Anda di halaman 1dari 3

1.

HenochSchnlein purpura
Kriteria Diagnosis:
Tampak adanya purpura yang disertai salah satu gejala di bawah ini:
a. Nyeri abdominal yang difus
b. Deposisi IgA yang dominan (biopsi kulit)
c. Atritis akut di sendi mana saja
d. Gangguan ginjal (adanya darah dan/atau protein dalam urine)
Lab:
a. Kreatinin dan urea meningkat
b. IgA meningkat
c. Peningkatan C-Reactive Protein atau Erythrocyte Sedimentation Rate
Treatment:
a. Analgesik untuk mengurangi nyeri pada abdomen dan sendi
b. Steroid bila diberikan di awal dapat memperpendek durasi gejala dan mengurangi
risiko gangguan ginjal yg berat
c. Sebagian besar kasus sembuh dengan spontan
Evaluasi:
a. Awasi adanya gangguan ginjal yang lebih lanjut
2. Atopy
Kriteria Diagnosis:
a. Adanya stigmata atopik pada penderita atau keluarganya (kecenderungan timbulnya
rhinitis alergika, asma bronkiale, mudah urtikaria, kepekaan terhadap alergen protein,
reaksi abnormal pada perubahan iklim, dapat timbul white dermographisme)
b. Tes asetilkoline (terjadi vasokonstriksi ~warna pucat~ selama 1 jam
c. darah tepi: hipereosinofilia
Dibagi dalam 3 bentuk klinis:
a. bentuk infantil (2 bulan 2 tahun): Terlihat eritem, papula miliaris, vesikula yang
meliputi area yang berbatas tegas. Cepat menjadi eksudatif, erosif, kemudian
berkeropeng. Sering disertai infeksi sekunder.
b. bentuk anak (4-10 tahun): kelainan kulit telah berubah bentuknya dan umumnya tidak
eksudatif lagi
c. bentuk dewasa (13-30 tahun): sering dengan likenifikasi yang nyata
Treatment:
a. Menghindari alergen
b. Diberi kompres basah bila kelainannya erosif-eksudatif. Bila sudah agak kering diberi
kortikosteroid topikal yang dicampur antibiotik topikal dalam krim.
c. Diberi sedativa bila gatal dan gelisah. Bila meluas diberi kortikosteroid untuk jangka
panjang
Evaluasi:
3. Hypothermia:
Kriteria Diagnosis:
Treatment:
Evaluasi:
4. Bacteraemia and Septicemia:
Kriteria Diagnosis:
Treatment:
Evaluasi:

5. Apnea attacks:
Kriteria Diagnosis:
a. Terjadinya henti nafas selama 20 detik atau lebih
b. Dapat disertai bradikardi
c. Sianosis
d. Polysomnography
Treatment:
a. Tonsilectomy, adenoidectomy
b. steroid
c. continous positive airway pressure
Evaluasi:
a. Jalan nafas
b. Berulangnya kejadian
c. adanya infeksi
6. Jaundice of Newborn:
Kriteria Diagnosis:
a. Bayi tampak kuning
b. Kadar bilirubin > 5mg/dl
c. Sulit makan
Treatment:
a. Phototherapy
b. exchange transfussion
Evaluasi:
a. Warna kulit, sclera stelah fototerapi
b. Cek kembali kadar bilirubin
7. Hypolvcemia
Kriteria Diagnosis:
Treatment:
Evaluasi:
8. Child of Diabetic Mother
Kriteria Diagnosis:
Treatment:
Evaluasi:
9. Taeniasis:
Kriteria Diagnosis:
a. mual
b. lemas
c. berat badan menurun
d. nafsu makan menurun
e. konstipasi
f. pusing
g. pruritus ani
h. ada riwayat ditemukan proglotid dalam tinja
i. pemeriksaan feses untuk mencari telur Taenia sp

Treatment
a. Praziquantel , Dosis 100 mg / kg , dosis tunggal
Evaluasi:
Untuk mengetahui keberhasilan pengobatan pemeriksaan tinja dilakukan pada bulan ke
tiga dari bulan
keenam ( hari ke 90 dan hari ke 180 ) pasca pengobatan , dengan tidak ditemekannyal
telur cacing taenia sp
dan prologtidnya ( termasuk anamnesis ),pengobatan dinyatakan berhasil
Bila ditemukan telur cacing taenia sp, dan atau prologtidnya (termasuk anamnesis) pada
hari ke 180 setelah
pengobatan, berarti ada infeksi beru ( reinfeksi ) pada penderita tersebut,