Anda di halaman 1dari 2

Kota Langsa merupakan salah satu kota otonom termuda di Provinsi Nanggroe Aceh

Darussalam. Secara geografis wilayah Kota Langsa mempunyai kedudukan
strategis, baik dari segi ekonomi maupun sosial budaya. Mempunyai potensi di
bidang Industri, Perdagangan dan Pertanian, Kota Langsa mempunyai prospek yang
baik bagi pemenuhan pasar di dalam dan luar negeri.
Kota Langsa mempunyai luas wilayah 262,41 KM2, yang terletak pada posisi antara
04° 24’ 35,68’’ – 04° 33’ 47,03” Lintang Utara dan 97° 53’ 14,59’’ – 98° 04’ 42,16’’
Bujur Timur, dengan ketinggian antara 0 – 25 m diatas permukaan laut serta
mempunyai batas-batas wilayah sebagai berikut :
· Sebelah Utara berbatasan dengan Selat Malaka
· Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh
Timur
· Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh
Timur
· Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh
Tamiang.

Tata Guna Tanah
Kota Langsa dengan luas 26.241 Ha, merupakan daerah Perdagangan, Industri dan Pertanian,
dimana area perkebunan mencapai 39,88 persen dari keseluruhan luas daerah Kota Langsa atau
sebesar 10.466 Ha. Luas area untuk bangunan/pekarangan mencapai 6.037 Ha atau 23,01 persen
dari total luas Kota Langsa, lahan sawah mencapai 1.925 Ha atau sebesar 7,34 persen,
ladang/huma mencapai 1.864 Ha atau sebesar 7,10 persen, tambak/kolam seluas 1.344 Ha atau
5,08 persen, tegalan/kebun 1.267 Ha atau 4,83 persen, dan perkebunan rakyat 1.244 Ha atau 4,74
persen.
Sebelum Ditetapkan Menjadi Kota, Langsa Adalah Bagian Dari kabupaten Aceh
Timur Yang Ibukota Kabupatennya adalah langsa dan Merupakan Kota Administratif
Yang Dibentuk Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 1991 Tanggal 22
Oktober 1991, dan Diresmikan Oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Pada
Tanggal 2 April 1992.
Kemudian, sesuai dengan perkembangan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam baik
dari segi Budaya, Politik dan Ekonomi, Propinsi ini Semakin Dituntut
Mengembangkan diri, Khususnya dari segi Pemerintahan sehingga pada Tahun 2001
terbentuklah Kota Langsa yang merupakan Pemekaran dari Kabupaten Aceh Timur
berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2001 pada tanggal 21 Juni 2001
dan Peresmiannya dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 17 Oktober 2001 Oleh

MM yang dilantik Oleh Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam pada Tanggal 2 Nopember 2001 di Banda Aceh. Dan sebagai Walikota Definitif Hasil Pilkadasung 2006 adalah Drs. . Pada awal terbentuknya Kota Langsa terdiri dari 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Langsa Barat. Kemudian dimekarkan menjadi 5 Kecamatan Berdasarkan Qanun Kota Langsa No 5 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kecamatan Langsa lama dan Langsa Baro. MM yang dilantik oleh Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam pada tanggal 14 Maret 2007 di Langsa. Zulkifli Zainon. Azhari Aziz.Menteri dalam Negeri Atas Nama Presiden Republik Indonesia. SH. Pejabat Walikota Pertama Yaitu H. Kecamatan Langsa Kota dan Kecamatan Langsa Timur dengan Jumlah Desa Sebanyak 45 Desa (Gampong) dan 6 Kelurahan.