Anda di halaman 1dari 17

MAKALAH

MOTOR BAKAR
Mata kuliah Laboratorium Mesin
Dosen Pembimbing : Amir, Spd

Disusun oleh :
1. Dedih Arbarjah
2. Sansan Kurnia
3. Ruli Ramdhani

STT DR.KHEZ MUTTAQIEN PURWAKARTA


2015/ 2016

KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur hanyalah milik ALLAH Subhanahu
Wa Taala yang telah memberikan rahmat taufik hidayah-Nya &
melimpahkan

ilmu,

shalawat

serta

salam

semoga

selalu

tercuarahkan kepada Rasululah Nabi muhammad Shallallohu


Alaihi Wasallam beserta keluarganya.
Penulisan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas
yang diberikan oleh dosen sebagai bahan persentasi.
Dalam memenuhi persyaratan tesebut penulis mencoba
membuat makalah yang berjudul Motor Bakar Bensin.
Dalam

penyusunan

makalah

ini

penulis

menyadari

sepenuhnya bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan


sebab pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki penulis
terbatas,cukup banyak tantangan dan hambatan yang penulis
temukan dalam menyusun makalah ini .
Akhir kata, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi
penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.
purwakarta

06 Oktober

2015

Penyusun

DAFTAR ISI
Kata Pengantar............................................................

Daftar Isi......................................................................

ii

Bab I Pendahuluan
Latar belakang.............................................................

Bab II Pembahasan
A. Pengertian motor bakar...........................................

B. Prinsip kerja motor bensin......................................

C. Klasifikasi motor bensin..........................................

D. Keuntungan motor bensin.......................................

E. Proses keliling motor bensin 4 langkah..................

F. Sistem pengapian.....................................................

Bab III Penutup


Kesimpulan...................................................................

Daftar pustaka.............................................................

10

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Motor bensin adalah sala satu mata kuliah di jurusan
teknik Mesin yang wajib di program, pembelajaran motor bensin
sangat penting kita pelajari khususnya mahasiswa jurusan
mesin. Karena didalamnya membahas tentang cara-cara mesin
bias berputar dengan menggunakan bahan bakar bensin.
Kita lihat di Negara berkembang umumnya dan Negara
yang

masih

standar

pendapatan

biacukainya,

sangat

membutuhkan ahli-ahli di bidang mesin, maka dari pada itu kita


sangat membutuhkan pembelajaran mata kuliah Motor Bensin
ini, di mana akan membawa kita nantinya menuju kesuksesan
dalam ahli jurusan mesin.
Motor bakar merupakan salah satu jenis mesin kalor
yang banyak dipakai saat ini. Sedangkan mesin kalor adalah
mesin yang menggunakan energi panas untuk melakukan kerja
mekanis atau mengubah tenaga panas menjadi tenaga mekanis.
Energi

atau

tenaga

panas

tersebut

diperoleh

dari

hasil

pembakaran.
Ditinjau dari cara memperoleh tenaga panas, mesin kalor
dapat dibedakan menjadi dua yaitu mesin dengan pembakaran
dalam dan mesin dengan pembakaran luar. Mesin pembakaran
dalam adalah mesin yang melakukan proses pembakaran bahan
bakar di dalam mesin tersebut dan gas pembakaran yang terjadi
berfungsi

sebagai

fluida

kerja.

Mesin

pembakaran

dalam

umumnya disebut motor bakar. Jadi motor bakar adalah mesin


kalor yang menggunakan gas panas hasil pembakaran bahan
bakar di dalam mesin untuk melakukan kerja mekanis. Mesin

pembakaran luar adalah mesin di mana proses pembakaran


bahan bakar terjadi di luar mesin dan energi panas dari gas
pembakaran dipindahkan ke fluida mesin melalui beberapa
dinding pemisah, misal ketel uap.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Umum Motor Bakar
Motor bakar merupakan salah satu jenis mesin kalor
yang banyak dipakai saat ini. Sedangkan mesin kalor adalah
mesin yang menggunakan energi panas untuk melakukan kerja
mekanis atau mengubah tenaga panas menjadi tenaga mekanis.
Energi

atau

tenaga

panas

tersebut

diperoleh

dari

hasil

pembakaran.
Ditinjau dari cara memperoleh tenaga panas, mesin kalor
dapat dibedakan menjadi dua yaitu mesin dengan pembakaran
dalam dan mesin dengan pembakaran luar. Mesin pembakaran
dalam adalah mesin yang melakukan proses pembakaran bahan
bakar di dalam mesin tersebut dan gas pembakaran yang terjadi
berfungsi

sebagai

fluida

kerja.

Mesin

pembakaran

dalam

umumnya disebut motor bakar. Jadi motor bakar adalah mesin


kalor yang menggunakan gas panas hasil pembakaran bahan
bakar di dalam mesin untuk melakukan kerja mekanis. Mesin
pembakaran luar adalah mesin di mana proses pembakaran
bahan bakar terjadi di luar mesin dan energi panas dari gas
pembakaran dipindahkan ke fluida mesin melalui beberapa
dinding pemisah, misal ketel uap.
B. Prinsip Kerja Motor Bensin
Secara garis besar, dapat dijelaskan bahwa prinsip kerja
dari motor bensin yaitu bahan bakar yang berupa campuran
bensin dan udara dibakar untuk memperoleh tenaga panas yang
selanjutnya digunakan untuk melakukan kerja mekanis.
Campuran antara bensin dan udara dihisap ke dalam
silinder selanjutnya dikompresi oleh torak yang berakibat

timbulnya panas dan tekanan yang besar pada gas tersebut.


Campuran bensin dan udara yang telah dikompresi selanjutnya
dibakar oleh percikan bunga api dari busi.
Hasil dari pembakaran tersebut akan menghasilkan
tekanan yang sangat tinggi sehingga mendorong torak ke
bawah. Daya yang berasal dari torak tersebut diteruskan ke
batang torak (conecting rod) dan diubah oleh poros engkol
menjadi kerja mekanik. Sedangkan gas hasil pembakaran akan
dibuang keluar silinder.
a. Prinsip kerja motor bensin 4 langkah
1. Langkah Hisap
Dalam langkah ini, campuran bahan bakar dan bensin di
hisap ke dalam silinder.Katup hisap membuka sedangkan katup
buang tertutup. Waktu torak bergerak dari titik mati atas
( TMA ) ke titik mati bawah (TMB), menyebabkan ruang silinder
menjadi vakum dan menyebabkan masuknya campuran udara
dan bahan bakar ke dalam silinder yang disebabkan adanya
tekanan udara luar. ( Sumber: New Step 1, hal 3 4)
2. Langkah Kompresi
Dalam langkah ini, campuran udara dan bahan bakar
dikompresikan. Katup hisap dan katup buang tertutup. Waktu
torak naik dari titik mati bawah (TMB) ke titik mati atas (TMA),
campuran yang dihisap tadi dikompresikan. Akibatnya tekanan
dan temperaturnya akan naik, sehingga akan
mudah terbakar. Saat inilah percikan api dari busi terjadi . Poros
engkol berputar satu kali ketika torak mencapai titk mati atas
( TMA ). ( Sumber : New Step 1, hal 3 -4)
3. Langkah Usaha

Dalam langkah ini, mesin menghasilkan tenaga untuk


menggerakkan kendaraan. Saat torak mencapai titik mati atas
( TMA ) pada saat langkah kompresi, busi memberikan loncatan
bunga api pada campuran yang telah dikompresikan. Dengan
adanya pembakaran, kekuatan dari tekanan gas pembakaran
yang tinggi mendorong torak ke bawah. Usaha ini yang menjadi
tenaga mesin.
4. Langkah Buang
Dalam langkah ini, gas yang sudah terbakar, akan
dibuang ke luar silinder. Katup buang membuka sedangkan
katup hisap tertutup.Waktu torak bergarak dari titik mati bawah
( TMB ) ke titik mati atas ( TMA ), mendorong gas bekas keluar
dari silinder. Pada saat akhir langkah buang dan awal langkah
hisap kedua katup akan membuka sedikit ( valve overlap ) yang
berfungsi sebagai langkah pembilasan ( campuran udara dan
bahan bakar baru mendorong gas sisa hasil pembakaran ).
Ketika torak mencapai TMA, akan mulai bergerak lagi untuk
persiapan langkah berikutnya, yaitu langkah hisap. Poros engkol
telah melakukan 2 putaran penuh dalam satu siklus yang terdiri
dari empat langkah yaitu, 1 langkah hisap, 1 langkah kompresi,
1 langkah usaha, 1 langkah buang yang merupakan dasar kerja
dari pada mesin empat langkah.
Proses Kerja adalah keseluruhan langkah yang berurutan
untuk terjadinya satu siklus kerja dari motor. Proses kerja ini
terjadi berurutan dan berulang-ulang. Piston motor bergerak
bolak balik dari titik mati atas (TMA) ke titik mati bawah (TMB)
dan dari titik mati bawah (TMB) ke titik mati atas (TMA) pada
langkah selanjutnya
Pada

motor

empat

langkah,

proses

kerja

motor

diselesaikan dalam empat langkah piston. Langkah pertama

yaitu piston bergerak dari TMA ke TMB, disebut langkah


pengisian. Langkah kedua yaitu piston bergerak dari TMB ke
TMA disebut langkah kompresi. Langkah ketiga piston bergerak
dari TMA ke TMB disebut langkah usaha. Pada langkah usaha in
terjadilah proses pembakaran bahan bakar (campuran udara
dan bahan bakar) didalam silinder motor / ruang pembakaran
yang menghasilkan tenaga yang mendorong piston dariTMA
keTMB. Langkah keempat yaitu piston bergerak dari TMB ke
TMA disebut langkah pembuangan. Gas hasil pembakaran
didorong oleh piston keluar silinder motor. Jadi pada motor
empat langkah proses kerja mptor untuk menghasilkan satu
langkah usaha (yang menghasilkan tenaga) diperlukan empat
langkah piston. Empat langkah piston berarti sama dengan dua
kali putaran poros engkol.
Pada motor dua langkah proses kerja motornya untuk
mendapatkan satu kali langkah usaha hanya diperlukan dau kali
langkah piston. Motor dua langkah yang paling sederhana, pintu
masuk atau lubang masuk dan lubang buang terletak berhadaphadapan yaitu berada pada sisi bawah pada dinding silinder
motor. Proses kerjanya adalah sebagai berikut. Piston berada
TMB, kedua lubang (masuk dan buang) sama sama terbuka
kemudian campuran udara dan bahan bakar dimasukkan
kedalam silinder melalui lubang masuk. Gerakan piston dari
TMB ke TMA, maka lubang masukakan tertutup dan tertutup
pula lubang buang.maka terjadilah langkah kompresi. Pada
akhir langkah kompresi ini terjadilah pembakaran gas bahan
bakar. Dengan terjadinya pembakaran gas bahan bakar maka
dihasilkan tenaga pembakaran yang mendorong piston ke
bawah dari TMA ke TMB. Langkah usaha terakhir terjadilah
pembuangan gas bekas begitu terbuka lubang buang. Sesudah

itu terbuka pula lubang masuk sehingga terjadi pemasukkan gas


baru sekaligus mendorong mendorong gas bekas keluar melalui
lubang buang. Dengan demikian pada motor dua langkah proses
motor

untuk

menghasilkan

satu

kali

langkah

usaha

pembakaran gas dalam silinder , hanya diperlukan dua langkah


piston . dilihat dari putaran poros engkolnya diperlukan satu
kali putaran poros engkol.
C. Klasifikasi Motor Bensin
Menurut

prinsip

kerjanya

motor

bensin

dapat

dibedakan

menjadi dua jenis yaitu motor bensin 2 langkah dan motor


bensin 4 langkah.
a. Motor Bensin 2 Langkah
Motor bensin 2 langkah adalah motor bensin yang setiap
siklus kerjanya dalam 2 langkah torak atau 1 kali putaran poros.
Prinsip kerja motor bensin 2 langkah dalam 1 kali siklus kerja.
Torak bergerak dari TMB ke TMA, saluran masuk terbuka
dan campuran bensin dan udara masuk ke ruang engkol.
Sementara itu di atas torak terjadi langkah kompresi sehingga
menghasilkan suhu dan tekanan yang tinggi dan mengakibatkan
torak terdorong ke TMB. Pada saat torak menuju TMB, torak
menutup saluran masuk dan memperkecil ruang engkol. Hal ini
mengakibatkan campuran bensin dan udara bergerak ke atas
torak melalui saluran bilas. Pada saat torak sampai TMB,
saluran bilas dan saluran buang terbuka sehingga campuran
bensin dan udara dari ruang engkol masuk ke ruang bakar.
Sifat-sifat motor bensin 2 langkah :

Konstruksi lebih sederhana dan biaya pembuatan lebih

murah.
Pembuangan gas kurang sempurna dan kesulitan untuk
mempertinggi kecepatan.

10

Dengan ukuran langkah torak dan kecepatan yang sama


akan menghasilkan daya yang lebih besar.

b. Motor Bensin 4 Langkah


Motor Bensin 4 Langkah adalah motor bensin yang setiap
siklus kerjanya dalam 4 langkah torak atau 2 kali putaran poros.
Adapun rangkaian proses dan langkah-langkah torak adalah
sebagai berikut
1. Proses Pengisian
Pengisian campuran bensin dan udara terjadi pada
langkah pertama yaitu saat torak bergerak dari TMA ke TMB, di
mana katup masuk terbuka dan katup buang tertutup.
2. Proses Kompresi
Terjadi pada langkah kedua. Yaitu torak bergerak dari
TMB ke TMA. Pada langkah ini kedua katup tertutup.
3. Proses Pembakaran
Beberapa saat menjelang akhir kompresi, saat sebelum
torak

mencapai

TMA,

busi

memercikkan

bunga

api

dan

membakar campuran bensin dan udara. Akibatnya temperatur


dan tekanan gas pembakaran dalam silinder meningkat.
4. Proses Kerja/Ekspansi
Proses ini terjadi pada langkah ketiga yaitu torak
bergerak

dari TMA

ke TMB. Tekanan yang tinggi hasil

pembakaran digunakan untuk mendorong torak ke bawah dan


memutar poros engkol untuk melakukan kerja mekanik.
5. Proses Pembuangan
Terjadi pada langkah keempat, torak bergerak dari TMB
ke TMA. Pada langkah ini katup buang terbuka dan katup masuk
tertutup. Gas hasil pembakaran dibuang keluar silinder melalui
katup buang.
Sifat-sifat motor bensin 4 langkah :

11

Dalam 4 langkah torak terdapat 1 langkah ekspansi.


Pemakaian bahan bakar lebih hemat dan kerugian dari
gas-gas yang terbuang kecil sekali.
Konstruksinya lebih rumit dan biaya pembuatan lebih
mahal.
Dengan

ukuran

piston

dan

putaran

yang

sama

menghasilkan daya yang lebih kecil.


Pembuangan gas lebih sempurna.
D. Keuntungan Motor Bensin
Dibandingkan

dengan

motor

diesel,

motor

bensin

memiliki beberapa keuntungan di antaranya :


1) Tekanan kompresi yang dibutuhkan lebih kecil.
2) Konstruksi mesin lebih kecil dan tidak perlu sekokoh
mesin diesel.
3) Berat mesin lebih ringan.
4) Getaran yang dihasilkan lebih kecil dengan suara yang
halus.
5) Tidak memerlukan

baterai

terlalu

besar

pada

awal

penyalaan.
6) Konstruksi ruang bakar lebih sederhana.
E. Proses Keliling Motor Bensin 4 Langkah
Yang dimaksud dengan proses keliling pada motor bensin
4 langkah berdasarkan proses kerja motor adalah suatu keadaan
gas di dalam silinder motor dimulai dari pengisian gas di dalam
silinder dan diakhiri dengan pembuangan gas hasil pembakaran.
Di dalam silinder hasil pembakaran yang berupa panas diubah
menjadi usaha desak di atas penghisap. Oleh karena volume dan
tekanan di dalam silinder besarnya tidak sama, maka keadaan di
dalam silinder itu dapat dilukiskan dalam bentuk diagram P-V.
Diagram P-V yaitu garis-garis yang melukiskan hubungan antara
tekanan dan volume gas dengan segala perubahannya.

12

F. Sistem Pengapiaan
Pada motor bensin, campuran bahan bakar dan udara
yang dikompresikan di dalam silinder harus untuk menghasilkan
tenaga.

Gambar motor bensin 4 tak


Jadi sistim pengapian berfungsi untuk campuran udara
dan bensin di dalam ruang bakar pada Sistim pengapian yang
digunakan

adalah

sistim

pengapian

listrik,

dimana

untuk

menghasilkan percikan api digunakan sebagai pemercik api.


Komponen-Komponen Sistim Pengapian
1) Baterai berfungsi sebagai listrik
2) Sikring (fuse) berfungsi sebagai arus listrik
3) Kunci kontak (switch) berfungsi untuk aliran listrik dari
baterai ke col
4) External resistor berfungsi mengurangi penurunan pada
kumparan saat mesin berputar pada putaran
5) Ignition coil berfungsi untuk tegangan listrik, dari 12 Volt
menjadi 24 Volt
6) Distributor
Bagian-bagian distributor.
13

7)
8)

Bagian pemutus : 1 Cam lobe


Breaker point (platina)
Bagian pembagi arus 1 Rotor
Tutup distributor
Bagian pemaju pengapian 1 Vacuum advancer
Governor advancer
Condenser
Busi
Kabel tegangan tinggi

14

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Motor bakar merupakan salah satu jenis mesin kalor
yang banyak dipakai saat ini. Sedangkan mesin kalor adalah
mesin yang menggunakan energi panas untuk melakukan kerja
mekanis atau mengubah tenaga panas menjadi tenaga mekanis.
Energi

atau

tenaga

panas

tersebut

diperoleh

pembakaran.
Prinsip Dasar Motor Bensin meliputi :
1)
2)
3)
4)

Langkah
Langkah
Langkah
Langkah

Hisap
Kompresi
Usaha
Buang

15

dari

hasil

DAFTAR PUSTAKA

Arismunandar, W. 1983. Penggerak Mula Motor Torak. ITB


Bandung.

Arismunandar, w. 2000. Penggerak Mula Motor Bakar Torak.


Bandung : ITB.

Arismunandar, W. 2002. Penggerak Mula Motor Bakar Torak.


Edisi Kelima Cetakan
Kesatu. Bandung: ITB.

Bachdar, R. R. 2011. Analisis Konsumsi Bahan Bakar Motor


Bensin Yang Terpasang
Pada Sepeda Motor Honda Karisma 125cc. Skripsi
Program Studi S1 Teknik Mesin Universitas Sam
Ratulangi. Manado

Haryono, G. 1997. Uraian Praktis Mengenal Motor Bakar.


Penerbit Aneka Ilmu
Semarang.

Pudjanarsa, A., Nursuhud, D. 2006. Mesin Konversi Energi.


Penerbit Andi.
Yogyakarta.

Pulkrabek, W. 2001. Engineering Fundamentals of The


Internal Combustion Engine. New Jersey: Prentice Hall
Referensi Internet

http://mekanikotomotifsmksakti.blogspot.com/2011/09/motor
-pembakar-dalam-jenisspark.html

http://rusyiam.blogspot.com/2011/03/mesin-bensin.html,7
Agustus 2012
http://tmcblg.com/2009/02/11/milih-motor-berdasarkan16

torsi,2 Juli 2012

http://www.eoearth.org/files/184401_184500/184444/isooctane-and-n-heptane.png, 20 November 2011.

17