Anda di halaman 1dari 53

MATI

Betapa banyak orang yang gamang menghadapi hari tua. Takut tidak memiliki harta yang cukup saat
tubuh tidak kuat lagi bekerja.
Mereka sibuk mengumpulkan bekal untuk hari tua,
tetapi lupa masa yang lebih penting, yaitu masa setelah hari tua / setelah mati, masa yang lebih lama,
bahkan kekal didalamnya.
Kita menganggap bahwa masa itu datangnya masih
lama dan kita lupa bahwa masa itu datangnya bisa
nanti, besok, lusa atau kapan kita tidak tahu.

DZIKRUL MAUT
(INGAT MATI)

Langkah-langkah untuk menyuburkan kualitas dzikrul maut / ingat mati :


1.Memahami tentang kehidupan setelah mati
alam kubur, hari kebangkitan, perhitungan amal, shirat serta balasan surga & neraka.
(QS. Al Qashas 28 : 60)

KEHIDUPAN
DUNIA

2. Menjadikan dunia sebagai ladang menanam kebajikan dan tempat persinggahan.

3. Selalu sadar bahwa kematian itu sangat


dekat.
Kematian datang tanpa pemberitahuan,
menimpa siapa saja, kapan saja, saat sedang apa sehat atau sakit dan dimana saja kita berada.

Telah semakin dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka dalam
keadaan lalai (dengan dunia), berpaling (dari akhirat)
(QS.Al Anbiya 21:1)

4. Menjenguk orang sakit dan bertaziah kepada


orang yang ditimpa musibah
5. Ikut mengurus dan menguburkan jenazah.
6. Ziarah kubur.
7. Selalu berdoa agar diberi kematian yang diridloi.

Mati pasti datang, tetapi manusia banyak yang lalai


Mengapa ?
1. Tidak mempunyai ilmu dan pemahaman yang
memadai tentang kehidupan setelah mati.
Ada siksa kubur, padang mahsyar, mizan, jembatan shirat, ancaman neraka dsb.
2. Cinta dunia, banyak tertawa sedikit menangis,
banyak bicara sia-sia.

QS. Ali Imran (2):185


QS. Al Araf (7):34)

Serakah, sombong dan dengki ketiga


penyakit yang harus dihilangkan.
Rasululloh SAW :
Menjelang tidur berwudlu, sholat sunat 2 rarakaat, berdoa.
Bahwa menjelang tidur kita persiapkan seperti kita akan menghadapi kematian.

Kematian begitu menakutkan.


Sebagian takut rasa sakit ketika terlepasnya
jiwa dari badan ketika dicabut nyawanya.
Takut karena berpisah dari segala yang dimiliki dan dicintainya selama hidup di dunia.
Bagi pecinta dunia, kematian bermakna kehilangan segalanya, akhir segalanya.
Ternyata mereka tidak tahu, bahwa kematian
adalah awal dari segalanya.

Kematian adalah terbukanya cakrawala baru.


Adalah syahadat yang sesungguhnya, yaitu ketika kita menyaksikan dan membuktikan bahwa segala apa yang ada di Al Quran dan yang
disampaikan rasul-rasul-Nya adalah benar.
Kini saatnya merenung, bertanya kepada diri
sendiri, sudah siapkah kita untuk mati ?
Atau mengarungi hidup sesudah mati ?

Tahun dan bulan terus berlalu, minggu, hari,


jam, menit dan detik terus menggiring waktu.
Kematian semakin dekat, entah kapan, mungkin bulan depan, minggu depan, esok hari,
bahkan sebentar lagi, tak ada yang tahu.
Setiap hari jutaan manusia mati diberbagi belahan bumi, ada yang karena sakit, kecelakaan, dibunuh, bunuh diri, ada yang usia tua,
usia muda, bayi, ada yang waktu senang-senang, bermasyiat, ada yang ketika sholat, haji dan sebab-sebab lain.

Mati adalah pasti, hanya waktu dan caranya


yang berbeda-beda, tetapi hampir semuanya
mempunyai sikap / insting yang sama, yaitu
menolak mati, kalau bisa jangan sekarang,
Bahkan ingin hidup selama-lamanya.

Katakanlah :Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada
(Alloh), yang mengetahui yang ghoib dan yang nyata,
lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan
(QS.Al Jumuah :.8)

Hanya orang-orang yang paham makna kematian saja yang bisa menerima datangnya kematian dengan ikhlas dan penuh harap.

SEORANG GURU AHLI ILMU,


MENJELANG AJALNYA, DITANYA SEORANG
MURID.
IA INGIN MENDENGAR WASIAT TERAKHIRNYA.
GURU.!!! DALAM KONDISI SEPERTI INI
(MENJELANG AJAL) APAKAH GURU SUDAH
MENGENAL RUPA ATAU WUJUD ALLAH ?

GURU !!! APAKAH GURU PERNAH MELIHAT SYURGA DAN NERAKA ?


TIDAK TAHU.
GURU!!! DARI SEKIAN BANYAKNYA
AMALAN YANG GURU LAKUKAN, APAKAH GURU TAHU KALAU AMALAN GURU DITERIMA OLEH ALLAH ?
.TIDAK TAHU.

PERTANYAAN SATU LAGI GURU


GURU.MOHON PETUNJUK GURU YANG
TERAKHIR, APAKAH YANG HARUS GURU
LAKUKAN DISAAT MENJELANG AJAL INI?

AKU TIDAK TAHU .


AKU HANYA MENUNGGU.. YAAKU
HANYA MENUNGGU.
PERJALANAN KEMATIAN TIDAK PERLU
DIPELAJARI,
KECUALI HANYA BERSERAH DIRI.

ALLAH BERSABDA :
WAHAI JIWA YANG TENANG !!!
KEMBALILAH KEPADA TUHANMU
DENGAN HATI YANG RIDHO DAN
DIRIDHOI-NYA (QS.AL FAJR : 27-28)
BUKAN DENGAN ILMUMU & AMALMU.

WAHAI JIWA YANG TENANG,


Kembalilah kepada Tuhan-mu dengan hati yang lega
lagi di Ridhoi-Nya, maka masuklah ke dalam
Jamaah
hamba-hamba-Ku, dan masuklah
KE DALAM SORGA-KU
(QS.89 Al-Fajar:27-30)

DENGAN KEADAAN BENAR BENAR TIDAK


TAHU, SERBA TIDAK TAHU.
DIAMLAH !!!
KARENA DIA-LAH YANG AKAN MEMBAWA
ROHMU TERBANG MENUJU KE HADIRATNYA.
AROFTU ROBBI BI ROBBI
(AKU DIKENALKAN ALLAH OLEH ALLAH
SENDIRI).
BUKAN DENGAN ILMUKU DAN PERSEPSIKU.

KETIKA ABU HURAIRAH SAKIT PARAH


BELIAU MENANGIS DAN DITANYA :
APA YANG MEMBUAT ANDA MENANGIS ?
SAYA MENANGIS BUKAN MENANGISI
DUNIA INI, AKAN TETAPI SAYA MENANGISI PERJALANAN SELEPAS DUNIA
INI .

WAHAI SANG DIRI! PIKIRKAN DATANGNYA


MASA DIRIMU BERBARING DIATAS RANJANG
MENUNGGU AJAL.
SAUDARA-SAUDARA DAN TETANGGAMU MENGERUMUNIMU.
ADA YANG BERKATA :
OH KASIAN, DIA JADI KURUS SEKALI, DIA
SUDAH TIDAK BISA APA-APA, DIA SUDAH
TIDAK BISA BICARA, DIA TIDAK SADAR
DST.NYA.DST.NYA.

ANAKMU YANG MASIH KECIL-KECIL


MENANGIS TERISAK-ISAK, WAHAI AYAH/
IBU, SIAPA YANG AKAN MENGASUHKU SETELAH ENGKAU PERGI ?.
ENGKAU MENDENGAR SEMUA ITU, NAMUN
DEMI ALLAH ENGKAU SUDAH TIDAK MAMPU MENJAWAB LAGI.
TINGGAL MENUNGGU, TINGGAL MENUNGGU.

SECARA FITRAH, SEGALA SESUATU PUNYA KECENDERUNGAN UNTUK KEMBALI KE FITRAH ASALNYA.
SARIPATI TANAH YANG BENTUKNYA
BERBEDA-BEDA, MISAL DALAM BENTUK MANUSIA, BINATANG, TANAMAN
DAN SEBAGAINYA.
PADA SAAT YANG TEPAT PASTILAH
AKAN KEMBALI MENJADI TANAH
MATI.

MATI ADALAH SEBUAH PERISTIWA


SPIRITUAL YANG PASTI AKAN DIJALANI OLEH SETIAP ORANG.
BANYAK ORANG TIDAK SIAP DAN TAKUT.
BEGITU DADA KITA SESAK KARENA
SERANGAN JANTUNG, MAKA KITA SEPERTI KELABAKAN, TIDAK PUNYA PEGANGAN APA APA, GELISAH DSB.

KEMATIAN HANYALAH SEBUAH PINTU


MENUJU KEHIDUPAN LAIN.
BADANNYA MATI -----MENJADI TANAH,
TETEPI JIWANYA / NAFSNYA TETAP HIDUP, KARENA MASIH BERADA DALAM
PENGARUH RUH.
JIWA/NAFS DAN RUH MANUSIA BERALIH
MENUJU ALAM LEBIH TINGGI YANG DISEBUT SEBAGAI ALAM BARZAKH.

BEGITU HIDUP KITA DIAMBIL KEMBALI OLEH ALLAH, MAKA KITA TIDAK BERHASIL KEMBALI KE POSISI
YANG BENAR,
TIDAK BERHASIL MELURUSKAN
KESADARAN KITA KEPADA ALLAH.

SEBALIKNYA JIKA PADA SAAT NAFAS


KITA BERHENTI DAN KITA BERHASIL
LURUS KEMBALI KE ALLAH, HANIEF,
TIDAK SYIRIK SEDIKITPUN, YAITU DALAM KEADAAN NAFSUL MUTHMAINNAH,
MAKA PADA SAAT ITU KITA AKAN
MEMPEROLEH KENIKMATAN ABADI.

WAHAI JIWA YANG TENANG, IRJIII ILAA


RABBIKI RADHIYATAN MARDHIYYAH
., DATANGLAH KEPADA TUHANMU
DENGAN CARA MERELAKAN ROHANIMU
DAN RIDHO, BUKAN DATANG DENGAN
ILMUMU DAN AMALMU.
SEHINGGA AKHIRNYA AKU-PUN BERKENAN MEMPERSILAKANMU BERGABUNG
DALAM JAMAAH HAMBA-HAMBA-KU DI
DALAM SURGA-KU (QS.AL FAJR:27-30).

QS. AL MUMINUUN (23) : 99-100

OLEH KARENA ITU,


DIANJURKAN BAGI KITA UNTUK MEMPERBANYAK MENGINGAT MATI,
MELATIH MATI SEBELUM MATI,
YAITU DENGAN JALAN MENGERJAKAN
SHOLAT YANG KHUSYUK &
MELATIH PROSES TIDUR
SADAR PENUH KEPADA ALLAH

SELAMA INI KITA JARANG SEKALI MEMAKAI PROSES TIDUR SEBAGAI SARANA LATIHAN UNTUK MELURUSKAN ARAH SPIRITUAL KITA.
PADAHAL ALLAH MEMBERI TAHU KITA, BAHWA SAAT TIDUR ITU, DIRI KITA (AN NAFS) KEMBALI KEPADA
ALLAH.

DAN PADA SAAT ITULAH DIRI KITA DIPEGANG OLEH ALLAH SAMPAI KEMUDIAN DIKEMBLIKAN OLEH ALLAH KE
ALAM DUNIA, BILA ALLAH MASIH
MENGHENDAKI.

Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa


(orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa
(orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa
yang lain sampai waktu yang ditetapkan[1313]. Sesungguhnya pada yang
demikian itu terdapat tanda- tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang
berfikir.(QS. AZ ZUMAR : 42)

KITA JARANG SEKALI MENYIAPKAN


DIRI UNTUK MENJALANI PROSES MENJADI TIDUR SEPERTI PROSES MENUJU
KEMATIAN.

PADA SAAT MAU TIDUR, KITA MASIH


SAJA MENGARAHKAN KESADARAN
KEPADA PERMASALAHAN-PERMASALAHAN KITA, BENDA-BENDA YANG KITA CINTAI, KEPADA WAJAH-WAJAH
TUHAN LAIN SELAIN WAJAH ALLAH.

PADA SAAT MAU TIDUR KITA TIDAK


MEMPERSIAPKAN DIRI UNTUK BERSEDIA DIAMBIL ALLAH.
MIMPI JELEK.
YANG SEBENARNYA KITA TENGAH DITARUH OLEH ALLAH DIRUANGAN YG.
DIDALAMNYA ADA PENYIKSAAN.

SEBALIKNYA, BILA MAU TIDUR KITA WUDLU


DULU, KEMUDIAN BERDOA, SELANJUTNYA
MENGARAHKAN KESADARAN KE WAJAH /
DZAT ALLAH >>>>TIDURNYA ENAK,
MIMPINYA INDAH, TIDAK JARANG KITA DIBANGUNKAN PADA SAAT YANG TEPAT, UNTUK MELAKSANAKAN IBADAH MALAM, KEMUDIAN SHOLAT SUBUH, ATAU SEKEDAR
HANYA TAFAKUR SAJA.

KARENA MASIH BANYAK DIANTARA KITA YANG TIDAK MAMPU UNTUK MENJADIKAN PROSES TIDUR SEBAGAI SARANA
LATIHAN SPIRITUAL KITA, MAKA AKHIRNYA DATANGLAH SEBUAH PROSES SPIRITUAL YANG TIDAK AKAN PERNAH BISA
DITOLAK OLEH SIAPAPUN...,
YAITU MATI.

Tidak dia (Al Quran) melainkan Peringatan untuk


Alam Semesta (QS. 38 : 87)
Kita terlalu egois memikirkan diri kita dan bumi kita,
padahal Alloh mengatakan bahwa Al Quran yang datang kepada Nabi Muhammad SAW itu adalah Peringatan untuk Alam Semesta.
Oleh karena kita harus memulai cara berfikir yang universal, tidak berfikir sempit yang hanya memikirkan
kebutuhan pasar yang bersifat duniawi. (QS.8:31).

SHOLAT

LATIHAN MATI ADALAH SHOLAT KHUSYUK.


PUNCAK DARI IBADAH TERNYATA ADALAH SHOLAT,
TETAPI SHOLAT YANG
KHUSYUK.

JAWABAN ALLAH
Seorang hamba berkata :Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam
Allah menjawab :Hamba-Ku telah memuji-KU
Sang hamba berkata :Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Allah menjawab :Hambaku telah menyanjung-Ku
Sang hamba berkata :Raja yang menguasai hari pembalasan
Allah menjawab :Hamba-Ku telah memuliakan Aku
Sang hamba berkata : Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan
hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan
Allah menjawab :Ayat ini antara Aku dan hamba-Ku setengah-setengah
dan hamba-Ku berhak atas apa yang diminta
Sang hamba berkata :Tunjukkan aku ke jalan yang lurus, jalan orangorang yang telah Engkau beri nikmat, bukan jalan mereka yang Engkau
murkai dan bukan pula jalannya orang-orang sesat
Allah menjawab:Itu semua untuk hamba-Ku dan hamba-Ku berhak atas
apa yang diminta
Hadits Qudsi

DOA

BISMILLAHIR ROHMAANIR ROHIIM


ASYHADU ANLA ILAAHA ILLALLAH
WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN
RASULULLAH.
ALLAHUMMA SHOLLI ALA MUHAMMAD WA ALA ALI MUHAMMAD.
ALHAMDULILLAHIR ROBBIL ALAMIN
YA ALLAH.YA RAHMAN.YA ROHIIM.

YA ALLAH. KAMI TIDAK TAHU TENTANG


ALLAH, KAMI TIDAK TAHU BAGAIMANA
CARA SADAR DAN INGAT KEPADA-MU.
DUH GUSTISUDAH SEKIAN LAMANYA
KAMI TERTUTUP (TERCOVER) OLEH KECENDERUNGAN KETUBUHAN (HAWA NAFSU), SEHINGGA KAMI TIDAK SADAR DAN
INGAT KEPADA-MU.
OLEH KARENA ITU, AJARI KAMI INI UNTUK
BISA INGAT DAN SADAR KEPADA-MU.

YA ALLAH. DZIKIRKAN KAMI, INGATKAN


DAN SADARKAN KAMI.
ALLAHUMMA AINI ALA DZIKRIKA.
KAMI TIDAK BAWA APA-APA, KAMI TIDAK
PUNYA APA-APA, KAMI TIDAK TAHU APAAPA SELAIN HANYA PENGETAHUAN, BAHWA
ENGKAU MAHA MELIPUTI SEGALA SESUATU
DAN ENGKAU TIDAK SAMA DENGAN SEGALA APAPUN.

YA ALLAH TERNYATA KAMI BISA MELIHAT, BISA MENDENGAR, BISA MERASA, BISA TAHU, TERNYATA SEMUANYA
ITU HANYA KARENA ALIRAN RUH-MU.
SEMUANYA YANG ADA INI TIADA,
YANG ADA HANYALAH ENGKAU..
LAA ILAAHA ILALLAH.
. THE END.