Anda di halaman 1dari 4

ACHILLES TENDON RUPTURE

DEFINITION
Adalah suatu keadaan dimana terjadinya nyeri, robekan atau sensasi popping
yang dapat dirasakan dan biasa nya juga terdengar pada belakang tumit. Biasanya
keaadaan ini terjadi pada olahraga yang membutuhkan lompatan besar/tinggi yang
dilakuka secara tiba-tiba seperti badminton, sepakbola, squash, tennis.

ETIOLOGI
Sering terjadi pada atlet, olahraga sporadic pada akhir minggu, sering
mengkonsumsi antibiotic fluroquinolone dan injeksi steroid.
EPIDEMIOLOGI
Keadaan ini biasanya terjadi sekitar 18:100.000 kasus pertahunnya. Biasanya
lebih sering terjadi pada pria ketimbang wanita. Terjadi pada usia 30-40 thn.

PATOFISIOLOGI
Biasanya terjadi pada saat melakukan olahraga yang melibatkan gerakan
plantar fleksi penuh secara tiba-tiba, serta dorsofleksi pada kaki yang sedang dalam
keadaan plantar fleksi. Keadaan ini juga sering dikaitkan dengan kekuatan otot yang
sedang melemah, fleksibilitas yang menurun, tidak melakukan pemanasan atau
stretching sebelum melakukan olahraga dan sering melakukan injeksi kortikosteroid.

ANAMNESA
Pasien biasanya datang dimana terjadinya nyeri, robekan atau sensasi popping
yang dapat dirasakan dan biasa nya juga terdengar pada belakang tumit. Biasanya
keaadaan ini terjadi pada olahraga yang membutuhkan lompatan besar/tinggi yang
dilakuka secara tiba-tiba seperti badminton, sepakbola, squash, tennis.

PEMERIKSAAN FISIK
Pasien mengeluhkan adanya suara pop yang dapat terdengar dan diraskan.
Pasien mengeluhkan adanya kelemahan pada saat berjalan dan nyeri pada tumitnya.
Pada pemeriksaan fisik, pada inspeksi ditemukan adanya peningkatan posisi pada saat
istirahat yaitu kaki berada dalam keadaan dorsofleksi pada saat pronasi dan lutut
ditekuk. Pada palpasi ditemukan adanya gap/jarak atau celah. Pada gerakan, pasien
tidak dapat atau kelemahan untuk melakukan plantar fleksi.
Pemeriksaan Fisik dapat dilakukan test Thompson, yaitu kelemahan plantar fleksi saat

calf diurut atau diremas.

Gambar di atas menunjukkan adanya Gap/ celah pada tumit

Gambar di atas menunjukkan test Thompson

KLASIFIKASI

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Radiografi/ x ray biasanya digunaka untuk menyingkirkan adanya diagnose yang
lainnya. USG di indikasikan untuk menentukan komplit atau parsial rupture. MRI
dilakukan untuk memastikan hasil atau temuan dari pemeriksaan fisik serta
memastikan lamanya rupture kronik atau akut.

PENATALAKSANAAN
Bila pasien datang segera setelah terjadinya trauma, ujung-ujung
dari tendon dapat dirapatkan kembali pada saat keadaan kaki plantar
fleksi secara pasif. Jadi, plaster cast atau boot slab dipasang pada kaki
dalam keadaan equinus, rehabilitasi dan fisioterapi pada kasus ini sangat
bervariasi, yang terbaik adalah dilakukan fisioterapi selama 4-6 minggu.
Sepatu dengan mata kaki yang ditingkatkan harus dipakai selama 6-8
minggu. Kejadian untuk dapat terjadi rupture kembali ialah sekitar 10%.
Pilihan terapi operasi sangat berhubungan dengan pengembalian
fungsi untuk bergerak yang lebih cepat, kekuatan otot dan calf yang lebih
baik dan resiko rupture kembali yang lebih kecil. Rehabilitasi dan
fisioterapi sangat dianjurkan untuk dilakukan secepatnya. Bagaimanapun
tetap ada resiko pada saat kita melakukan penyambungan tendon,
termasuk penyembuhan luka dan neuroma pada saraf suraf. Untuk pasien
rupture yang datang dalam waktu terlambat, dapat dilakukan rekonstruksi
dengan menggunakan tendon sekitarnya ( tendon flexor halucis longus),
dan juga lapisan dari fascia lata.

DIAGNOSA BANDING
-

Incomplete tear/ Robekan yang tidak sempurna


Paling sering salah didiagnosa dengan rupture tendon achiles. Kesalahan ini
paling sering terjadi karena bila incomplete maka pasien masih dapat berdiri
dengan ibu jari kaki hanya menggunakan jari flexornya.
- Robekan dari otot soleus.

PROGNOSIS
Cedera tendon Achilles memiliki prognosa yang baik. Gerakan pasien
setelah mendapat perawatan tetap bisa menjadi utuh. Dengan perawatan yang tepat,
baik itu konservatif atau bedah kebanyakan atlit dengan rupture tendon achiles dapat
kembali melakukan kegiatan seperti sedia kala.
KOMPLIKASI

Rupture tendon Achilles biasa nya memiliki komplikasi terbatas gerak pasca
operasi. Setelah operasi beberapa komplikasi seperti infeksi, kulit yang tidak dapat
tertutup, terbentuknya sinus, cedera saraf sural, dan adhesi.