Anda di halaman 1dari 80

PENGANTAR AKUNTANSI

Pengertian akuntansi
Akuntansi ialah teori dan praktik perakunan termasuk tanggung jawab, prinsip, standar,
kelaziman (kebiasaan) dan semua kegiatannya (KBI 1989:18). Akuntansi ialah system
informasi yang memberikan laporan kepada pihak-pihak berkepentingan mengenai kegiatan
ekonomi dan kondisi perusahaan (Niswonger, dkk, 1999:6). Akuntansi adalah seni
pencatatan, penggolongan, dan peringkasan transaksi dan kejadian yang bersifat keuangan
dengan cara yang berdaya guna dan dalam bentuk satuan uang, dan penginterprestasian
hasil proses tersebut (Suwarjono, 2003: 5). Akuntansi adalah suatu kegiatan jasa. Fungsinya
menyediakan informasi kuantitatif, terutama yang bersifat keuangan tentang entitas
ekonomi yang dimaksudkan agar berguna dalam pengambilan keputusan ekonomik dalam
membuat pilihan-pilihan yang nalar diantara pelbagai alternative arah tindakan (Slamet dan
Bogat, 2001: 1). Akuntansi adalah (sudut pemakai) suatu disiplin yang menyediakan
informasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi
kegiatan-kegitan suatu organisasi (Haryono, 2002: 4). Akuntansi adalah (sudut proses
kegiatan) proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan, dan penganalisisan
data keuangan suatu organisasi (Haryono, 2002: 5). Perbedaan akuntansi dan tatap buku.
Istilah akuntansi baru mulai dikenal pada awal tahun 1960-an, yaitu ketika akuntansi yang
berasal dari Amerika Serikat masuk ke Indonesia. Tata buku yang telah dikenal sejak jaman
Belanda tidak lain adalah bagian dari system akuntansi Belanda. Tata buku sebenarnya
merupakan sebagian proses akuntansi, khususnya yang berkaitan dengan proses pencatatan.
1. Pihak-pihak yang membutuhkan akuntansi
a. Para pengguna yang berkepentingan antara lain (1) langsung terhadap perusahaan
yaitu pemilik dan calon pemilik, kreditor dan calon kreditor, manajemen, karyawan
dan calon karyawan, pemerintah. (2) Tidak langsung terhadap perusahaan yaitu
analisis dan konsultan keuangan, asosiasi dagang, dan federal buruh.
b. Pihak-pihak yang berkepentingan yaitu pihak eksternal meliputi pelanggan,
kreditor, dan pemerintah. Pihak internal meliputi pemilik, manajemen, dan
karyawan.
1

2. Profesi akuntansi dan bidang yang ditangani


a. Profesi akuntansi (1) akuntansi public adalah akuntansi yang memberikan jasanya
untuk melayani kebutuhan masyarakat. (2) Akuntansi intern atau swasta adalah
akuntan yang bekerja di perusahaan atau organisasi tertentu.
b. Bidang-bidang akuntansi (1) akuntansi public, menjalankan bidang pemeriksaan
laporan keuangan (auditing), akuntansi perpajakan, konsultasi manajemen. (2)
akuntan intern, bidang yang dikerjakan meliputi akuntansi biaya, peranggaran,
perancangan system informasi, pemeriksaan intern, akuntansi keuangan, dan
akuntansi manajemen.
3. Organisasi Perusahaan
a. Perusahaan perorangan adalah perusahaan yang dimiliki oleh satu orang.
b. Persekutuan adalah suatu organisasi perusahaan yang merupakan gabungan dari
beberapa orang, pemilik untuk menyelenggarakan usaha dengan menggunakan
nama bersama (Firma dan CV).
c. Perseroan adalah perusahaan yang modalnya terdiri atas saham-saham baik
perusahaan pemerintah maupun swasta. Setiap pemegang saham adalah pemilik
perusahaan yang tanggung jawabnya terbatas sebesar saham, yang dimilikinya.
4. Peranan Akuntansi Di Perusahaan
Peranan tersebut dapat dikatakan bahwa akuntansi menghasilkan informasi yang
digunakan manager untuk menjalankan operasi perusahaan. Akuntansi juga
memberikan informasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengetahui
kinerja ekonomi dan kondisi perusahaan. Hal tersebut meliputi:
a. Mengidentifikasi pihak-pihak yang berkepentingan
b. Mengevaluasi kebutuhan informasi dari pihak-pihak yang berkepentingan,
c. Merancang system informasi akuntansi untuk memenuhi kebutuhan informasi dari
pihak-pihak yang berkepentingan,
d. Mencatat data ekonomi mengenai kegiatan usaha dan hal-hal yang terjadi pada
perusahaan,
2

e. Menyiapkan laporan akuntansi untuk pihak-pihak yang berkepentingan.


II. Laporan Keuangan
Laporan keuangan adalah hasil akhir dari proses akuntansi, terdiri dari neraca, laporan
laba-rugi, perubahan modal, dan arus kas.
1. Neraca adalah laporan keuangan yang secara sistematis menyajikan posisi keuangan
perusahaan pada suatu saat tertentu. Neraca disebut juga Laporan Posisi Keuangan
yang menyajikan aktiva, kewajiban, dan modal perusahaan.
2. Laporan perubahan modal adalah laporan keuangan yang secara sistematis
menyajikan informasi mengenai perubahan modal perusahaan akibat operasi
perusahaan dan transaksi dengan pemilik pada satu periode akuntansu tertentu. Hal
tersebut berupa modal awal

ditambah (setoran tambahan dan pembagian laba

bersih) dikurangi prive.


3. Laporan arus (aliran) kas adalah menyajikan secara sistematis informasi tentang
penerimaan dan pengeluaran kas selama periode tertentu. Hal tersebut meliputi
kegiatan operasi, pembelanjaan, dan investasi.
4. Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang secara sistematis menyajikan hasil
usaha perusahaan dalam rentangan waktu tertentu. Hal tersebut berupa; pendapatan
(revenue) berasal dari pendapatan usaha/ operasi dan non usaha/ operasi, biaya
(expense) usaha/ operasi dan biaya usaha/ operasi , untung/ laba(gain), rugi (loss).
5. Termasuk Aktiva antara lain:
(a)

Aktiva adalah sumber-sumber ekonomik yang dikuasai oleh perusahaan dan


masih memberikan kemanfaatan di masa yang akan datang.

(b)

Aktiva lancar meliputi kas (uang tunai baik kerrtas maupun logam) dan
setara kas (uang yang di bank baik giro maupun tabungan), piutang usaha,
surat-surat berharga, gaji dibayar di muka, biaya sewa di bayar dimuka,
sewa masih akan diterima, bahan habis pakai, persekot advertensi. Investasi
jangka panjang yaitu merupakan penyertaan di perusahaan lain baik
memperoleh pendapatan tetap (bunga) maupun tidak tetap (deviden).

(c)

Aktiva tetap berwujud yaitu memiliki wujud fisik berupa tanah, gedung, dan
peralatan. Aktiva tetap tidak berwujud berupa hak paten dan goodwill.
Aktiva lain-lain tidak dapat dikelompokkan ke aktiva lancar maupun aktiva
tetap.

6. Termasuk Pasiva antara lain;


a.

Utang adalah kewajiban yang harus diselesaikan/ dibayar.

b. Modal pemilik adalah sisa hak pemilik atas aktiva neto perusahaan, aktiva
neto adalah total aktiva dikurangi total utang.
c. Sewa masih harus dibayar adalah biaya sewa yang belum dibayar.
d. Pendapatan jasa diterima dimuka adalah pendapatan yang pekerjaannya belum
terselesaikan.
e. Utang hipotik adalah utang jangka panjang yang dijamin dengan harta tak
bergerak(aktiva tetap).
III. Analisis transakasi atau pengaruh transaksi terhadap laporan

keuangan.

Secara matematis posisi keseimbangan antara aktivadan sumbernya dinyatakan dengan


identitas sebagai berikut.
Aktiva = Pasiva (Utang + Modal Pemilik)
Contoh: Transaksi berikut
1. Tuan Amirudin membuka usaha pengangkutan. Untuk memulainya, ia menyetor
uang tunai/ kas sebesar Rp 10.000.000,00
2. Untuk memperbesar aktiva, Tuan Amirudin atas nama perusahaan menarik
pibjaman dari bank, uang tunai sebesar Rp 7.000.000,00.
3. Tuan Amirudin atas nama perusahaan membeli kendaraan bermotor dari Deles
Motor seharga Rp 10.750.000,00 yang dibayar tunai dengan uang perusahaan.
4. Tuan Amirudin atas nama perusahaan menyerahkan kas perusahaan

Rp

1.000.000,00 untuk mengangsur utang bank.


5. Tuan Amirudin mengambil uang tunai dari perusahaan sebesar Rp 750.000,00 dan
digunakan untuk keperluan pribadi.

Contoh:
1. Dinda mendirikan perusahaan Sepatu ia menyetor ke perusahaan uang tunai
sebesar Rp 50.000.000,00.
2. Perusahaan membeli mesin cetak sepatu sebesar Rp 12.500.000,00 tunai.
3. Perusahaan membeli peralatan kantor sebesar Rp 15.000.000,00 secara kredit.
4. Membayar gaji karyawan minggu pertama sebesar Rp 2.000.000,00 tunai
5. Membeli Tossa sebesar Rp 25.000.000,00 secara kredit
6. Menjual sepatu secara tunai sebesar Rp 7.500.000,00

7.

Mengangsur peralatan kantor sebesar Rp 5.000.000,00

Latihan 1:
Berikut ini transaksi yang terjadi pada perusahaan Aman Banget Selama bulan Juli 2011
Juli 2 Diterima kas dari pemilik perusahaan sebagai modal awal sebesar Rp 40.000.000,00
Juli 4 Dibeli oli dan premium secara kredit Rp 3.400.000,00
Juli 7 Dikirim tagian kepada pelanggan secara kredit yang telah menggunakan jasa sebesar
Rp 3.600.000,00
Juli 10 Diterima kas dari pelanggan yang telah menggunakan jasa sebesar Rp 7.000.000,00
Juli 14 dibayar biaya advertensi tunai sebesar Rp 3.000.000,00
Juli 18 dibayar sewa bulan Juli secara tunai sebesar Rp 6.000.000,00
Juli 21 Dibayar utang kepada kreditur sebesar Rp 1.400.000,00
Juli 25 Diterima uang tunai dari debitur sebesar Rp 1.800.000,00
Juli 28 Pemilik mengambil uang tunai untuk kepentingan pribadi sebesar Rp 4.000.000,00
Juli 28 Sisa prermium dan olie tersisa sebesar Rp 1.100.000.
Buatlah persamaan dasar akuntasni transaksi di atas!
Latihan 2:
Transasiksi yang terjadi diperusahaan Seneng Banget yang terjadi pada bulan Juni 2011
sebagai berikut:
Juni 2 Nn Nurlela menyetor uang tunai kepada perusahaan sebesar Rp 50.000.000,00
Juni 5 Dibayar sewa dan peralatan secara tuniai sebesar Rp 6.000.000,00
5

Juni 8 Dibeli perlengkapan secara kredit sebesar Rp 18.500.000,00


Juni 10 Dibayar utang tunai kepada kreditur sebesar Rp 12.500.000,00
Juni 18 Diterima secara tunai dari penjualan jasa sebesar Rp 7.500.000,00
Juni 21 Dibayar secara tunai biaya kendaraan Rp 15.600.000,00 dan macam-macam biaya
Rp 600.000,00
Juni 23 Dibayar gaji sebesar Rp 3.000.000,00
Juni 25 Dikirim tagihan kepada pemakai jasa secara kreidit sebesar Rp 5.500.000,00
Juni 26 Nn. Nurlela mengambil untuk pribadi sebesar Rp 3.000.000,00
Juni 30 Sedian akhir perlengkapan sebesar Rp 17.000.000,00.
Buatlah persamaan dasar akuntasi transaksi di atas!
Latihan 3
Buatlah persamaan dasar akuntansi transaksi berikut:
Transaksi pada PT. Gula Manis pada bulan Mei 2011 yang adalah:
1. Nn. Lailia menanam uang diperusahaan yang ia dirikan sebesar Rp 33.300.000.00
2. Biaya sewa dibayar secara tunai sebesar Rp 3.300.000,00
3. Membeli bahan habis pakai secara kredit sebesar Rp 3.400.000,00
4. Menerima kas dari pelanggan jasa yang dipergunakan sebesar Rp 16.500.000,00
5. Membeli bahan habis pakai secara tunai sebesar Rp 1.500.000,00
6. Bahan habis pakai yang terpakai selama bulan Meis sebesar Rp 2.960.000,00
7. Perusahaan meminjam uang dari bank sebesar Rp 8.250.000,00
8.

Menerima kas dari pemakai jasa perusahaan sebesar Rp 14.850.000,00

9. Biaya gaji bulan Mei sebesar Rp 6.000.000,00


10. Macam-macam baiaya bulan Mei sebesar Rp 4.950.000,00
11. Belanja pribadi Nn. Lailia sebesar Rp 2.475.000,00
12. Perushaan membayar utang bank besarta bunganya sebesar Rp 8.332.500,00
13. Perusahaan mengansur utang usaha sebesar Rp 1.000.000,00.
Latihan 4
Transaksi pada PT. Gula Manis pada bulan Mei 2011 yang adalah:
6

1. Nn. Lailia menanam uang diperusahaan yang ia dirikan sebesar Rp 33.300.000.00


2. Biaya sewa dibayar secara tunai sebesar Rp 3.300.000,00
3. Membeli bahan habis pakai secara kredit sebesar Rp 3.400.000,00
4. Menerima kas dari pelanggan jasa yang dipergunakan sebesar Rp 16.500.000,00
5. Membeli bahan habis pakai secara tunai sebesar Rp 1.500.000,00
6. Bahan habis pakai yang terpakai selama bulan Meis sebesar Rp 2.960.000,00
7. Perusahaan meminjam uang dari bank sebesar Rp 8.250.000,00
8.

Menerima kas dari pemakai jasa perusahaan sebesar Rp 14.850.000,00

9. Biaya gaji bulan Mei sebesar Rp 6.000.000,00


10. Macam-macam baiaya bulan Mei sebesar Rp 4.950.000,00
11. Belanja pribadi Nn. Lailia sebesar Rp 2.475.000,00
12. Perushaan membayar utang bank besarta bunganya sebesar Rp 8.332.500,00
13. Perusahaan mengansur utang usaha sebesar Rp 1.000.000,00.
SIKLUS AKUNTANSI
1. Mendokumentasikan transaksi keuangan

dalam bukti transaksi dan melakukan

analisis transaksi,
2. Mencatat transaksi keuangan dalam buku jurnal.
3. Meringkas dalam buku besar atau diposting/ mengakunkan,
4. Menentukan saldo-saldo buku besar di akhir periode dan menuangkan ke dalam
neraca saldo.
5. Menyesuaikan buku besar berdasarkan informasi yang paling up-to-date (mutakhir).
6. Menentukan saldo-saldo buku besar setelah penyesuaian dan menuangkan Neraca
Saldo Setelah Penyesuaian (NSSP).
7. Menyusun laporan keuangan berdasarkan NSSP
8. Menutup buku besar
9. Menentukan saldo-saldo buku besar dan menuangkannya dalam Neraca Saldo
Setelah Tutup Buku.

Buku Jurnal, Posting, dan Neraca Saldo


1. Buku Jurnal adalah media untuk mencatat transaksi secara
kronologis (urutan waktu). Jurnal merupakan catatan akuntansi
permanen yang pertama, sehingga dikenal The Books of Orginal
Entry. Keberadaan jurnal dalam proses akuntansi bukan
menggantikan peran rekening dalam mencatat transaksi, tetapi
merupakan sumber untuk pencatatan
ke rekening. Contoh:
Tanggal 10 Agustus 2011 Sudirman Menyetor uang ke perusahaan
yang didirikan sebesar Rp 25.000.000,00 sebagai modal awal.
Membeli peralatan kantor sebesar Rp 5.000.000,00.
1. Jurnal umum
Tanggal
201 1
Kas
1
0

Keterangan

Debet
25.000.00
0

25.000.00
0

Setoran Modal
Peralatan Kantor
Kas

Kredit

5.000.000
5.000.000

2. Posting
Adalah pemindahan informasi transaksi dari jurnal ke buku besar.
Kas
No. Rekening : ......
Tanggal
Keterangan
Debet
Kredit
Saldo
201
25.000.0
25.000.0
10 Setoran Modal
1
00
00
Pembelian
peralatan
5.000.00 20.000.0
kantor
0
00

Modal Sudirman
Tanggal
Keterangan
201
10 Setoran Modal
1

Peralatan Kantor
Tanggal
Keterangan
201 10 Pembelian
peralatan

No. Rekening : ......


Debet
Kredit
Saldo
25.000.0 25.000.0
00
00

No. Rekening : ......


Debet
Kredit
Saldo
5.000.00
5.000.00
8

kantor

3. Neraca Saldo
Adalah daftar rekening-rekening
menyertainya.
Nomor
Rekening

Nama Rekening

100

Kas

130
300

Peralatan Kantor
Modal Sudirman

beserta

saldo-saldo

Saldo
Debit
20.000.00
0
5.000.000

Kredit

25.000.000
25.000.00
0

4.

yang

25.000.000

Contoh Soal

Pada 1 Agustus 2011, Tuan Sudirman mendirikan sebuah


perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultasi arsitektur
bangunan rumah pribadi. la menyewa kantor di Jalan
Kahuripan No. 31 Surabaya. Berikut adalah transaksi yang
terjadi selama bulan Juli, bulan awal usahanya.
Agt. 1
Mentransfer kas dari rekening bank pribadinya ke
rekening yang akan digunakan untuk usaha Rp
7.200.000
2
Membe li ba ha n ha bis pakai untuk ka ntor
seca ra k re dit Rp 345.000.
3
Membayar sewa kantor untuk bulan Agt.
Rpl.500.000.
5
Membeli mobil bekas seharga Rp10.000.000
uang muka Rp3.000.000 , sisanya dengan wesel
tanpa bunga.
15
Membuat faktur untuk penyerahan jasa gambar rumah
pribadi beberapa klien untuk tengah bulan
pertama Rp 5.400.000. Para klien diminta untuk

15
17
22
25
30
31

31

membayar faktur ini satu pekan kemudian.


Membayar gaji dan upah untuk tengah bulan
p e r t a m a Rp l.800.000.
Membayar premi asuransi tenaga kerja Rp300.000.
Menerima kas Rp4.950.000 dari pelanggan yang
Ditagih pada 15 Agustus 2011.
Membayar sebagian utang pernbelian bahan habis
pakai pada 2 Agustus 2011 Rp 257.000.
Membayartagilian listrik, air, dan telepon bulan Juli
Rp75.000.
Mernbuat faktur untuk penyerahan jasa gambar rumah
pribadi beberapa klien untuk tengah bulan kedua
Rp
6.350.000.
Para
klien
diminta
untukmembayarfaktur ini satu pekan kemudian.

Membayar gaji dan upah untuk tengah


bulan
k e d u a Rp1.800.000.

Diminta:

1. Jurnlah transaksi-transaksi di atas.


2. Postinglah jurnal di atas ke

masing-masing

rekening

bersangkutan

3. Susunlah neraca saldo.

Jurnal-Jurnal Transaksi
Tanggal
Keterangan
2011
Agt. 1
Kas
Modal Tn. Sudirman
2
Bahan Habis Pakai
Utang Usaha
3
Biaya Sewa
Kas
5
Kendaraan
Kas
Utang Wesel
15
Piutang Usaha

Debit

Kredit

7.200.000
7.200.000
345.000
345.000
1.500.000
1.500.000
10.000.000
3.000.000
7.000.000
5.400.000

10

15
17
22
25
30
31
31

Pendapatan Jasa
Biaya Gaji dan Upah
Kas
Biaya Asuransi
Kas
Kas
Piutang Usaha
Mang Usaha
Kas
Biaya Air, Listrik, dan Telepon
Kas
Piutang Usaha
Pendapatan Jasa
Biaya Gaji dan Upah
Kas

5.400.000
1.800.000
1.800.000
300.000
300.000
4.950.000
4.950.000
257.000
257.000
75.000
75.000
6.350.000
6.350.000
1.800.000
1.800.000

2. Posting ke Rekening Buku Besar


Untuk mempermudah kita menentukan saldo rekening pada akhir
perode, marilah menggunakan rekening buku besar dengan
bentuk standar. Jika jurnal transaksi di atas sudah diposting,
maka rekening-rekening yang bersangkutan tampak seperti di
bawah ini:

Kas
Tanggal
2011
Agts.

Keterangan

1 Setorn Tuan Sudirman


3 Bayar Sewa
5 Beli Kendaraan

Debit

Kredit

7.200.000
1.500.000
3.000.000

Saldo (D/K)

7.200.000 (D)
5.700.000 (D)
2.700.000 (D)

11

15
17
22
25
30
31

Bayar Gaji dan Upah


Premi Asuransi
Pelunasan Piutang
Bayar Utang
Bayar Listri, Air, dan Telp.
Bayar Gaji dan Upah

1.800.000
300.000
4.950.000
257.000
75.000
1.800.000

900.000 (D)
600.000 (D)
5.550.000 (D)
5.293.000 (D)
5.218.000 (D)
3.418.000 (D)

Piutang Usaha
Tang gal
Agts. 0

Debit

Keterangan

15 Penjualan Jasa
22 Pelunasan
31 Penjualan Jasa

Kredit

5.400.000
4.950.000
6.350.000

Saldo (D/K)
5.400.000
(D)
450.000 (D)
6.800.000

Bahan Habis Pakai ,


Tanggal
Agts.
2

Keterangan
Pembelian
Kredit

Debit

Kredit

345.000

Saldo (D/K)
345.000 (D)

Kendaraan
Tanggal
Agts
5

Keterangan
Beli

Debit
10.000.000

Kredit

Saldo (D/K)
10.000.000 (D)

12

Utang Wesel
Tanggal
Agts.
5

Debit

Keterangan
Beli Kendaraan

Kredit
7.000.000

Saldo (D/K)
7.000.000 (K)

Utang Usaha
Debit

Tanggal
Keterangan
Agts.
2 Beli BHP
25 Bayar angs.utang

Kredit
345.000

257.000

Saldo (D/K)
345.000 (K)
88.000 (K)

Modal Tuan Sudirman


Tanggal
Agts.
1

Debit

Keterangan
Tunai

Kredit
7.200.000

Saldo (D/K)
7.200.000 (K)

Pendapatan Jasa
Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo (D/K)

13

Agts.

15
31

Penjualan Kredit
Penjualan Kredit

5.400.000
6.350.000

5.400.000 (K)
11.750.000 (K)

Biaya Gaji dan Upah


Tanggal
Agts.
15
31

Keterangan
Tunai
Tunai

Debit

Kredit

Saldo (D/K)
1.800.000 (D)
3.600.000 (D)

1.800.000
1.800.000

Biaya Asuransi
Tanggal
Agts. 17

Keterangan
Tunai

Debit

Kredit

300.000

Saldo (D/K)
300.000 (D)

Biaya Sewa
Tanggal
Agts.
3

Keterangan
0
Tunai

Debit

Kredit

1.500.000

Saldo (D/K)
1.500.000 (D)

Biaya Listrik, Air, dan Telepon

14

Tanggal
Agts. 30

Keterangan
Tunai

Debit

Kredit

75.000

Saldo (D/K)
75.000 (D)

3. Neraca Saldo per 31 Agustus 2011


Perusahaan Sudirman
Neraca Saldo
Per 31 Agustusi 2011
No.

Keterangan

Kas

Piutang Usaha
Bahan Habis Pakai

Debit
3.418.000

Kredit
-

6.800.000

345.000

15

Kendaraan

Utang Wesel

6
7

Utang Usaha
Modal Tuan Sudirman

Biaya Gaji dan Upah

9
10

Biaya Asuransi

11

Biaya Sewa
Biaya Listrik, Air, dan Telepon

12

Pendapatan Jasa

10.000.000
-

7.000.000
88.000

7.200.000

3.600.000
300.000

1.500.000

75.000
-

11.750.000

26.038.000

26.038.000

Soal latihan:
16

Kantor Akuntan Sugeng Sugiat menjual rupa-rupa jasa konsultasi.


Kantor terletak di Jalan Progo 11 Surabaya, yang mulai dibuka Agustus
2008. Transaksi-transaksi yang terjadi antara lain;
1. Tanggal 1 Agustus menerima kas Rp 16.000.000 dari Tuan Agus,
dan peralatan kantor senilai Rp 15.000.000 dari Tuan Sigis,
semuanya sebagai modal.
2. 10 Agustus membayar sewa kantor untuk 3 bulan sebesar Rp
6.000.000.
3. 16 Agustus membeli bahan habis pakai kantor sebesar Rp
736.000.
4. 17 Agustus membeli kendaran secara kredit untuk para asisten
dengan harga faktus Rp 25.000.000.
5. 18 Agustus menerima kas Rp 12.500.000 dari klien atas jasa
menyususn neraca awal.
6. 21 Agustus menerima kas Rp 10.500.000 dari klien atas jasa
konsultasi perpajakan.
7. 22 Agustus mengeluarkan kas sebesar Rp 10.200.000 untuk
langganan majalah dan jurnal riset akuntan Indonesia. Langganan
tersebut untuk pribadi Tuan Agus.
8. 23

Agustus

menerima

kas

Rp

13.500.000

dari

klien

atas

pemeriksaan keuangan perusahaan.


9. 25 Agustus mengeluarkan kas Rp 5.000.000 untuk membayar
uang muka pembelian kendaraan tanggal 17 Agustus dan sisanya
dibayar dengan menerbitkan surat wesel dengan jangkan waktu 5
tahun tanpa bunga.
10.

31 Agustus Membayar gaji dan upah bulan Agustus Rp

13.500.000.
Diminta:
1. Jurnallah transaksi-transaksi di atas!

17

2. Postingkan ke masing-masing rekening!


3. Susunlah ke neraca saldo!
Latihan Soal 1.
Perusahaan Jasa Hardina berdiri tanggal 1 Januari 2011, didirikan oleh
Tuan Dahlan. Transaksi-transaksi yang terjadi pada bulan Januari 2010
sebagai berikut;
Januari 1 Tuan Dahlan memulai usahanya dengan menginvestasikan
berupa uang tunai Rp 140.000.000,00 dan sebuah kendaraan senilai Rp
70.000.000,00.
Januari 2 Membayar sewa kantor untuk bulan Januari sebesar Rp
3.500.000,00.
Januari

Membayar

biaya

iklan

untuk

bulan

Januari

sebesar

1.000.000,00.
Januari

Dibeli

peralatan

kantor

dari

toko

Abadi

sebesar

Rp

35.000.000,00 dari jumlah tersebut 10% dibayar tunai dan sisanya akan
dibayar pada waktu dekat.
Januari 5 Diterima pendapatan jasa sebesar Rp 4.200.000,00
Januari

Dibeli

perlengklatan

kantor

secara

tunai

seharga

Rp

1.200.000,00.
Januari 10 Dibeli peralatan kantor secara kredit dari toko Kinanti seharga
Rp 14.000.000,00.
Januari 12 Dikirim penyelesaiakan order dari toko Minahasa senilai Rp
10.000.000,00, tetapi uangnya belum diterima.
Januari 16 Dibayar perjalanan dinas Rp 1.600.000.00
Januari 19 Dibayar seluruh utang kepada Toko Abadi
Januari 23 Diterima piutang dari Toko Minahasa Rp 5.000.000,00
Januari

24

Diselesaikan

order

dari

Toko

Katarina

sebesar

Rp

8.100.000,00 tetapi uangnya belum.

18

Januari 26 Dibayar perjalanan dinas Rp 6.000.000.00


Januari 29 Tuan Dahlan mengambil uang dari perusahaan sebesar Rp
10.000.000,00 untuk pribadinya.
Januari 30 Dibayar gaji pegawai sebesar Rp 13.000.000,00
Buatlah Jurnal, posting ke buku besar dan neraca Saldo per 31 Januari
2011!
Perusahaan Suara Hati memilik Neraca Saldo per 31 Januari 2011 Sbb:
Kas
Rp 4.400.000,00
Perlengkapan kantor
Rp 1.200.000,00
Peralatan Kantor
Rp 35.000.000,00
Kendaraan
Rp 17.000.000,00
Utang dagang
Rp 13.600.000,00
Modal Tuan Hariyadi
Rp 44.000.000,00
Transasi-transaksi yang terjadi pada bulan Februari sebagai berikut;
Februari 2 Membayar sewa kantor untuk bulan Februari sebesar Rp
500.000,00.
Februari 4 Dibeli peralatan kantor dari toko Abadi sebesar Rp 600.000,00
dan perlengkapan kantor Rp 200.000,00 akan dibayar pada waktu dekat.
Februari 6 dibayar biaya iklan Rp 100.000,00
Februari 8 dibayar perlengkan dan peralatan took yang dibeli pada
tanggal 4 Februari 2010
Februari 10 diterima pendapatan jasa Rp 800.000,00
Februari 11 Dibayar gaji pegawai 40 jam dengan tarip per jam sebesar
Rp 10.000,00
Februari 15 Dikirim penyelesaiakan order dari toko Minahasa senilai Rp
1.200.000,00, tetapi uangnya belum diterima.
Februari 17 Dibayar perjalanan dinas Rp 1.200.000.00
Februari 20 Diterima piutang dari Toko Minahasa
Februari 24 Dibayar biaya telpon Rp 800.000.00 dan cicilan utang Rp
800.000
Februari 25 Dikiri penyelesaiakan order dari toko Minahasa senilai Rp
300.000,00, tetapi uangnya belum diterima.
Februari 27 Dikirim penyelesaiakan order dari toko Minahasa senilai Rp
400.000,00, tetapi uangnya belum diterima.
19

Februari 27 Diterima pendapatan Jasa sebesar Rp 2.000.000,00


Februari 28 Dibayar gaji pegawai 60 jam dengan tarip per jam sebesar
Rp 10.000,00
Februari 28 Tn Hariyadi mengambil yang perusahaan untuk pribadi
sebesar Rp 1.200.000,00
Februari 28 Diterima pendapatan Jasa sebesar Rp 2.500.000,00
Buatlah Jurnal, posting ke buku besar dan neraca Saldo per 28 Februari
2011!
Penyesuaian di Dalam Laporan Keuangan dibagi menjadi
1. Langsung yaitu dari jurnal dimasukkan ke dalam buku besar.
2. Tidak langsung yaitu dengan menggunakan neraca lajur. Neraca
lajur sifat tidak harus dilakukan, bahkan dalam laporan keuangan
tidak dilampirkan, karena neraca lajur merupakan kertas kerja.

Proses Penyesuaian
1. Agar setiap rekening riil, khususnya rekeningrekening aktiva dan rekening-rekening utang,
menunjukkan jumlah yang sebenarnya pada akhir
periode.
2. Agar setiap rekening nominal (rekening-rekening
pen

dapatan

dan

rekening-rekening

biaya)

menunjukkan pendapatan dan biaya seharusnya


diakui dalam suatu periode.
Saldo-saldo

dalam

neraca

saldo

biasanya

memerlukan penyesuaian untuk mengakui hal-hal


berikut:
20

1. Piutang pendapatan, yaitu pendapatan yang


sudah menjadi hak perusahaan tetapi belum
dicatat.
2. Utang
menjadi

biaya,

yaitu

kewajiban

biaya-biaya
perusahaan

yang

sudah

tetapi

belum

dicatat.
3. Pendapatan diterima dimuka, yaitu pendapatan
yang

sudah

diterima,

tetapi

sebenarnya

merupakan pen dapatan untuk periode yang


akan datang.
4. Biaya dibayar dimuka, yaitu biaya-biaya yang
sudah

dibayar

tetapi

sebenarnya

harus

dibebankan pada periode yang akan datang.


5. Kerugian piutang, yaitu taksiran kerugian yang
timbul karena adanya piutang yang tidak dapat
ditagih.
6. Depresiasi (penyusutan), yaitu penyusutan aktiva
tetap yang harus dibebankan pada suatu periode
akuntansi.
7. Biaya pemakaian perlengkapan, yaitu bagian dari
harga beli perlengkapan yang telah dikonsumsi
selama periode akuntansi.
21

Berikut ini transaksi yang terjadi pada PT. Banteng Gagah tahun
2010

Perusahaan Banteng Gagah


NERACA SALDO
PER 31 DESEMBER 2010
Nama Rek.
Kas
Bahan habis Pakai
Persekot Premi Asuransi
Peralatan Kantor

Saldo
Debet

Kredit

15.000
2.700
1.200
6.000

22

Ak. Penyt. Peralatan Kantor


Utang Usaha
Utang Gaji dan Upah
Pendapatan Jasa Diterima dimuka
Modal Tuan Silman
Preve Tuan Silman
Pendapatan Jasa
Biaya Bahan Habis Pakai
Biaya Gaji dan Upah
Biaya Asuransi
Biaya Penyusutan Peralatan Kantor
JUMLAH

2.700
3.000
0
0
10.000
1.000
14.200
0
4.000
0
0
29.900

29.900

Informasi Penyesuaian:
A. Menurut perhitungan fisik yang dilakukan pada akhir tahun 2010, bahan
habis pakai yang masih tersisa adalah Rp 700
B. Pemeriksan terhadap polis asuransi dan bukti-bukti lain yang berkaitan
dengan itu menunjukkan bahwa premi asuransi yang menjadi biaya
tahun 2010 sebesar Rp 900
C. Peralatan kantor disusut 10 % pertahun dari harga perolehannya
D. Gaji bulan Desember 2010 sebesar Rp 300 baru akan dibayar tanggal 10
Januari 2011
E. Pendapatan tahun 2010, terdapat pendapatan tahun 2011 sebesar Rp
1.400.

N
o
1
2
3

PERUSAHAAN BANTENG GAGAH


NERACA LAJUR
UNTUK TAHUN BUKU YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2010
Neraca
Penyesuai
NSSP
Rugi-Laba
Saldo
an
Nama Rekening
Deb kred Deb kred Deb kred Deb kred
it
it
it
it
it
it
it
it
Kas
15.0
15.0
00
00
Bahan Habis Pakai
2.70
2.00 700
0
0
Persekot Premi
1.20
900 300
Asuransi
0

Neraca
Deb kred
it
it
15.0
00
700
300

23

Peralatan Kantor

Akumulasi
Penyusutan
Peralatan Kantor
Utang Usaha

6
7
8
9
1
0
1
1
1
2
1
3
1
4
1
5
1
6

6.00
0

6.00
0
2.70
0

600

3.00
0
0

Utang Gaji dan


Upah
Pendapatan Jasa
Diterima Dimuka
Modal Tuan Silman

300

1.40
0

10.0
00

Prive Tuan Silman

1.00
0

Pendapatan Jasa

14.2 1.40
00
0
0
2.00
0
4.00
300
0
0
900

Biaya Bahan Habis


Pakai
Biaya Gaji dan
Upah
Biaya Asuransi
Biaya Penyusutan
Peralatan Kantor
Ikhtisar Rugi-Laba

6.00
0
3.30
0

3.30
0

3.00
0
300

3.00
0
300

1.40
0
10.0
00

1.40
0
10.0
00

1.00
0

600

1.00
0
12.8
00

12.8
00

2.00
0
4.30
0
900

2.00
0
4.30
0
900

600

600

29.9 29.9 5.20 5.20 30.8 30.8 7.80 12.8 23.0


00
00
0
0
00
00
0
00
00
5.00
0
12.8 12.8 23.0
00
00
00

Informasi Penyesuaian:
a. Bahan habis pakai tersisa Rp 700 (terpaai Rp 2.000)
b. Premi asuransi tersisa Rp 300 (terpakai Rp 900)
c. Penyusutan pera;atan kantor Rp 600
d. Gaji terutang Rp 300
e. Pendapatan jasa diterima di muka Rp 1.400

24

18.0
00
5.00
0
23.0
00

Soal
Neraca saldo Perusahaan BANGKRUT Per 31 Desember 2010 tampak di bawah ini.
Perusahaan BANGKRUT menyusun laporan keuangan tiap-tiap tahun pada akhir
bulan Desember, dan neraca saldo berikut berasal dari informasi operasi 2010 yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2010.(dalam jutaan )
PERUSAHAAN BANGKRUT
NERACA SALDO
PER 31 DESEMBER 2010

Nama Rek.

Saldo
Debet

Kas
Piutang usaha
Persekot Premi Asuransi
Bahan Habis Pakai
Perangkat Kantor
Kendaraan
Utang Usaha
Utang (Wesel)Bank
Modal Nona Sri Rahayu
Prive Nona Sri Rahayu
Pendapatan Jasa Angkutan
Pendapatan Sewa
Biaya Gaji dan Upah
Biaya Sewa
Biaya Air, Telepon dan listrik
Biaya Lain-lain

23.850
1.500
900
450
6.000
13.500

JUMLAH

62.850

Kredit

2.250
12.000
15.000
6.000
31.500
2.100
7.500
1.800
1.200
150
62.850

Informasi penyesuaian yang bersangkutan dengan operasi perusahaan BANGKRUT


adalah :
1. Bahan habis pakai yang digunakan sepanjang tahun 2010 adalah Rp 300
2. Dari sejumlah Rp 900 premi asuransi, dibayar dimuka pada tanggal 31
Desember 2010 hanya tersisa sebesar Rp 100
3. Biaya depresiasi kendaraan untuk tahun 2010 diperhitungkan Rp 750
4. Biaya Depresiasi perangkat kantor ditetapkan sama besarnya tiap tahun, yaitu
sebesar 10% dari harga perolehan
25

5. Biaya bunga sejumlah Rp 300 belum dibayar


6. 1% dari piutang usaha ditaksir tak dapat ditagih.

Transaksi Perusahaan Dr. Angka Tahun 2010 (dalam jutaan rupiah)

Perusahaan Dr. Angka


NERACA SALDO
PER 31 DESEMBER 2010
Nama Rek.
Kas
Piutang usaha
Persekot Premi Asuransi
Bahan Habis Pakai
Perangkat Kantor
Kendaraan
Utang Usaha
Utang Bank
Simpanan Pokok
Simpanan Wajib
Pendapatan Simpan Pinjam
Pendapatan Jasa & Pertokoan
Biaya Gaji dan Upah
Biaya Sewa
Biaya Air, Telepon dan listrik
Biaya Lain-lain
JUMLAH

Saldo
Debet

Kredit

43.850
30.500
3.900
6.450
9.000
14.500
2.250
12.000
15.000
45.000
41.500
12.100
11.500
3.800
2.200
2.150
127.850

127.850

26

Informasi penyesuaian yang bersangkutan dengan kegiatan operasi Perusahaan Dr.


Angka adalah :
1. Bahan habis pakai yang digunakan sepanjang tahun 2010 adalah Rp 1.300
2. Dari sejumlah Rp 3.900 premi asuransi, dibayar dimuka pada tanggal 31
Desember 2010 hanya tersisa sebesar Rp 2.700
3. Biaya depresiasi kendaraan untuk tahun 2010 diperhitungkan Rp 1.450
4. Biaya Depresiasi perangkat kantor ditetapkan sama besarnya tiap tahun, yaitu
sebesar 10% dari harga perolehan
5. Biaya bunga sejumlah Rp 300 belum dibayar
6. 1% dari piutang usaha ditaksir tak dapat ditagih.

PERUSAHAAN BANGKRUT
NERACA LAJUR
No.

Nama Rekening

Nrc Saldo
Debet

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26

Kas
Piutang Usaha
Persekot Premi Asuransi
Bahan Habis Pakai
Perangkat Kantor
Kendaraan
Utang Usaha
Utang Wesel Bank
Modal Nona Sri Rahayu
Prive Nona Sri Rahayu
Pendapatan Jasa Angkutan
Pendapatan Sewa
Biaya Gaji dan Upah
Biaya Sewa
Biaya Air, Telepon dan Listrik
Biaya Lain-lain
Biaya Bahan Habis Pakai
Biaya Asuransi
Biaya Depresiasi Kendaraan
Akumulasi Depresiasi Kendaraan
Biaya Depresiasi Perangkat Kantor
Akumulasi Depresiasi Perangkat Kantor
Biaya Bunga
Bunga Masih Harus Dibayar
Kerugian Piutang Tak Tertagih
Cadangan Kerugian Piutang Tak Tertagih

Penyesuaian
Kredit

Debet

Rp 23,850
Rp 1,500
Rp
900
Rp
450
Rp 6,000
Rp 13,500

NSSP

Kredit

Debet

Rp 2,250
Rp 12,000
Rp 15,000
Rp

Rp 2,250
Rp 12,000
Rp 15,000

6,000

Rp 6,000
Rp 31,500
Rp 2,100

Rp
Rp
Rp
Rp

Rp 31,500
Rp 2,100

7,500
1,800
1,200
150
Rp
Rp
Rp

300
800
750

Rp

600

Rp

300

Rp 7,500
Rp 1,800
Rp 1,200
Rp 150
Rp 300
Rp 800
Rp 750
Rp 750

Rp

62,850

Rp
Rp

300

Rp

15

Rp

600

Rp

300

Rp

15

300

Rp

Rp 2,765

750

600

600

15

Rp 62,850 Rp 2,765

Rp
Rp

Rp

Rp

Kredit

Rp 23,850
Rp 1,500
Rp 800 Rp 100
Rp 300 Rp 150
Rp 6,000
Rp 13,500

15

Rp 64,515

27

Rp 64,515

27 Saldo Laba

PERUSAHAAN ANGKA
NERACA LAJUR
No.

Nama Rekening

Nrc Saldo
Debet

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26

Kas
Piutang Usaha
Persekot Premi Asuransi
Bahan Habis Pakai
Perangkat Kantor
Kendaraan
Utang Usaha
Utang Bank
Simpanan Pokok
Simpanan Wajib
Pendapatan Simpan Pinjam
Pendapatan Jasa & Pertokoan
Biaya Gaji dan Upah
Biaya Sewa
Biaya Air, Telepon dan Listrik
Biaya Lain-lain
Biaya Bahan Habis Pakai
Biaya Asuransi
Biaya Depresiasi Kendaraan
Akumulasi Depresiasi Kendaraan
Biaya Depresiasi Perangkat Kantor
Akumulasi Depresiasi Perangkat Kantor
Biaya Bunga
Bunga Masih Harus Dibayar
Kerugian Piutang Tak Tertagih
Cadangan Kerugian Piutang Tak Tertagih

Penyesuaian
Kredit

Debet

Rp 43,850
Rp 30,500
Rp 3,900
Rp 6,450
Rp 9,000
Rp 14,500

Kredit

NSSP
Debet

Rp 43,850
Rp 30,500
Rp 1,200 Rp 2,700
Rp 1,300 Rp 5,150
Rp 900
Rp 14,500
Rp 2,250
Rp 12,000
Rp 15,000
Rp 45,000
Rp 41,500
Rp 12,100

Rp 2,250
Rp 12,000
Rp 15,000
Rp 45,000
Rp 41,500
Rp 12,100

Rp 11,500
Rp 3,800
Rp 2,200
Rp 2,150

Rp 11,500
Rp 3,800
Rp 2,200
Rp 2,150
Rp 1,300
Rp 1,200
Rp 1,450

Rp 1,300
Rp 1,200
Rp 1,450
Rp 1,450
Rp

900

Rp
Rp

900

900

300

Rp
Rp

300

Rp

305

305

Rp 1,450
Rp

Rp

Rp 127,850

Kredit

Rp

Rp

900

Rp

300

Rp

305

300

305

Rp127,850

27 Saldo Laba

28

AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG


SIKLUS akuntansi untuk usaha dagang sama halnya dengan
usaha jasa. Memang ada sedikit perbedaan akuntansinya, tetapi bukan
pada siklus akuntansinya itu sendiri melainkan pada prosedur akuntansi
untuk transaksi jual beli barang dagangan yang tidak terdapat pada
usaha jasa. Yang membedakan dalam hal ini adalah:
Laporan Keuangan
Sebagaimana untuk perusahaan jasa, Laporan keuangan untuk
perusahaan dagang meliputi: (1) Laporan Laba-Rugi, (2) Laporan
Perubahan Modal, (3) Laporan Posisi Keuangan (Neraca) dan (4)
Laporan Aliran Kas.
Laporan Laba-Rugi menyajikan pendapatan berupa penjualan
atas barang dagangan selama satu perioda; harga pokok penjualan;
dan biaya-biaya usaha; serta biaya di luar usaha. Pada Neraca tampak
Sediaan yang dilaporkan dalam kelompok aktiva lancar. Pos ini tidak
terdapat pada neraca untuk perusahaan jasa. Inilah yang
membedakan kelompok aktiva lancar antara perusahaan dagang dan
perusahaan jasa.
Tidaklah berbeda laporan perubahan modal baik untuk
perusahaan jasa maupun untuk perusahaan dagang dan perusahaan
pengolahan.
Sistem Fisik
Ada dua sistem pengendalian akuntansi terhadap sediaan yang
mempengaruhi prosedur akuntansinya yaitu (1) sistem periodik atau
sistem fisik dan (2) sistem perpetual atau sistem permanen atau sistem
buku. Pada sistem perpetual, setiap jenis sediaan dibuatkan satu
kartu yang memonitor perubahan fi sik sediaan dan harga
pokoknya. Sedangkan pada sistem fisik kartu sediaan seperti itu

29

tidak diselenggarakan sehingga pada akhir perioda harus dilakukan


perhitungan fisik untuk menentukan sediaan akhir.
Pada sistem periodik Fisik rekening-rekening yang dipergunakan
adalah sebagai berikut :
1. Sediaan barang dagangan
2. Pembelian barang dagangan
3. Biaya Angkut Pembelian
4. Potongan Pembelian
5. Retur Pembelian
6. Penjualan
7. Potongan Penjualan
8. Retur Penjualan
9. Biaya Angkut Penjualan
10. Harga Pokok Penjualan
Sediaan
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat nilai sediaan yang
masih tersisa pada awal dan akhir periode.
Pembelian
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat jumlah harga beli
barang dagangan yang dibeli selama satu perioda. Harga beli
adalah harga beli bersih di luar trade discount.
Biaya Angkut Pembelian
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat jumlah biaya angkut
barang-barang yang dibeli jika biaya ini ditanggung oleh
perusahaan. Di dalam laporan rugi-laba, rekening ini dilaporkan
sebagai penambah rekening pembelian. Rekening yang bersifat
menambah rekening lain disebut adjunct account.
Potongan Pembelian
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat potongan harga
yang diterima dari penjual karena perusahaan membayar harga
barang dalam mass potongan. Potongan ini kerap kali disebut potongan
tunai atau cash discount.
Retur Pembelian
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat jumlah harga
barang yang dikembalikan kepada pemasok karena alasan tertentu.
Penjualan

30

Rekening ini dipergunakan untuk mencatat pendapatan


dari penjualan barang dagangan. Jumlah yang dicatat dalam
rekening ini adalah sebesar harga jual, bukan sebesar harga pokok
dari barang yang dijual tersebut. Adapun yang dimaksud dengan
harga di sini adalah harga jual yang dibebankan kepada pelanggan
yang sudah barang tentu di luar trade discount.

Potongan Penjualan
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat jumlah potongan
tunai atau cash discount yang diberikan kepada pelanggan
karena dia membayar dalam masa potongan sebagaimana
tertera dalam syarat pembayaran.
Retur Penjualan
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat jumlah harga barang
yang diterima kembali dari pelanggan karena alasan tertentu,
seperti misalnya barang tidak cocok dengan pesanan.
Biaya Angkut Penjualan
Rekening
ini
digunakan
untuk
mencatat
jumlah
biaya
pengangkutan barang-barang yang dijual yang ditanggung
perusahaan. Rekening ini dilaporkan di laporan rugi-laba bukan
sebagai pengurang rekening pe njua la n, me la inka n se ba ga i
sa tu pos da la m ke lompok bia ya pemasaran/penjualan.
Harga Pokok Penjualan
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat harga pokok sediaan
yang dijual selama satu perioda akuntansi. Rekening ini
diselenggarakan pada akhir perioda melalui jurnal penyesuaian,
setelah kita mengetahui harga pokok sediaan pada akhir perioda.
Harga pokok penjualan dihitung dengan rumus sediaan awal ditambah
pembelian bersih selama satu perioda dikurangi sediaan akhir.
Trade Discount dan Cash Discount
Trade Discount adalah potongan harga yang diberikan oleh
penjual dari harga resmi yang tertera pada daftar harga atau
katalog.
Cash Discount adalah potongan yang diberikan oleh penjual kepada
pembeli karena pembeli membayar dalam masa potongan
31

tunai sebagaimana tertera dalam syarat pembayaran, misalnya


syarat seperti 2/10, n/30. Syarat ini menyatakan bahwa barang
harus dibayar paling lambat 30 hari setelah tanggal pembelian. Jika
pembeli membayar harga barang dalam masa 10 hari terhitung sejak
tanggal pembelian, maka diberi potongan sebesar 2%. Jika lebih dari
10 hari, pembeli harus membayar 100% dari harga barang.

JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG


Untuk mengatasi tidak memadainya buku jurnal umum, kita perlu
merancang buku jurnal yang digunakan secara khusus untuk mencatat
transaksi-transaksi sejenis yang bersifat rutin. Buku jurnal demikian
kita sebut buku Jurnal Khusus (Special Journal).
Buku Besar Umum Dan Pembantu
Semua rekening yang sudah kita pelajari di bab-bab
sebelumnya tergabun g dalam sebuah buku yang dinamakan
Buku Besar Umum (General Ledger). Perusahaan yang sudah
menggunakan jurnal khusus m e m b u t u h k a n p u l a p e r l u a s a n b u k u
b e s a r , y a i t u B u k u B e s a r Pembantu (Subsidiary Ledger),
disamping buku besar umum. Buku B e s a r Pe m b a n t u i n i
d i g u n a ka n u n t u k m e n c a t a t r i n c i a n re ke n i n g tertentu yang
ada di Buku Besar Umum. Rekening Buku Besar Umum y a n g
r i n c i a n n y a d i c a t a t d a l a m B u ku B e s a r Pe m b a n t u d i s e b u t
Re ke ning Pe nga wa s (Controlli ng Accounts ) . Se da ngka n
re ke ning r e k e n i n g
yang
merinci
reken in g
pengawas
d i s e b u t R e k e n i n g Pembantu (Subsidiary Accounts). Dua
buku besar pembantu yang umum adalah Buku Pembantu Utang
dan Buku Pembantu Piutang.
Pelbagai Jurnal Khusus
Pada
umumnya,
kegiatan
perusahaan
dagang
dapat
dikelompokkan sebagai berikut: (1) Pembelian barang dagangan,
(2) Pengeluaran kas untuk berbagai macam pembayaran, (3)
Penjualan barang dagangan, (4) Penerimaan kas dari berbagai jenis
transaksi, (5) Pengembalian sebagian barang yang dibeli (retur
pembelian), dan (6) Penerimaan kembali barang yang telah dijual
32

(retur penjualan). Keenam macam kegiatan di atas yang selalu


terulang dan frekuensinya amat tinggi itu mengharuskan penyu sunan buku jurnal khusus yang memadai untuk itu. Buku jurnal yang
dapat dibuat untuk menampung transaksi-transaksi sejenis seperti di
atas adalah:

1. Jurnal Penjualan
Jurnal ini digunakan untuk mencatat penjualan barang
dagangan dengan syarat kredit, yakni penjualan yang
menimbulkan hak tagihan kepada pelanggan.

2. Jurnal Pembelian
Jurnal ini digunakan untuk mencatat pembelian barang dagangan
d e n g a n s y a r a t k re d i t y a k n i p e m b e l i a n y a n g
m e n i m b u l k a n kewajiban atau utang kepada pemasok.

3. Jurnal Penerimaan Kas


Jurnal ini digunakan untuk mencatat seluruh penerimaan kas,
baik dari de bitur (pelanggan k re dit) , dari pe nda patan
bunga , dari pendapatan sewa, dari penjualan tunai, maupun dari
lain-lainnya.

4.

Jurnal Pengeluaran Kas


Jurnal ini digunakan untuk mencatat pengeluaran kas, baik
untuk
membayar
utang
ke pa d a
pemasok,
untuk
m e m b a y a r g a j i pegawai, untuk membayar pembelian
barang dagangan secara tunai, maupun untuk membayar lainlainnya.

5.

Jurnal Umum
Jurnal ini digunakan untuk mencatat transaksi-transaksi
yang tidak- dapat dicatat dalam, keempat (buku) jurnal
khusus yang diterangkan sebelumnya. Misalnya, transaksi
retur penjualan k re d i t , t r a n s a k s i re t u r p e m b e l i a n k re d i t ,
p e n y e s ua i a n
akhir
perioda,
penyesuaian
ke m b a l i
( p e m b a l i ka n ) a w a l p e r i o d a , koreksi dan jurnal penutup akhir
perioda.
Jika memang diperlukan dapat juga disusun 7 (tujuh)
buah buku jurnal yaitu 6 (enam) buku jurnal khusus dan I
(satu) buku jurnal umum. Keenam buku jurnal khusus itu

33

adalah: (1) Jurnal Penjualan, (2) Jurnal Retur Penjualan. (3)


Jurnal Pembelian, (4) Jurnal Retur Pembelian, (5) J u rn a l
Pe n e r i m a a n Ka s da n ( 6 ) J u rn a l Pe n g e l u a r a n Ka s .

PT. KARANG WUNI


NERACA SALDO
31 Oktober 2008
NAMA REKENING
Kas
Sediaan barang dagangan
Piutang usaha

DEBIT
57.000
277.40
0
157.70
0

Utang usaha

138.70
0
207.10
0
691.60
0

Modal
Penjualan
Retur penjualan
Potongan penjualan
Pembelian
Retur pembelian
Potongan pembelian
Biaya angkut pembelian
Biaya sewa kantor dan took
Biaya gaji dan upah
Jumlah

KREDIT

19.000
7.600
342.00
0
24.700
5.700
19.000
47.500
140.60
0
1.067.8
00

1.067.8
00

TRANSAKSI SELAMA BULAN NOVEMBER 2008


1

Diterima cek tunai dari Tuan Bonar untuk pelunasan utang


usahanya Rp78.000. Jumlah tersebut tidah termasuk potongan
penjualan 2%.
Dikeluarkan cek tunai Rp 90.000 untuk melunasi utang kepada Tuan
34

3
4
7
8
9

11

11
15
16

19
20

25

28

30

Akhmad, tanpa potongan.


Dibeli barang dagangan secara kredit 3/10, n/30 dari CV
TANPA PAMRIH Rp 1.366.000.
Dibayar tunai ongkos angkut dari CV TANPA PAMRIH Rp
11.000.
Dibayar tunai sewa kantor dan toko untuk bulan November Rp
4.000.
Dijual barang dagangan Rp 399.000 2/10,n/30 kepada UD
LASMINI, dan Rp 1.350.000 tunai kepada UD BENTAR.
Dikeluarkan Kas untuk membayar utang kepada CV TANPA PAMRIH
atas pembelian tanggal 3, dan membeli barang dagangan 3/10,n/30
pada harga Rp534.000.
Ba ra ng da ga nga n se ha rga Rp44. 000 ya ng dijua l pa da
tanggal 8 kepada UD LASMINI diterima kembali, karena dianggap
tidak sesuai dengan yang dipesan.
Dikembalikan barang dagangan Rp90.000 kepada CV TANPA PAMRIH
karena rusak.
Dikeluarkan kas Rp14.000 untuk upah karyawan bulan
November.
Diterima cek tunai Rp 347.000 dari UD LASMINI untuk pembayaran
sebagian utangnya dari transaksi tanggal 8; dan diterima cek
tunai Rp50.000 dari Nona Wahyuni yang melunasi utang
usahanya.
Dikeluarkan cek tunai untuk CV TANPA PAMRIH, dan memperoleh
potongan 3%.
Dijual barang dagangan Rp124.000 untuk tunai kepada
beberapa langganan, dan Rp244.000 kepada UD BENTAR kredit
2/10,n/30.
Dijual barang dagangan Rp321.000 dengan syarat 2/10, n/30
kepada CV GARNIS. Pada saat itu CV GARNIS memberikan uang tunai
Rp15.000 untuk membayar utang usahanya, tanpa potongan apa
pun.
Dikeluarkan kas Rpl.000 untuk menambah sewa toko dan kan
tor pada tanggal 7, karena disep akati sejak bu Ian November ongkos
sewa dinailckan Rp 1.000 untuk mengimbangi kenaikan harga
yang umum terjadi.
Dibeli barang dagangan Rp125.000dari CV ARIA yang
memberikan syarat 5/10, n/40.

35

Diminta:
1. Bukukanlah transaksi-transaksi tersebut pada jurnal-jurnal
khusus, yang meliputi jumal penerimaan kas, jurnal pengeluaran kas,
jumal pembelian, jurnal penjualan dan jurnal umum
2. Lakukan posting ke buku besar
3. Siapkan neraca saldo per 30 November 2008
1. Jurnal-jumal Khusus dan Jurnal Umum
Jurnal Pembelian
Rekening
Tanggal Pembantu
Utang yang
200
8
Nop 3 CV Tanpa Pamrih
9 CV Tanpa Pamrih
30 CV Aria

Syarat

3/10, n/30
3/10, n/30
5/10, n/30

Debit: Pembelian
Kredit: Utang
Usaha
1.366.000
534.000
125.000
2.025.000

Jumal Penjualan
Tanggal
200
8
Nop

Rekening
Pembantu
Piutang yang

8 UD Lasmini
20 UD Bentar
25 CV Gamis

Syarat

2/10, n/30
3/10, n/30
5/10, n/30

Debit: Piutang
Usaha
Kredit: Penjualan
399.000
244.000
321.000
964.000

Jurnal Penerimaan Kas


Tanggal
2008
Nop 1
8
16
16
20
25

Keterangan/Rekeningrekening
Yang Dikredit
Tuan Bentar
Penjualan
UD Lasmini
Nona Wahyuni
Penjualan
CV Gamis

Debit

Kas

Kredit

Potongan Piutang Penjualan


.
Penjualan Usaha

78.000
1.350.0
00
347000
50.000
124.000
15.000
1.964.0
00

1.592 79.292
- 1.350.00
07.082 354.082
- 50.000
- 124.000
- 15.000
8.674 498.674 1.474.00
0

Jurnal Pengeluaran Kas

36

Keterangan atau
Tanggal
Rekening Yang Didebit
2008
Nop 2
4
7
9
15
19
28

Tuan Akhmad
Biaya Angkut
Pembelian
Biaya Sewa
CV Tanpa Pamrih
Biaya Gaji
CV Tanpa Parnrih
Biaya Sewa

Debit
Utang
Usaha

Lain-lain

90.000
1.366.000
444.000*
1.900.000

Pembelian 9 Nopember (3/10, n/30).........


(-) Retur pembelian 11 Nopember ...........
Sisa Utang...............................................

11.000
4.000
14.000
1.000
30.000

Rp534.000
90.000
Rp444.000

Kredit
Potongan
Kas
Pembelia
n
90.000
11.000
4.000
1.325.0
40.980
20
14.000
430.680
13.320
1.000
1.875.7 54.300
00

Jurnal Umum
Tanggal
2008
Nop

2.

Debit

Keterangan

11 Retur Penjualan
Piutang Usaha
(Retur dari UD Lasmini)

44.000

11 Utang Usaha
Retur Pembelian
(Retur kepada CV Tanpa
Pamrih)

90.000

Kredit

44.000

90.000

Posting ke Buku Besar Umum

Kas
Tanggal
Keterangan
2008
Nop 1 Saldo

Debit

Kredit

Saldo D/K
57.000 D
37

30 Jumal Penerimaan
30 Jumal Pengelaran

1.964.000

1.875.700

2.021.000 D
145.300 D

Sediaan Barang Dagangan


Tanggal
Keterangan
2008
Nop 1 Saldo

Debit

Kredit

Saldo D/K
277.400 D

Piutang Usaha
Tanggal
2008
Nop 1
11
30
30

Keterangan

Debit

Saldo
Jumal Umum
Jumal Penjualan
Jumal Penerimaan
Kas

964.000

Kredit Saldo D/K

498.674

157.700 D
113.700 D
1.077.700 D
579.026 D

Kredit

Saldo D/K

2.025.000

138.700 K
48.700 K
2.073.700 K
173.700 K

44.000

Utang Usaha
Tanggal
2008
Nop 1
11
30
30

Keterangan

Debit

Saldo
Jumal Umum
Jumal Pembelian
Jumal Pengeluaran

90.000
1.900.000
Modal

Tanggal
Keterangan
2008
Nop 1 Saldo

Debit

Kredit , Saldo D/K


207.100 K

Penjualan

38

Tanggal
Keterangan
2008
Nop 1
Saldo
30 Jumal Penerimaan
30
Jumal Penjualan

Debit

Kredit

Saldo D/K
691.600 K
2.165600 K
3.129.600 K

1.474.000
964.000

Retur Penjualan
Tanggal
Keterangan
2008
Nop 1 Saldo
11 Jurnal Umum

Debit Kredit Saldo D/K


19.000 D
63.000 D

44.000

Potongan Penjualan
Keterangan
Debit Kredit Saldo D/K

Tanggal
200.
Nop 1 Saldo
30 Jurnal. Pener. Kas

7.600 D
16.274 D

8.674

Pembelian
Tanggal Keterangan
2008
Nop 1 Saldo
30 Jumal Pembelian

Debit

Kredit

2.025.000

Saldo D/K
342.000 D
2.367.000 D

Retur Pembelian
Tanggal
2008

Keterangan

Debit

Kredit Saldo D/K

39

Nop 1 Saldo
11 Jurnal Umum

24.700 K
90.000 114.700 K

Potongan Pembelian
Keterangan
Tanggal
2008
0
Nop 1 Saldo
30 Jurnal Pengeluaran
Kas

Debit

Kredit Saldo D/K


54.300

5.700 K
60.000 K

Biaya Angkut Pembelian


Tanggal
Keterangan
2008
Nop 1 Saldo
30 Jurnal Pengeluaran
Kas

Debit

Kredit Saldo D/K


19.000 D
30.000 D

11.000

Biaya Sewa Kantor dan Toko


Tanggal
Keterangan
2008
Nop 1 Saldo
30 Jurnal Pengeluaran
Kas

Debit

Kredit Saldo D/K


47.500 D
52.500 D

5.000

Biaya Gaji dan Upah


Tanggal
Keterangan
2008
Nop 1 Saldo
30 Jurnal Pengeluaran
Kas

Debit
14.000

Kredit

Saldo D/K
140.600 D
154.600 D

3. Neraca Saldo

40

PT. KARANG WUNI


NERACA SALDO
30 Nopember 2008
NAMA REKENING
DEBIT
KREDIT
Kas
145.30
Sediaan Barang
277.40
Piutang Usaha.........................
579.02
Utang Usaha
173.700
Modal
207.100
Penjualan
3.129.60
Retur Penjualan
63.000
Potongan Penjualan
16.274
Pembelian
2.367.0
Retur Pembelian
114.700
Potongan Pembelian
60.000
Biaya Angkut Pembelian
30.000
Biaya Sewa Kantor dan Toko ....
52.500
Biaya Gaji dan Upah ................ 154.60
Jumlah
3.685.1 3.685.10

Soal Dikerjakan
Perusahaan dagang Ghiyat yang bergerak dalam
bidang perdagangan, dengan Saldo rekening tampak
sebagai berikut:
Kas
Rp 145.300.000,00
Sediaan barang dagangan
Rp
277.400.000,00
Piutang usaha
Rp 579.026.000,00
Utang usaha
Rp 173.700.000,00
Modal
Rp 207.100.000,00
Penjualan
Rp 3.129.600.000,00
Retur penjualan
Rp
63.000.000,00
Potongan penjualan
Rp
16.274.000,00
Pembelian
Rp 2.367.000.000,00
Retur pembelian
Rp
114.700.000,00
Potongan pembelian Rp
60.000.000,00
41

Biaya angkut pembelian


30.000.000,00
Biaya sewa kantor
Rp
Biaya Gaji dan upah Rp

Rp
52.500.000,00
154.600.000,00

Transaksi yang terjadi pada bulan Desember 2008


sebagai berikut;
1. Membeli barang dagangan tunai Rp
10.400.000,00
2. Menjual barang dagagan secara tunai Rp
23.800.000,00
4.
Membeli kendaraan (2 mobil) yang akan
digunakan untuk inventaris kantor administrasi
dan umum. Harga faktur kendaraan Rp
200.000.000,00, dan bea balik nama Rp
10.000.000,00. Untuk itu dikeluarkan kas Rp
75.000.000,00 dan wesel jangka panjang untuk
sisanya.
7. Menerima faktur Rp 23.000.000,00 dari harian
Jawa Pos untuk biaya iklan satu halaman penuh
dan dibayar tunai.
10. Menerima memo debet Rp 12.500.000,00
dari pelanggan barang yang dibeli tidak sesuai
dengan kualitasnya.
12. Mengirim memo debet Rp 48.000.000,00
kepada pemasok atas barang yang dikirim
tidak sesuai dengan standat mutu.
15. Menerima memo kredit Rp 17.500.000,00
dari pemasok yang memberi potongan
tambahan.
17. Membeli barang dagangan Rp 30.000.000,00
dengan syarat 2/10,n/30

42

19. Menjual barang dagangan Rp 75.000.000,00


dengan syarat 3/10, n/30
23. Membayar gaji bulan Desember Rp
87.000.000,00
27. Membayar seluruh utang yang timbul tanggal
17 Desember
29. Memerima kas secara penuh dari penjualan
tanggal 19 Desember.
Diminta:
1. Buatlah jurnal yang sesuai dengan transaksi di
atas!
2. Postingkan ke buku besar!
3. Buatlah neraca saldo
Informasi: 1. Biaya sewa sebenarnya yang
menjadi beban tahun 2008 Rp 35.000.000
2.Sediaan barang dagangan akhir
Desember 2008 sebesar Rp 244.000.000
PERUSAHAAN DAGANG GHIYAT
NERACA SALDO
30 Nopember 2008
NAMA REKENING
DEBIT
Kas
Persediaan Barang Dagangan

KREDIT

145.300.0
00

43

1. Jurnal-jumal Khusus dan Jurnal Umum


Jurnal Pembelian
Rekening
Tanggal Pembantu
Utang yang

Syarat

Debit: Pembelian
Kredit: Utang
Usaha

Jumal Penjualan
Tanggal

Rekening
Pembantu
Piutang yang

Syarat

Debit: Piutang
Usaha
Kredit: Penjualan

Jurnal Penerimaan Kas


Tanggal

Keterangan/Rekeningrekening
Yang Dikredit

Debit

Kas

Kredit

Potongan Piutang Penjualan


.
Penjualan Usaha

44

Jurnal Pengeluaran Kas


Keterangan atau
Tanggal
Rekening Yang Didebit

Debit
Utang
Usaha

Lain-lain

Kredit
Potongan
Kas
Pembelia
n

Jurnal Umum
Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

2. Posting ke Buku Besar Umum

45

Kas

Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

Sediaan Barang Dagangan

Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

Piutang Usaha

Tanggal
Des
1

Keterangan
SA
Retur Penjualan
Jurnal penj
Jurnal penerimaan kas

Debit

Kredit Saldo D/K


579.026
12.500

75.000
75.000

566.526

Utang Usaha

Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

Modal
Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit
,

Saldo D/K

46

Penjualan
Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

Retur Penjualan
Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

Kredit

Saldo D/K

Potongan Penjualan
Tanggal.

Keterangan

Debit

Pembelian
Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

Retur Pembelian
Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

47

Potongan Pembelian
Tanggal
0

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

Kredit

Saldo D/K

Biaya Angkut Pembelian


Tanggal

Keterangan

Debit

Biaya Sewa Kantor dan Toko


Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

Biaya Gaji dan Upah


Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

3. Neraca Saldo
PERUSAHAAN DAGANG GHIYAT
NERACA SALDO
Per 31 Desember 2008
48

NAMA REKENING

DEBIT

KREDIT

Soal Perusahaan Pengolahan


1. Informasi berikut ini disunting dari pembukuan dan sumber lainnya
milik PT.DERSHINTA yang mencakup periode tahun 2008.
Persediaan 1 Januari:
- Bahan
Baku
..
Rp 4.500
- Barang
Dalam
Proses

9.140
- Barang
Jadi
..
13.925
Berdasarkan perhitungan fisik, persediaan per 31 Desember :

49

Bahan
Baku
..
Rp 5.580
- Barang
Dalam
Proses

9.730
- Barang
Jadi

11.570
Pembelian
Bahan
Baku
.
77.200
Potongan
Pembelian
.
1.370
Biaya
Angkut
Pembelian
.. 4.670
Upah
Tenaga
Kerja
Langsung
.............
96.710
Upah
Tenaga
Kerja
Tidak
Langsung
.
48.230
Biaya
Listrik
dan
Gas
di
Pabrik
.
14.775
Depresiasi
Bangunan
dan
Perangkat
Pabrik
..
4.140
Diminta :
1. Hitunglah Biaya Overhead Pabrik
2. Susun Schedule Harga Pokok Produksi
3. Tentukan Harga Pokok Penjualan
2. PT.JAYAQOE mengakhiri operasi periode 2008 pada 31 Desember.
Berikut ini informasi yang masih bersangkutan dengan tahun operasi
2008. Yang disunting dari neraca saldo akhir periode dan sumber
daya lainnya. PT. JAYAQOE bergerak dalam bidang pengecoran logam.
Sediaan 1 Januari:
- Bahan
Baku
..
Rp 3.300
- Barang
Dalam
Proses

9.080
- Barang
Jadi
..
9.700
Berdasarkan perhitungan fisik, persediaan per 31 Desember :

50

Bahan
Baku
..
Rp 4.115
- Barang
Dalam
Proses

5.980
- Barang
Jadi

11.870
Upah
Tenaga
Kerja
Langsung

67.110
Upah
Tenaga
Kerja
Tidak
Langsung
.
30.070
Upah
Bagian
Administrasi
..
40.415
Komisi
Bagian
Penjualan
.
38.100
Pembelian
Bahan
Baku
.
88.345
Biaya
Angkut
Pembelian
..Rp
5.160
Pemakaian
Bahan
Habis
Pakai
Pengecoran
.
10.590
Pemakaian
Bahan
Habis
Pakai
Kantor
.
3.190
Listrik
dan
Gas
Pengecoran
.
11.600
Listrik
Kantor
..
1.470
Depresiasi
Bangunan
Pengecoran
.
2.650
Depresiasi
Gedung
Kantor
.
1.490
Depresiasi
Perangkat
Pengecoran
.
29.400
Depresiasi
Perangkat
Kantor

4.980
Biaya
Overhead
Pengecoran
Lain-lain

5.880
Biaya
Administrasi
dan
Umum
Lain-lain

2.330
Biaya
Penjualan
dan
Lain-lain
..
9.745
Diminta:
51

1. Hitunglah Biaya Overhead Pabrik (Pengecoran).


2. Hitunglah Harga Pokok Produksi.
3. Hitunglah Harga Pokok Penjualan.
3. Informasi berikut ini disunting dari buku-buku akuntansi, laporan
keuangan, dan dokumen-dokumen milik PT.ONTHEL untuk periode
akuntansi yang berakhir pada 31 Desember 2008.
- Sediaan Bahan Baku, 1 Januari
.
.
Rp 3.960
- Sediaan
Barang
Dalam
Proses,
1
Januari
.
2.650
- Sediaan
Barang
Jadi,
1
Januari

5.310
- Pembelian
Bahan
Baku
.
79.495
- Potongan
dan
Retur
Pembelian
Bahan
Baku
.
1.315
- Biaya
Angkut
Pembelian
Bahan
Baku
.
1.980
- Upah
Tenaga
Kerja
Langsung
..
33.130
- Biaya
Overhead
Pabrik
.
20.270
- Harga
Pokok
Bahan
Baku
yang
Dipakai
.
77.500
- Harga
Pokok
Produksi
.. 132.240
- Penjualan
..
159.000
- Harga
Pokok
Penjualan
134.870
Diminta:
1. Tentukan nilai sediaan pada 31 Desember 2008 untuk:
a. Bahan Baku
b. Barang Dalam Proses
c. Barang Jadi
2. Buatlah Schedule Harga Pokok Produksi 2008
3. Hitunglah Harga Pokok Penjualan Untuk Periode 2008

Utang Obligasi

52

Perusahaan sering mengeluarkan obligasi, obligasi juga disertai


dengan surat janji tertulis untuk membayar bunga dan pokok pinjaman
(atau biasa disebut Nilai Nominal atau Nilai Pari). Nilai Nominal
obligasi dan tingkat bunga obligasi dicantumkan pada surat obligasi.
Perbedaan antara Saham dan Obligasi
Saham dan Obligasi mempunyai perbedaan yang sangat besar.
Saham adalah bukti pemilikan atau bukti turut andil dalam penyetoran
modal pada suatu perseroan. Obligasi adalah merupakan bukti bahwa
pemegang surat tersebut telah memberi pinjaman kepada perusahaan
yang mengeluarkan obligasi yang bersangkutan, maka orang tersebut
mempunyai dua hak, yaitu: (1) hak untuk mendapat bunga per tahun,
dan (2) Hak untuk mendapat pengembalian (pelunasan) pada tanggal
jatuh obligasi.
Karakteristik Obligasi
Obligasi Seri adalah obligasi yang terdiri atas beberapa seri pada
tanggal jatuh yang berbeda-beda. Sedangkan Obligasi Sinking Fund
memiliki tanggal jatuh yang sama.
Obligasi atas Nama artinya pada surat obligasi dicantumkan
nama pemilik Obligasi. Dan Obligasi atas Unjuk artinya obligasi yang
tanpa nama dan pembayaran atau pelunasan akan diberikan kepada
pemegang Obligasi.
Obligasi dengan jaminan ialah Obligasi yang dijamin dengan
harta kekayaan perusahaan tertentu. Sedangkan Obligasi tanpa
Jaminan ialah tidak secara Eksplisit menyebutkan jaminan kekayaan
tertentu.
Proses Penerbitan Obligasi
Untuk memahami akuntansi tentang obligasi perlu dipahami yang
tercantum dalam surat Obligasi yaitu: (1) Nilai Nominal Obligasi, (2)
Tanggal jatuh, (3) Bunga Obligasi, (4) Tanggal Bunga.
Penjualan Obligasi Dengan Diskonto
Diskonto atas utang Obligasi terjadi apabila perusahaan
menerbitkan dan menjual Obligasi yang tingkat bunga kontraknya lebih
rendah daripada tingkat bunga pasar.

Jenis saham
53

1. Saham biasa
2. Saham preference; a) saham preferen kumulatif yaitu bila pada suatu
tahun tertentu deviden preferen tidak dibayar, maka pada tahun
berikutnya sebelum menentukan deviden untuk pemegang saham
biasa. Terlebih dahulu diperhitungkan deviden untuk pemegang
saham preferen. b) saham preferen non komulatif yaitu deviden yang
tidak dibagi tahun lalu, maka devidennya tidak bisa diperhitungkan
tahun ini.
Contoh soal; PT. Himalaya memiliki saham yang beredar, yaitu
berupa 5.000 lembar saham preferen 4 % dengan nilai nominal Rp
10.000,00 per lembar dan 100.000 lembar saham biasa dengan nilai
nominal Rp 1.500,00. Selama tiga tahun perusahaan menumumkan
dan membayar deviden tunai sebagai berikut; 2002 sebesar Rp 0,
2003 sebesar Rp 5.000.000,00 2004 sebesar Rp 34.000.000,00.
Diminta;
1.
Hitunglah jumlah deviden untuk saham preferen dan saham
biasa untuk setiap tahun di atas, apabila;
a.
Saham preferen memiliki sifat nonkumulatif dan tidak
berpartisipasi.
b.
Saham preferen kumulatif dan tidak berpartisipasi.
2.
Buatlah jurnal kasus 1b, pengumuman 22 Desember 2004,
dan pembayaran 15 Januari 2005.
Pemilihan penerbitan saham dan penerbitan obligasi
Contoh:
Perusahaan memiliki 200.000 lembar saham beredar, membutuhkan
dana sebesar Rp 1.000.000.000,00 untuk mengembangkan usahanya.
Manajemen memperkirakan setelah ekspansi perusahaan memperoleh
laba Rp 900.000.000,00 per tahun sebelum dikurangi pajak dan bunga
obligasi. Rencana A menerbitkan 100.000 lembar saham dengan nilai
nominal Rp 10.000,00. Rencana B menerbitkan obligasi dengan bunga
10 %.
Hitunglah pembagian deviden pada setiap lembar saham rencana A dan
B!

54

Perusahaan TUNGGORONO menyusun neraca saldo pada 30 November


2009, sebagai berikut:

PERUSAHAAN TUNGGORONO
NERACA SALDO
PER 30 NOVEMBER 2009
Kas
1.300.000
Piutang Usaha
2.600.000
Persekot Asuransi
780.000
Bahan Habis Pakai
260.000
Kendaraan
13.000.000
Akumulasi Depresiasi Kendaraan
Utang Wesel
Modal, Tuan Tunggorono
Prive, Tuan Tunggorono
650.000
Pendapatan Jasa
Biaya Gaji
3.900.000
Biaya Advertensi
910.000
Biaya Bahan Bakar
1.040.000
Biaya Lain-lain
390.000
24.830.000

780.000
2.600.000
11.050.000
10.400.000

24.830.000

Neraca Saldo tersebutbelum memperhitungkan informasi penyesuaian. Penyertaan


penyesuaian akan dilakukan nanti jika perusahaan akan menyusun laporan
keuangan tahunan yaitu, pada 31 Desember 2009. Berikut ini transaksi-transaksi
yang terjadi selama bulan Desember 2009. Perlu diketahui bahwa Perusahaan
TUNGGORONO bergerak dalam usaha jasa pengangkutan.
2 Desember 4 Desember -

5 D es emb er -

Diterima kas sebanyak Rp1.000.000 sebagai pelunasan utang


oleh seorang debitur.
Perusahaan membeli bahan habis pakai secara tunai
sejumlah Rp100.000. Peru sahaan juga membuka kontrak asuransi
dengan Perusahaan - Asuransi GILING WESI. Saat itu juga
dikeluarkan kas sejumlah Rp600.000 untuk menutup polis asuransi
yang berjalan selama 1 tahun mulai 4 Desember 2009.
D iterima kas s eban ya k Rp500.000 ya ng merupakan
pendapatan jasa pengangkutan. Untuk meraih pendapatan tersebut
55

dikeluarkan'kas Rp50.000 untuk membeli bahan bakar, dan Rp5.000


untuk upah sopir (upah sopir disatukan dengan gaji karyawan yang lain
pada rekening biaya gaji).
10 Desember -

Dikeluarkan kas Rp292.500 untuk membayar sewa gedung


yang sudah ditempati sejak 1 Januari 2009. Pada saat pertama
menempati gedung tersebut, perusahaan t idak mencatat apa,,-apa
dalam,pernbukuannya. Masukkan biaya sewa dalam rekening. Biaya
Lain-lain.

14 Desember -

Dikeluarkan kas Rp25.675.untuk-membayar ongkos reparasi


kendaraan. Masukkan biaya ini dalam rekening Biaya Lain-lain.
18 D esember - Dikeluarkan kas Rp10.000 untuk menutup ongkos
penggunaan listrik bulan Nopember. Masukkan biaya ini dalam
rekening Biaya Lain-lain.
20 Desember Diterima kas dari jasa pengangkutan selama 15 hari ter akhir
Rp2.000.000. Biaya-biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh
pendapatan ini adalah Rp150.000 untuk membeli bahan
bakar, Rp15.000 untuk upah sopir dan Rp5.000 untuk makan
dan minum sopir yang penca tatannya disatukan dengan rekening
biaya gaji karyawan.
27 Desember - Perusahaan
memperoleh
pinjaman
dari
bank
Rp10.000.000. Seluruh uang tersebut digunakan untuk
membe li kendaraan s eharga Rpl3.000.000. Adapun Rp
3.000.000 kekurangannya akan dibayar 6 bulan yang akan
datang. Untuk ini dikeluarkan promes tanpa bunga.
28 Desember - Dikeluarkan kas Rp200.000 untuk membayar utang wesel
yang jatuh tempo hari ini.
Informasi penyesuaian yang diperoleh pada 31 Desember 2009 adalah

a)

Bahan habis pakai yang masih ada Rp35.000.

b)

Biaya asuransi yang sungguh-sungguh terjadi untuk tahun 2009 adalah Rp765.000.

c)

Biaya advertensi yang sungguh-sungguh terjadi untuk tahun 2009 adalah


Rp600.000.

d)

Kendaraan ditaksir umur ekonomisnya sepanjano, 5 tahun, dan disusut dalam


jumlah yang sama besarnya tiap-tiap tahun. Kendaraan yang dibeli pada tanggal 27
Desember yang baru lalu baru akan dipakai tanggal 10 Januari 2010. Oleh
karena itu khusus untuk kendaraan ini tidak disusut untuk tahun 2009.

56

e) UpahsopirsejumlahRp l0.000 baru akan dibayarkan pada awal bulan Januari


tahun yang akan datang.

f)

Sewa Gedung per bulan adalah Rp 22.500.

g) Ditaksir biaya listrik bulan Desember sebesar Rp24.000 baru akan dibayar
tahun depan.

Diminta:
1. Siapkan jurnal-jurnal transaksi bulan Desember.

2.

Buatlah rekening-rekening sebagaimana tertera di neraca saldo per 30 November


2009. Salinlah saldo-saldo itu sebagai saldo awal di rekeningrekening yang Saudara
buat tadi dan postingkanlah jurnal bulan Desember.

3.

Susunlah neraca saldo per 31 Desember 2009.

4.

Siapkan jurnal-jurnal penyesuaian yang diperlukan pada 31 Desember 2009


dan postinglah jurnal ini ke rekening-rekening yang bersesuaian, dan buatlah
neraca lajur.

5.

Siapkan laporan laba-rugi, laporan perubahan modal, dan neraca.

57

PERUSAHAAN TUNGGORONO
NERACA SALDO
PER 30 NOVEMBER 2009
Kas
1.300.000
Piutang Usaha
2.600.000
Persekot Asuransi
780.000
Bahan Habis Pakai
260.000
Kendaraan
13.000.000
Akumulasi Depresiasi Kendaraan
Utang Wesel
Modal, Tuan Tunggorono
Privb, Tuan Tunggorono
650.000
Pendapatan Jasa
Biaya Gaji
3.900.000
Biaya Advertensi
910.000
Biaya Bahan Bakar
1.040.000
Biaya Lain-lain
390.000
24.830.000

Nama Rekening

Debet

Kas
Piutang Usaha
Premi Asuransi
Bahan Habis Pakai
Perangkat Kantor
Akumilasi Perangkat Kantor
Utang Usaha
Utang Wesel
Modal Herlina

45.000.000
9.000.000
12.000.000
3.000.000
60.000.000

780.000
2.600.000
11.050.000
10.400.000

24.830.000

Kredit

12.000.000
15.000.000
48.000.000
10.500.000
58

Prive Herlina
Pendapatan Jasa
Pendapatan Lain-Lain
Pendapatan Sewa
Biaya Sewa
Biaya air, telp, listrik
Biaya Gaji
Biaya Asuransi
Biaya Depresiasi Per. Kantor
Biaya Bahan Habis Pakai
Biaya Bunga
Bunga Yang Harus Dibayar
Jumlah

6.000.000
120.000.000
6.000.000
3.000.000
15.000.000
3.000.000
33.000.000
6.000.000
12.000.000
9.000.000
3.000.000
216.000.000

1.500.000
216.000.000

AKUNTANSI USAHA DAGANG


SIKLUS akuntansi untuk usaha dagang sama halnya dengan
usaha jasa. Memang ada sedikit perbedaan akuntansinya, tetapi bukan
pada siklus akuntansinya itu sendiri melainkan pada prosedur akuntansi
untuk transaksi jual beli barang dagangan yang tidak terdapat pada
usaha jasa. Yang membedakan dalam hal ini adalah:
Laporan Keuangan
Sebagaimana untuk usaha jasa koperasi, Laporan keuangan
untuk usaha dagang koperasi meliputi: (1) Laporan perhitungan
SHU, (2) Laporan Perubahan Modal, (3) Laporan Posisi Keuangan
(Neraca) dan (4) Laporan Aliran Kas.
Laporan perhitungan koperasi menyajikan pendapatan berupa
penjualan atas barang dagangan selama satu periode; harga pokok
penjualan; dan biaya-biaya operasional; serta biaya di luar operasional.
Pada Neraca tampak Sediaan yang dilaporkan dalam kelompok
aktiva lancar. Pos ini tidak terdapat pada neraca untuk usaha jasa
koperasi. Inilah yang membedakan kelompok aktiva lancar antara
usaha dagang koperasi dan usaha jasa koperasi.
Tidaklah berbeda laporan perubahan modal baik untuk usaha
jasa koperasi maupun untuk usaha dagang koperasi dan usaha
pengolahan.

59

Sistem Fisik
Ada dua sistem pengendalian akuntansi terhadap sediaan yang
mempengaruhi prosedur akuntansinya yaitu (1) sistem periodik atau
sistem fisik dan (2) sistem perpetual atau sistem permanen atau sistem
buku. Pada sistem perpetual, setiap jenis sediaan dibuatkan satu
kartu yang memonitor perubahan fi sik sediaan dan harga
pokoknya. Sedangkan pada sistem fisik kartu sediaan seperti itu
tidak diselenggarakan sehingga pada akhir perioda harus dilakukan
perhitungan fisik untuk menentukan sediaan akhir.
Pada sistem periodik Fisik rekening-rekening yang dipergunakan
adalah sebagai berikut :
1. Sediaan barang dagangan
2. Pembelian barang dagangan
3. Biaya Angkut Pembelian
4. Potongan Pembelian
5. Retur Pembelian
6. Penjualan
7. Potongan Penjualan
8. Retur Penjualan
9. Biaya Angkut Penjualan
10. Harga Pokok Penjualan
Sediaan
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat nilai sediaan yang
masih tersisa pada awal dan akhir periode.
Pembelian
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat jumlah harga beli
barang dagangan yang dibeli selama satu perioda. Harga beli
adalah harga beli bersih di luar trade discount.
Biaya Angkut Pembelian
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat jumlah biaya angkut
barang-barang yang dibeli jika biaya ini ditanggung oleh
perusahaan. Di dalam laporan rugi-laba, rekening ini dilaporkan
sebagai penambah rekening pembelian. Rekening yang bersifat
menambah rekening lain disebut adjunct account.
Potongan Pembelian
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat potongan harga
yang diterima dari penjual karena perusahaan membayar harga

60

barang dalam mass potongan. Potongan ini kerap kali disebut potongan
tunai atau cash discount.
Retur Pembelian
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat jumlah harga
barang yang dikembalikan kepada pemasok karena alasan tertentu.
Penjualan
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat pendapatan
dari penjualan barang dagangan. Jumlah yang dicatat dalam
rekening ini adalah sebesar harga jual, bukan sebesar harga pokok
dari barang yang dijual tersebut. Adapun yang dimaksud dengan
harga di sini adalah harga jual yang dibebankan kepada pelanggan
yang sudah barang tentu di luar trade discount.

Potongan Penjualan
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat jumlah potongan
tunai atau cash discount yang diberikan kepada pelanggan
karena dia membayar dalam masa potongan sebagaimana
tertera dalam syarat pembayaran.
Retur Penjualan
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat jumlah harga barang
yang diterima kembali dari pelanggan karena alasan tertentu,
seperti misalnya barang tidak cocok dengan pesanan.
Biaya Angkut Penjualan
Rekening
ini
digunakan
untuk
mencatat
jumlah
biaya
pengangkutan barang-barang yang dijual yang ditanggung
perusahaan. Rekening ini dilaporkan di laporan rugi-laba bukan
sebagai pengurang rekening pe njua la n, me la inka n se ba ga i
sa tu pos da la m ke lompok bia ya pemasaran/penjualan.
Harga Pokok Penjualan
Rekening ini dipergunakan untuk mencatat harga
yang dijual selama satu perioda akuntansi.
diselenggarakan pada akhir perioda melalui jurnal
setelah kita mengetahui harga pokok sediaan pada

pokok sediaan
Rekening ini
penyesuaian,
akhir perioda.

61

Harga pokok penjualan dihitung dengan rumus sediaan awal ditambah


pembelian bersih selama satu perioda dikurangi sediaan akhir.
Trade Discount dan Cash Discount
Trade Discount adalah potongan harga yang diberikan oleh
penjual dari harga resmi yang tertera pada daftar harga atau
katalog.
Cash Discount adalah potongan yang diberikan oleh penjual kepada
pembeli karena pembeli membayar dalam masa potongan
tunai sebagaimana tertera dalam syarat pembayaran, misalnya
syarat seperti 2/10, n/30. Syarat ini menyatakan bahwa barang
harus dibayar paling lambat 30 hari setelah tanggal pembelian. Jika
pembeli membayar harga barang dalam masa 10 hari terhitung sejak
tanggal pembelian, maka diberi potongan sebesar 2%. Jika lebih dari
10 hari, pembeli harus membayar 100% dari harga barang.

JURNAL KHUSUS USAHA DAGANG KOPERASI


Untuk mengatasi tidak memadainya buku jurnal umum, kita perlu
merancang buku jurnal yang digunakan secara khusus untuk mencatat
transaksi-transaksi sejenis yang bersifat rutin. Buku jurnal demikian
kita sebut buku Jurnal Khusus (Special Journal).
Buku Besar Umum Dan Pembantu
Semua rekening yang sudah kita pelajari di pertemuan
sebelumnya tergabung dalam sebuah buku yang dinamakan
Buku Besar Umum (General Ledger). Usaha dagang yang sudah
menggunakan jurnal khusus m e m b u t u h k a n p u l a p e r l u a s a n b u k u
b e s a r , y a i t u B u k u B e s a r Pembantu (Subsidiary Ledger),
disamping buku besar umum. Buku B e s a r Pe m b a n t u i n i
d i g u n a ka n u n t u k m e n c a t a t r i n c i a n re ke n i n g tertentu yang
ada di Buku Besar Umum. Rekening Buku Besar Umum y a n g
r i n c i a n n y a d i c a t a t d a l a m B u ku B e s a r Pe m b a n t u d i s e b u t
Re ke ning Pe nga wa s (Controlli ng Accounts ) . Se da ngka n
re ke ning r e k e n i n g
yang
merinci
reken in g
pengawas
d i s e b u t R e k e n i n g Pembantu (Subsidiary Accounts). Dua
buku besar pembantu yang umum adalah Buku Pembantu Utang
62

dan Buku Pembantu Piutang.


Pelbagai Jurnal Khusus
Pada umumnya, kegiatan usaha dagang dapat dikelompokkan
sebagai
berikut:
(1)
Pembelian
barang
dagangan,
(2)
Pengeluaran kas untuk berbagai macam pembayaran, (3) Penjualan
barang dagangan, (4) Penerimaan kas dari berbagai jenis transaksi,
(5) Pengembalian sebagian barang yang dibeli (retur pembelian),
dan (6) Penerimaan kembali barang yang telah dijual (retur
penjualan). Keenam macam kegiatan di atas yang selalu terulang
dan frekuensinya amat tinggi itu mengharuskan penyu sunan buku
jurnal khusus yang memadai untuk itu. Buku jurnal yang dapat dibuat
untuk menampung transaksi-transaksi sejenis seperti di atas adalah:
1. Jurnal Penjualan
Jurnal ini digunakan untuk mencatat penjualan barang
dagangan dengan syarat kredit, yakni penjualan yang
menimbulkan hak tagihan kepada pelanggan.
2. Jurnal Pembelian
Jurnal ini digunakan untuk mencatat pembelian barang dagangan
d e n g a n s y a r a t k re d i t y a k n i p e m b e l i a n y a n g
m e n i m b u l k a n kewajiban atau utang kepada pemasok.
3. Jurnal Penerimaan Kas
Jurnal ini digunakan untuk mencatat seluruh penerimaan kas,
baik dari de bitur (pelanggan k re dit) , dari pe nda patan
bunga , dari pendapatan sewa, dari penjualan tunai, maupun dari
lain-lainnya.
4.

Jurnal Pengeluaran Kas


Jurnal ini digunakan untuk mencatat pengeluaran kas, baik
untuk
membayar
utang
ke pa d a
pemasok,
untuk
m e m b a y a r g a j i pegawai, untuk membayar pembelian
barang dagangan secara tunai, maupun untuk membayar lainlainnya.

5.

Jurnal Umum
Jurnal ini digunakan untuk mencatat transaksi-transaksi
yang tidak- dapat dicatat dalam, keempat (buku) jurnal
khusus yang diterangkan sebelumnya. Misalnya, transaksi
retur penjualan k re d i t , t r a n s a k s i re t u r p e m b e l i a n k re d i t ,

63

p e n y e s ua i a n
akhir
perioda,
penyesuaian
ke m b a l i
( p e m b a l i ka n ) a w a l p e r i o d a , koreksi dan jurnal penutup akhir
perioda.
Jika memang diperlukan dapat juga disusun 7 (tujuh)
buah buku jurnal yaitu 6 (enam) buku jurnal khusus dan I
(satu) buku jurnal umum. Keenam buku jurnal khusus itu
adalah: (1) Jurnal Penjualan, (2) Jurnal Retur Penjualan. (3)
Jurnal Pembelian, (4) Jurnal Retur Pembelian, (5) J u rn a l
Pe n e r i m a a n Ka s da n ( 6 ) J u rn a l Pe n g e l u a r a n Ka s .

KOPERASI SARKANUR
NERACA SALDO
31 Oktober 2010
NAMA REKENING
Kas
Sediaan barang dagangan
Piutang usaha
Utang usaha
Simpanan Wajib
Simpanan Pokok
Penjualan
Retur penjualan
Potongan penjualan
Pembelian
Retur pembelian
Potongan pembelian
Biaya angkut pembelian
Biaya sewa kantor dan took
Biaya gaji dan upah
Jumlah

DEBIT
57.000
277.40
0
157.70
0

KREDIT

138.700
100.000
107.100
691.600
19.000
7.600
342.00
0
24.700
5.700
19.000
47.500
140.60
0
1.067.8
00

1.067.8
00

TRANSAKSI SELAMA BULAN NOVEMBER 2010


1

Diterima cek tunai dari Tuan Hariyanto untuk pelunasan utang


usahanya Rp78.000. Jumlah tersebut tidah termasuk potongan
penjualan 2%.

64

2
3
4
7
8
9

11

11
15
16

19
20

25

28

30

Dikeluarkan cek tunai Rp 90.000 untuk melunasi utang kepada Tuan


Hari Handoko, tanpa potongan.
Dibeli barang dagangan secara kredit 3/10, n/30 dari
Koperasi Munsari Rp 1.366.000.
Dibayar tunai ongkos angkut dari Koperasi Munsari Rp
11.000.
Dibayar tunai sewa kantor dan toko untuk bulan November Rp
4.000.
Dijual barang dagangan Rp 399.000 2/10,n/30 kepada
Koperasi Yenli, dan Rp 1.350.000 tunai kepada Koperasi Sukatno.
Dikeluarkan Kas untuk membayar utang kepada Koperasi Munsari
atas pembelian tanggal 3, dan membeli barang dagangan 3/10,n/30
pada harga Rp534.000.
Ba ra ng da ga nga n se ha rga Rp44. 000 ya ng dijua l pa da
tanggal 8 kepada Koperasi Yenli diterima kembali, karena dianggap
tidak sesuai dengan yang dipesan.
Dikembalikan barang dagangan Rp90.000 kepada Koperasi Munsari
karena rusak.
Dikeluarkan kas Rp14.000 untuk upah karyawan bulan
November.
Diterima cek tunai Rp 347.000 dari Koperasi Yenli untuk pembayaran
sebagian utangnya dari transaksi tanggal 8; dan diterima cek
tunai Rp50.000 dari Nona Herlina yang melunasi utang
usahanya.
Dikeluarkan cek tunai untuk Koperasi Munsari, dan memperoleh
potongan 3%.
Dijual barang dagangan Rp124.000 untuk tunai kepada
beberapa langganan, dan Rp244.000 kepada Koperasi Sukatno
kredit 2/10,n/30.
Dijual barang dagangan Rp321.000 dengan syarat 2/10, n/30
kepada Koperasi Bambang. Pada saat itu Koperasi Bambang
memberikan uang tunai Rp15.000 untuk membayar utang usahanya,
tanpa potongan apa pun.
Dikeluarkan kas Rpl.000 untuk menambah sewa toko dan
kantor pada tanggal 7, karena disepakati sejak bu Ian November ongkos
sewa dinaikkan Rp 1.000 untuk mengimbangi kenaikan harga
yang umum terjadi.
Dibeli barang dagangan Rp125.000dari Koperasi Hariyono
yang memberikan syarat 5/10, n/40.

65

Diminta:
1. Bukukanlah transaksi-transaksi tersebut pada jurnal-jurnal
khusus, yang meliputi jumal penerimaan kas, jurnal pengeluaran
kas, jumal pembelian, jurnal penjualan dan jurnal umum
2. Lakukan posting ke buku besar
3. Siapkan neraca saldo per 30 November 2010

1. Jurnal-jumal Khusus dan Jurnal Umum


Jurnal Pembelian
Rekening
Tanggal Pembantu
Utang yang
201
0
Nop 3 Koperasi Munsari

Syarat

3/10, n/30
9 Koperasi Munsari 3/10, n/30
30 Koperasi Hariyono 5/10, n/40

Debit: Pembelian
Kredit: Utang
Usaha
1.366.000
534.000
125.000
2.025.000

Jumal Penjualan
Tanggal
201
0
Nop

Rekening
Pembantu
Piutang yang

Syarat

8 Koperasi Yenli
2/10, n/30
20 Koperasi Sukatno 2/10, n/30
25 Koperasi Bambang 2/10, n/30

Debit: Piutang
Usaha
Kredit: Penjualan
399.000
244.000
321.000
964.000

Jurnal Penerimaan Kas


Tanggal

Keterangan/Rekeningrekening
Yang Dikredit

Debit

Kas

Kredit

Potongan Piutang Penjualan


.
Penjualan Usaha

66

2010
Nop 1
8
16
16
20
25

Tuan Hariyanto
Penjualan

78.000
1.350.0
00
347000

Koperasi Yenli
Nona Herlina
Penjualan

Koperasi Bambang

1.592 79.292
- 1.350.00
07.082 354.082
- 50.000
- 124.000
- 15.000
1.474.00
8.674 498.674
0

50.000
124.000
15.000
1.964.0
00

Jurnal Pengeluaran Kas

Tanggal
2010
Nop 2
4
7
9
15
19
28

Keterangan atau
Rekening Yang Didebit
Tuan Hari Handoko
Biaya Angkut
Pembelian
Biaya Sewa

Koperasi Munsari
Biaya Gaji

Koperasi Munsasi

Debit
Utang
Usaha

Lain-lain

90.000
1.366.000
444.000*

Biaya Sewa
1.900.000

Pembelian 9 Nopember (3/10, n/30).........


(-) Retur pembelian 11 Nopember ...........
Sisa Utang...............................................

11.000
4.000
14.000
1.000
30.000

Rp534.000
90.000
Rp444.000

Kredit
Potongan
Kas
Pembelia
n
90.000
11.000
4.000
1.325.0
40.980
20
14.000
430.680
13.320
1.000
1.875.7 54.300
00

Jurnal Umum
Tanggal
2010
Nop

Keterangan

Debit

11 Retur Penjualan
Piutang Usaha
(Retur dari Koperasi Yenli)

44.000

11 Utang Usaha
Retur Pembelian
(Retur kepada Koperasi

90.000

Kredit

44.000

90.000

2. Posting ke Buku Besar Umum

67

Kas

Tanggal
Keterangan
2010
Nop
1 Saldo
30 Jumal Penerimaan Kas
30 Jumal Pengelaran Kas

Debit

Kredit

Saldo D/K

1.875.700

57.000 D
2.021.000 D
145.300 D

1.964.000

Sediaan Barang Dagangan

Tanggal
2010
Nop
1

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

Saldo

277.400 D

Piutang Usaha

Tanggal
2010
Nop
1
11
30
30

Keterangan

Debit

Saldo
Jumal Umum
Jumal Penjualan
Jumal Penerimaan Kas

Kredit Saldo D/K


44.000

964.000
498.674

157.700 D
113.700 D
1.077.700 D
579.026 D

Utang Usaha

Tanggal
2010
Nop 1
11
30
30

Keterangan
Saldo
Jumal Umum
Jumal Pembelian
Jumal Pengeluaran Kas

Debit

Kredit

Saldo D/K

90.000
2.025.000
1.900.000

138.700 K
48.700 K
2.073.700 K
173.700 K

Modal
Tanggal
2010

Keterangan

Debit

Kredit
,

Saldo D/K

68

Nop

1 Simpanan pokok
Simpanan Wajib

107.100 K
100.000 K

Penjualan
Tanggal
Keterangan
2010
Nop 1 Saldo
30 Jumal Penerimaan Kas
30 Jumal Penjualan

Debit

Kredit
1.474.000
964.000

Saldo D/K
691.600 K
2.165600 K
3.129.600 K

Retur Penjualan
Tanggal
Keterangan
2010
Nop 1 Saldo
11 Jumal Umum

Debit

Kredit

Saldo D/K
19.000 D
63.000 D

44.000

Potongan Penjualan
Tanggal.
Keterangan
20108
Nop 1 Saldo
30 Jumal. Penerimaan Kas

Debit

Kredit

Saldo D/K
7.600 D
16.274 D

8.674

Pembelian
Tanggal
Keterangan
2010
Nop 1 Saldo
30 Jumal Pembelian

Debit

Kredit

Saldo D/K
342.000 D
2.367.000 D

2.025.000

Retur Pembelian
Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

69

2010
Nop

1 Saldo
11 Jurnal Umum

24.700 K
114.700 K

90.000
Potongan Pembelian

Tanggal
Keterangan
2010
Nop
1 Saldo
30 Jurnal Pengeluaran Kas

Debit

Kredit

Saldo D/K
5.700 K
60.000 K

54.300

Biaya Angkut Pembelian


Tanggal
Keterangan
2010
Nop
1 Saldo
30 Jurnal Pengeluaran Kas

Debit

Kredit

Saldo D/K
19.000 D
30.000 D

11.000

Biaya Sewa Kantor dan Toko


Tanggal
Keterangan
2010
Nop
1 Saldo
30 Jurnal Pengeluaran Kas

Debit

Kredit

Saldo D/K
47.500 D
52.500 D

5.000

Biaya Gaji dan Upah


Tanggal
Keterangan
2010
Nop 1 Saldo
30 Jurnal Pengeluaran Kas

Debit
14.000

Kredit

Saldo D/K
140.600 D
154.600 D

3. Neraca Saldo

Kas

KOPERASI SARKANUR
NERACA SALDO
30 Nopember 2010
NAMA REKENING
DEBIT
145.300

KREDIT

70

Sediaan Barang
Dagangan
Piutang
Usaha..................................
Utang Usaha ..........................
Simpanan Pokok
.
.
Simpanan
Wajib
.
Penjualan

Retur
Penjualan

Potongan
Penjualan
..
Pembelian

Retur Pembelian
.
Potongan
Pembelian
..
Biaya
Angkut Pembelian
.
Biaya
Sewa Kantor dan Toko ............
Biaya Gaji dan Upah ........................
Jumlah

277.400
579.026
173.700
107.100
100.000
3.129.600
63.000
16.274
2.367.00
0

114.700
60.000

30.000
52.500
154.600
3.685.10

3.685.100

Soal Dikerjakan
Koperasi Usaha dagang NAWAN yang bergerak dalam bidang perdagangan,
dengan Saldo rekening tampak sebagai berikut:
Kas
Rp 145.300.000,00
Sediaan barang dagangan
Rp 277.400.000,00
Piutang usaha
Rp 579.026.000,00
Utang usaha
Rp 173.700.000,00
Simpanan Wajib
Rp 100.000.000,00
Simpanan Pokok
Rp 107.100.000,00
Penjualan
Rp 3.129.600.000,00
Retur penjualan
Rp
63.000.000,00
Potongan penjualan
Rp
16.274.000,00
Pembelian
Rp 2.367.000.000,00
Retur pembelian
Rp
114.700.000,00
Potongan pembelian
Rp
60.000.000,00
Biaya angkut pembelian
Rp
30.000.000,00
Biaya sewa kantor
Rp
52.500.000,00

71

Biaya Gaji dan upah


Rp
154.600.000,00
Transaksi yang terjadi pada bulan Desember 2010 sebagai berikut;
3. Membeli barang dagangan tunai Rp 10.400.000,00
4. Menjual barang dagagan secara tunai Rp 23.800.000,00
4.
Membeli kendaraan (2 mobil) yang akan digunakan untuk inventaris
kantor administrasi dan umum. Harga faktur kendaraan Rp
200.000.000,00, dan bea balik nama Rp 10.000.000,00. Untuk itu
dikeluarkan kas Rp 75.000.000,00 dan wesel jangka panjang untuk
sisanya.

8.

Menerima faktur Rp 23.000.000,00 dari harian Jawa Pos untuk biaya


iklan satu halaman penuh dan dibayar tunai.
10.
Menerima memo debet Rp 12.500.000,00 dari pelanggan barang
yang dibeli tidak sesuai dengan kualitasnya.
12.
Mengirim memo debet Rp 48.000.000,00 kepada pemasok atas
barang yang dikirim tidak sesuai dengan standat mutu.
15. Menerima memo kredit Rp 17.500.000,00 dari pemasok yang
memberi potongan tambahan.
17.
Membeli barang dagangan Rp 30.000.000,00 dengan syarat
2/10,n/30
19.
Menjual barang dagangan Rp 75.000.000,00 dengan syarat 3/10,
n/30
23.
Membayar gaji bulan Desember Rp 87.000.000,00
27. Membayar seluruh utang yang timbul tanggal 17 Desember
29.
Memerima kas secara penuh dari penjualan tanggal 19 Desember.
Diminta:
1. Buatlah jurnal yang sesuai dengan transaksi di atas!
2.Postingkan ke buku besar!
3.Buatlah neraca saldo

Informasi: 1. Biaya sewa sebenarnya yang menjadi beban tahun


2010 Rp 35.000.000
2.Sediaan barang dagangan akhir Desember 2010
sebesar Rp 244.000.000
KOPERASI USAHA DAGANG NAWAN
NERACA SALDO
30 Nopember 2010
NAMA REKENING
DEBIT
Kas
145.300

Sediaan
Barang
277.400
Dagangan
Piutang
Usaha..................................
579.026
Utang Usaha
............................................
Simpanan Pokok
.
.
Simpanan
Wajib
.
Penjualan

KREDIT

173.700
107.100
100.000
3.129.600

72

Retur Penjualan

Potongan
Penjualan
..
Pembelian

Retur
Pembelian
.
Potongan
Pembelian
..
Biaya
Angkut Pembelian
.
Biaya
Sewa Kantor dan Toko ............
Biaya Gaji dan Upah ........................

63.000
16.274
2.367.00
0

Jumlah

3.685.10

114.700
60.000

30.000
52.500
154.600
3.685.100

1. Jurnal-jumal Khusus dan Jurnal Umum


Jurnal Pembelian
Rekening
Tanggal Pembantu
Utang yang

Syarat

Des 17 Pemb.kredit

2/10. n/30

Debit: Pembelian
Kredit: Utang
Usaha
30.000
30.000

Jumal Penjualan
Tanggal

Rekening
Pembantu
Piutang yang

Des 19 Penjualan kredir

Syarat

3/10, n/30

Debit: Piutang
Usaha
Kredit: Penjualan
75.000
75.000

Jurnal Penerimaan Kas

73

Tanggal
Des

Keterangan/Rekeningrekening
Yang Dikredit

4 Penj. Tunai

29

Penerimaan piutang

Debit

Kas

Kredit

Potongan Piutang Penjualan


.
Penjualan Usaha

23.800

72.750

2.250

75.000

96.550

2.250

75.000

23.800

23.800

Jurnal Pengeluaran Kas


Keterangan atau
Tanggal
Rekening Yang Didebit
Des 3
4
8
23
27

Debit
Utang
Usaha

Pemb.Barang
dagangan
Pemb. Kendaraan
UM
Biaya iklan
Biaya gaji
Pemb. Utang

Lain-lain
10.400
75.000
23.000
87.000

30.000

Kredit
Potongan
Kas
Pembelia
n
10.400
75.000
23.000
87.000
29.400
600

74

30.000

195.400

224.80
0

600

Jurnal Umum
Tanggal

Debit

Keterangan
4 Pembelian kendaraan

Des

Kredit

135.000

Utang wesel

135.000

10

Retur Penjualan

12.500
12.500

Piutang usaha
12 Utang usaha

48.000

Retur Pembelian
15 Utang usaha
Potongan Pembelian

17.500

48.000
17.500

2. Posting ke Buku Besar Umum


Kas

Tanggal
Keterangan
Des
1
Saldo awal
30 Jurnal penerimaan kas
Jurnal pengeluaran kas

Debit

Kredit

96.550
224.800

Saldo D/K
145.300
241.850
17.050

75

Sediaan Barang Dagangan

Tanggal
Keterangan
Des
1Saldo awal

Debit

Kredit

Saldo D/K
277.400

Piutang Usaha

Tanggal
Keterangan
Des
1 Saldo awal
10 Retur Penjualan
31 Jurnal Pen erimaan kas

Debit

Kredit Saldo D/K


579.025
12.500
566.525
75.000
491.525

Utang Usaha

Tanggal
Keterangan
Des
1
Saldo awal
12 Retur pembelian
15 Potongan pembelian
31 Jurnal pengeluaran kas

Debit

Kredit

Saldo D/K
173.700
125.700
108.200
78.200

48.000
17.500
30.000

Modal
Tanggal
Keterangan
Des 1Simpanan pokok
SW

Debit

Kredit
,

Saldo D/K
107.100
100.000

76

Penjualan
Tanggal
Des

Keterangan

Debit

1 Saldo awal
31 Jurnal penerimaan kas

Kredit
23.800

Saldo D/K
3.129.600
3.153.400

Retur Penjualan
Tanggal
Keterangan
Des 1
Saldo awal
10 Jurnal umum

Debit

Kredit

Saldo D/K
63.000
75.500

Kredit

Saldo D/K

12.500

Potongan Penjualan
Tanggal.
Des

Keterangan

1 Saldo awal
31 Jurnal penerimaan kas

Debit

16.274
18.524

2.250

Pembelian
Tanggal
Des

Keterangan

1 Saldo
awpengeluaran
31 awa
Jurnal

Debit

Kredit

Saldo D/K
2.367.000
2.377.400

10.400

Retur Pembelian
Tanggal
Keterangan
Des 1
Saldo awal
12 Jurnal umum

Debit

Kredit
48.000

Saldo D/K
114.700
162.700

77

Potongan Pembelian
Tanggal
Keterangan
0
Des
1
Saldo awal
15 Jurnal umum
31 Jurnal pengl. kas

Debit

Kredit
17.500
600

Saldo D/K
60.000
77.500
78.100

Biaya Angkut Pembelian


Tanggal
Des

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K
30.000

1 Saldo awal

Biaya Sewa Kantor dan Toko


Tanggal
Des

Keterangan

Debit

1 Saldo awal
31 Penyesuaian

Kredit

17.500

Saldo D/K
52.500
35.000

Biaya Gaji dan Upah


Tanggal
Des

Keterangan

1 Saldo Awal
31 Jurnal Pengl.kas

Debit

Kredit

Saldo D/K
154.600
241.600

87.000

Sewa Kantor dan Toko dibayar dimuka


Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

Des
31 Penyesuaian

17.5000

17.500

78

Biaya Iklan
Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

Des
31 Jurnal Pengl.kas

23.000

23.000

Kendaraan
Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

Des
31 2 mobil

210.000

210.000

Utang Wesel
Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo D/K

Des
4 Jurnal umum

135.000

135.000

3. Neraca Saldo
KOPERASI USAHA DAGANG NAWAN
NERACA SALDO
Per 31 Desember 2010
NAMA REKENING
DEBIT

KREDIT

79

80