Anda di halaman 1dari 13

BAB I

PENDAHULUAN

Industri farmasi memproduksi sedimikian banyak obat, baik obat ethical maupun
obat bebas (over the counter/OTC). Dalam satu kelas terapi terdapat banyak obat
yang mempunyai indikasi/khasiat yang sama dengan berbagai nama dagang
(brand name) maupun nama generik, yang diproduksi oleh berbagai perusahaan
farmasi. Obat yang dihasilkan oleh produsen farmasi indonesia kemudian
didistribusikan oleh pedagang besar farmasi/distributor kepada apotek, rumah
sakit dan toko obat (untuk OTC) diseluruh indonesia, menjangkau konsumen
dalam skala yang sangat luas mencapai ratusan juta penduduk indonesia. Selain
dipasarkan didalam negeri, obat-obat tersebut juga diekspor ke berbagai negara.
Banyak faktor sesungguhnya yang memberikan andil pada keberhasilan suatu
perusahaan, antara lain: strategi yang unggul, karyawan yang loyal, sistem
informasi yang baik dan implementasi yang prima. Namun diakui bahwa sukses
yang dicapai oleh semua perusahaan memiliki satu kesamaan yaitu fokusyang
sangat kuat kepada konsumen dan mempunyai komitmen yang tinggi kepada
pemasaran.
Pemasaran

farmasi

adalah

suatu

sub

spesialisasi

pemasaran

dimana

pharmaceutical care diaktualisasikan. Orientasi pemasaran farmasi tidak hanya


terbatas pada produk tetapi justru memberikan perhatian yang besar pada layanan
farmasi yang prima. Ini mengindikasikan bahwa eksistensi pemasaran farmasi

adalah memberi kepuasan atas kebutuhan dan keinginan pasien, bukan hanya
sekedar menjual produk untuk meraih keuntungan yang sebesar-besarnya. Konsep
paling besar dari pemasaran adalah kebutuhan manusia.
Konsep pemasaran yaitu suatu filosofi untuk memandu seluruh perusahaan agar
memuaskan pelanggan sambil mendapatkan keuntungan. Konsep pemasaran
sangat penting terhadap kesuksesan suatu perusahaan.
Perencanaan strategi pemasaran merupakan berbagai peluang menarik dan
menyusun strategi pemasaran yang menguntungkan. Namun, apakah yang
dimaksud dengan strategi pemasaran itu sendiri. Strategi pemasaran adalah dapat
menentukan pasar target dan bauran pemasaran yang terkait. Strategi ini
merupakan gambaran besar mengenai yang akan dilakukan oleh suatu perusahaan
di suatu pasar. Dibutuhkan dua bagian yang saling berkaitan:
1. Pasar target (target market) merupakan kelompok pelanggan yang
homogen yang ingin ditarik oleh perusahaan tersebut.
2. Bauran pemasaran (marketing mix) merupakan variabel-variabel yang
akan diawasi yang disusun oleh perusahaan tersebut untuk memuaskan
kelompok yang ditarget.

BAB II
ISI

Pengertian Manajemen:
1. Drs. Malayu S.P. Hasibuan
Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber
daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk
mencapai suatu tujuan tertentu.
2. Andrew F. Sikula
Manajemen adalah Manajemen pada umumnya dikaitkan dengan aktivitasaktivitas perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, penempatan,
pengarahan, pemotivasian, komunikasi dan pengambilan keputusan yang
dilakukan oleh setiap organisasi dengan tujuan untuk mengkoordinasikan
berbagai sumber daya yang dimiliki oleh perusahan sehingga akan
dihasilkan suatu produk / jasa secara efisien.
3. G.R. Terry
Manajemen adalah Suatu proses yang khas yang terdiri dari tindakantindakan perencanan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian
yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang
telah ditentukan melalui pemanfaatan SDM dan sumber-sumber lainnya
4. Harold Koontz and Cyril ODonnel
Manajemen adalah usaha mencapai tujuan tertentu melalui kegiatan orang
lain. (Manajer mengadakan koordinasi atas sejumlah aktivitas orang lain
yang meliputi perencanan, pengorganisasian, penempatan, pengarahan,
dan pengendalian).
Azas-azasmanajemen.
Azas (prinsip) adalah suatu pernyataan fundamental atau kebenaran yang dapat

dijadikan pedoman pemikiran dan tindakan. Azas-azas umum manajemen


menurut:
1.

Henry Fayol
Division of work (azas pembagian kerja)

Adanya keterbatasan-keterbatasan manusia dalam mengerjakan semua


pekerjan yaitu: keterbatasan waktu, keterbatasan dalam pengetahuan,
kemampuan, dan keterbatasan perhatian.

Authority and Responsibility (azas wewenang dan tanggung jawab)

Wewenang

dan

tanggung

jawab

harus

seimbang,

wewenang

menimbulkan hak dan tanggung jawab menimbulkan kewajiban. Hak dan


kewajiban menyebabkan interaksi / komunikasi antara atasan dan bawahan.

Discipline (azas disiplin)

Adanya perjanjian, peraturan yang telah ditetapkan.

Unity of Command (azas kesatuan pemerintah)

Setiap bawahan hanya menerima perintah dari atasan dan bertanggung jawab
hanya kepada seorang atasan pula.

Unity of Direction (azas kesatuan jurusan / arah)

Subordination of individual interest into general interest (azas kepentingan


umum di atas kepentingan pribadi)

Renumeration of Personnel (azas pembagian gaji yang wajar)

Centralization (azas pemusatan wewenang)

Scalar of Chain(azas hierarki atau azas rantai berkala)

Order (azas keteraturan)

Equity (azas keadilan)

Iniatif (azas inisiatif)

Esprit de Corps (azas kesatuan)

Stability of Turn-over personnel (azas kestabilan masa jabatan)

2.

F.W Taylor

Pengembangan metode-metode kerja yang terbaik.

Pemilihan serta pengembangan para pekerja.

Usaha untuk menghubungkan dan mempersatukan metode kerja yang terbaik


dengan para pekerja yang terpilih dan terlatih.

Kerja sama yang harmonis antara manajer dan non manajer.

3. Harrington Emerson

Memberikan batasan tujuan dengan tegas.

Pikiran yang sehat.

Nasihat (konsultasi) yang konsekuen.

Tata tertib.

Penjelasan yang jujur.

Laporan yang dapat dipercaya, segera dan memadai.

Pengiriman (Penyaluran).

Standarisasi dan penjadwalan.

Keadaan yang distandarkan.

Standar operasi.

Pengubahan instruksi praktis yang standar.

Penghargaan keefektifan.

Penyusunan rencana strategi perusahaan


Rencana strategi pada dasarnya adalah bagaimana perusahaan melihat
masa depan dengan melakukan strategic fit antara tujuan organisasi, tantangan dan
peluang yang dihadapi serta sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Rencana
srategi perusahaan menjawab tiga pertanyaan kunci, yaitu:
1) What do we do ?
2) For whom do we do it ?
3) How do we excel ?
Untuk menetapkan arah perjalanan masa depan, perusahaan perlu mengetahui
secar tepat bagaimana kondisinya pada saat ini, apa yang diinginkan di masa
depan dan bagaimana cara untuk dapat mencapai keinginan tersebut. Semua
pertanyaan tersebut harus terjawab alam dokumen formsl strategic planning
diantaranya adalah:
a. Visi dan misi
Hal ini sangat penting karena visi dan misi ini akan memandu kemana arah
rencana strategi untuk dilaksanakan. Dengan demikian antara visi dan misi
serta rencana strategi harus memiliki korelasi dan keselarasan yang kuat
dalam membangun masa depan perusahaan yang memiliki keunggulan
daya saing yang sustainable.
b. Analisis situasi
Dalam menyusun rencana strategi terlebih dahulu perlu dilakukan analisis
situasi baik internal maupun eksternal termasuk prediksinya di masa
depan. Untuk melakukan analisis lingkungan eksternal sering digunakan
metodelogi SWOT ( Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats).
Sering digunakan sebagai basis rencana strategi perusahaan. Sedangkan

peluang dan ancaman (opportunities and threats) adalah eksternal. Untuk


menganalisi kekuatan persaingan dapat digunakan pendekatan Michael E.
Porter yaitu: rivalitas diantara kompetitor, ancaman pendatang baru,
kekuatan posisi tawar konsumen, kekuatan posisi tawar pemasok dan
ancaman substitusi.
c. Strategi, tujuan, sasaran dan program
Penyusunan strategi, tujuan, sasaran dan perusahaan ini melibatkan semua
divisi atau bagian yang ada didalam perusahaan. Semua sumber daya baik
tangible maupun intangible resources harus dapat diorganisir, dipadukan
dan diselaraskan sehingga terjadi sinergi sumber daya yang menghasilkan
value yang besar bagi perusahaan. Tujuan dan sasaran perlu ditetapkan
secara jelas dan dapat diukur pencapaiannya (measurable).
Proses manajemen pemasaran.

Analisis peluang pasar

Menentukan target pasar

Mengembangkan marketing mix

Mengelola upaya pemasaran

a. Analisi peluang pasar


Setiap perusahaan harus memiliki kemampuan untuk mempertahankan
pasar yang sudah ada sekaligus mampu mengembangkan peluang untuk
memperluas pasar baru. Lingkungan yang berubah secara terus menerus

dan sangat kompleks, menawarkan banyak peluang baru tetapi juga


disertai ancaman-ancaman baru. Oleh karena itu perusahaan mesti
melakukan analisis secara seksama baik analisis terhadap konsumen
maupun lingkungan bisnis dan industrinya.
b. Menentukan target pasar
Menurut philip kotler dan Gary Armstrong ada 4 tahap yang perlu
dilakukan yaitu: 1) perngukuran dan peramalan; 2) segmentasi pasar; 3)
target pasar; 4) positioning pasar.
c. Mengembangkan marketing mix
Marketing mix terdiri dari semua hal yang ada di dalam perusahaan yang
dapat

mempengaruhi

permintaan

demand

atas

produk,

yang

dikelompokkan dalam 4 variabel yang dikenal dengan Empat P: product,


price, place dan promotion. Produk adalah sesuatu yang ditawarkan
kepada target pasar dapat berupa barang (goods) atau jasa. Harga/price
adalah jumlah uang konsumen yang dibayarkan untuk memperoleh produk
tersebut. Place adalah suatu tempat dimana produk tersebut dapat
diperoleh. Promosi adalah aktivitas komunikasi dengan target konsumen
agar melakukan pembelian terhadap produk tersebut.
d. Mengelola upaya pemasaran
Dalam lingkungan persaingan yang dinamis, perusahaan secara teratur
perlu mengkomparasikan produk, harga dan promosinya terhadap para
pesaing terdekatnya. Dengan demikian strategi dan gerakan pesaing
termonitor secara cermat untuk kemudian secara pro aktif melakukan
inovasi pemasaran agar kompetitor dapat terkontrol secara efektif dan
tidak dapat melakukan erosi market share yang telah dikuasainya secara
seksama.

Advertensi, Promosi Penjualan dan Public Relationship


1. Advertensi
Advertensi adalah suatu bentuk komunikasi nonpersonal ditujukan kepada
target audience melalui berbagai media untuk mempromosikan suatu
produk, jasa atau idea. Salah satu peran penting dari advertensi adalah
sebagai bagian dari marketing mix adalah to sell or assist the sale of the
maximum amount of the service for minimum cost. Ada beberapa bentuk
advertensi tergantung dari peranan yang dikehendakinya, antara lain ialah;
advertensi nasional, advertensi lokal, advertensi direct mail, advertensi
perdagangan dan advertensi industri. Secara umum tujuan advertensi
adalah:
1) Memperoleh perhatian konsumen
2) Menarik minat konsumen
3) Menciptakan

keinginan

konsumen

terhadap

produk

yang

ditawarkan
4) Mendorong konsumen untuk segera membeli.
2. Promosi Penjualan
Promosi penjualan bertujuan untuk memberikan intensif jangka pendek
guna mendongkrak penjualan. Promosi penjualan yang didesain untuk
menstimulir repons pasar yang kuat atau cepat mencakup; consumer
promotion-sampel kupon, rabat, potongan harga, kontes, dan demonstrasi
produk.

Promotion-hadiah

penjualan,

penjualan

gratis,advertensi

kooperatif dan lomba dealer. Salesforce promotion-bonus, kontes, obral


(Kotler dan Amstrong, 1991).
3. Public Relations
Public Relations (PR) adalah suatu alat promosi untuk membangun
hubungan yang baik dengan berbagai pihak yang terkait dengan
perusahaan, melalui publikasi dan membangun citra korporasi yang baik
serta menangani berbagai rumor, kejadian dan issue-issue lainnya.
Beberapa tool yang digunakan untuk PR antara lain ialah; hubungan press,
komunikasi korporasi, penerbitan, lobby dan counselling. PR dapat
menimbulkan dampak yang luas pada publik dengan biaya yang lebih
murah dibandingkan dengan advertensi.

MAKALAH MANAJEMEN FARMASI

Disusun oleh kelas C:


Novi Novianti (3351141133)

PROGRAM STUDI PROFESI APOTEKER


FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI
CIMAHI 2015

DAFTAR PUSTAKA

1. Sampurno, Manajemen Pemasaran Farmasi, 2009, Yogyakarta:


Gadjah Mada University Press. Hlm 1-4, 36-48 dan 228-234.
2. S.P Hasibuan, Drs. H. Malayu, 1996, Manajemen Dasar,
Pengertian dan Masalah, Jakarta: Toko Gunung Agung. Hlm 1-4.