Anda di halaman 1dari 21

TEKNIK RISET OPERASI

Aturan-aturan

Dilarang mengganggu jalannya perkuliahan.


Toleransi keterlambatan 15 menit.
Kehadiran minimal 80 % dari seluruh
perkuliahan.
Tugas harus dikumpulkan tepat waktu (kecuali
dengan alasan yang dapat dimaklumi).
Penilaian : tugas 30 %, UTS 35 % dan UAS
35%
Ujian dan tugas yang sama akan mendapat
pengurangan angka sebesar 50 %.

Referensi

Frederick S.Hillier dan Gerald J.Lieberman


2008. Introduction to Operations
Research. 8ed. Jilid 1 dan 2. Penerbit Andi
Bahan-bahan dari internet yang relevan

Silabus

Pendahuluan : Pengertian dan Tujuan TRO, Model


dan Pemodelan.
Pemrograman Linear : Pemodelan dan
Penyelesaian
- Metode Grafik
- Metode Simpleks
- Metode Big M, Dua Phase, dan Dual Simpleks
- Metode Simpleks yang Direvisi
Dualitas dan Analisis Sensitivitas
Model Transportasi: Pemodelan dan Penyelesaian

Penentuan Solusi Optimal ( Stepping


Stone dan Modi)
Model Penugasan (Assignment) :
Pemodelan dan Penyelesaian
Teori Antrian (Queuing Theory) :
Pemodelan dan Penyelesaian
Teori Permainan (Game Theory) :
Pemodelan dan Penyelesaian.
Model Optimalisasi Jaringan
Pemrograman Dinamis
Pemrograman Bilangan Bulat

Pendahuluan

Pertanyaan :
Bayangkan bahwa anda memiliki kontrak bisnis
yang harus dikerjakan di kota A dan kota B
selama periode 5 minggu. Anda terbang dari
kota A pada hari Sabtu dan kembali pada hari
Senin. Harga tiket pulang balik kelas reguler
sekitar Rp 400 ribu dan harganya menjadi Rp
320 ribu jika tanggal pada tiket melewati satu
akhir minggu. Harga satu tiket sekali jalan pada
setiap kota adalah Rp 300 ribu. Carilah cara
untuk membeli tiket termurah dalam periode 5
minggu

Pertanyaan ini adalah masalah


pengambilan keputusan yang
membutuhkan jawaban :
1. Apa alternatif keputusan ?
2. Dalam batasan apa, keputusan dapat
diambil ?
3. Apa kriteria objektif yang tepat untuk
mengevaluasi semua alternatif yang ada
?

Alternatif yang dapat dipertimbangkan :


1. Membeli lima tiket regular A-B-A untuk berangkat
pada hari Sabtu dan kembali pada hari Senin di
minggu yang sama.
2. membeli satu tiket A-B , 4 tiket B-A-B yang berada
pada periode akhir minggu.
3. membeli satu tiket A-B-A yang berangkat pada
hari sabtu minggu pertama dan kembali pada hari
Senin minggu terakhir. Selebihnya membeli tiket B-AB pada periode di antaranya. Kesemua tiket pada
alternatif ini berada pada periode satu akhir minggu.
Batasan pada masalah ini adalah anda harus terbang
pada hari Sabtu dan kembali pada hari senin di
minggu yang sama.

Model Pengambilan Keputusan

Riset operasional adalah salah satu teknik yang


digunakan untuk menganalisis alternatif keputusan
dari sebuah model keputusan hingga diperoleh solusi
optimal dimana dalam prosesnya dibatasi oleh
ketersediaan sumber daya.
Proses pengoptimalan dimulai dengan pengamatan
yang mendalam dan formulasi masalah lalu diikuti
dengan pembentukan model ilmiah (khususnya
model matematik) yang menggambarkan inti sistem
nyata.
Model yang dibentuk harus merepresentasikan
keseluruhan fakta-fakta penting dalam masalah
sehingga keputusan yang diambil dapat bersifat
valid.

Sejarah

Lahir di Inggris pada masa Perang Dunia


II dengan nama Military Operation
Research.
Sekelompok ilmuwan Inggris berkumpul
untuk merumuskan dan mengambil
keputusan yang ilmiah tentang
penggunaan peralatan perang yang
terbaik.
Berkembang di USA dalam berbagai
bidang

Optimasi

Optimasi adalah proses pencarian solusi yang


terbaik; tidak selalu keuntungan paling tinggi
yang bisa dicapai jika tujuan pengoptimalan
adalah memaksimumkan keuntungan; atau tidak
selalu biaya yang paling kecil yang bisa ditekan
jika tujuan pengoptimalan adalah
meminimumkan biaya.
Tiga elemen masalah optimasi :
- alternatif
- kriteria objektif (tujuan)
- Batasan (biasanya dalam bentuk sumber daya).

Tujuan bisa berbentuk maksimasi atau minimasi.


Bentuk maksimasi digunakan jika tujuan
pengoptimalan berhubungan dengan
keuntungan, penerimaan dan sejenisnya.
Bentuk minimasi akan dipilih jika tujuan
pengoptimalan berhubungan dengan biaya,
waktu, jarak dan sejenisnya.
Alternatif keputusan disebut juga dengan
aktivitas atau variabel keputusan.
Sumber daya bisa dalam bentuk bahan baku,
fasilitas produksi, jam kerja manusia (tenaga
kerja), modal dan lain-lain. Keterbatasan sumber
daya mengakibakan dibutuhkannya proses
optimalisasi.

Format Riset Operasional

Maksimumkan atau minimasi


Fungsi Objektif (Fungsi Tujuan)
Berdasar pada
kendala

Kendala dalam hal ini berbentuk keterbatasan


sumber daya.
Solusi dari model adalah valid jika memenuhi
seluruh kendala yang ada.
Solusi optimal jika diperoleh keadaan terbaik
(maksimum atau minimum) dari fungsi tujuan.

Contoh

Berapakah lebar dan tinggi untuk


membentuk luas maksimum dari sebuah
persegi panjang yang dibentuk dengan
menggunakan kawat dengan panjang L
inci ?
Jumlah alternatif adalah tak terbatas.
Kita dapat mendefinisikan tinggi dan lebar
dalam bentuk variabel aljabar kontinyu :
w = lebar persegi panjang dalam inci.
h = tinggi persegi panjang dalam inci.

Batasan :
1. Lebar + Tinggi = Setengah dari
panjang kawat.
2. Lebar dan Tinggi tidak boleh berupa
nilai negatif.
Secara aljabar dapat dituliskan :
1. 2( w+ h) = L
2. w 0 , h 0
Fungsi tujuan adalah maksimasi luas area
dari persegipanjang.

Jika diketahui luas area dari persegi


panjang adalah z maka persamaan dapat
dituliskan sebagai berikut :
maksimasi
z = wh
berdasar pada kendala
2( w+ h) = L
w, h 0

Pendekatan Ilmiah dalam Pemecahan


Masalah
Observasi
Defenisi Masalah
Konstruksi Model
Feedback
Solusi
Implementasi

Model

Model adalah gambaran ideal dari suatu


situasi (dunia) nyata sehingga sifatnya
yang kompleks dapat disederhanakan.
Jenis Model :
1. Model ikonis / fisik (iconic / physical
model): penyajian fisik yang tampak
seperti aslinya dari suatu sistem nyata.
2. Model analog /diafragmatis (analogue
model) : tidak kelihatan sama antara
model dengan sistem nyata.

3. Model simbolis / matematis :


penggambaran dunia nyata melalui
simbol-simbol matematis.
4. Model-model simulasi : meniru tingkah
laku sistem dengan mempelajari interaksi
komponen-komponennya.
5. Model-model heuristik : pencarian
didasarkan pada intuisi atau aturanaturan empiris untuk mendapatkan solusi
yang lebih baik.

Dilihat dari bentuk data yang digunakan,


model dapat dibagi menjadi :
Model deterministik dibangun
menggunakan data yang sifatnya pasti.
Model probabilistik atau stokastik
dibangun menggunakan data yang
sifatnya tidak pasti.
Kadang-kadang model dibangun dengan
asumsi data yang sifatnya pasti dapat
diperoleh. Hal ini dilakukan karena
penyelesaian model deterministik relatif lebih
mudah dibandingkan model probabilistik.
Dalam kenyataan sulit ditemukan data yang
sifatnya pasti. Dalam kasus seperti ini,
pembangunan model harus diulang.

Tahap Studi Riset


Operasional

Tahapan utama dalam studi RO adalah :


1. Identifikasi Masalah
2. Pembangunan Model
3. Penyelesaian Model
4. Validasi Model
5. Implementasi Hasil Akhir