Anda di halaman 1dari 3

OSMOSIS PADA KENTANG

1. Merumuskan masalah :
Bagaimanakah pengaruh berbagai macam konsentrasi larutan gula terhadap berat
kentang?
2. Merumuskan hipotesa :
Jika semakin tinggi konsentrasi larutan gula, maka berat kentang akan semakin ringan.
3. Melakukan percobaan
Penetapan variabel :
o Variabel terikat : berat akhir kentang.
o Variable bebas :konsentrasi larutan gula.
o Variable kontrol : berat kentang, volume larutan, jenis kentang, ukuran
wadah, bentuk wadah, bahan wadah, waktu memasukkan kentang
kelembapan, jenis gula, bentuk kentang, lama peredaman.
Alat dan bahan :
Aqua gelas, 5 buah.
Gula pasir,250 gram.
Kentang ukuran seperti telur bebek, 2 buah .
Pisau, 1 buah.
Sendok teh, 1 buah.
Pipet, 1 buah.
Gelas kimia 100 ml, 1 buah.
Gelas kimia 500 ml, 1 buah.
Neraca Ohauss.
Pemotong kentang (Pelubang gabus), 1 buah.
Tissue
Penggaris
Air
Langkah- langkah percobaan :
o Siapkan semua alat dan bahan.
o Setarakan neraca Ohauss.
o Potong kentang dengan ukuran panjang 3-4 cm dengan alat pemotong
sebanyak 5 buah.
o Timbang kentang yang telah dipotong hingga 2 gram.
o Masukkan air ke dalam gelas A sebanyak 100 cc dengan kadar gula 0%.
o Timbang gula sebanyak 2.5 gram.

o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o

Masukkan gula itu ke dalam gelas B, lalu tambahkan air sampai 100 cc.
kemudian aduk hingga tercampur rata.
Timbang gula sebanyak 5 gram.
Masukkan gula ke dalam gelas C, lalu tambahkan air hingga mencapai 100
cc. kemudian aduk hingga tercampur rata.
Timbang gula sebanyak 7.5 gram.
Masukkan gula ke dalam gelas D, lalu tambahkan air hingga mencapai 100
cc. kemudian aduk hingga tercampur rata.
Timbang gula sebanyak 10 gram.
Masukkan gula ke dalam gelas E, lalu tambahkan air hingga mencapai 100
cc. kemudian aduk hingga tercampur rata.
Masukkan secara bersamaan potongan kentang ke dalam masing-masing
gelas.
Letakkan di keranjang semua pe.
Rendam selama 1 hari, lalu angkat kentang secara bersamaan untuk
menghitung perubahan berat kentang.
Catat semua perubahan, mulai dari berat, hingga keadaan kentang
Analisis data lalu ambil kesimpulan.

Data Hasil Pengamatan :


Tabel Hasil Pengamatan Osmosis pada Kentang
Perangkat
Percobaan
A

Konsentrasi
Larutan
Gula
0%

Berat kentang (gr)


Awal
Akhir

Keadaan
Kentang

Keterangan

Bertambah (0,5
gr)
Bertambah (0,4
gr)
Bertambah (0,2
gr)
Bertambah (0,1
gr)
Berkurang (0,1
gr)

2,5

Keras sekali

2,5%

2,4

keras

5%

2,2

Cukup keras

7,5%

2,1

Agak Lembek

10 %

1,9

Lembek

Analisis Data :
Perangkat percobaan yang mengalami pertambahan berat kentang adalah
perangkat A,B,C, dan D.
Perangkat percobaan yang mengalami pertambahan berat kentang paling banyak
adalah perangkat percobaan A.

Perangkat percobaan yang mengalami pertambahan berat kentang paling sedikit


adalah perangkat percobaan D.
Perangkat percobaan yang mengalami pengurangan berat kentang adalah
perangkat percobaan E.
Konsentrasi larutan gula 0 % (perangkat A) keadaan kentang keras sekali.
Konsentrasi larutan gula 2,5 % (perangkat B ) keadaan kentang keras.
Konsentrasi larutan gula 5 % (perangkat C) keadaan kentang cukup keras.
Konsentrasi larutan gula 7,5 % (perangkat D) keadaan kentang agak lembek.
Konsentrasi larutan gula 10 % (perangkat E) keadaan kentang lembek.

Kesimpulan :
Bahwa semakin tinggi konsentrasi larutan gula, maka semakin rendah berat kentang.

Anggota Kelompok 7 (XI-MIIA 1) :


Aprilia Surya T.
Habib Wachidianata D.P. (16)
Rilend Ariq P.
Siti Fatmawati
Tia Eka Novianti

(10)
(28)
(31)
(32)