Anda di halaman 1dari 14

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Asam urat, pasti tidak asing lagi dengan penyakit ini. Selama ini penyakit
asam urat lebih dikenal sebagai penyakit yang sering menyerang kebanyakan orang
yang sudah lanjut usia atau 40 tahun ke atas yang sering terlihat menderita penyakit
ini. Namun dengan gaya hidup serba instant dan modern seperti sekarang gejala asam
urat seringkali ditemukan pada orang yang lebih muda.
Asam urat merupakan hasil samping dari pecahan sel yang terdapat didalam
darah, karena tubuh secara berkesinambungan memecah dan membentuk sel yang
baru. Kadar asam urat meningkat ketika ginjal tidak mampu mengeluarkanya melalui
feces (Efendi, Makhfudli, 2009).
Umumnya yang terserang asam urat adalah pria yang telah lanjut usia,
sedangkan pada wanita didapati hingga memasuki menopause. Perjalanan penyakit
biasanya mulai dengan suatu serangan atau seseorang memiliki riwayat pernah
memeriksakan kadar asam uratnya yang nilai kadar asam urat darahnya lebih dari 7
mg/dl, dan makin lama makin tinggi (Tamher, Noorkasiani, 2009).
Di masyarakat kini beredar mitos bahwa ngilu sendi berarti asam urat.
Pengertian yang salah ini diperparah oleh iklan jamu atau obat tradisional. Penyakit
rematik banyak jenisnya. Tidak semua keluhan nyeri sendi itu berarti asam urat.
Untuk memastikannya perlu pemeriksaan laboratorium. Secara alamiah, purin
terdapat dalam tubuh kita dan dijumpai pada semua makanan dari sel hidup, yakni
makanan dari tanaman (sayur, buah, kacang-kacangan) ataupun hewan (daging,
jeroan, ikan sarden).
B. Rumusan Masalah
1. Apa definisi dari asam urat?
2. Apa saja jenis dari asam urat?
3. Apa faktor penyebab asam urat?
4. Bagaimana pathofisiologi dari asam urat?
5. Bagaimana menifestasi klinis dari asa urat?
6. Apa pemeriksaan penunjang untuk asam urat?
1

7. Bagimana asuhan keperawatan asam urat pada lansia? C. Penyakit ini merupakan gangguan metabolik karena asam urat (uric acid) menumpuk dalam jaringan tubuh. Untuk mengetahui asuhan keperawatan asam urat pada lansia D. Definisi Asam urat merupakan sebutan orang awan untuk rematik pirai (gout artritis). Untuk mengetahui jenis dari asam urat 3. Untuk menambah wawasan tentang bagaimana asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien dengan asam urat BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. 2006). yang kemudian dibuang melalui urin. terdapat timbunan atau defosit kristal asam urat didalam persendian (Wijayakusuma. Pada kondisi gout. Tujuan 1. Untuk mengetahui menifestasi klinis dari asa urat 6. Untuk menambah wawasan kepada kami penulis dan khususnya bagi pembaca makalah ini agar mendapat pemahaman mengenai asam urat dan dampak asam urat terhadap tubuh. 2. Untuk mengetahui penatalaksanaan medis untuk sam urat 8. Untuk mengetahui komplikasi dari asam urat 9. Bagaimana penatalaksanaan medis untuk sam urat? 8. Manfaat Adapun manfaat yang dapat di ambil dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut: 1. Apa komplikasi dari asam urat? 9. Bagaimana hubungan antara asam urat dengan lansia 10. Untuk mengetahui definisi dari asam urat 2. Untuk mengetahui pemeriksaan penunjang untuk asam urat 7. 2 . Untuk mengetahui faktor penyebab asam urat 4. Untuk mengetahui hubungan antara asam urat dengan lansia 10. Untuk mengetahui pathofisiologi dari asam urat 5.

99% penyebabnya belum diketahui (idiopatik). Produksi asam urat juga akan meningkat apabila adanya penyakit darah (penyakit sumsum tulang. Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain.6 mg/dl. hati. Alam. 2007). Gangguan tersebut ditandai dengan serangan berulang dari peradangan sendi yang 3 . dan penyebab lainnya adalah faktor obesitas (kegemukan). pergelangan kaki atau tangan. Gout sekunder Pada gout sekunder disebabkan antara antara lain karena meningkatnya produksi asam urat karena nutrisi. ginjal. maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita.1 – 8. 2011) jenis asam urat yaitu : a.Selain itu asam urat merupakan hasil metabolisme normal dari pencernaan protein (terutama dari daging. mengonsumsi alkohol. lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut. Hadibroto. Gangguan asam urat terjadi bila kadar tersebut mencapai lebih dari 12 mg/dl ( Sustrani. Secara umum asam urat adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. dengan perbedaan untuk pria 2. B. b. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Gout primer Pada gout primer. Purin adalah salah satu senyawa basa organik yang menyusun asam nukleat (asam inti dari sel) dan termasuk asam amino. lutut. Untuk mereka yang berusia lanjut kadar tersebut lebih tinggi. feses. 2007. 2004). yaitu mengonsumsi makanan dengan kadar purin tinggi. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu (Hidayat. polisetemia). kadar trigiserin yang tinggi.0 – 6. dan bahu. Diduga berkaitan dengan kombinasi faktor genetik dan factor hormonal yang menyebabkan gangguan metabolisme yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat atau bisa juga diakibatkan karena berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh. siku. atau keringan (Sustrani. pada asam urat bagian tubuh yang terkena terutama adalah ibu jari kaki. 2007 ).5 mg/dl dan wanita 2. Berbeda dengan artritis lain. dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini. Jenis Asam Urat Menurut (Ahmad. dan beberapa jenis sayuran seperti kacang dan buncis) atau dari penguraian senyawa purin yang seharusnya akan dibuang melalui ginjal. penyakit kulit (psoriasis). unsur pembentuk protein. Kadar normal asam urat darah dalam rata-rata adalah antara 3 – 7 mg/dl.

diabetes mellitus juga bisa menyebabkan asam urat. obesitas. sehingga mengakibatkan kristal asam urat menumpuk dalam tubuh. Faktor dari luar Penyebab asam urat yang paling utama adalah makanan atau faktor dari luar.akut. penyakit sumsum tulang dan polisitemia. b. alkohol.Menurunnya eksresi asam urat . Hadibroto. Hiperuricemia merupakan hasil : . D. Selain itu. maka asam urat tersebut akan mengkristal dan akan membentuk garam – garam urat yang berakumulasi atau menumuk di jaringan konectif diseluruh tubuh.Kombinasi keduanya Saat asam urat menjadi bertumpuk dalam darah dan cairan tubuh lain. asam urat bisa disebabkan oleh penyakit darah. Penyebab Menurut (Ahmad. 2011) penyebab asam urat yaitu : a. penumpukan ini 4 . dan cedera pada ginjal (Sustrani.Meningkatnya produksi asam urat akibat metabolisme purin abnormal . C. Asam urat dapat meningkat dengan cepat antara lain disebabkan karena nutrisi dan konsumsi makanan dengan kadar purin tinggi. kerusakan (deformitas) sendi secara kronis. 2007 ). kadang-kadang disertai pembentukan kristal natrium urat besar yang dinamakan tophi (tophus). dimana usia diatas 40 tahun atau manula beresiko besar terkena asam urat karena proses penguraian dan metabolism sudah menurun. Faktor dari dalam Adapun faktor dari dalam adalah terjadinya proses penyimpangan metabolisme yang umumnya berkaitan dengan faktor usia. konsumsi obat – obatan. intake bahan yang mengandung asam urat tinggi dan sistem eksresi asam urat yang tidak adekuat akan menghasilkan akumulasi asam urat yang berlebihan di dalam plasma darah (hiperuricemia). Penimbunan ini menimbulkan iritasi lokal dan menimbulkan responinflamasi. Patofisiologi Adanya gangguan metabolisme purin dalam tubuh. Alam.

disebut tofi. Adanya Kristal memicu respon inflamasi akut dan netrofil melepaskan lisosomnya. Dapat terjadi dalam jaringan bila konsentrasi dalam plasma lebih dari 9 mg/dl. Bisa juga mengenai tumit. Hadibroto. sebagai berikut : Presipitasi Kristal monosodium urat. Karena itu dikenal empat tahap gout (Sustrani. terasa panas dan lunak. siku dan jari tangan.Banyak faktor yang berperan dalam mekanisme serangan gout. merah. dan dimulai pada malam hari. Mekanisme serangan gout akan berlangsung melalui beberapa fase secara berurutan. pergelangan tangan dan kaki. lutut. Lisosom tidak hanya merusak jaringan. Persendian yang terserang tampak meradang. Manifestasi Klinis Serangan asam urat umumnya terasa secara tiba-tiba (acute attack) tanpa disertai dengan gejala sebelumnya. tapi juga menyebabkan inflamasi. Pembentukan kristal menghasilkan faktor kemotaksis yang menimbulkan respon leukosit PMN dan selanjutnya akan terjadi fagositosis kristal oleh leukosit. Salah satunya yang telah diketahui peranannya adalah konsentrasi asam urat dalam darah. Akut Pada tahap ini gejalanya muncul tiba-tiba dan biasanya menyerang satu atau beberapa persendian. tapi penderitanya harus sadar diri untuk menurunkan kelebihan tersebut dengan melakukan perubahan pola makan atau gaya hidup. Asymptomatic (tanpa gejala) Pada tahap ini kelebihan asam urat tidak membutuhkan pengobatan. Respon leukosit polimorfonukuler (PMN). Serangan susulan biasanya berlangsung 5 . E. dan rasanya berdenyut-denyut atau nyeri seperti ditusuki jarum. janringan para – artikuler misalnya bursa. tendon dan selaputnya. Kristal urat yang bermuatan negatif akan dibungkus (coate) oleh berbagai macam protein. . 2. Rasa sakit pada persendian tersebut mungkin berkurang dalam beberapa hari. Pembungkusan dengan IgG akan merangsang netrofil - untuk berespon terhadap pembentukan kristal. Sakit yang dirasakan penderita seringnya dimulai di malam hari. dengan lokasi utama pada sendi ibu jari kaki (big toe joint). sonovium. Alam. tapi bisa muncul kembali pada interval yang tidak tentu. Prseipitasi ini terjadi di rawan. 2007) : 1.

ruam kulit. Pemeriksaan diagnostic dapat berupa : o Asam urat meningkat o Sel darah putih dan sedimentasi eritrosit meningkat (selama fase akut) o Pada aspirasi sendi ditemukan aam urat o Pemeriksaan urin o Rontgen 6 . Pemeriksaan kadar asam urat ini akan lebih tepat lagi bila dilakukan dengan cara enzimatik. Kadang-kadang didapatkan leukositosis ringan dengan LED meninggi sedikit. Pada beberapa penderita berlanjut menjadi artritis gout yang kronis.3 derajat celsius atau lebih. Kronis Tahap di mana massa kristal asam urat (tophi) menumpuk di berbagai wilayah jaringan lunak tubuh penderitanya. diare atau muntah. Kadar asam urat normal dalam serum pada pria 8 mg/dl dan pada wanita 7 mg/dl. Pemeriksaan Penunjang Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar asam urat yang tinggi dalam darah (> 6mg/dl). Disamping ini pemeriksaan tersebut. F. bengkak pada kaki atau peningkatan berat badan yang tiba-tiba. sedang di lain pihak banyak pula yang tak akan mengalaminya lagi. Diagnosis dapat dipastikan bila ditemukan gambaran kristal asam urat (berbentuk lidi) pada sediaan mikroskopik. sakit tenggorokan. Serangan artritis akut biasanya akan berhenti secara menyeluruh setelah asam urat hilang dari sendi. 4. walaupun telah dilakukan perawatan.lebih lama. demam. lidah berwarna merah. pemeriksaan cairan tofi juga penting untuk menegakkan diagnosis. tidak menurun selama tiga hari. atau gusi berdarah. Interkritikal Tahap di mana penderita asam urat mengalami serangan berulang yang tidak menentu. Gejala lain yang mungkin terjadi adalah. Kadar asam urat dalam urin juga sering tinggi (500 mg/dl/24 jam). dengan suhu tubuh 38. Cairan tofi adalah cairan berwarna putih seperti susu dan kental sekali sehingga sukar diaspirasi. 3.

latihan fisik berlebihan stres. untuk menghilangkan rasa nyeri. beri kompres dingin beberapa jam sekali selama 15 sampai 20 menit pada sendi yang nyeri untuk mengurangi nyeri . Dengan demikian dapat mengontrol asupan semaksimal mungkin. H. asparagus dan jamur. tapi usaha pencegahan asam urat pada umumnya adalah menghindari segala sesuatu yang dapat menjadi pencetus serangan misalnya. kacang-kacangan.G. jantung. Penatalaksanaan Perawatan yang dapat dilakukan berupa tindakan darurat sewaktu terjadi serangan. ginjal. 3. cumi. perlu dilakukan perawatan khusus untuk melatih agar dapat bergerak mandiri. kerusakan ligament dan tendon (otot). dan gagal ginjal. dan makanan yang mengandung purin berlebihan seperti daging. Kadar tinggi (150-180 mg/100 g) : Jerohan (hati. Alam. Komplikasi Komplikasi yang terjadi pada penyakit asam urat adalah persendian menjadi rusak sehingga pincang. hati). Minum obat penahan sakit (analgesik biasa). limpa. Bila terjadi serangan gout secara tiba-tiba maka tindakan darurat yang bisa dilakukan adalah (Sustrani. tetapi mengurangi konsumsi makanan berlemak dan alkohol dapat memperkecil kemungkinan terjadi serangan gout. Kadar rendah (dibawah 50 mg/100 g ) : Gula telur dan susu Mengimbangi konsumsi makanan tersebut dengan minum air yang banyak untuk membantu memperlancar pembuangan asam urat oleh tubuh.5 liter atau 8 sampai 10 gelas sehari) untuk membantu mengeluarkan asam urat dari tubuh melalui urin. 2. peradangan tulang. Mengenali jenis makanan yang kadar purinnya amat tinggi. Adapun jenis bahan makanan yang dapat dikenali adalah (Yenrina. Meskipun serangan berulang dapat dicegah dengan pemberian obat. dan perawatan sendiri setelah memperoleh diagnosa. a. 4. selain itu bila tergolong gemuk sebaiknya mengurangi berat badan dengan melakukan olah raga yang juga bermanfaat untuk mencegah kerusakan sendi. sedang dan rendah. kepiting. Bila terjadi komplikasi kelumpuhan pada penderita berusia sangat lanjut. 7 .2007 ) . b. bahkan ikan asin. paru. Kadar sedang (50-150 mg/ 100 g) : Daging sapi. udang. batu ginjal (kencing batu). pengobatan dokter. Istirahatkan sendi agar lekas sembuh. Minum banyak air (lebih dari 3. 1. kerang. Pencegahan . 2008 ) . Hadibroto . Belum ditemukan cara yang efektif. c. otak) dan sari pati daging. jerohan (ginjal.

. Makhfudli. Pada usia lanjut terjadi kemunduran sel-sel karena proses penuaan secara nyata yang menyebabkan kelemahan peda fisik.2009). Pada lanjut usia. 2009). timbulnya berbagai macam penyakit seperti peningkatan kadar asam urat yang dapat menimbulkan terjadinya penyakit seperti batu ginjal. Olahraga baik bagi kesehatan lanjut usia. 8 bertambahnya usia (Ferry effendi. 2009). kemunduran fisik. dan rematik (Ferry Efendi. olahraga penting untuk menghambat terjadinya berbagai penyakit yang disebabkan Makhfudi. Sehingga menunjukkan olahraga penting bagi lansia untuk menghambat kehilangan fungsional. Penyakit ini sering menyebabkan gangguan pada satu sendi misalnya paling sering pada salah satu pangkal ibu jari kaki. Penyakit asam urat atau biasa dikenal dengan gout merupakan penyakit yang menyerang para lanjut usia (lansia) terutama kaum pria. kelemahan pada organ. walaupun dapat menyerang lebih dari satu sendi. Penyakit ini sering menyerang para lansia dan jarang didapati pada orang yang berusia dibawah 60 tahun dengan usia rata-rata paling banyak didapati pada usia 65-75 tahun.I. dan semakin sering didapati dengan bertambahnya usia (Nyoman Kertia. Hubungan Kadar Asam Urat dengan Lansia Pada lanjut usia terjadi kemunduran sel-sel karena proses penuaan yang dapat berakibat pada kelemahan organ. tidak bergerak sama sekali mempercepat penurunan fisik. gout.

kesulitan untuk mengunyah. Kulit : kontraktur atau kelainan pada sendi dan otot 2. Tanda: Malaise Keterbatasan rentang gerak .BAB III ASUHAN KEPERAWATAN A. 8. HIGIENE Gejala: Berbagai kesulitan untuk melaksanakan aktivitas pribadi. KARDIOVASKULER Gejala : Jantung cepat. KEAMANAN 9 . INTEGRITAS EGO Gejala: Faktor-faktor stress akut atau kronis : Misalnya finansial. hilangnya sensasi pada jari tangan Tanda: Pembengkakan sendi 7. Bagaimana gejala awalnya dan bagaimana klien menanggulanginya. bengkak. Tanda : Penurunan berat badan. identitas pribadi misalnya ketergantungan orang lain 4. Tentukan apakah ada nyeri saat digerakkan. MAKANAN ATAU CAIRAN Gejala: Ketidakmampuan untuk menghasilkan/ mengkonsumsi makanan/ cairan adekuat : mual. kekeringan pada membran mukosa 5. Obat-obatan yang diperoleh b. DASAR DATA PENGKAJIAN PASIEN 1. periksa adanya nodul diatas sendi. ketergantungan pada orang lain. AKTIVITAS/ISTIRAHAT Gejala : Nyeri sendi karena gerakan. tekanan darah menurun 3. dan kemerahan. 6. pekerjaan. biasanya pada ibu jari kaki atau pada sendi-sendi lain. Tanyakan keluhan nyeri yang terjadi. memburuk dengan stress pada sendi : kekakuan pada pagi hari. factor-faktor hubungan Keputusasaan dan ketidak berdayaan Ancaman pada konsep diri. NYERI / KENYAMANAN Gejala: Fase akut dari nyeri terasa nyeri kronis dan kekakuan a. NEUROSENSORI Gejala: Kebas/kesemutan pada tangan dan kaki. demam subfebris. anoreksia. nyeri tekan. citra tubuh. adakah riwayat gout dalam keluarga. ketidakmampuan. atrofi otot.

kelemahan otot. melaporkan kerusakan 1. melaporkan Bantu nerinya pasien dalam 2. Jelaskan dan dengan pereda nyeri tindakan nyeri non 4. tulang rawan/ kerusakan integritas jaringan sekunder tehadap gout 2. Untuk mengetahui faktor pencetus nyeri faktor pencetus 3. Diagnosa keperawatan 1. penurunan rawan/ nyeri Nyeri jaringan sekunder 1. Intervensi No 1 Diagnosa Tujuan & kriteria keperawatan hasil Nyeri Setelah dilakukan akut/kronis tindakan behubungan Selama 3x24 jam dengan nyeri peradangan berkurang/hilang sendi. Ajarkan relaksasi kebutuhan oksigen terpenuhi dan terkait mengurangi nyeri otot rangka dpt yg darah teknik ketegangan mengurangi 10 dalam mengurangi nyeri farmakologi menjadi 0-1 Untuk mengetahui keefektifan bantu pasien terkait berkurang Skala dan mengidentifikasi tulang integritas Kaji observasi 2. KH: penimbunan  Pasien tampak  rileks Pasien kristal pada membran kep. dan tipe pasien dalam nyeri. Rasional dan skala nyeri sinovial. Gangguan citra diri berhubungan dengan perubahan bentuk kaki dan terbentuknya tofus C.Gejala: Kesulitan dalam menangani tugas/pemeliharaan rumah tangga. Menurunkan kadar asam urat serum dan . dan kekakuan pada sendi 3. nyeri pada gerakan.  intervensi 5. respon subjektif intensitas. Hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan rentang gerak. kekeringan pada mata dan membran mukosa B. 3. Nyeri akut/kronis behubungan dengan peradangan sendi. penimbunan kristal pada membran sinovial. Untuk mengetahui lokasi. Akan melancarkan peredaran sehingga ü tehadap gout 4.

tonus dan kekuatan ektremitas yang tdk otot. aktif Gerakan aktif masaa. Untuk mempertahankan 4. dan kemampuan adanya dalam peningaan Anjurkan pasien gerak 3. Kolaborasi dengan tim medis untuk pemberian obat analgetik dan allopurinol. fisik gerakan.intensitas nyeri mengurangi nyeri pasien. sesuai kelemahan kemampuannya. 2 Hambatan Setelah dilakukan mobilitas tindakan fisik keperawatan berhubungan selama 3x24 jam dengan psien penurunan melaksanakan rentang aktivitas gerak. 5. Kolaborasi sendi dengn ahli fisioterapi melakukan untuk latihan fisik aktivitas tanpa pasien sesuai kemampuanya. bantuan Kemampuan mobilisasi ekstremitas dapat ditingkatkandengan latihan fisik dari tim fisioterapi 3 Gangguan citra Setelah dilakukan 1. 4. kerusakan mampu nyeri KH: pada Kaji mobilitas yg pernafasan latihan 3.  2. diri tindakan 11 Kaji perubahan 1. serta sakit memperbaiki fugi jantung dan Bantu pasien kontraktur pada sendi sendi Kekuatan otot dan perawatan diri bertambah Pasien dapat melakukan memberi pada melakukan  2. latihan kekakuan  pasien aktivitas tidak mengalami Mengethui tingkat ada dan observasi melakuka dengan Pasien 1. otot. 1. Menentukan .

Kolaborasi perubahan peran yg ahli penting neuropsikologi&ko perkembangan seling perasaan indikasi 12 dg bila ada utk . Dukung perubahan&memaha perilaku/usaha mi peningkatan minat dimasa mendatang partisipasi peran individu dlm aktivitas rehabilitasi 5. penampilan Mengenali perubahan aktual sisi perawat kedua sehat menunjukkan  dan Bantu dan Membantu meningkatkan anjurkan perawatan perasaan yg diri&mengontrolnya baik dan harga memperbaiki pada 4. Pasien dpt beradaptasi terhadap 4. Pasien mampu Ingatkan kembali realita 2. kebiasaan fungsi tubuh. Membantu pasien menyatakan bahwa masih dapat bahwa penerimaan menggunakan menerima diri yg sakit dan belajar bagian dari seluruh mengontrol sisi yg tubuh terhadap situasi Pasien penerimaan 3.berhubungan keperawatan dengan selama 3x24 jam perubahan diharapkan bentuk kaki diri citra pasien dan meningkat terbentuknya KH: tofus   persepsi bantuan individual berhubunganya dg dlm menyusun derajat rencana perawatan ketidkmampuan atau pemilihan intervensi 2. Dapat memfasilitasi 5. 3.

Saran Setelah kita mengatahui tentang penyebab maupun perjalanan penyakit dari asam urat sebaiknya kita berusaha mencegah terjadinya asam urat terlebih 13 . Kadar asam urat dalam tubuh dioengaruhi oleh usia yang semakin bertambah terutama pada lansia. terjadinya proses penyimpangan metabolisme yang umumnya berkaitan dengan faktor usia. pertama faktor dari luar. B. alkohol. tulang rawan/ kerusakan integritas jaringan sekunder tehadap gout. Kedua factor dari dalam. Simpulan Asam urat merupakan suatu gangguan metabolik karena kandungan asam urat (uric acid) menumpuk dalam jaringan tubuh. Diagnose yang ditemukan : Nyeri akut/kronis behubungan dengan peradangan sendi. dan diabetes mellitus. lutut. penyakit darah. pergelangan tangan dan kaki. Bisa juga mengenai tumit. Gejala yang muncul terasa secara tiba-tiba (acute attack) tanpa disertai dengan gejala sebelumnya.BAB IV PENUTUP A. Terdapat dua factor penyebab terjadinya asam urat . obesitas. dan kekakuan pada sendi. konsumsi obat – obatan. dan dimulai pada malam hari. nyeri pada gerakan. Hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan rentang gerak. penimbunan kristal pada membran sinovial. dengan lokasi utama pada sendi ibu jari kaki (big toe joint). Gangguan citra diri berhubungan dengan perubahan bentuk kaki dan terbentuknya tofus. siku dan jari tangan. penyakit sumsum tulang dan polisitemia. kelemahan otot. asam urat dapat meningkat dengan cepat disebabkan karena nutrisi dan konsumsi makanan dengan kadar purin tinggi.

EGC. 2001. Prince.dahulu. Smeltzer.blogspot. Machfud. EGC. Sylvia Anderson. 1999. 2002. Edisi ke 3. Ed. Suparyanto. Buku Ajar Bedah Medikal Bedah. Vol 3. Penerbit Buku Kedokteran. Metabolisme Purin dan Pirimidin. Edisi 8 Vol 2. EGC. Jakarta: Grafika Mulia Brunner & suddath. BG. 14 . Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Jakarta : Media Aeusculapius. SC & Bare. Jakarta. Jakarta. http://dr-suparyanto-m. Rahasia Pijat Reflrksi. Arif. Jakarta..com (Online) 01 Juli 2012. Kapita Selekta Kedokteran. Bagi yang sudah menderita asam urat sebaiknya segera dilakukan penanganan agar tidak terjadi komplikasi dan juga mengurangi makanan yang mengandung purin. 2010.kes. 2001 Mansjoer . 4.. DAFTAR PUSTAKA Ali. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth.