Anda di halaman 1dari 25

FILARIASIS

( Penyakit Kaki Gajah )


UPTD PUSKESMAS CILAMAYA
KAMIS, 30 OKTOBER 2014

PETA DISTRIBUSI GLOBAL FILARIASIS

Dunia : 5 Endemic Region Afrika,South East Asia (Indonesia),


Eastern
Mediterenian,Western Pacifik and Amerika

1,1 Miliyar population at risk yang harus mendapatkan MDA

120 juta terinfeksi Filariasis (Laki, perempuan & anak-anak)

118 juta kasus (1 juta Cryptic Infection, 74 juta Asymptomatic,


27 juta Hydrocele,16 juta Lymphoedema)

Filariasis Di Wilayah
Karawang
Sebanyak 43 warga Kabupaten Karawang yang tersebar di
15 kecamatan dinyatakan positif mengidap penyakit
filariasis (kaki gajah).
Dikatakan, penderita filariasis pertama kali ditemukan
tahun 2004 di Desa Payungsari, Kecamatan Pedes.
sumber : www.pilihan-rakyat.com

APAKAH FILARIASIS ITU ?


FILARIASIS = PENYAKIT KAKI GAJAH
adalah infeksi yang disebabkan oleh Cacing Filaria
dapat menyerang segala umur, jenis kelamin, strata

ditularkan melalui gigitan nyamuk


berlangsung secara kronis
bisa disembuhkan

PENYEBAB
3 SPESIES CACING FILARIA :
Wuchereria bancrofti
Brugia malayi
Brugia timori

PENYEBAB
3 SPESIES CACING FILARIA

NYAMUK PENULAR (VEKTOR)


23 Spesies dari genus Anopheles,
Culex, Mansonia, Aedes, Armigeres
Tersebar luas di seluruh Indonesia
sesuai dengan keadaan lingkungan
habitatnya (Got, sawah, rawa, hutan)

NYAMUK PENULAR PENYAKIT KAKI GAJAH


ANOPHELES

CULEK

AEDES

LINGKUNGAN PERINDUKAN VEKTOR

CARA
PENULARAN

11

GEJALA KLINIS
Demam berulang 3-4 hr tanpa sebab, demam dpt hilang
bila istirahat & timbul lagi setelah bekerja berat/lelah
Pembengkakan kelenjar getah bening (tanpa luka) di
lipatan paha, ketiak tampak kemerahan, panas & sakit
sekelen (Jawa)
Abses ( dpt pecah & bernanah) karena seringnya
menderita pembengkakan kelenjar getah bening

GEJALA LANJUT/KRONIS

Gejala Akut terlihat jelas, yaitu Elephantiasis


(pembesaran tungkai, lengan, buah dada) dan Hidrokel
(Pembesaran buah zakar)

12

GEJALA KLINIS

13

2. Gejala Klinis Kronis


a). Limfedema / elefantiasis
Infeksi Wuchereria
Mengenai seluruh kaki/lengan, skrotum,
penis, vagina & payudara,
Infeksi Brugia
dapat mengenai kaki / lengan di bawah lutut
/ siku
b). Hidrokel
Pelebaran kantung buah zakar yang berisi
cairan limfe. dapat sbg indikator
endemisitas filariasis bancrofti.
c). Kiluria
Kencing spti susukebocoran sal limfe di
pelvik ginjal , jarang ditemukan
14

PENDERITA LIMFEDEMA
Limfedema pada anak umur 9
tahun, Maluku Utara

Limfedema dari
Gorontalo

Limfedema dari Babel

Limfedema pada
lengan

15

Penderita Hidrokel

Hidrokel dari Papua

Hidrokel dari
Gorontalo

Limfedema Mamae
dari Papua

Hidrocele pada anak


7 th. Bekasi

16

PENCEGAHAN

YANG DAPAT DILAKUKAN MASYARAKAT KRN VAKSIN


BELUM ADA:
HINDARI GIGITAN NYAMUK
VENTILASI RUMAH DIPASANG KAWAT KASA NYAMUK
TIDUR PAKAI KELAMBU
OBAT NYAMUK BAKAR/SEMPROT/OLES
BERANTAS NYAMUK
3M : MENIMBUN, MENGURAS & MENGUBUR TEMPAT
PERINDUKAN NYAMUK
BERSIHKAN SELOKAN AGAR AIR TAK TERGENANG
BERSIHKAN SEMAK-SEMAK
PEMBERSIHAN TANAMAN AIR DI RAWA-RAWA YG AKAN
MENJADI TEMPAT PERKEMBANGBIAKAN NYAMUK.
TIDAK ADA GENANGAN AIR DI SEKITAR RUMAH
17

PEMBERANTASAN

OBAT AMPUH /drug of choice : Diethyl


carbamazine Citrate (DEC) khusus untuk
membunuh mikrofilaria
Efek samping : demam, sakit kepala, sakit otot,
pusing mual reaksi tubuh terhadap
banyaknya mikrofilaria dalam darah yang
mati. Semakin banyak mikrofilaria yang mati
semakin hebat efek samping. Bila mikrofilaria
sudah berkurang/tidak ada lagi, maka efek
sampingnya akan hilang.
Untuk mengurangi efek samping DEC
diberikan obat pengurang efek samping spt
Parasetamol dll

18

PENGOBATAN
INDIVIDU/SELEKTIF
o PENDERITA POSITIF MIKROFILARIA
o PENDERITA KRONIS
o JENIS OBAT TERGANTUNG KEADAAN KASUS

MASAL, DILAKUKAN
o DAERAH ENDEMIS, MINUM OBAT DEC SEKALI
SETAHUN SELAMA 5- 6 TAHUN UNTUK SEMUA
PENDUDUK DI DAERAH ENDEMIS KECUALI IBU
HAMIL, EPILEPSI, SAKIT BERAT ADA SURAT
KETERANGAN DOKTER TAK BOLEH MINUM
OBAT DEC.
19

Dosis Obat Utama Filariasis


Umur (tahun)

DEC (tablet 100


mg)

Albendazole
(tablet 400 mg)

Paracetamol
(tablet 500 mg)

2-5

0,25

6-14

0,5

14

REAKSI PENGOBATAN
Reaksi obat dipengaruhi oleh jumlah mikrofilaria.

Makin banyak jumlah mikrofilaria makin berat


efek samping
Ada 2 macam efek samping:
o Sistemik (deman, pusing, mual, sakit badan
o Lokal (radang pada saluran dan kelenjar limfe)
Obat : antipiretik dan antihistamin

Efek samping sistemik timbul sekitar 6 -24 jam


setelah makan obat dan berhenti setelah 48 jam.
Efek samping lokal timbul sekitar 12 jam sampai
4 hari
Efek samping pengobatan lebih berat pada
penderita B. timori

Sasaran
Seluruh penduduk yang tinggal di daerah endemis
filariasis; Pengobatan

ditunda bagi :

anak-anak usia < 2 tahun (tunggu sampai umur 2 tahun)


ibu hamil dan menyusui (tunggu sampai lepas menyusui)
orang yang sedang sakit (tunggu sampai sembuh)
penderita filariasis dengan serangan akut (tunggu sampai
sembuh)
orang tua yang lemah
penderita dalam serangan epilepsi (ayan).
Anak dengan marasmus dan atau kwasiorkor

Lebih baik pusing dua hari karena minum obat


Dari pada pusing seumur hidup karena cacat

SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai