen-komponen system transmisi lakukan dengan cara
kebalikan dari langkah membongkar. Saat memasang bearing jangan lupa untuk melumasi
bagian yang bergerak, gigi dan bearing agar mudah melakukannya dan mengurangi kerusakan
akibat pengaruh gesekan/getaran saat pemasangan.
Berikutnya pasang clutch hub sebagai berikut:
1. Pemasangan per key. Ujung per yang membuka harus tetap 120 derajat seperti pada gambar.
Ini adalah cara menjaga tekanan per sama pada masing-masing key.

Gambar 54

2. Waktu dipasang perhatikan masing masing arah clutch hub.

Gambar 55
3. Pasang syncronezer clutch hub menurut semestinya seperti pada gambar 56

Gambar 56
Setelah itu stel jarak main shaft bearing dan bearing tengah counter shaft. Jarak 0-0,05 mm

Gambar 57
Shim setelan
0,1

mm
0,3

Kemudian setel ujung bebas gigi panen (idle) mundur. (celah antara washer setelan dan Snap
ring)
Gerak Bebas : 0,1-0,3 mm

Washer setelan
2,6
2,8

Gambar 58
mm
3,00

1. Setelah pemasangan clutch hub, dorong clutch sleeve ke gigi dan mundur untuk menahaan
putaran main shaft.
2. Kencangkan mur kunci sesuai momen pengencangan SST.

Gambar 59
Momen pengencangan:
126-206 Nm (13-21 m kg, 94-152 ftlb)
Catatan:
Setelah mengencangakan mur kunci main shaft, ketok pahat pada mur kunci untuk
menguncinya.
Kemudian setel ujung bebas gigi 5 (celah antara washer setelan dan Snap ring).
Saat memeriksa gerak bebas ujung. Tekan snap ring main shaft dengan jari.
End play(gerak bebas ujung) 0,1-0,3 mm.

Gambar 60
Adjusting washer(washer setelan)

6,4
6,5

6,6
6,7

BEARING BELAKANG COUNTER SHAFT (BANTUAN BELAKANG POROS PENGIMBANG)

Pasang bearing belakang counter shaft dengan SST.

Gambar 61
1. Setel kelonggaran ujung bearing belakang pengimbang. (Celah antara thrust washer dan snap
ring)

Gambar 62
Kelonggaran ujung: kurang dari 0,1 mm
Washer (ring) setelan
1,8
1,9

mm

BEARING BELAKANG POROS UTAMA


1. Pasang bearing belakang poros utama dengan SST.

2,0
2,1

Gambar 62
Setel kelonggaran ujung bearing belakang poros utama. (celah antara thrust washerdan snap
ring)

Gambar 63
Kelonggaran ujung : kurang dari 0,1 mm
1,9
2,0

2,1
2,2

SHIFT FORKS, RODS DAN INTER LOCK PIN (GARBU PEMINDAH GIGI, TUAS DAN PIN
SALING KUNCI)

Gambar 64
Gunakan SST untuk memasang batang garbu pemindah dan pin inlock.
Momen pengencangan :
Per baut Penutup: 9,8-1,5 N.m (1,0-1,5 mkg,7-11 ft.lb)

Gambar 65

Gambar 66
Catatan:

Waktu pemasangan garbu pengganti gigi dan control end, spring pin harus dipasang dengan
celah pin searah dengan poros tongkat pengganti gigi pada gambar.
MAIN DRIVE SHAFT BEARING (BERING POROS UTAMA)
Pasang bearing main drive shaft dengan SST

Gambar 67

BEARING DEPAN COUNTER SHAFT


Pasang bearing depan counter shaft dengan SST

Gambar 68

ENDPLAY BEARING MAIN DRIVE SHAFT (POROS PUTAR UTAMA) KEBEBASAN UJUNG
BANTALAN
Periksa endplay bearing dari main drive shaft (A-B)

Endplay kurang dari 0,1 mm.

Gambar 69
Shim setelan

mm

0,1

0,3