Anda di halaman 1dari 2

Endapan Gossan

Pada awalnya, suatu lapisan batuan tertutup oleh lapisan tanah


penutup. Namun karena adanya faktor erosi maka batuan tersebut akan
tersingkap dan mengalami proses pelapukan. Daerah yang berada di atas
water-table pada endapan bijih dikenal sebagai zona oksidasi, karena daerah
tersebut merupakan tempat terjadinya oksidasi endapan primer.
Zona oksidasi yang utamanya tersusun oleh oksida besi/hidroksida
dan kuarsa disebut sebagai gossan. Kebanyakan mineral bijih primer,
khususnya mineral sulfida, hanya stabil pada lingkungan kering yang
anaerob. Dengan kenaikan dan penurunan water-table, serta adanya resapan
air hujan yang mengandung oksigen, mineral primer ini akan terlarut dan
mineral baru akan terendapkan sebagai gossan. Dengan larutnya mineral
sulfide tersebut, air menjadi bersifat asam, sehingga semakin mempercepat
pelarutan bijih. Ketika zona oksidasi telah terbentuk dan mineral sekunder
terkonsentrasi dengan baik, zona tersebut menjadi zona yang ekonomis
untuk ditambang.

Gossan berasal dari bahasa Cornish yang dapat diartikan sebagai


warna merah dari mineral besi yang teroksidasi. Gossan juga sering disebut
sebagai Iron hat dalam bahasa Inggris, Chapeau de fer dalam bahasa
Perancis dan Eisenhut dalam bahasa Jerman. Penyusun utama dari gossan
adalah oksida besi seperti hematit dan goethite, atau limonite, dengan
sedikit kuarsa dan kaolinit. Penemuan gossan menjadi sesuatu yang
berharga, bukan saja karena lokasinya yang dekat permukaan yang
membuat proses penambangan menjadi mudah dan murah, tapi juga karena
keberadaannya mengindikasikan keberadaan endapan bijih di bawahnya.

DAFTAR PUSTAKA
http://australianmuseum.net.au/geological-ore-deposits diakses pada 16
Februari 2016 pukul

17.05

http://geology.about.com/od/glossaryofgeology/g/Gossan-definition.htm
diakses pada 16 Februari 2016 pukul 16.59