Anda di halaman 1dari 13

Mobilitas Sosial

Materi Sosiologi Kelas XI Bab 3.


Sosiologi SMAN 1 Cibeber Cikotok

Tujuan
Pembelajaran

Peta Konsep

Materi

Pustaka

Tujuan Pembelajaran:
Dengan mempelajari bab ini, Anda diharapkan mampu:
Memahami konsep mobilitas sosial (social mobility)
Mengetahui beberapa bentuk mobilitas sosial
Mengerti faktor penghambat mobilitas sosial
Mengetahui cara-cara yang dapat dilakukan untuk melakukan mobilitas sosial ke atas

Mengetahui saluran-saluran mobilitas sosial


Memahami konflik dan penyesuaian sebagai konsekuensi mobilitas sosial

Peta Konsep

Hakikat Mobilitas Sosial


Mobilitas sosial (social mobility),
menurut Paul B. Horton, diartikan
sebagai gerak perpindahan dari satu
kelas sosial ke kelas sosial lainnya,
atau gerak pindah dari strata satu ke
strata lainnya.
Mobilitas sosial adalah suatu
perubahan atau perpindahan kelas
sosial, baik ke atas maupun ke bawah,
yang dialami oleh individu atau
kelompok sosial, sehingga memberikan
dampak berupa kelas baru yang
diperoleh individu atau kelompok tadi.

Jenis-jenis Mobilitas Sosial


Berdasarkan
Tipe

Berdasarkan
Ruang Lingkup

Vertikal

intragenerasi

Horizontal

antargenerasi

Lateral

Mobilitas Vertikal
Adalah perpindahan individu atau objek dari suatu
kedudukan sosial ke kedudukan sosial lainnya yang
tidak sederajat. Jadi pergerakannya vertikal; dari atas ke
bawah atau dari bawah ke atas. Mobilitas vertikal ini
dapat dibedakan lagi menjadi dua.
Mobilitas sosial naik
(social climbing
mobility atau upward
mobility)
Mobilitas sosial turun
(social sinking
mobility atau
downward mobility)

Mobilitas sosial horizontal


Merupakan peralihan individu atau
kelompok sosial dari suatu kelompok
sosial ke kelompok sosial lainnya yang
sederajat. Mobilitas sosial horizontal
tidak menimbulkan pengaruh sosial
secara langsung terhadap status sosial
seseorang dan skala wibawanya tidak
berubah menjadi naik atau turun.

Mobilitas sosial lateral (geografis)


Mobilitas lateral disebut pula mobilitas geografis.
Mobilitas lateral mengacu pada mobilitas pada mobilitas
perpindahan orang-orang, baik secara individual maupun
kelompok, dari unit-unit wilayah (ruang) satu ke unit
wilayah lain yang secara tidak langsung mengubah status
sosial seseorang. Mobilita lateral terbagi menjadi dua,
yaitu:
Mobilitas permanen, yaitu mobilitas yang bermaksud
melakukan perpindahan permanen/menetap
Mobilitas tidak permanen, yaitu segala bentuk
mobilitas individu atau kelompok yang bersifat
sementara, jangka pendek, dan tidak bermaksud pindah
secara permanen.

Mobilitas intragenerasi
Adalah mobilitas sosial yang dialami seseorang selama
masa hidupnya (dalam satu generasi). Atau dengan kata
lain, mobilitas intragenerasi adalah perubahan status
sosial seseorang sepanjang usianya, mulai dari lahir
hingga meninggal dunia.
Pekerjaan pertama:
Bekerja sebagai juru ketik

Pekerjaan kedua:
Bekerja sebaga manajer

Pekerjaan ketiga:
Bekerja sebaga direktur

Mobilitas Antargenerasi
yang naik

Mobilitas Antargenerasi
yang turun

Mobilitas antargenerasi
Adalah mobilitas sosial yang
terjadi antara dua generasi atau
lebih. Mobilitas seperti ini
terjadi karena adanya perubahan
status sosial antara ayah dengan
anak, anak dengan cucu, dan
seterusnya. Mobilitas
antargenerasi terdiri dari
mobilitas antargenerasi naik dan
mobilitas antargenerasi turun

Kakek
(Penjaga sekolah)

Nenek
(Ibu rumah
tangga)

Ibu
(Guru)

Ayah
(Guru)

Anak
(Pengawas sekolah)

Kakek
(Jenderal TNI)

Nenek
(Notaris)

Ibu
(Pengusaha)

Ayah
(Pengusaha)

Anak
(Pengangguran)

Faktor-faktor pendorong
mobilitas sosial

Faktor-faktor Penghambat
Mobilitas Sosial

Status sosial

Perbedaan ras dan agama

Keadaan ekonomi

Diskriminasi kelas

Situasi politik

Pengaruh sosialisasi yang sangat kuat

Pertumbuhan penduduk

Kemiskinan
Perbedaan jenis kelamin

Saluran-saluran
Mobilitas Sosial Vertikal
Angkatan bersenjata
Lembaga keagamaan
Lembaga pendidikan
sekolah
Organisasi atau
perserikatan ekonomi

Dampak Mobilitas Sosial


Mendorong seseorang untuk maju

Mempercepat perubahan sosial


Menimbulkan kecemasan dan
ketegangan

Keretakan hubungan dalam kelompok


Menimbulkan pertentangan atau konflik
Pertentangan antarpribadi

Pertentangan antarkelas
Pertentangan antarkelompok
Pertentangan antargenerasi

Sumber Pustaka
Muin, Idianto. 2006. Sosiologi SMA/MA untuk Kelas XI. Erlangga. Jakarta
Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2012. Sosiologi untuk SMA/MA Kelas XI. Esis Erlangga. Jakarta

Sumber Lain.
Ramdani, Dani. http://sosiologi-sman-1-cibeber-cikotok.blogspot.co.id/

Copyright