Anda di halaman 1dari 14

DENTAL UNIT

Dental unit adalah alat kesehatan yang berfungsi sebagai penunjang dalam pemeriksaan,
perawatan dan tindakan pada gigi pasien.
Bagian-bagian dental unit:
o Dental chair
o Hand pieces
o Lampu periksa
o Kompresor
o Film viewer
Dental chair
Merupakan tempat duduk untuk pasien yang dapat diatur ketinggian dan sandarannya, terdapat
pula head rest yang dapat diatur naik-turunnya sesuai ketinggian kepala pasien. Dental chair
berfungsi untuk mempermudah dokter dalam memberi pelayanan kepada pasien, dan juga memberi
kenyamanan kepada pasien itu sendiri.
Ada beberapa sistem penggerak kursi dental, antara lain:
1. Dental chair dengan sistem penggerak hidrolik
2. Sistem penggerak motor
3. Sistem penggerak kombinasi (motor dan hidrolik)
Hand pieces

Hand pieces merupakan peralatan yang berhubungan dengan mulut atau gigi yang berfungsi untuk
pembersihan dan pengeboran gigi.
Macam-macam hand piece:
1. High speed bor
Merupakan bor dengan putaran tinggi, menggunakan turbin, torsi yang dihasilkan lemah, bor
ini digunakan untuk mengebor gigi yang lunak. Turbin digerakkan oleh sumber tekanan angin
yang berasal dari kompresor bertekanan minimal 3,5 bar. Kecepatan putar turbin dapat
mencapai 300.000 450.000 rpm. Karena putaran yang sangat tinggi, maka dapat
menyebabkan efek panas saat pengeboran dilakukan, sebagai pendingin biasanya handpiece ini
juga menyemprotkan air di ujungnya, yang berasal dari air bertekanan yang dilewatkan melalui
pipa kapiler di dalam hand piece tersebut.

2. Low speed bor


Merupakan bor dengan kecepatan putaran rendah ( 20.000 - 22.000 rpm), ada yang
menggunakan udara tekan sebagai pemutar bor, ada juga yang menggunakan motor (listrik),
torsi yang dihasilkan kuat, bor ini di gunakan untuk mengebor gigi yang keras.

3. Three way syringe


Merupakan hand piece yang dapat mengeluarkan udara tekan saja atau air saja dan dapat
mengeluarkan kedua-duanya yaitu udara tekan dan air. Digunakan untuk membersihkan gigi
dan mulut setelah pengeboran.

4. Scaller

Merupakan hand piece yang digunakan untuk membersihkan karang gigi dan kotoran-kotoran
yang lainnya yang dapat mengganggu penampilan gigi. Prinsip kerja adalah dengan getaran
yang ditimbulkan oleh lempengan-lempengan logam (piezo electric) yang disebabkan oleh
pusaran angin (sumber tenaga angin).
5. Vacum handpiece
Berfungsi untuk penghisapan cairan yang lebih pekat/kental. Misalnya lendir darah saat
pengoperasian. Handpiaces ini memiliki kekuatan hisap kurang lebih 50 cm/hg

6.

Saliva Ejector
Berfungsi untuk penghisapan ringan misalnya air liur sisa air bekas operasi dll. Handpiaces
ini memiliki kekuatan vacuum kurang lebih 40cm/hg.

Lampu periksa
Merupakan lampu operasi yang terdapat pada dental unit yang berfungsi sebagai penerangan pada
saat operasi mulut atau gigi, yang dapat diatur ketinggian dan posisinya.

Kompressor

Merupakan komponen utama dental unit yang berfungsi untuk menyuplai udara tekan ke semua
bagian dental unit yang membutuhkan udara tekan.

Cupfiller, Bowl flush & Spittoon Bowl


Adalah bagian dari dental unit yang berfungsi untuk mengalirkan air kumur dan air bilas, serta
pembuangannya.

Water Tank
Merupakan tempat air aquades atau air bersih yang telah diproses secara destilasi, untuk
membersihkan atau mendinginkan mulut/gigi setelah tindakan pengeboran, scalling atau
pencabutan gigi.

Alat-alat pendukung dental unit lainnya:


Film Viewer
Berfungsi sebagai alat bantu untuk pembacaan film rontgen gigi.

Intra oral camera


Berfungsi untuk melihat rongga mulut dan bagian dalam gigi/gusi dengan menggunakan kamera,
untuk kemudian ditampilkan pada monitor.
Light curing
Berfungsi sebagai alat bantu pada tindakan penambalan gigi secara permanen, yaitu untuk
mempercepat proses pengeringan tambalan gigi (biasanya pada gigi pasien dewasa), dengan
menggunakan sinar UV.

Overall view all major component of dental unit


Diagram Blok Dental Unit

Dental

Unit

mempunyai

umumnya
3

sumber

tenaga yaitu :

Sumber

Tenaga

Listrik
Sumber tenaga listrik
untuk memberikan catu
daya pada semua sistem
elektrik, misal : lampu
operasi, switch valve
electric, system hydrolic,
low speed motor. Juga
diaplikasikan pada sistem dental chair untuk semua gerakan (naik, turun, menyandar, dll).

Sumber Tenaga Udara

Untuk memberikan kepada semua sistem yang bekerja berdasarkan tekanan udara. Udara
bertekanan ini berasal dari compressor (tekanan yang dibutuhkan sekitar 2,5 atm sampai 4 atm).
Tekanan maksimal dari compressor dapat mencapai 7 atm, Sistem atau bagian yang bekerja
berdasarkan tekanan antara lain: high speed, switch valve, scaller, three way syringe, dan
sebagainya.

Sumber Tenaga Air

Sumber tenaga air digunakan untuk sistem pendingin maupun pembersihan mulut/gigi saat
penggunaan hight speed bor, three way syringe dan pembuangan kotoran. Tekanan yang
dibutuhkan minimal 1 bar.

DENTAL CHAIR

Overall view dental


chair

Wiring diagram dental chair (Clesta 2)

Keterangan :
- Main switch berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan bagian kursi
dental.
- Transformator berfungsi untuk menurunkan dari 220AC menjadi tegangan 12
VAC untuk relay PCB dan 14 VAC untuk control PCB.
- Control PCB berfungsi untuk mengontrol sistim kerja kursi
dental. Yang menerima inputan dari foot switch guna menggerakkan relay
PCB
- Relay PCB sebagai untuk saklar, untuk mengerak motor dan blok solenoid
valve, yang dintrol dari blok control PCB
- Foot switch berfungsi untuk memberikan input perintah ke Control PCB, antara
lain: base up base down, backrest up, backraest down last posison dll.
- Backrest potensiometer berfungsi untuk menyetel batas backrest.
- Base potensiometer berfungsi untuk menyetel batas base.
- Chair look switch berfungsi untuk mengunci kursi dental.

Solenoid valve blok adalah blok yang berisi 4 buah solenoid valve. Solenoid 1
dan 3 berfungsi untuk menggerakkan seat elevator silinder, sedangkan solenoid
2 dan 4 untuk menggerakkan backrest silinder.
Motor berfungsi untuk memompa oli ke dalam tabung hidrolik.

Cara kerja:
Pada saat main switch dalam posisi ON tegangan 220 VAC akan menuju ke Transformator,
melalui relay PCB. kaki Relay PCB dalam keadaan standby. Tegangan melalui
tranformator diturunkan menuju rangkaian selanjutnya. 12 VAC untuk Vcc blok relay PCB
dan 14 VAC untuk Vcc blok Control PCB. Control PCB akan berkerja mengendalikan relay
PCB berdasarkan inputan dari foot switch, kemudian relay PCB akan mengendalikan
beberapa komponen kendali yaitu motor dan solenoid valve. Foot switch berfungsi untuk
memberikan inputan bagi control PCB. Misalnya Base up, base down, backrest up,
backrest down, last position. dll. Back potensiometer berfungsi untuk memberikan inputan
sebagai batas sandaran pada dental chair. Chair look switch berfungsi untuk penguncian
dental chair. Setelah control PCB mendapatkan inputan dari foot switch maka ia akan
mengatur kerja relay-relay untuk menggerakkan motor dan solenoid. Pada saat perintah
Base up dan backrest up solenoid dikopel dengan motor sehinga secara bersamaan motor
memompa oli kedalam tabung hidrolik, pada saat bersamaan solenoid membuka juga.
Sedangkan untuk perintah base down dan backrest down control PCB hanya membuka
solenoid saja yang berfungsi untuk mengalirkan oli kembali ketempat penampungan.

Diagram
Hidrolik
Keterangan :
Motor
berfungsi
untuk
memompa
oli
ke
silinder
SV1 dan
SV2 adalah
solenoid
atau
kran
elektrik
yang berfungsi untuk melewatkan oli ke silinder backrest dan elevator.

SV4 dan SV3 adalah solenoid atau kran elektrik yang berfungsi untuk mengalirkan oli
kembali ke tempat penampungan
Oli reservoir adalah tempat penampungan oli.
Accumulater digunakan untuk menyimpan oli cadangan.
Filter berfungsi untuk menyaring oli.
Cara kerjanya sebagai berikut:
Hidrolik bekerja menurut perintah dari foot switch. Misalnya base up, oli dari tempat
penampungan bergerak dengan dorongan dari pompa yang dijalankan oleh motor dan melewati
SV1 karena telah di kopel oleh motor. Oli melewati check valve sehingga tidak dapat kembali
lagi atau ditahan. Hal ini dapat mendorong silinder karena adanya tekanan oli tersebut yang
mengakibatkan silinder naik dan kursi dental bergerak ke atas. Sebaliknya apa bila foot switch
member perintah base down SV3 akan berkerja. Oli akan turun dan kembali ke tempat
penampungan. Untuk gerakan backrest up , motor dan SV2 berkerja secara bersamaan yang
mengakibatkan oli memmompa melewati SV2 dan ditahan oleh check valve segingga oli
masuk kedalam silinder backrest dan dandaran akan bergerak keatas. Sedangkan untuk gerakan
backrest down, SV4 berkerja sehingga oli yang terdapat pada silinder backrest adan turun dan
kembali menuju tempat penampungan oli, hal ini mengakibatkan sandaran pada kursi dental
akan turun.
Diagram blok aliran udara tekan, air dan udara hisap (vacuum)

Keterangan:
- Compressor berfungsi untuk sumber tenaga
udara.

Master switch berfungsi untuk saklar On/Off dental.


Air regulator berfungsi untuk meregulasi tekanan dari 7-8 bar menjadi 4-6 bar.
Foot switch berfungsi sebagai saklar on/off untuk pengoperasian
Micro pilot valve berfungsi untuk saklar terakhir yang berada di meja dental.
Auto select valve berfungsi untuk mengdistribusikan Air dan udara secara automatis
kemasing-masing handpieces yang ada.
Syringe flow control valve berfungsi untuk pengatur tekanan kesetiap handpiaces dan
three way syringe.
Handpiaces berisi cartridge yang akan berputar apabila mendapat tekanan udara dari
kompresor dengan tekanan tinggi minimal 2 bar.
Water supply adalah suplai air yang sudah mempunyai tekanan dari kompresor
Main Water Valve berfungsi sebagai stop kran untuk menghandel supli air ke seluruh
unit.
Water regulator fungsi untuk meregulasi jumlah air yang akan dikeluarkan.
Syringe water control valve berfungsi untuk mengatur volume air yang dilewatkan.
Three way syringe berfungsi mengeluarkan udara dan air maupun keluar secara
bersamaan.
Vacuum inlet adalah masukan dari sumber vacuum.
Shuttle valve berfungsi sebagai saklar yang berjalan apabila mendapat trigger udara.
Solid collector berfungsi untuk membagi line vacuum.
Saliva ejecto handpieces berfungsi sebagai vacuum outlet dengan tekanan minimal 50
cm/hg, Handpieces ini digunakan untuk menghisap cairan ynang pekat misanya darah
yang mengental dan sebagainya.
Vacuum handpieces berfungsi sebagai vacuum outlet dengan tekanan maksimal 30
cm/hg, handpiaces ini digunakan untuk menghisap bagian yang ringan misalnya air
liur, kotoran bekas dan menjaga mulut agar tetap kering.

Cara kerjanya sebagai berikut:


Compressor sebagai pembangkit udara yang akan hidup dan mati apabila memiliki tekanan
tertentu. Tekanan udara dari compressor dilanjutkan ke air regulator dengan master switch
sebagai saklar utama pesawat. Tekanan 8 bar dari compressor diregulasi menjadi 4 bar
melewati micro pilot valve sebagai saklar yang akan melewatkan apabila handpiaces diangkat
dari meja dental. Auto select valve meneruskan line air dari micro pilot valve sebagai
distributor yang berguna untuk mendistrubusikan kehandpiaces dan dapat dikontrol dari
syringe flow control valve.
Water supply memberikan masukan air yang bertekanan dari compressor melewati water
regulator untuk meregulasi tekanan yang dari compressor. Setelah diregulasi air bertekanan
menjadi maksimal 1 bar. Selanjutnya melewati syringe water control valve sebelum keluar
melalui three way syringe bersamaan dengan line air yang masuk kedalam three way syringe
Vacuum inlet mendepatkan tenaga vacuum dari sumbernya. Vacuum melalui line
dilewatkan masuk shuttle valve sebagai saklar yang akan berkerja apabila mendapat trigger

udara dari air regulator. Trigger tersebut dapat lolos melalui micro pilot valve apabila
handpiaces hendak dipakai. Line water dilanjutkan ke solid collector untuk membagi dua line
water dengan tekanan tertentu. Vacuum handpiaces berkerja dengan hisapan minimal 40 cm/hg
dan saliva ejector handpiaces memiliki hisapan maksimal 50cm/hg. Kedua handpiaces
vacuum ini memiliki perbedaan daya hisapnya yang berbeda bentuk maupun fungsinya.
Flow diagram udara, air dan vakum

Keterangan:
Supply Air
: Sebagai inlet udara dari kompresor
Air Stop Valve
: Untuk menghentikan jalur udara
Air Filter
: Sebagai penyaring udara
Main Air Regulator
: sebagai regurator utama udara
Main Air Master Valve
: Katup pengendali udara seluruh unit
Main electric Air Switch
: Switch elektrik pengendali udara dan air
Master Switch
: Switch pengendali seluruh unit
Air Manifold
: Pembagi jalur udara
Supply Water
: Sebagai inlet air bertekannan
Water Stop Valve
: Untuk stop kran air
Water Filter
: Sebagai penyaring air
Main Water Valve
: Katup utama air
Main Water Regulator
: Regulator untuk meregulasi tekannan air
Main Water Master Valve
: Katup utama pengendali air
Foot switch
: Switch udara dengan kontrol kaki
Water Manifold
: Pembagi jalur air
Vacuum
: Sebagai inlet vacuum generator
Air Switch for Vacuum
: Switch udara untuk On/Off vakum
Vacuum Line Valve
: Switch yang akan bekerja bila tidak ada triger udara.
Solid Collector
: Pembagi jalur vakum
Flow Adjustable valve
: Katup elektrik untuk mengendalikan udara
Inline Filter
: Jalur filter sebelum masuk ke Auto Select Valve
Auto Select Valve
: Katup sebagai distribusi air dan udara
Main Air Pressur Gauge
: Parameter tekanan udara
Main Water Pressure Gauge : Parameter tekanan air
H/P Pressur Gauge
: Parameter tekanan hanpieces
T-join
: Pembagi jalur menjadi 2 outputan
Syringe Flow Control valve : Katup pengatur kekuata tekanan udara
Spray water Control valve : Katup pengatur volume air
Main Pilot Valve NO
: Switch pada tiap-tiap hand pieces
HP1, HP2, HP3
: Unit bor aplikasi dari tekanan udara
Saliva ejector Hand piece : Unit vakum dari vakum generator
Vacuum Hand piece
: Unit vakum dari vakum generator
Service water contol Knop : Kontrol volume air untuk pengecekan
Water Service Outlet
: Keluaran untuk pengecekan jalur air
Air Service Outlet
: Keluaran untuk pengecekan jalur udara
Cupfiller solenoit Valve
: Katup untuk membuka tutup jalur ke gelas kumur
Cupfiller nozzel
: Mulut pipa air menuju gelas kumur
Bowl Flush Solenoit Valve : Katup untuk membuka tutup air menuju wadah
Bowl Flush Nozzel
: mata pipa menuju wadah pembuangan air

Spittoon Bowl
Drain
Drain Valve

: Wadah pembuangan air


: Outlet jalur pembuangan air
: Katup pembuangan limbah air

Cara kerjanya sebagai berikut:


Suplai air dihubungkan dengan kompresor dengan tekanan murni dari kompresor antara 7-8
bar, udara akan difilter setelah melewati air stop valve. Kemudian udara melewati Main air
regulator untuk diregulasi menjadi 4 bar yang ditampilkan pada main air pressur gauge. Udara
akan lolos ke manifold pertama apabila main electrc air switch ditekan dan akan memberi tegangan
ke main air master valve. Udara bertekanan tersebut dibagi menjadi menjadi tiga jalur, yang satu
sebagai inputan foot switch dan sisanya untuk menyuplai dua air manifold. Air manifold pertama
untuk menyuplai perangkat pada vacuum hand pieces. dan air manofold kedua untuk menyuplai
perangkat unit bor hand pieces.
Sulplai air dental unit ini disuplai dari water tank sebagai sumber air keseluruhan aplikasi,.
Air difilter dan diregulasi menjadi bertekanan antara 1 bar.. Keluaran air dikontrol oleh main water
master switch . Main water master switch akan meloloskan air ke water manifold apabila main
electric air switch ditekan. Water manifold akan membagi tekanan air ke cupfiller, bowl flush,
three way syring pada 1 dan auto selector valve .
Untuk aplikasi unit bor, cara kerjanya apabila foot switch di injak maka udara akan lolos
menuju auto selector valve yang berfungsi untuk membagi air dan udara. Dari auto selector valve
udara melewati micro pilot valve kembali lagi ke auto selector valve melewati selang kapiler
menuju ke hand pieces yang akan mengerjakan cartridge untuk memutar mata bor. Karena pull
back valve mendapat kan tekannan udara dari foot switch, secara bersamaan air akan keluar sebagai
pendingin mata bor dan dapar di atur volumenya melalui spray water control valve di setiap
masing- masing hand piece. Hand piece tidak dapat berkerja bersamaan kecuali hand piace yang
akan digunakan, karena memiliki micro pilot valve disetiap masing-masing hand pieces.
Three way syringe berkerja apabila foot switch diinjak sehingga memberikan keluaran
tekanan udara melewati air manifolf 2 yang berujung di switch three way syringe. Sedangan air
sudah berada langsung menuju ke valve three way syringe langsung tanpa dikontrol oleh foot
switch. Kerja three way syringe terdapat tiga pilihan menurut kegunaanya. Keluaran air saja, udara
saja maupun udara dan air. Untuk keluaran udara dan air ini, memiliki tekannan lebih kuat karena
mendapatkan tambahan tekanan udara langsung dari Main air regulator yang bertekanan 4 bar.
Untuk kerja cupfiller dan bowl flush, air hanya dikontrol dengan solenoid valve saja. Suplai
air beerasal dari water manifold. Kedua limbah air tersebut menjadi satu, melewati inlet yang
berada di spittoon bowl. Posisi cupfiller nozzle teletak diatas spittoon bowl sehingga luapan dari
glass filler akan turun ke spittoon bowl keluar melewati pipa pembuangan.
Kerja vacuum hand pieces memiliki switch on/off tersendiri. Hand pieces ini berkerja
apabila diangkat dari gantungannya, karena pada tiap tiap gantungan hand pieces terdapat micro
pilot valve NO yang berfungsi untuk melewatkan udara. Keluaran udara tersebut memberi trigger
vacuum line valve sehinga vacuum yang sebelumnya berhenti pada line tersebut akan lolos dan
berujung ke vacuum handpiece.