Anda di halaman 1dari 26

WATER POWER AND MICROHYDROPOWER

Disusun untuk memenuhi tugas Matakuliah Statistika yang dibimbing
oleh Bapak Dr. H. M. Alfian Mizar, MP

MAKALAH

OLEH :
Aden Ayun Barkos

150551806296

Halimahtus Mukminna

150551805978

PKJ A

UNIVERSITAS NEGERI MALANG
PASCASARJANA
PRODI PENDIDIKAN KEJURUAN
FEBRUARI 2016

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Energi air adalah energi yang telah dimanfaatkan secara luas di Indonesia
yang dalam skala besar telah digunakan sebagai pembangkit listrik. Beberapa
perusahaan di bidang pertanian bahkan juga memiliki pembangkit listrik sendiri
yang bersumber dari energi air. Di masa mendatang untuk pembangunan pedesaan
termasuk industri kecil yang jauh dari jaringan listrik nasional, energi yang
dibangkitkan melalui sistem mikrohidro diperkirakan akan tumbuh secara pesat.
Energi memiliki peranan penting dalam menunjang kehidupan manusia.
Berbagai kebutuhan manusia bergantung kepada energi. Tidak dapat dipungkiri
bahwa kemajuan peradaban suatu Negara tidak dapat lepas dari ketersediaan
energinya. Seiring dengan perkembangan zaman kebutuhan akan energi pun terus
meningkat. Untuk dapat memenuhi kebutuhan energi yang digunakan oleh
manusia maka perlu dilakukan pemanfaatan energi yang tersedia di alam secara
optimal.
Salah satu sumber energi yang sangat cocok dikembangkan di Indonesia
adalah pembangkit listrik tenaga air baik skala besar ataupun skala kecil
(PLTMH). Air merupakan sumber energi yang murah dan relatif mudah
didapat, karena pada air tersimpan energi potensial (pada air jatuh) dan energi
kinetik (pada air mengalir). Air dapat digunakan menjadi salah satu sumber
energi alternatif untuk menggantikan energi bahan bakar fosil yang semakin
menipis. Menurut data ESDM, potensi hidro yang ada di Indonesia untuk skala
besar terinditifikasi 75 GW dengan kapasitas terpasang 4200 MW atau hanya
termanfaatkan 5,6 %. Sedangkan untuk energi hidroskala kecil, Indonesia
mempunyai potensi sebesar 450 MW dan baru dimanfaatkan sebesar 210 MW
atau sekitar 46,67 %. Direncanakan pada tahun 2025 pemanfaatan mikro hidro
sebesar 450 MW.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas maka dapat di rumuskan
masalah-masalah sebagai berikut:
1. Apa yang dimaksud energi air (water power) ?

8. Tujuan Penulisan Berdasarkan uraian rumusan masalah di atas maka dapat di ketahui tujuan penulisan dari makalah sebagai berikut: 1. 3. 6. 6. Tenaga air (Hydropower) adalah energi yang diperoleh dari air yang mengalir. Bagaimana potensi air sebagai sumber energi ? Apa yang dimaksud mikrohidropower ? Bagaimana sistem mikrohidro bekerja ? Bagaimana teknologi PLTMH ? Bagaimana prinsip kerja PLTMH ? Bagaimana perencanaan instalasi PLTMH ? Apa keuntungan dan kerugian teknologi PLTMH ? C. 4. 7. 7. 2. 8. Pengertian Tenaga Air Air merupakan sumber energi yang murah dan relatif mudah didapat. Tenaga Air (Water Power) 1. karena pada air tersimpan energi potensial (pada air jatuh) dan energi kinetik (pada air mengalir). 5. 5. Untuk mengenal dan mengetahui energi air (water power) Untuk mendeskripsikan potensi air sebagai sumber energi Untuk mengenal dan mengetahui mikrohidropower ? Untuk mendeskripsikan sistem mikrohidro bekerja ? Untuk mendeskripsikan teknologi PLTMH ? Untuk mendeskripsikan prinsip kerja PLTMH ? Untuk mendeskripsikan perencanaan instalasi PLTMH ? Untuk mengetahui keuntungan dan kerugian teknologi PLTMH ? BAB II PEMBAHASAN A. 3. Pemanfaatan energi air . Energi yang dimiliki air dapat dimanfaatkan dan digunakan dalam wujud energi mekanis maupun energi listrik.2. 4.

Memasuki abad 19 turbin air mulai dikembangkan. Aliran sungai ini menuju ke laut.banyak dilakukan dengan menggunakan kincir air atau turbin air yang memanfaatkan adanya suatu air terjun atau aliran air di sungai. dan arus laut. Hydroelectric ini menyumbang sekitar 715. Gelombang pasang dipengaruhi oleh gravitasi bulan. Air akan jatuh sebagai hujan setelah ia memiliki massa yang cukup. serta rotasi bumi. Pada lubang-lubang tersebut terdapat turbin yang berfungsi mengubah energi kinetik dari gerakan air menjadi energi mekanik yang dapat menggerakan generator listrik. Air yang jatuh di dataran tinggi akan terakumulasi menjadi aliran sungai. Sejak awal abad 18 kincir air banyak dimanfaatkan sebagai penggerak penggilingan gandum. Di mana air menguap. ombak. penggergajian kayu dan mesin tekstil. kemudian terkondensasi menjadi awan.000 MW atau sekitar . Total energi yang tersedia dari suatu reservoir air adalah merupakan energi potensial air E=m. Pada bagian bawah dam tersebut terdapat lubang-lubang saluran air. kita mengetahui bahwa air memiliki siklus. Besarnya tenaga air yang tersedia dari suatu sumber air bergantung pada besarnya head dan debit air. yaitu gelombang pasang. Tenaga air yang memanfaatkan gerakan air biasanya didapat dari sungai yang dibendung. Di alam sekitar kita. sedangkan ombak disebabkan oleh angin yang berhembus di permukaan laut dan arus laut di sebabkan oleh perbedan kerapatan (massa jenis air). suhu dan tekanan. Di laut juga terdapat gerakan air. Energi listrik yang berasal dari energi kinetik air disebut "hydroelectric". air di seluruh permukaan bumi ini bergerak (mengalir).h dengan m adalah massa air h adalah head (m) g adalah percepatan gravitasi Pada dasarnya.g. Dalam hubungan dengan reservoir air maka head adalah beda ketinggian antara muka air pada reservoir dengan muka air keluar dari kincir air/turbin air.

Air memutar kincir dan air jatuh ke permukaan lebih rendah. Pemanfaatan energi air dalam skala kecil dapat berupa penerapan kincir air dan turbin. dan under-shot. Namun eksploitasi terhadap sumber energi yang satu ini juga harus memperhatikan ekosistem lingkungan yang sudah ada. 61% dari kebutuhan listrik negara berasal dari Hydroelectric. Potensi ini dapat dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik dengan kapasitas 100 MW ke atas dengan jumlah sekitar 800 MW. 2. Dikenal ada tiga jenis kincir air berdasarkan sistem aliran airnya. c) Run-of-the-river yang dibangun dengan memanfaatkan energi kinetik dari aliran air tanpa membutuhkan reservoir air yang besar. Aliran air yang . hingga kecepatan air. air melalui atas kincir dan kincir berada di bawah aliran air. Energi air dimanfaatkan dalam bentuk: a) Bendungan pembangkit listrik. posisi kincir air diletakkan agak ke atas dan sedikit menyentuh air. Salah satu penerapannya adalah kincir Air. ketinggian. Kincir bergerak searah jarum jam. hydropower dapat diperoleh dari aliran air datar. Pada kincir breast-shot. Dalam hal ini energi yang tersedia merupakan energi kinetik. yaitu: overshot. Potensi air sebagai sumber energi terutama digunakan sebagai penyedia energi listrik melalui pembangkit listrik tenaga air maupun mikrohidro. Pada kincir overshot. yang diperhitungkan dari jumlah massa air. Potensi tenaga air di seluruh Indonesia diperkirakan sebesar 75. Pada kincir under-shot.19% kebutuhan listrik dunia. Bahkan di Kanada. Selain memanfaatkan air jatuh. Bahkan gerakan air yang lambat mampu diubah ke dalam bentuk energi lain. Potensi Air Sebagai Sumber Energi Energi air digunakan karena memiliki massa dan mampu mengalir. kincir diletakkan sejajar dengan aliran air sehingga air mengalir melalui tengah-tengah kincir. Turbin air didesain untuk mendapatkan energi dari berbagai jenis reservoir. breast-shot. Air memutar kincir berlawanan dengan arah jarum jam. Umumnya dipakai di daerah terpencil yang memiliki banyak sumber air.684 MW. Air memiliki massa jenis 800 kali dibandingkan udara. Banyaknya sungai dan danau air tawar yang ada di Indonesia merupakan modal awal untuk pengembangan energi air ini. b) Mikrohidro yang dibangun untuk membangkitkan listrik hingga skala 100 kilowatt.

Pembangkit listrik kecil yang dapat menggunakan tenaga air dengan cara memanfaatkan tinggi terjunan/head (dalam meter) dan jumlah debit airnya (m3/detik). Mikro artinya kecil sedangkan hidro artinya air. . Kondisi air yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber daya (resources) penghasil listrik adalah yang memiliki kapasitas aliran dan ketinggian tertentu serta instalasi.menyentuh kincir menggerakkan kincir sehingga berlawanan arah dengan jarum jam. melalui sebuah pipa yang ujungnya dipasangkan filter untuk menyaring air sehingga kotoran tidak masuk ke pipa dan turbin. Microhydropower 1. Besar daya yang dapat diberikan aliran air melalui kincir atau turbin dapat dihitung dengan rumus berikut : Dimana : Bhp = Daya yang diberikan aliran air melalui kincir (Watt) η = Efisiensi sistem (-) σ = Berat air persatuan volume (N/m3) Q = Debit air (m3/det) h = Ketinggian permukaan (m) B. Dalam prakteknya istilah ini tidak merupakan sesuatu yang baku namun Mikrohidro. Sistem Mikrohidro Sistem mikrohidro Gambar 1 terdiri dari penampungan air dalam bentuk bendungan kecil (A). pasti menggunakan air sebagai sumber energinya. Pembangkit Lisrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) adalah istilah yang digunakan untuk instalasi pembangkit listrik yang menggunakan energi air. 2. Pengertian Microhydropower Mikrohidro hanyalah sebuah istilah. Semakin besar kapasitas aliran maupun ketinggiannya dari instalasi maka semakin besar energi yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.

Air buangan dialiskan ke saluran pembuangan dan kembali ke sungai. Turbin H. Pipa pesat D. Generator G. Pipa lubang angin C. Katup pembuka (D) dipasang sebelumturbin. Tangki air dari bendungan B.Gambar 1. dilengkapi dengan pipa pernapasan udara (B) gunanya agar udara yang terjebak dalam pipa bisa keluar dan tidak menghantam sudu-sudu turbin. Aliran air dari pipa pesat melewati katup spear (E) untuk mengatur debit air yang masuk ke turbin air (G). Akibat energi potensial air. ketika dilakukan perbaikan berkala pada turbin. Katup pembuka atau Gate valve E. Spear valve F. sudu-sudu turbin akan memutar poros turbin yang dikopel langsung dengan generator listrik (F). 3. Dudukan Turbin Pipa menuju turbin sering disebut pipa pesat (C). Sistem pembangkit listrik mikrohidro Keterangan Gambar : A. Generator akan menghasilkan energi listrik yang siap digunakan untuk berbagai kebutuhan. Teknologi PLTMH . gunanya untuk menutup aliran air ke Turbin.

Sebab instalasi pembangkit listrik seperti ini mengunakan sumber daya yang disediakan oleh alam dan ramah lingkungan. Pembangkit listrik tenaga air dibawah 200 kW digolongkan sebagai PLTMH. sedangan beda ketinggian daerah aliran sampai ke instalasi dikenal dengan istilah head. Dengan perkembangan teknologi sekarang maka energi aliran air beserta energi dari pengaruh perbedaan ketinggian dengan daerah tertentu (tempat instalasi yang akan dibangun) akan dapat diubah menjadi energi listrik. Biasanya Mikrohidro dibangun berdasarkan adanya air yang mengalir di suatu daerah dengan kapasitas dan ketinggian yang memadai. Ini . Suatu kenyataan bahwa alam memiliki air terjun atau jenis lainnya yang menjadi tempat air mengalir. Gambar 2. melainkan dengan mengalihkan aliran air sungai ke satu sisi dari sungai tersebut selanjutnya mengalirkannya lagi ke sungai pada suatu tempat dimana beda tinggi yang diperlukan sudah diperoleh.PLTMH umumnya merupakan pembangkit listrik jenis run of river dimana head diperoleh tidak dengan cara membangun bendungan besar. Istilah kapasitas mengacu kepada jumlah volume aliran air persatuan waktu (flow capacity). Mikrohidro juga dikenal sebagai white resources dengan terjemahan bebasnya yaitu ”energi putih”. Bagian dalam power house PLTMH Sebuah skema hidro memerlukan dua hal yaitu debit air dan ketinggian jatuh (biasa disebut ‘Head’ untuk menghasilkan tenaga yang bermanfaat.

Tidak ada sistem konversi daya yang dapat mengirim sebanyak yang diserap dikurangi sebagian daya hilang oleh sistem itu sendiri dalam bentuk gesekan. suara dan sebagainya 4. Bendungan Pembangunan PLTMH perlu diawali dengan pembangunan bendungan untuk mengatur aliran air yang akan dimanfaatkan sebagai tenaga penggerak . Prinsip kerja dari PLTMH sendiri pada dasarnya sama dengan PLTA hanya saja berbeda kapasitasnya atau besarnya.adalah sebuah sistem konversi tenaga. turbin. Aliran air akan memutar turbin sehingga akan menghasilkan energi mekanik. Energi mekanik turbin akan memutar generator dan generator menghasilkan listrik. dan menyalurkan tenaga dalam bentuk daya listrik atau daya gagang mekanik. PLTMH pada prinsipnya memanfaatkan beda ketinggian atau sudut kemiringan dan jumlah debit air per detik yang ada pada saluran irigasi. terdiri dari : 1. Prinsip kerja PLTMH Komponen PLTMH dan mekanisme kerjanya. sungai. menyerap tenaga dari bentuk ketinggian dan aliran. Prinsip Kerja PLTMH Secara teknis PLTMH memiliki tiga komponen utama yaitu air (hydro). panas. maupun air terjun. dan generator. Skema prinsip kerja PLTMH dapat dilihat pada gambar berikut : Gambar 3.

Saluran Pembawa (Headrace) Saluran ini dilengkapi dengan saluran pelimpah pada setiap jarak tertentu untuk mengeluarkan air yang berlebih. Saluran ini dibangun dengan . Bendungan sebaiknya dibangun pada dasar sungai yang stabil dan aman terhadap banjir. Bendungan ini perlu dilengkapi dengan pintu air dan penyaring sampah (filter) untuk mencegah masuknya kotoran maupun endapan lumpur. Gambar 5. Bendungan (Dam) 2. Di ujung saluran pelimpah dibangun kolam pengendap. Gambar 4. Kolam ini berfungsi untuk mengendapkan pasir dan menyaring kotoran sehingga air yang masuk ke turbin relatif bersih. kemudian dilanjutkan dengan pembuatan saluran pembawa yang berfungsi mengalirkan air dari intake.PLTMH. Bangunan Pengambil (Intake) Di dekat bendungan dibangun bangunan pengambil (intake). Bangunan Pengambil 3. Saluran ini dapat berupa saluran terbuka atau tertutup.

Dalam pipa ini. Untuk sambungan antar pipa digunakan flens. Gambar 7. Pondasi dan dudukan ini diusahakan selurus mungkin. Pipa Pesat (Penstock) Pipa pesat berfungsi mengalirkan air sebelum masuk ke turbin. Gambar 6. Bak ini dibuat dengan konstruksi beton dan berjarak sedekat mungkin ke rumah turbin untuk menghemat pipa pesat. lalu dilas. karena itu perlu dirancang sesuai dengan kondisi tanah.. Pipa ini harus didukung oleh pondasi yang mampu menahan beban statis dan dinamisnya. Biasanya terbuat dari pipa baja yang dirol.cara memperdalam dan memperlebar saluran pembawa dan menambahnya dengan saluran penguras. Bak Penampungan/ Bak penenang (Headtank) Bak penenang / bak penampungan juga dibangun untuk menenangkan aliran air yang akan masuk ke turbin dan mengarahkannya masuk ke pipa pesat. kayu kayuan. Saluran Penenang 5. Saluran Pembawa 4. energi potensial air di kolam penenang diubah menjadi energi kinetik yang akan memutar roda turbin. serta untuk pemisahan akhir kotoran dalam air seperti pasir. .

Pipa Pesat 6. generator dan sistem kontrol masing-masing diletakkan dalam sebuah rumah yang terpisah. Rumah pembangkit (Power House) Turbin. air akan memasuki turbin pada bagian inlet. Runner terbuat dari baja dengan kekuatan tarik tinggi yang dilas pada dua buah piringan sejajar. Menstart turbin atau menutup aliran (menghentikan turbin). Pengaturan tekanan air pada katup utama digunakan pompa hidrolik. Gambar 9. Setelah keluar dari pipa pesat. Aliran air akan memutar runner dan menghasilkan energi kinetik yang . Tujuannya adalah untuk menghindari masalah akibat getaran. b) Rumah turbin Rumah turbin harus dirancang sedemikian agar memudahkan perawatan dan pemeriksaan. Di dalamnya terdapat guided vane untuk mengatur pembukaan dan penutupan turbin serta mengatur jumlah air yang masuk ke runner/blade (komponen utama turbin). Katup utama ditutup saat perbaikan turbin atau perbaikan mesin dalam rumah pembangkit. Pondasi turbin-generator juga harus dipisahkan dari pondasi rumahnya.Gambar 8. Rumah Pembangkit a) Katup utama (invet value) Katub utama dipasang didepan turbin berfungsi untuk membuka aliran air.

Turbin c) Rumah generator. Jenis . Sistem transmisi daya ini dapat berupa sistem transmisi langsung (daya poros langsung dihubungkan dengan poros generator dengan bantuan kopling).akan memutar poros turbin. Generator yang dapat digunakan pada mikrohidro adalah generator sinkron dan generator induksi. Keuntungan sistem transmisi langsung adalah lebih kompak. yaitu menggunakan sabuk atau belt untuk memindahkan daya antara dua poros sejajar. turbin harus dilengkapi casing yang berfungsi mengarahkan air ke runner. Gearbox dapat digunakan untuk mengoreksi rasio kecepatan putaran. Daya poros dari turbin ini harus ditransmisikan ke generator agar dapat diubah menjadi energi listrik. atau sistem transmisi daya tidak langsung. dan efisiensinya lebih tinggi. Bantalan (bearing) terdapat pada sebelah kiri dan kanan poros dan berfungsi untuk menyangga poros agar dapat berputar dengan lancar. Tetapi sumbu poros harus benar-benar lurus dan putaran poros generator harus sama dengan kecepatan putar poros turbin. Energi yang timbul akibat putaran poros kemudian ditransmisikan ke generator. Gambar 10. Pada bagian bawah casing terdapat pengunci turbin. Masalah ketidaklurusan sumbu dapat diatasi dengan bantuan kopling fleksibel. Sistem transmisi tidak langsung memungkinkan adanya variasi dalam penggunaan generator secara lebih luas karena kecepatan putar poros generator tidak perlu sama dengan kecepatan putar poros turbin. mudah dirawat. Seluruh sistem ini harus balance.

Gambar 11. . sedang V-belt digunakan untuk skala di bawah 20 kW. sedangkan energi listrik diperoleh diperoleh dari proses induksi elektromagnetik yang melibatkan kumparan rotor dan kumparan stator. bantalan dan kopling. pada perencanaan turbin propeller open flume. system eksitasi tanpa sikat (brushless excitation) dengan penggunaan dua tumpuan bantalan (two bearing). Generator 1) Generator Sinkron Generator sinkron. Generator induksi merupakan salah satujenis generator AC yang menerapkan prinsip motor induksi untuk menghasilkan daya. Komponen pendukung yang diperlukan pada sistem ini adalah pulley.sabuk yang biasa digunakan untuk PLTMH skala besar adalah jenis flat belt. Listrik yang dihasilkan oleh generator dapat langsung ditransmisikan lewat kabel pada tiang-tiang listrik menuju rumah konsumen. Mesin listrik AC ini disebut sinkron karena rotor berputar secara sinkron atau berputar dengan kecepatan yang sama dengan kecepatan yang sama dengan kecepatan medan magnet putar. Generator induksi dioperasikan dengan menggerakkan rotornya secara mekanis lebih cepat daripada kecepatan sinkron sehingga menghasilkan slip negatif. Generator sinkron merupakan mesin listrik bolak balik yang mengubah energi mekanik menjadi energi listrik arus bolak balik. Energi mekanik diperoleh dari penggerak mula (prime mover) yang terkopel dengan rotor generator. 2) Generator Induksi Induction motor sebagai generator (IMAG) sumbu vertical.

Gambar 12. penghubung turbin dengan generator atau sistem transmisi energi ekanik ini dapat digunakan sabuk atau puli. jadi puli berfungsi untuk menurunkan atau menaikan rpm motor generator. Generator sinkron Gambar 13. roda gerigi atau dihubungkan langsung pada porosnya. 1) Sabuk atau puli digunakan jika putaran per menit (rpm) turbin belum memenuhi putaran rotor pada generator. 2) Roda gerigi mempunyai sifat yang sama dengan puli 3) Penghubung langsung pada poros turbin dan generator. generator induksi d) Penghubung turbin dengan generator. . sehingga generator induksi banyak digunakan pada pembangkit listrik dengan daya yang rendah seperti pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro atau pembangkit listrik tenaga baru.Motor induksi biasa umumnya dapat digunakan sebagai sebuah generator tanpa ada modifikasi internal. turbin angin. jika putaran turbin sudah lama dengan putaran rotor pada generator. atau untuk menurunkan aliran gas bertekanan tinggi ke tekanan rendah. Generator induksi adalah generator yang menggunakan prinsip induksi elektromagnetik dalam pengoperasiannya. Generator induksi sangat berguna pada aplikasi-aplikasi seperti pembangkit listrik mikrohidro. Generator ini dapat bekerja pada putaran rendah serta tidak tetap kecepatannya. karena dapat memanfaatkan energi dengan pengontrolan yang relatif sederhana.

64 kW 7.5 = 17 640 W = 17.5.8 x Q x Hn x η = 9. η Dimana : P Q Hn g η = daya (Watt) = debit aliran (m3/s) = beda ketinggian (m) = percepatan gravitasi ( 9.8 x 300 x 12 x 0.8 m/s2) = efisiensi keseluruhan Contoh Kasus : Diketahui data di suatu lokasi adalah sebagai berikut: Debit air (Q) = 300 m3/s2. Perencanaan Instalasi Sistem PLTMH Pemilihan lokasi dan layout dasar merupakan hal yang paling utama dalam perencanaan PLTMH. Q . Maka. besarnya potensi daya (P) adalah: P = 9. beda ketinggian lokasi (Hn) = 12 m dan Efisiensi dari keseluruhan (η) = 0. Instalasi PLTMH Untuk menghitung potensi daya yang dimiliki oleh suatu sungai atau sumber aliran air yang akan dijadikan PLTMH digunakan rumus persamaan berikut: P = g . Hn .Gambar 14. Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) pada .

Lokasi bangunan intake Pada umumnya instalasi PLTMH merupakan pembangkit listrik tenaga air jenis aliran sungai langsung. b. tinggi jatuhan air (head) dapat pula diperoleh dengan membendung aliran air sehingga permukaan air menjadi tinggi. c. pipa pesat. Komponen sistern PLTMH tersebut terdiri dari bangunan intake (penyadap) – bendungan. Dasar sungai yang tidak stabil mudah mengalami erosi sehingga permukaan dasar sungai lebih rendah dibandingkan dasar bangunan intake. apalagi bila bangunan intake tersebut tanpa bendungan (intake dam). bagaimana aliran air akan dibawa ke turbin dan penentuan tempat rumah pembangkit untuk rnendapatkan tinggi jatuhan (head) optimum dan aman dari banjir. Semakin tinggi jatuhan air (head) maka semakin besar energi potensial air yang dapat diubah menjadi energi listrik. Dasar sungai berupa lapisanllempeng batuan merupakan tempat yang stabil. Tempat di mana kemiringan sungainya kecil. Secara umum lay-out sistem PLTMH merupakan pembangkit jenis run off river. Lokasi intake harus dipilih secara cermat untuk menghindarkan masalah di kemudian hari. Hal ini akan menghambat aliran air memasuki intake. umumnya memiliki dasar sungai yang relatif stabil.dasarnya memanfaatkan energy potensial air Gatuhan air). memanfaatkan aliran air permukaan (sungai). Konstruksi bangunan intake untuk mengambil air langsung dari sungai dapat berupa bendungan (intake dam) yang melintang sepanjang lebar sungai atau langsung membagi aliran air sungai tanpa dilengkapi bangunan bendungan. Di samping faktor geografis yang memungkinkan. jarang yang merupakan jenis waduk (bendungan besar). maka konstruksi bangunan intake dilengkapi dengan bendungan untuk menjaga ketinggian dasar sungai di sekitar intake. bak pengendap dan penenang. saluran pelimpah. Basic lay-out pada perencanaan pengembangan PLTMH dimulai dari penentuan lokasi intake. a. rumah pembangkit dan saluran pembuangan. Bentuk aliran sungai . Pada kondisi yang tidak memungkinkan diperoleh lokasi intake dengan dasar sungai yang relatif stabil dan erosi pada dasar sungai memungkinkan teladi. Kondisi dasar sungai Lokasi intake harus memiliki dasar sungai yang relatif stabil.

saluran pembuangan air (tail race) harus terlindung oleh kondisi alam. Pada bagian sisi luar sungai mudah erosi serta rawan terhadap banjir. Data dan informasi ketinggian permukaan sungai pada waktu banjir sangat diperlukan dalam menentukan lokasi rumah pembangkit. Selain lokasi rumah pembangkit berada pada ketinggian yang aman. . serta memungkinkan masuknya aliran air menuju ke rumah pembangkit. Konsekuensinya lokasi rumah pembangkit (power house) berada pada tempat yang serendah mungkin. Batu-batuan. batang pohon serta berbagai material yang terbawa banjir akan mengarah pada bagian tersebut. seperti batu-batuan besar. lantai rumah pembangkit har us selalu lebih tinggi dibandingkan permukaan air sungai.Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada instalasi PLTMH adalah kerusakan pada bangunan intake yang disebabkan oleh banjir. Lokasi intake yang baik terletak sepanjang bagian sungai yang relatif lurus di mana aliran akan terdorong memasuki intake secara alami dengan membawa beban (bed load) yang kecil. Lokasi rumah pembangkit (power house) Pada dasarnya setiap pembangun an mikrohidro berusaha untuk mendapatkan head yang maksimum. Karena alasan keamanan dan 6nstruksi. sehingga tidak cocok untuk lokasi intake. Hal tersebut sering terjadi pada intake yang ditempatkan pada sisi luar sungai. d. Disarankan ujung saluran tail race tidak terletak pada bagian sisi luar sungai karena akan mendapat beban yang besar pada saat banjir. Sementara itu bagian sisi dalam sungai merupakan tempat terjadinya pengendapan lumpur dan sedimentasi.

Tabel 1 menunjukan bermacam kombinasi ketinggian dan aliran air untuk mencapai output daya maksimum yang diinginkan untuk tiap model: Daya output Generator Pout = 9. Debit aliran merupakan jumlah dari air yang melewati turbin tiap waktu.Gambar 15. yang diukur dalam meter. Daya Output Hubungannya dengan Tinggi dan Debit . yang diukur dalam liter/detik. Lay-out PLTMH 8. Ketinggian jatuh air merupakan jarak vertikal antara turbin dengan bendungan air. Memilih Lokasi Mikrohidro Ada dua faktor yang mempengaruhi output daya generator mikrohidro. yaitu ketinggian jatuh air dan debit aliran.8 H · Q …… KW Di mana: H = tinggi efektif jatuh air (m) Q = debit air liter/detik Tabel 1.

jika ketinggian jatuh air 24 meter dan debit aliran air 33.7 kW. Pengukuran tekanan menunjukan1. Gambar 16. Untuk kedua model mikrohidro tertentu.3).Sebagai contoh. menggunakan table maka akan menghasilkan daya listrik sampai 4. Ini ditunjukan pada gambar sistem. Kurang akurat tapi digunakan sebagai cara alternatif yang bermanfaat untuk Anda membuatnya sendiri dari setengah tube/botol transparan yang diisi dengan air. Dengan menuju tingkatan yg diraih dan mengulang kembali prosesnya ketinggian total dapat terukur (Gambar 15. Bertambah besarnya daya keluaran memang menguntungkan. Jalan ke bawah dari tempat landai dari mana sumber air berada ke tempat terbaik untuk menempatkan turbin. Sebagai contoh ketinggian 24 m tekanan 34 psi sampai ketinggian 34 m dengan tekanan 48 psi. Jika ukurannya lebih pendek. gunakan pita pengukur/meteran dan klinometer atau spirit level. Mengukur ketinggian jatuh air Jalan ke atas daerah dari tempat landai di mana akan menempatkan turbin ke sumber air berada atau lakukan kebalikannya. Tetapi bila lebih besar maka daya keluarannya pun akan bertambah. a. ketinggian harusnya antara 24 m dan 34 m. Ikatlah di bagian atas dari 1 meter panjang stik lalu ujung bagian horizontal dari ujung atas bagian yang miring seperti tingkatan arus.3 liter/detik. Pengukuran Ketinggian Ketinggian jatuh air merupakan tinggi vertikal di mana air mengalir masuk ke pipa pesat lalu turun ke permukaan turbin. maka output yang dihasilkan akan berkurang.422 psi/meter dari ketinggian. tetapi jika terlalu tinggi . Untuk mengukur. Metode lain digunakan untuk pengukur tekanan dan panjang selang yang akurat.

Ujung atas pipa berada di bawah permukaan air dan bagian pipa lainnya mengalirkan air dari kali. Ambil bagian pipa yang memiliki diameter yang sama dengan pipa pesat. Selain ketinggian vertikal penting yang harus diperhatikan tingkat kemiringan horizontal dan panjang pipa pesat dapat berubah walaupun kemiringan pipa pesat yang seharusnya → 60°. Pipa pesat harus terbuat dari baja dengan diameter 150 mm . Gambar 17.rotor akan berputar sangat cepat dan mengakibatkan berkurangnya umur bearing. Metoda lainnya ialah ”metode bejana/bak”. Pengukuran Aliran Jalan terbaik untuk mengukur aliran air ialah dengan menggunakan ”metoda bendungan”. Dari Gambar 17.Lakukan pengukuran sendiri atau minta petunjuk konsultan ahli yang berpengalaman. Pengukuran Lokasi Mikrohidro Saat lokasi ketinggian dan aliran sudah pada tempat yang benar baru kemudian panjang dan posisi pipa pesat dapat ditentukan. Mengukur Debit Air c. Bagi volume ember (dalam liter) dengan waktu pemenuhan (dalam detik) untuk memperoleh aliran rata-rata dalam liter per detik. segera tempatkan ember untuk menampung aliran dan saat itu adalah waktu untuk mengisi ember. Jangan mencoba untuk melebihi ketinggian yang telah disarankan b. masukan ke kali atau bendungan di mana ada aliran datang dan lakukan pengukuran aliran dari sini. Ketika muncul aliran yg tenang. pipa yang pendek (kurang dari 1 meter) dipendam ke dalam ”bendungan” kecil gunakan lumpur atau semen. Ukuran ember untuk menampung air berkisar 100–200 liter (setengah atau memenuhi tong minyak kosong).

Saat memasang pipa pesat. Air yang dibawa ke tempat turbin sebelumnya dan mengurangi panjang pipa pesat yang dibutuhkan. Gambar 19. bagian dari puncak kemiringan mungkin membutuhkan penggalian saat (di tempat lain) pipa pesat mungkin membutuhkan kutub bantu. Gambar C menunjukan jalur saluran alternatif atau power conduit memotong sisi bukit. Pada gambar yang pertama (A) pipa pesat mengikuti jalur kali. cobalah untuk membuatnya tetap berdiri dan memghindari bagian tajam atau sudut. jalur yang paling gampang (langsung) dipilih untuk mengurangi panjang dan biaya. Katup gate harus dipasang agar dapat menutup kapan saja saat terjadi tekanan tinggi di ujung pipa pesat. Pipa melintas dan pembuangan air ke sungai . Untuk melakukannya. Jalan terbaik untuk mengurangi panjang pipa pesat ditunjukan pada Gambar 18. Ini merupakan pemborosan panjang dan biaya. coba jaga agar selalu lurus dan terhindar.dan ketebalan 4 mm. Jalur pipa a) yang melingkar b) jalur memintas Pipa pesat diwakili oleh garis hitam A-B. Pada gambar B. Saluran pipa air mengikuti kontur bukit dan hanya memerlukan parit sederhana yang luasnya 30 cm x 30 cm.

langkah ini akan berperan dalam mengendalikan laju harga minyak di pasar internasional. generator. sehingga sudah barang tentu tidak akan menimbulkan kerusakan lingkungan seperti banjir.salah satunya adalah karena teknologi PLTMH andal dan kokoh hingga mampu beroperasi lebih dari 15 tahun. f) Mengurangi tingkat konsumsi energi fosil. Dan pada gilirannya ekosistem sungai atau daerah tangkapan akan tetap terjaga. Kelebihan dan Kekurangan PLTMH Pembangkit listrik tenaga mikrohidro memiliki berbagai kelebihan sebagai pembangkit listrik berskala kecil. Keuntungan lain yang didapat dengan mengembangkan PLTMH. tanah longsor atau erosi. Biaya tersebut relatif murah dibandingkan dengan menggunakan sumber listrik dari berbahan bakar fosil (BBM). 9. . walaupun pada point utama digunakan untuk memastikan jangan sampai bendungan kosong.750 liter). b) Proses yang dilakukan mudah dan murah. d) Dapat diproduksi di Indonesia. jika akan membangun PLTMH dengan daya 100 KW (100. Ukuran desain yang ideal ditunjukan pada pada gambar sistem.000 Watt) dibutuhkan biaya Rp 500 juta. harga turbin. e) Jika menerapkan mikrohidro sebagai pembangkit listrik secara tidak langsung kita ditutuntut untuk mengelola dan menata lingkungan agar tetap seimbang. sehingga jika terjadi kerusakan tidak akan sulit untuk mendapatkan sparepart-nya.5 kali volume air di pipa pesat (1. seperti daerah tangkapan atau catchment area. diantaranya yaitu : a) Energi yang tersedia tidak akan habis selagi siklus dapat kita jaga dengan baik. Dengan kata lain. Bagian atas pipa pesat biasanya tidak ditempatkan di bawah tetapi beberapa jalur dinding bagian atas bendungan. panel kontrol. hingga pembangunan sipilnya kira-kira Rp 5 juta per KW (kondisional). c) Tidak menimbulkan polutan yang berbahaya. jadi bagian bawah bendungannya seolah mengendap agar dapat menarik pasir atau lumpur yang dapat menyumbat turbin.Bendungan atau tangki penampung air di atas pipa pesat didesain agar dapat menampung volume air kira-kira 2. dengan cara ini pula pemanasan global dapat lebih teredam. vegetasi sungai dan sebagainya.

mikrohidro yang dibangun untuk membangkitkan listrik hingga skala 100 kilowatt. d) Semakin dekat jarak Pelanggan ke Pembangkit. maka yang rugi adalah seluruh pelanggan. Jarak pelanggan terjauh yang dianjurkan adalah antara 1-2 km dari PLTMH. dan run-of-the-river yang dibangun dengan memanfaatkan energi kinetik dari aliran air tanpa membutuhkan reservoir air yang besar. maka listrik yang hilang juga semakin banyak. dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. Pada musim kemarau kemampuan PLTMH akan menurun karena jumlah air biasanya berkurang. besarnya listrik yang dihasilkan PLTMH bergntung pada tinggi jatuhnya air dan volume air. Aturan umum adalah 1 pelanggan paling sedikit mengkonsumsi 50 Watt listrik (3 buah lampu neon/ 3 buah lampu bohlam 10-15 Watt). Energi air dimanfaatkan dalam bentuk bendungan pembangkit listrik.Satu pelanggan melanggar. e) Jika pelanggan menggunakan listrik secara berlebih. maka penggunaan listrik harus diatur. BAB III PENUTUP Kesimpulan Dari uraian pembahasan diatas. 2. maka kualitas listrik menurun dan membahayakan peralatan. c) Jika jumlah pelanggan melebihi kemampuan PLTMH. Tergantung kita lagi untuk seberapa besar upaya kita untuk memaksialkannya terutama di kawasan pedesaan yang belum tersentuh aliran listrik. maka kualitas listrik akan menurun. Semakin jauh jarak pelanggan. Karena Negara kita memiliki begitu banyak suangai dan hutan hujan tropis sebagai penyedia sumber energy tersebut. maka kualitas listrik juga lebih baik. Dengan adanya PLTMH . Pembangkit listrik tenaga mikrohidro merupakan salah satu sumber energy terbarukan yang memiliki potensi begitu besar untuk dikembangkan di Negara kita Indonesia.Sedangkan untuk ada kekurangan dari sistem PLTMH adalah sebagai berikut : a) Sumber pembangkit berupa air. Jika pelanggan sudah berlebih. b) Ukuran Generator tidak menunjukkan kemampuan produksi listriknya karena semuanya tergantung pada jumlah air dan ketinggian jatuh air sehingga ukuran generator bukan penentu utama kapasitas PLTMH.

ipb. . 2014.htm). Saran Dengan pembangkit listrik tenaga mikrohidro di harapkan menjadi solusi bagi Negara kita untuk memenuhi sebagian atau seluruh masyarakat Indoesia akan kebutuhan listrik terutama di daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh sumber listrik agar semua masyarakat bia menikmati adanya listrik DAFTAR PUSTAKA ______________. (Online). 2014. Energi Terbarukan. Energi Air. (http://web.diharapkan suatu desa mampu menjadi desa yang mandiri akan sumber listriknya sendiri.blogspot. Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). 2015.co.id/~tepfteta/elearning/media/Energi%20dan%20Listrik %20Pertanian/MATERI%20WEB%20ELP/Bab%20V%20ENERGI %20AIR/indexAir. diakses tanggal 10 Februari 2016). diakses tanggal 10 Februari 2016. (http://insyaansori. (Online). Ansori. (Online).html) diakses tanggal 10 Februari 2016.ac. (https://id. Insya. ______________.wikipedia.id/2014/02/pembangkit-listrik-tenagamikro-hidro. Dengan adanya sumber listrik di desa tersebut diharapakan akan mendongkrak kemajuan desa tersebut di berbagai sector kehidupan.org/wiki/Energi_terbarukan).

id/2011/11/pemanfaatan-energi-air-menjadi-listrik.html). (http://tubagusindra. Tubagus.blogspot. (https://adesalbg. Ade S.Nursahar.co.wordpress. diakses tanggal 9 Februari 2016. . (Online). Pemanfaatan Energi Air menjadi Listrik dengan menggunakan Turbin Air. 2011. Pembangkit Energi Listrik Tenaga Mikrohidro.com/2008/06/10/pembangkit-energi-listriktenaga-mikrohidro/) diakses tanggal 10 Februari 2016. (Online). 2008.