Anda di halaman 1dari 4

BAB I

Komunikasi Data untuk Sistem Tenaga


Popong Effendrik Politeknik Negeri Malang

1. Sistem Tenaga Listrik


Secara umum dalam sistem tenaga terdapat proses pembangkitan, transmisi,
distribusi dan konsumsi. Dalam setiap proses tersebut terdapat beberapa
peralatan elektronik yang dapat digunakan untuk melindungi dan mengontrol
(protection and control). Gambar di bawah ini menunjukkan sistem proteksi dan
control dari sebuah jaringan dengan memanfaatkan Intelligent Electronic Device
(IED).

Gambar 1.1 Hubungan Intelligent Electronic Device (IED) dengan Proses


Dalam jaringan tersebut terdapat fungsi tele metering, tele controlling, dan tele
sinyaling. Seperti terlihat dalam gambar ada DI (Digital Input), DO (Digital
Output), AI (Analog Input), dan AO (Analog Output). (masukan)
2. Relay Proteksi
Relay proteksi dalam perkembangannya sekarang dapat dikatakan merupakan
sistem cerdas yang sudah dapat melakukan berbagai fungsi karena didalamnya
telah dilengkapai dengan sebuah prosessor, oleh karena itu secara umum relay
proteksi disebut sebagai Intelligent Electronic Device (IED). Relay proteksi di
pasaran telah banyak digunakan dari berbagai pembuat, antara lain, Siemens,
ABB, Alstom, Schneider, VAMP dan lain-lain. Fungsi relay proteksi antara lain
dapat dilihat pada table berikut ini.
Tabel 1.1 Fungsi Relay Proteksi
IEEE
50/51
50N/51N
67N
67NT

IEC
I>, I>>, I>>>
I0>, I0>>, I0>>>,
I0>>>>
I0>, I0>>
I0T>

Fungsi
Overcurrent protection
Earth fault protection
Directional earth fault protection
Intermittent transient earth fault

87N
46R
46

I0REF
I2/ I1>
I2>

protection
Restricted earth fault protection
Broken line protection
Current unbalance protection

Untuk melakukan fungsi dan tugasnya tersebut sebuah relay harus diprogram
sesuai dengan keinginan pengguna atau dengan kata lain, perlu dilakukan
setting relay sebelum digunakan. Contoh relay yang banyak digunakan dalam
dunia industri adalah relay VAMP40. Relay VAMP40 ini mempunyai berbagia
fungsi. Dalam proses setting sebuah VAMP40, maka VAMP40 harus dihubungkan
dengan perangkat lunak VAMPSET.
Sebuah setting dari relay VAMP40 dapat disimpan dan diedit untuk kemudian
digunakan sesuai dengan kepentingan dari sistem yang akan dibangun. Bentuk
file-nya biasanya mempunyai nama belakang vf2.

Gambar 1.2 Relay VAMP Type VAMP40


3. Protokol Komunikasi
Untuk komunikasi antara IED, peralatan lain dan sebuah master station, dalam
hal ini biasanya adalah sebuah server, maka dibutuhkan sebuah protokol
komunikasi. Berbagai protokol komunikasi yang telah kita kenal, antara lain:
Microwire, I2C, MODBUS, PROFIBUS, HART, TCP/IP dan lain sebagainya.
Dari berbagai protocol komunikasi yang telah kita kenal tersebut, ada dua
protocol yang dibuat khusus dan umum digunakan untuk sebuah sistem tenaga
listrik dalam hal ini Intelligent Electronic Device (IED) untuk sistem proteksi,
yaitu DNP 3.0 dan IEC 60870-5-103. Pada perkembangannya IEC 60870-5103, menjadi lebih banyak digunakan dibandingkan DNP 3.0
IEC 60870-5-103, merupakan standard yang telah dibuat oleh IEC untuk sistem
proteksi dengan kecepatan yang dapat dipilih antara 9600 bps atau 19200 bps.
Sebuah alamat IED, function (FUNC) dan Information (INF) harus diberikan
secara jelas dalam proses pengambilan atau pengiriman sebauh data antara
perangkat keras IED dengan sebuah Server Station.

Sebuah FUN dan INF, mempunyai fungsi tertentu yang telah didefinisikan oleh
pembuat alat sesuai dengan standard IEC. Tabel berikut memberikan contoh
kepada kita beberapa FUN dan INF dengan fungsi dan tanda tertentu.
Tabel 1.2 Function (FUNC) dan Information (INF) dari IED
No
1
2
3
4
5
6
7

Data
Digital
Digital
Digital
Digital
Analog
Analog
Analog

Item
I> trip
Line 1 Fault
Line 2 Fault
Line 3 Fault
IL1
IL2
IL3

FUN
160
160
160
160
160
160
160

INF
90
69
70
71
148
148
148

Fungsi
Terjadi I> trip
Terjadi Line 1 Fault
Terjadi Line 2 Fault
Terjadi Line 3 Fault
Nilai IL1
Nilai IL2
Nilai IL3

4. Perangkat Lunak SCADA


Perangkat lunak SCADA merupakan komponen yang mutlak harus ada dalam
sebuah sistem yang menginginkan sebuah kerja yang ringan, singkat, padat dan
tepat. Sistem Otomasi tersebut dapat menggunakan SCADA dari berbagai
pembuat perangkat lunak, antara lain, Vijeo Citect, Movicon, WinCC, Elipse dan
lain-lain.
Elipse sebagai salah satu SCADA yang ada dipasaran menyediakan driver IEC
60870-5-103 untuk komunikasi dengan perangkat keras IED yang ada.
5. Studi Kasus
Dalam buku ini, pendekatan proses pembelajaran akan dilakukan dengan
menggunakan sebuah contoh kasus, dalam hal ini pembangunan sebuah sistem
SCADA untuk sebuah sistem proteksi pada sebuah jaringan sederhana yang
terdiri dari satu incoming dan satu outgoing.
Untuk Bab 1, ini dijelaskan secara umum tentang sistem komunikasi data untuk
sistem tenaga, sedangkan untuk Bab 2 sampai dengan berikutnya pendekatan
praktis dengan pemberian secara langsung cara membuat sistem SCADA dan
cara menghubungkan dengan relay proteksi VAMP40 dan cara settingnya akan
ditunjukkan secara praktis dan mudah. Sedangkan perangkat lunak yang akan
digunakan adalah ELIPSE.